Kategori: Pengabdian-masyarakat

Behind the Achievement: Berawal dari Kepedulian terhadap Air Bersih, Uswatun Hasanah dan Tim Raih Pendanaan PKM 2024

Sebuah inovasi sering kali lahir dari persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Hal itu pula yang menjadi awal perjalanan Uswatun Hasanah bersama tim mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) hingga berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2024 pada skema PKM-Karsa Cipta (PKM-KC). Uswatun Hasanah bersama Azrina Raisha Leman, Rifki Anwar, dan Roy Ainurroffi mengembangkan sebuah inovasi bertajuk Aquaditech, yaitu filter air alami berbasis sensor turbidity yang dirancang untuk membantu proses penyaringan air secara otomatis. Tim ini berada di bawah bimbingan Sahrupi, S.T., M.T. dan menjadi salah satu dari empat tim mahasiswa UNSERA yang berhasil memperoleh pendanaan PKM 8 Bidang Tahun 2024. Gagasan tersebut berangkat dari kepedulian terhadap masih terbatasnya akses air bersih di sejumlah wilayah, terutama saat musim kemarau. Melalui inovasi yang mereka rancang, tim berharap teknologi sederhana dapat menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa karya mahasiswa mampu menjawab kebutuhan di lapangan. Di balik keberhasilan tersebut, perjalanan yang dilalui tentu tidak instan. Menyusun proposal PKM membutuhkan proses diskusi yang panjang, penyempurnaan ide, pembagian tugas di antara anggota tim, hingga berbagai revisi agar proposal memiliki nilai inovasi dan kelayakan untuk bersaing di tingkat nasional. Kesibukan perkuliahan juga menjadi tantangan tersendiri yang harus diimbangi dengan komitmen menyelesaikan setiap tahapan penyusunan proposal. Kerja sama tim menjadi salah satu kunci yang membawa mereka terus berkembang. Dengan arahan dosen pembimbing dan semangat untuk terus memperbaiki setiap kekurangan, proposal yang mereka susun akhirnya berhasil memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Program Kreativitas Mahasiswa 8 Bidang Tahun 2024. Pencapaian ini menjadi langkah awal bagi Uswatun Hasanah dan tim untuk merealisasikan inovasi yang telah mereka rancang. Lebih dari sekadar keberhasilan memperoleh pendanaan, inovasi Aquaditech diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memperoleh akses air yang lebih bersih sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan solusi melalui kreativitas dan teknologi. “Kami berharap inovasi ini tidak hanya menjadi sebuah karya ilmiah, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengembangkan ide dan mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa.” Ujar Uswatun Hasanah Keberhasilan Uswatun Hasanah dan tim menunjukkan bahwa sebuah ide sederhana dapat berkembang menjadi inovasi yang berdampak ketika dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Melalui semangat kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap permasalahan di sekitar, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga berkontribusi menghadirkan solusi bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Researcher Stories: Menjaga Kearifan Lokal Baduy Melalui Riset yang Berdampak

Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat adat Baduy tetap teguh mempertahankan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun. Keunikan tersebut menjadi perhatian Dr. Liza Diniarizky Putri, dosen Universitas Serang Raya (UNSERA), yang memilih mengangkat literasi sosial dan ekologi masyarakat Baduy sebagai fokus penelitiannya hingga berhasil memperoleh Pendanaan Hibah Penelitian Nasional DRTPM Tahun 2025. Bagi Dr. Liza, penelitian bukan hanya tentang menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga menjadi upaya untuk memahami sekaligus menjaga pengetahuan lokal yang dimiliki masyarakat. Ketertarikannya pada isu sosial, budaya, dan lingkungan mendorongnya melakukan riset yang menghubungkan dunia akademik dengan kehidupan masyarakat adat yang memiliki nilai-nilai keberlanjutan. Meneliti masyarakat adat tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Selain membutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap budaya lokal, proses penelitian juga menuntut pendekatan yang menghormati adat istiadat, membangun kepercayaan dengan masyarakat, serta memastikan setiap tahapan penelitian dilakukan secara etis. Di sisi lain, penyusunan proposal hingga memenuhi standar hibah nasional juga memerlukan proses yang panjang dan penuh penyempurnaan. Perjalanan tersebut menjadi semakin bermakna ketika penelitian yang diusulkan dinilai memiliki relevansi terhadap isu keberlanjutan dan pelestarian pengetahuan lokal. Literasi sosial dan ekologi yang diwariskan masyarakat Baduy dinilai memiliki nilai penting sebagai sumber pembelajaran dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan di masa kini. Dari situlah lahir keyakinan bahwa hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi dunia akademik tetapi juga bagi masyarakat. Kepercayaan tersebut akhirnya terjawab melalui keberhasilan Dr. Liza memperoleh Pendanaan Hibah Penelitian Nasional DRTPM 2025. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa penelitian yang berangkat dari kearifan lokal mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus mendukung pelestarian budaya Indonesia. Lebih dari sekadar hibah penelitian, riset ini diharapkan mampu memperkuat dokumentasi pengetahuan masyarakat Baduy, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, serta menjadi referensi bagi berbagai pihak dalam menyusun kebijakan maupun program pemberdayaan masyarakat adat. “Kearifan lokal bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga sumber pengetahuan yang dapat menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang berkelanjutan.” — Dr. Liza Diniarizky Putri Melalui penelitian ini, Dr. Liza ingin menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dapat tumbuh dari kehidupan masyarakat dan kembali memberikan manfaat bagi mereka. Harapannya, semakin banyak dosen maupun mahasiswa yang terdorong melakukan penelitian yang tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai budaya dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Prestasi Membanggakan! Dosen UNSERA Terpilih Ikuti Inspiring Lecturer Program 2026

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui terpilihnya sejumlah dosen dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026, program pengembangan dosen bergengsi yang diselenggarakan oleh Paragon Technology and Innovation. Adapun dosen UNSERA yang terpilih mengikuti program tersebut adalah: Keikutsertaan dosen UNSERA dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan kompetensi dosen melalui program-program nasional yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi saat ini. Melalui program ini, para dosen akan mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas profesional, serta membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas. Capaian ini sejalan dengan komitmen UNSERA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, serta pengembangan kompetensi dosen yang berkelanjutan. Dengan dosen yang terus bertumbuh dan berprestasi, UNSERA semakin siap mencetak lulusan unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Climate Action Center UNSERA Dorong Aksi Nyata Hadapi Krisis Iklim melalui Penanaman Mangrove

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Climate Action Center (CAC) UNSERA kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu keberlanjutan lingkungan melalui kegiatan penanaman bibit mangrove yang dilaksanakan pada Selasa, 20 Mei 2026, di kawasan pesisir Sawah Luhur, Banten. Kegiatan ini melibatkan Duta Perubahan Iklim CAC serta mahasiswa UNSERA sebagai bentuk kolaborasi lintas disiplin dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Kegiatan penanaman mangrove tersebut menjadi bagian dari langkah nyata UNSERA dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi krisis iklim yang saat ini menjadi perhatian global. Mangrove dipilih karena memiliki peran ekologis yang penting, seperti mencegah abrasi pantai, menyerap emisi karbon biru (blue carbon), serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan habitat biota laut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya terlibat secara langsung dalam aksi pelestarian lingkungan, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlanjutan lingkungan hidup. Edukasi tersebut menjadi penguatan nilai akademik sekaligus implementasi nyata kepedulian generasi muda terhadap isu perubahan iklim. Direktur Climate Action Center UNSERA, Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky P., S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan bentuk komitmen generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. “Krisis iklim bukan lagi isu masa depan, tetapi tantangan yang sedang kita hadapi bersama saat ini. Melalui aksi sederhana seperti penanaman mangrove, mahasiswa diajak untuk hadir langsung memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan,” ujarnya. Sementara itu, Duta Climate Action Center UNSERA, Prof. Dr. A.P. Delly Maulana, M.P.A. mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa. “Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya memahami isu lingkungan secara teori, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat,” katanya. Salah satu mahasiswa peserta kegiatan, Firdaus, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir. “Kegiatan ini membuat kami lebih sadar bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana seperti penanaman mangrove,” ujarnya. Sebanyak 13 peserta yang terdiri dari anggota Climate Action Center, Duta Perubahan Iklim CAC, dan mahasiswa Fakultas Teknik UNSERA mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi penanaman bibit mangrove, edukasi lingkungan, serta kampanye digital melalui media sosial. Dokumentasi kegiatan turut dilakukan sebagai sarana penyebaran pesan positif mengenai pentingnya aksi iklim kepada masyarakat luas. Sebagai institusi pendidikan tinggi, UNSERA terus mendorong terciptanya budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa perubahan besar terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif. Kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi nyata demi terciptanya lingkungan yang lebih lestari dan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Gandeng Akademisi Prancis Perkuat Kolaborasi Riset Global di Banten

Serang, 26 Mei 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui kolaborasi riset bersama École Française d’Extrême-Orient (EFEO) Prancis dan Institute of Research on Contemporary Southeast Asia (IRASEC). Kegiatan ini mempertemukan akademisi dari Indonesia dan Prancis untuk membahas dinamika sosial serta budaya masyarakat lokal melalui kunjungan lapangan, diskusi akademik, dan pertukaran perspektif lintas budaya. Kolaborasi ini dipimpin oleh Prof. Xavier Guillot dari EFEO Prancis sebagai Project Leader, serta melibatkan Dr. Gabriel Facal dari IRASEC dan akademisi UNSERA Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. Si. Kegiatan menjadi ruang berbagi pengalaman penelitian sekaligus memperkuat kerja sama akademik internasional yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Menurut Prof. Xavier Guillot, kolaborasi lintas negara menjadi langkah penting untuk menghasilkan penelitian yang lebih kaya perspektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kolaborasi internasional memungkinkan kita memahami suatu komunitas dari berbagai sudut pandang. Melalui kerja sama ini, pengetahuan yang dihasilkan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Gabriel Facal menegaskan bahwa penelitian sosial membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar mampu menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap realitas masyarakat. “Pertukaran perspektif antara peneliti lokal dan internasional sangat penting untuk membangun penelitian yang lebih reflektif, inklusif, dan berdampak,” jelasnya. Akademisi UNSERA Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. Si. menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi peluang berharga bagi sivitas akademika UNSERA untuk memperluas wawasan serta memperkuat kapasitas riset di tingkat global. “Melalui kolaborasi ini, UNSERA tidak hanya menjadi mitra penelitian, tetapi juga bagian dari jaringan akademik internasional yang terus berkembang,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, UNSERA kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya riset yang kuat, memperluas kolaborasi internasional, dan menghadirkan pengalaman akademik berkelas dunia bagi mahasiswa maupun dosen. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Hadirkan Akademisi Dunia, Bahas Penelitian Komunitas Adat dan Peran Seni dalam Pemberdayaan Masyarakat

Serang, 30 Mei 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Climate Action Centre (CAC) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menghadirkan program internasional melalui kegiatan International Guest Lecture bertema “Researching Indigenous Communities: Ethics, Methods, and Field Experiences” yang berlangsung di Hall Lantai 3 Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi internasional dari Thailand dan Prancis, di antaranya Dr. Gabriel Facal, Deputy Director Research Institute on Contemporary Southeast Asia (IRASEC), Bangkok, Thailand, serta Charles Garcin, praktisi seni dan pemberdayaan masyarakat asal Prancis. Turut hadir pula Dr. Olivier Tessier, Prof. Xavier Guillot, dan Prof. Dr. Jérôme Ballet yang berbagi pengalaman mengenai penelitian komunitas adat, etika penelitian lapangan, pendekatan partisipatif, hingga peran seni dalam pembangunan masyarakat. Acara dibuka oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. selaku Wakil Rektor I Universitas Serang Raya. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi sivitas akademika UNSERA. “Kita harus memiliki perspektif global. Kehadiran akademisi internasional ini bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama akademik yang lebih luas antara Indonesia dan Prancis,” ujar Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Pada sesi materi, Dr. Gabriel Facal membagikan pengalaman risetnya mengenai masyarakat adat dan komunitas agraria di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ia menjelaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam penelitian sosial agar masyarakat turut berperan dalam proses penciptaan pengetahuan. “Pendekatan partisipatif memungkinkan masyarakat tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses menghasilkan pengetahuan,” ujar Dr. Gabriel Facal. Selain membahas metodologi penelitian, Dr. Gabriel Facal juga menjelaskan pentingnya menjaga etika penelitian, membangun kepercayaan dengan masyarakat, serta memahami konteks budaya lokal sebelum melakukan pengumpulan data di lapangan. Pada sesi berikutnya, Charles Garcin membahas bagaimana seni dapat berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Ia menjelaskan berbagai proyek seni kolaboratif yang melibatkan masyarakat, akademisi, dan berbagai profesi untuk menciptakan dampak sosial yang nyata. “Seni tidak hanya hadir di ruang pamer atau galeri. Seni dapat menjadi media untuk membangun dialog, memahami masyarakat, dan menciptakan perubahan sosial yang berdampak,” jelas Charles Garcin. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap isu penelitian masyarakat adat, pembangunan berkelanjutan, serta kolaborasi internasional. Melalui kegiatan ini, UNSERA kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional serta memperkuat budaya riset dan kolaborasi global di lingkungan kampus. Ingin merasakan pengalaman belajar bersama akademisi dunia dan memiliki kesempatan berkolaborasi dalam berbagai program internasional? Saatnya bergabung bersama Universitas Serang Raya (UNSERA)! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Jadi Mahasiswa Produktif? Yuk Tunjukkan Prestasimu Bersama UNSERA!

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya terus mendorong mahasiswa untuk aktif, kreatif, dan produktif melalui berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik. Melalui informasi terbaru yang dibagikan UNSERA, mahasiswa diajak untuk membagikan prestasi, pengalaman organisasi, volunteer, konferensi, exchange, hingga kegiatan nasional dan internasional agar dapat dipublikasikan di media sosial resmi kampus. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa UNSERA untuk menunjukkan potensi dan karya terbaiknya kepada publik. Tidak hanya prestasi juara lomba, mahasiswa juga dapat membagikan pengalaman inspiratif lainnya yang berdampak positif bagi pengembangan diri. Mahasiswa dapat mengirimkan kegiatan maupun prestasi melalui link pendaftaran berikut:🔗 https://bit.ly/4bhW7zJ Selain menjadi bentuk apresiasi kampus terhadap mahasiswa berprestasi, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi mahasiswa lain agar semakin aktif mengikuti kompetisi, organisasi, dan berbagai kegiatan pengembangan diri selama masa perkuliahan. ✨ Di UNSERA, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga didukung untuk berkembang, berprestasi, dan membangun pengalaman yang berguna untuk masa depan. 🎓 Yuk jadi bagian dari mahasiswa produktif UNSERA dan tunjukkan prestasimu sekarang juga! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Prodi Ilmu Komunikasi UNSERA Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi sebagai Langkah Penguatan Mutu Pendidikan

Serang,  unsera.ac.id – Universitas Serang Raya melalui Program Studi Ilmu Komunikasi melaksanakan kegiatan asesmen lapangan akreditasi pada 24–26 Mei 2026. Kegiatan diawali dengan penyambutan asesor dan sambutan di Ruang Rektor UNSERA sebelum dilanjutkan dengan peninjauan berbagai fasilitas dan sarana pendukung akademik yang dimiliki Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA. Dua asesor yang hadir dalam kegiatan ini yaitu Prof. Dr. Engkus Kuswarno, M.S. dan Prof. Dra. Prahastiwi Utari, M.Si., Ph.D.. Setelah agenda pembukaan, asesor melakukan visitasi ke berbagai fasilitas penunjang seperti ruang kelas, laboratorium, sarana pembelajaran, hingga fasilitas mahasiswa sebagai bagian dari proses asesmen lapangan. Kegiatan asesmen lapangan turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, serta stakeholder yang terlibat dalam pengembangan Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA. Rektor Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung proses asesmen lapangan tersebut. “UNSERA saat ini masih terus tumbuh dan berkembang. Meski usia universitas belum genap 20 tahun, proses asesmen ini menjadi momentum evaluasi dan pembelajaran agar kualitas pendidikan terus meningkat serta kepercayaan masyarakat terhadap UNSERA semakin baik,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Beliau juga menambahkan bahwa proses akreditasi bukan hanya sekadar penilaian, tetapi menjadi ruang evaluasi untuk melihat berbagai kekurangan dan potensi pengembangan yang dapat dilakukan ke depannya. Dalam proses asesmen, para asesor melakukan diskusi dan konfirmasi terkait penelitian dosen, capaian mahasiswa, pengabdian masyarakat, hingga keterlibatan alumni dalam mendukung pengembangan Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA. “Kegiatan asesmen ini menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan program studi, baik dari sisi akademik, penelitian, fasilitas, maupun keterlibatan mahasiswa dan alumni. Harapannya, hasil evaluasi ini dapat menjadi langkah perbaikan dan penguatan kualitas ke depan,” ujar Prof. Dr. Engkus Kuswarno, M.S. Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan akademik, serta menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing di dunia kerja. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Resmi Lepas Peserta KKM 2026 untuk Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya resmi melaksanakan kegiatan pelepasan peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026 pada Senin, 18 Mei 2026 bertempat di Aula Lantai 6 Gedung A Universitas Serang Raya. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Penguatan Pendidikan, Ekonomi, dan Lingkungan Berkelanjutan dengan Teknologi Tepat Guna.” KKM Universitas Serang Raya Tahun 2026 melibatkan 42 kelompok mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kota Serang, terdiri dari 35 kelompok reguler dan 7 kelompok Reguler 2. Program kerja mahasiswa difokuskan pada bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, lingkungan berkelanjutan, serta penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan KKM berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 yang mencakup tahapan penyusunan program, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, seminar hasil, hingga pelaporan hasil program kerja mahasiswa. Laporan kegiatan disampaikan oleh Nina Arlofa, S.Si., M.T. selaku Ketua Pelaksana KKM 2026. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan KKM menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal dan kebutuhan masyarakat. “KKM 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan berkelanjutan, serta penerapan teknologi tepat guna yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Nina Arlofa, S.Si., M.T. Kegiatan pelepasan peserta KKM dibuka dengan sambutan Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. yang menyampaikan bahwa KKM bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi momentum belajar bersama masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. “Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan KKM, tetapi bagaimana mahasiswa mampu menjadi agen perubahan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Dalam sambutannya, beliau juga menekankan pentingnya penguatan edukasi lingkungan, literasi digital, pendampingan pendidikan, pemberdayaan ekonomi kreatif UMKM, hingga penataan lingkungan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Selain itu, Rektor UNSERA juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga etika, tanggung jawab, serta membangun kesan positif selama berada di tengah masyarakat. Apresiasi turut disampaikan kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mendampingi 42 kelompok mahasiswa selama proses pengabdian berlangsung. Kegiatan juga diisi dengan pemaparan materi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, M.M. yang mengajak mahasiswa untuk turut memperkenalkan Universitas Serang Raya kepada masyarakat sebagai kampus yang aktif dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Satgas PPKPT UNSERA sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan saling menghargai. yang di sampaikan oleh ketua satgas ppkt unsera pak hendry gunawan, m.kom Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Ketua Satgas PPKPT Universitas Serang Raya, Hendry Gunawan, M.Kom sebagai bentuk edukasi tentang pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan saling menghargai. Melalui kegiatan KKM 2026, Universitas Serang Raya berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di masyarakat serta menciptakan program-program yang bermanfaat, inovatif, dan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Tak Sekadar Motif: UNSERA Bangkitkan Makna Filosofis Batik Sukadiri

Serang, 14 Agustus 2025 — Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan pelatihan batik cap khas Sukadiri di Kampung Sukadiri, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Produktivitas Pokdarwis Maulana Yusuf Melalui Inovasi Teknologi Cap Manual dalam Strategi Branding Produk Batik Khas Sukadiri Banten Lama”. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga menggali nilai historis yang menjadi identitas batik khas Sukadiri. Ketua Pokdarwis Maulana Yusuf, Bapak Saefudin, menjelaskan bahwa inspirasi utama lahirnya motif batik Sukadiri berasal dari peninggalan sejarah yang ditemukan oleh masyarakat setempat. “Awalnya, masyarakat menemukan berbagai artefak gerabah saat menggali sumur. Dari temuan tersebut, muncul inisiatif untuk menjadikan motif gerabah sebagai ciri khas batik Sukadiri,” jelasnya. Lebih lanjut, penamaan motif batik “Lor” dan “Kidul” juga memiliki makna tersendiri. Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian di wilayah Sukadiri, ditemukan perbedaan karakter motif antara wilayah utara (Lor) dan selatan (Kidul). Perbedaan inilah yang kemudian diangkat menjadi identitas visual dalam batik khas Sukadiri. “Motif Lor dan Kidul menjadi representasi wilayah sekaligus kekayaan budaya yang berbeda dalam satu daerah. Dari situlah lahir penamaan batik Lor dan batik Kidul sebagai ciri khas Sukadiri,” tambahnya. Dalam proses pembuatannya, batik tulis memiliki tantangan tersendiri, terutama pada tahap awal pembuatan pola yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi. Proses mencanting dari nol dinilai cukup rumit dan memakan waktu lama. Namun, melalui inovasi teknologi batik cap manual, proses produksi menjadi lebih efisien dan mampu menjawab kebutuhan pasar, terutama dalam pemenuhan pesanan dalam jumlah besar. Melalui kegiatan ini, diharapkan batik khas Sukadiri tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu berkembang sebagai produk unggulan daerah. Batik ini diharapkan dapat memperkuat identitas Banten Lama sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. “Harapan kami, batik Lor dan Kidul ini bisa menjadi ciri khas Sukadiri yang terus berkembang, maju, dan mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga ini menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis budaya,” tutup Bapak Saefudin. Kegiatan PKM ini menjadi wujud nyata kontribusi UNSERA dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui inovasi dan pendekatan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Bilah Aksesibilitas