Tag: banten

Ekonomi Tumbuh, Lingkungan Terjaga: Saatnya Banten Mengembangkan Green Entrepreneurship

Penulis :  Ratu Erlina Gentari, SE., MM., Penulis adalah Dosen Manajemen UNSERA, Anggota Pusat Studi Climate Action Center (CAC) Universitas Serang Raya Krisis lingkungan saat ini bukan lagi sekadar isu global, tetapi telah menjadi tantangan nyata yang dirasakan di berbagai daerah, termasuk Provinsi Banten. Peningkatan aktivitas industri, pertumbuhan penduduk, serta pola konsumsi masyarakat memberikan tekanan yang cukup besar terhadap lingkungan, mulai dari pencemaran pesisir, degradasi ekosistem mangrove, hingga meningkatnya volume sampah di wilayah perkotaan. Di sisi lain, Banten memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Perkembangan kawasan industri, sektor perdagangan, dan pariwisata menjadikan wilayah ini sebagai motor penggerak ekonomi di Pulau Jawa. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, konsep green entrepreneurship atau kewirausahaan hijau menjadi pendekatan yang semakin relevan untuk dikembangkan. Konsep ini menekankan aktivitas bisnis yang tidak hanya berfokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan. Sejumlah studi global menunjukkan bahwa ekonomi hijau memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menekan emisi karbon. Sejalan dengan itu, Indonesia juga mulai mengarahkan kebijakan pembangunan menuju prinsip keberlanjutan, meskipun implementasinya masih memerlukan penguatan di berbagai sektor. Di tingkat daerah, peluang pengembangan green entrepreneurship di Banten sebenarnya cukup besar. Berbagai persoalan lingkungan yang ada justru dapat diolah menjadi potensi ekonomi, seperti pengelolaan sampah menjadi produk bernilai tambah, pengembangan energi terbarukan, hingga penerapan praktik pertanian dan perikanan berkelanjutan. Pemanfaatan energi surya, misalnya, mulai menjadi alternatif yang menjanjikan di tengah meningkatnya kebutuhan energi. Selain itu, wilayah selatan Banten, seperti Lebak dan Pandeglang, memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian organik yang saat ini semakin diminati oleh pasar. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan ramah lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan nilai ekonomi masyarakat. Namun demikian, pengembangan kewirausahaan hijau tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan dukungan ekosistem yang kuat, mulai dari kebijakan pemerintah, kemudahan akses pembiayaan, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Perguruan tinggi juga memiliki peran strategis dalam mendorong riset, inovasi, serta edukasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Sebagai institusi pendidikan, Universitas Serang Raya (UNSERA), melalui berbagai program akademik dan pusat studi, termasuk Climate Action Center (CAC), terus berupaya mendorong kesadaran serta implementasi konsep green entrepreneurship di kalangan mahasiswa dan masyarakat melalui kegiatan edukatif, pelatihan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Penanaman nilai kewirausahaan hijau sejak dini menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya kompeten secara ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Meskipun masih terdapat berbagai tantangan, seperti persepsi bahwa bisnis ramah lingkungan membutuhkan biaya yang lebih besar serta keterbatasan akses terhadap teknologi dan pendanaan, peluang pengembangannya tetap terbuka luas. Dalam jangka panjang, praktik bisnis berkelanjutan justru terbukti lebih efisien dan memiliki ketahanan yang lebih baik. Melalui penguatan green entrepreneurship, Banten memiliki peluang untuk membangun model pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan hal tersebut. Dengan demikian, upaya menjaga lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi tidak perlu dipandang sebagai dua hal yang saling bertentangan. Keduanya dapat berjalan beriringan melalui inovasi dan komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan Banten yang lebih berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Meriah! Sport Championship 2026 UNSERA Resmi di Tutup. SMK Jaya Buana A dan SMAN 1 Bojonegara Gandeng Piala.

Serang – Sport Championship 2026 UNSERA. resmi ditutup dengan atmosfer yang penuh energi, sorak kemenangan, dan semangat kompetisi yang terasa hingga laga terakhir. Diselenggarakan oleh UKM Pengembangan Olahraga (UKM PO) Universitas Serang Raya (UNSERA), ajang tahunan ini sukses menjadi panggung bagi pelajar SMA/SMK sederajat se-Banten untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang olahraga dan e-sport. Tahun ini, Sport Championship 2026 UNSERA. kembali menghadirkan persaingan seru melalui dua cabang kompetisi unggulan, yaitu Mobile Legends dan futsal. Antusiasme peserta dan dukungan suporter yang terus menghidupkan suasana menjadikan setiap pertandingan berlangsung meriah, kompetitif, dan penuh semangat sejak awal hingga penutupan. Untuk hasil Tournament Sport Championship 2026 UNSERA tahun ini, pada cabang Mobile Legends diikuti oleh 14 sekolah, dengan Juara 1 diraih oleh SMK Jaya Buana A dan Juara 2 oleh SMAN 1 Kramatwatu A. Gelar Most Valuable Player (MVP) Mobile Legends diraih oleh EVOS DavenSsy x Carl dari SMK Jaya Buana berkat permainan cemerlang dan kontribusi besarnya dalam mengantarkan tim menuju kemenangan. Sementara itu, cabang futsal yang diikuti oleh 32 sekolah, Juara 1 diraih oleh SMAN 1 Bojonegara dan Juara 2 oleh SMKN 1 Cilegon. Penghargaan Top Score futsal diraih oleh Admiral Juliyansyah dari SMKN 1 Cilegon setelah tampil tajam dan menjadi salah satu pemain paling menonjol sepanjang turnamen berlangsung. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Inovasi Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, S.E., M.M., mewakili Rektor UNSERA, menyampaikan apresiasi atas semangat luar biasa yang ditunjukkan para peserta sepanjang Sport Championship 2026 UNSERA. “Sport Championship 2026 UNSERA menunjukkan bahwa generasi muda Banten punya semangat bertanding yang besar, keberanian untuk tampil, dan daya juang yang patut diapresiasi. Selamat kepada para juara yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Bagi seluruh peserta, pengalaman di arena ini adalah bagian dari proses untuk tumbuh, berani, dan terus berkembang menjadi generasi yang tangguh,” ujarnya. Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., turut menyampaikan bahwa Sport Championship 2026 UNSERA bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang energi positif yang lahir dari semangat kebersamaan dan kompetisi yang sehat. “Kami melihat begitu banyak semangat, antusiasme, dan energi positif yang hadir di setiap pertandingan. Itulah nilai besar dari Sport Championship 2026 UNSERA. Selamat kepada para pemenang yang telah memberikan performa terbaik, dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjadikan ajang ini terasa begitu hidup, seru, dan penuh semangat,” ungkapnya. Ketua Pelaksana Sport Championship 2026 UNSERA., Sunata, menyampaikan harapannya agar kegiatan tahunan UKM PO UNSERA ini dapat terus tumbuh dan memberi dampak yang lebih luas ke depannya. “Harapan saya untuk kegiatan PO tahunan ke depannya, semoga event ini bisa terus berkembang, semakin banyak peserta yang ikut serta, serta mampu menjadi wadah positif bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan sportivitas. Selain itu, saya berharap kualitas penyelenggaraan bisa semakin profesional dan membawa nama baik UKM PO UNSERA ke tingkat yang lebih luas. Saya juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus berpartisipasi aktif, baik sebagai panitia maupun peserta, karena melalui kegiatan seperti ini kita bisa mengembangkan kemampuan, memperluas relasi, dan bersama-sama memajukan organisasi serta kampus UNSERA yang kita banggakan,” ujar Sunata. Penutupan Sport Championship 2026 UNSERA menjadi akhir dari rangkaian pertandingan, tetapi semangat yang tercipta di dalamnya masih akan terus terasa. Riuh dukungan suporter, panasnya persaingan di lapangan, hingga euforia kemenangan di akhir pertandingan menjadi bukti bahwa Sport Championship 2026 UNSERA bukan sekadar turnamen, melainkan ruang penuh pengalaman, keberanian, dan semangat juang bagi generasi muda. Melalui Sport Championship 2026 UNSERA, UNSERA kembali menghadirkan wadah kompetisi yang bukan hanya seru untuk diikuti, tetapi juga membekas untuk dikenang menyatukan semangat sportivitas, kebersamaan, dan energi juang dalam satu panggung kompetisi yang hidup. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Futsal SPORTS CHAMPIONSHIP 2026 Resmi Dimulai, 32 Tim Pelajar Banten Bertanding di UNSERA

Serang, 28 April 2026 — Cabang olahraga futsal SPORTS CHAMPIONSHIP 2026 resmi dimulai pada Selasa (28/4) di Universitas Serang Raya (UNSERA). Sebanyak 32 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Banten mengikuti pertandingan hari pertama futsal dengan semangat kompetitif dan antusiasme tinggi sejak laga perdana dimulai. Pembukaan pertandingan futsal dilakukan oleh Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., didampingi Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pertandingan futsal dalam SPORTS CHAMPIONSHIP 2026 yang tahun ini kembali mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah di Banten dalam ajang kompetisi olahraga antarpelajar. Dalam sambutannya, Rektor UNSERA menyampaikan bahwa olahraga menjadi salah satu ruang penting bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri, membangun kedisiplinan, serta memperkuat semangat kerja sama dan sportivitas. “Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas. Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian penting dalam proses pengembangan karakter generasi muda,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., turut menyampaikan bahwa futsal menjadi salah satu cabang yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari peserta karena menghadirkan permainan yang dinamis dan kompetitif. “Futsal menjadi cabang yang selalu menarik karena menuntut kekompakan, strategi, dan konsistensi permainan. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya serta menjadikan kompetisi ini sebagai pengalaman yang positif dan berkesan,” ungkapnya. Sebagai simbol dimulainya pertandingan, Rektor UNSERA melakukan tendangan bola ke arah gawang yang menandai dibukanya secara resmi cabang futsal SPORTS CHAMPIONSHIP 2026. Pertandingan futsal hari pertama berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Sejak laga pembuka dimulai, setiap tim menunjukkan semangat bertanding yang tinggi dengan permainan yang kompetitif dan sportif. Dukungan dari rekan satu sekolah turut menambah semarak suasana pertandingan. Cabang futsal SPORTS CHAMPIONSHIP 2026 diikuti oleh 32 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Banten. Dari total peserta, 16 tim terbaik akan melanjutkan pertandingan pada Kamis, 30 April 2026. Melalui SPORTS CHAMPIONSHIP 2026, Universitas Serang Raya terus menghadirkan ruang kompetisi yang mendukung pengembangan minat, bakat, dan karakter pelajar melalui kegiatan olahraga yang sehat, aktif, dan edukatif. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Sport Champions 2026 Resmi di Buka, UKM PO UNSERA Hadirkan Semangat Sportivitas dan Regenerasi Atlet Muda Banten

Serang — Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Olahraga (UKM PO) Universitas Serang Raya (UNSERA) secara resmi membuka kegiatan Tournament Sports Championship 2026 sebagai ajang kompetisi olahraga antarpelajar tingkat provinsi yang diselenggarakan di lingkungan kampus UNSERA. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam menghadirkan ruang kompetitif yang sehat, inklusif, dan produktif bagi generasi muda, khususnya dalam pengembangan minat, bakat, dan karakter melalui olahraga. Pembukaan Sports Championship 2026 ini diselenggarakan pada Senin, (27/4) dan berlangsung penuh semangat dan antusiasme, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, tamu undangan, pembina, pelatih, peserta, serta panitia pelaksana. Kegiatan ini diselenggarakan oleh UKM PO UNSERA sebagai bentuk aktualisasi peran mahasiswa dalam membangun ekosistem olahraga kampus yang progresif sekaligus berkontribusi terhadap pembinaan atlet muda di Provinsi Banten. Rektor Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Sports Championship 2026 sebagai inisiatif strategis mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada pembentukan karakter, solidaritas, dan penguatan jejaring antargenerasi muda. Menurutnya, kegiatan ini merepresentasikan kapasitas mahasiswa UNSERA yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata melalui kegiatan non-akademik yang berdampak luas bagi masyarakat. “Sports Championship 2026 merupakan ruang pembinaan yang penting bagi generasi muda untuk belajar tentang sportivitas, disiplin, kolaborasi, dan semangat berprestasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA mampu menjadi penggerak perubahan positif melalui olahraga, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dan pembinaan atlet muda di Provinsi Banten,” ujar Rektor UNSERA, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Ia juga menegaskan bahwa olahraga memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul, kompetitif, dan berintegritas. Karena itu, UNSERA memandang kegiatan ini bukan sekadar turnamen, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang memperkuat nilai sportivitas, kepemimpinan, dan persaudaraan lintas institusi. Ketua Pelaksana Tournament Sports Championship 2026, Sunata, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sports Championship 2026 dilatarbelakangi oleh tingginya minat mahasiswa terhadap olahraga, namun belum diimbangi dengan ruang kompetisi yang memadai dan berkelanjutan. Oleh sebab itu, turnamen ini dihadirkan sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus ruang penguatan relasi sosial antarpeserta melalui semangat kompetisi yang sehat. “Latar belakang kegiatan ini berangkat dari tingginya minat mahasiswa terhadap olahraga, sementara wadah kompetitif yang tersedia masih terbatas. Melalui Sports Championship 2026, kami ingin menghadirkan ruang yang mampu menyalurkan bakat, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan sportivitas di kalangan peserta,” jelas Sunata. Pada pelaksanaan tahun ini, Sports Championship 2026 mempertandingkan dua cabang olahraga, yaitu futsal dan e-sport Mobile Legends. Cabang futsal diikuti oleh 32 tim, sedangkan cabang e-sport Mobile Legends diikuti oleh 14 tim. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme yang besar dari kalangan pelajar dan mahasiswa terhadap kompetisi olahraga yang dikemas secara kompetitif dan modern. Sunata menambahkan bahwa tingginya partisipasi peserta menjadi indikator positif bahwa olahraga tetap memiliki daya tarik kuat sebagai medium pengembangan potensi generasi muda, baik dalam ranah fisik maupun digital. Menurutnya, kehadiran cabang e-sport dalam turnamen ini juga menjadi bentuk adaptasi UKM PO UNSERA terhadap perkembangan tren olahraga kontemporer yang semakin diminati generasi muda. Sebagai ketua pelaksana, Sunata berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan mampu memberikan pengalaman kompetisi yang menyenangkan, berkesan, serta bermakna bagi seluruh peserta. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Sports Championship diharapkan dapat berkembang menjadi agenda rutin tahunan yang lebih besar, lebih matang, dan lebih berdampak. “Ke depan, kami berharap Tournament Sports Championship dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang, baik dari sisi skala, kualitas penyelenggaraan, maupun dampaknya. Selain itu, kami juga berharap UKM PO UNSERA semakin solid, progresif, dan mampu menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk berkembang di bidang olahraga,” ujarnya. Penyelenggaraan Sports Championship 2026 menegaskan bahwa olahraga di lingkungan perguruan tinggi tidak lagi diposisikan semata sebagai aktivitas rekreatif, melainkan sebagai instrumen strategis dalam pembinaan karakter, penguatan kepemimpinan, serta pembangunan budaya kompetitif yang sehat di kalangan generasi muda. Dalam konteks pendidikan tinggi, kegiatan ini merefleksikan pendekatan holistik UNSERA dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing. Melalui Sports Championship 2026, UKM PO UNSERA berhasil menghadirkan ruang aktualisasi yang mempertemukan semangat kompetisi, solidaritas sosial, dan pembinaan potensi dalam satu ekosistem kegiatan yang konstruktif. Dengan tingginya partisipasi peserta, dukungan institusi, serta orientasi pengembangan yang berkelanjutan, turnamen ini memiliki potensi kuat untuk tumbuh sebagai agenda strategis tahunan yang tidak hanya memperkuat citra kelembagaan UNSERA, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengembangan olahraga pelajar dan regenerasi atlet muda di Provinsi Banten. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Dosen UNSERA Raih Pendanaan Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat 2026 dari DIKTISAINTEK Berdampak

Serang, 10 April 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan sejumlah dosen dalam meraih Program Pendanaan Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DIKTISAINTEK Berdampak. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen UNSERA dalam mendorong penelitian inovatif, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, baik di tingkat daerah maupun nasional. Berikut adalah dosen-dosen UNSERA yang berhasil memperoleh pendanaan riset: Selain riset, UNSERA juga meraih pendanaan pada skema pengabdian kepada masyarakat, yaitu: Program ini berfokus pada peningkatan keterampilan teknologi dan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi era industri digital. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Universitas Serang Raya terus berperan aktif dalam menghasilkan riset berkualitas, inovasi teknologi, serta program pemberdayaan masyarakat. Melalui semangat #MelayaniLebihBaik, UNSERA berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dengan menjunjung tinggi nilai: Unity, Humanity, Integrity, dan Dignity. Ke depan, diharapkan semakin banyak dosen UNSERA yang berpartisipasi dan berkontribusi dalam program riset dan pengabdian, sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan bangsa. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Gelar Khotmul Qur’an dalam Rangka Haul ke-21 Pendiri YPI Serang

Serang, unsera.ac.id  — Universitas Serang Raya (UNSERA) bersama Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Serang menyelenggarakan kegiatan Khotmul Qur’an dalam rangka memperingati Haul ke-21 Almarhum Al-Maghfurlah H. Mochammad Rachmatoellah Siddik, pendiri Yayasan Pendidikan Informatika Serang, pada Kamis, 9 April 2026 bertempat di Aula Lantai 6 Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian doa bersama untuk mengenang jasa dan perjuangan almarhum dalam membangun serta mengembangkan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Informatika, termasuk Universitas Serang Raya. Pada sesi pagi, kegiatan Khotmil Qur’an diikuti oleh para siswa dari SMA Informatika dan SMK Informatika Kota Serang yang turut berpartisipasi dalam pembacaan Al-Qur’an sebagai bentuk penghormatan serta doa bagi almarhum. Selanjutnya pada sesi siang hari, kegiatan dilanjutkan oleh pegawai dan dosen Universitas Serang Raya dari berbagai unit kerja yang secara bergiliran mengikuti pembacaan Al-Qur’an sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Adapun jadwal pembacaan Al-Qur’an oleh unit kerja di lingkungan Universitas Serang Raya adalah sebagai berikut: Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh keluarga besar Yayasan Pendidikan Informatika dan civitas akademika Universitas Serang Raya dapat terus mengenang serta meneladani nilai-nilai perjuangan Almarhum H. Mochammad Rachmatoellah Siddik dalam memajukan dunia pendidikan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Hari Air Sedunia: Akademisi UNSERA Soroti Risiko Eksploitasi Air Tanah di Banten

Serang – Peringatan Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret menjadi momentum penting untuk merefleksikan kondisi pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Hingga saat ini, akses terhadap air minum yang benar-benar aman masih menjadi tantangan nasional. Meskipun sebagian besar rumah tangga telah memiliki akses air minum layak, proporsi rumah tangga yang memperoleh air minum aman sesuai standar kesehatan masih berada di kisaran sekitar 11–12 persen (Kompas.com, 2026). Guru Besar Kebijakan Lingkungan Universitas Serang Raya (UNSERA), Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya air, termasuk air tanah, harus menjadi perhatian serius berbagai pihak. Di Provinsi Banten, penggunaan air tanah oleh masyarakat, pemerintah, maupun sektor swasta terus meningkat. Apabila pemanfaatannya tidak memperhatikan prinsip keberlanjutan, maka potensi kerusakan lingkungan akan semakin besar. Menurut Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, penggunaan air tanah secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai dampak lingkungan, seperti penurunan muka tanah (land subsidence) yang berpotensi memicu banjir rob di wilayah pesisir. Selain itu, eksploitasi air tanah juga dapat menyebabkan intrusi air laut sehingga air tawar berubah menjadi payau serta mengakibatkan mengeringnya mata air dan aliran sungai.Lebih lanjut, eksploitasi air tanah yang tidak terkendali juga berpotensi menimbulkan kontaminasi. Peningkatan konsentrasi logam berat seperti tembaga dan timbal, serta kandungan klorida dalam air tanah, dapat berdampak terhadap kesehatan manusia sekaligus mengganggu keseimbangan ekosistem. Secara regulasi, pengelolaan air tanah telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air yang menegaskan bahwa air tanah merupakan bagian dari sumber daya air yang harus dilindungi dan dikelola secara berkelanjutan. Ketentuan ini juga diperkuat melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2024 yang mengatur pemanfaatan air tanah agar tidak terjadi praktik eksploitasi yang merusak tanpa memperhatikan aspek konservasi. Selain itu, perlindungan terhadap lingkungan hidup juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mewajibkan adanya upaya pelestarian fungsi lingkungan melalui perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, dan pengawasan terhadap sumber daya lingkungan. Namun dalam praktiknya, pengelolaan air bersih oleh pemerintah daerah melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di sejumlah kabupaten dan kota di Banten dinilai belum berjalan optimal. Akibatnya, sebagian besar masyarakat masih memanfaatkan air tanah secara mandiri dengan memasang mesin pompa air tanpa adanya pengendalian dan pengawasan yang memadai. Menurut Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, kondisi tersebut perlu segera dimitigasi agar tidak menimbulkan krisis air bersih dan kerusakan lingkungan di masa depan. Oleh karena itu, beberapa langkah strategis perlu dilakukan. Pertama, pemerintah perlu memperkuat advokasi dan penegakan aturan terkait eksploitasi air tanah serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi sumber daya air. Kedua, optimalisasi fungsi PDAM sebagai pengelola air bersih di tingkat daerah perlu diperkuat agar ketergantungan masyarakat terhadap air tanah dapat dikurangi. Ketiga, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu mendorong keseimbangan antara pengambilan dan pengisian ulang air tanah melalui berbagai upaya konservasi, seperti pembangunan sumur resapan atau biopori. Keempat, pemanfaatan teknologi juga perlu didorong guna mengurangi potensi kontaminasi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan air tanah. Melalui momentum Hari Air Sedunia, Prof. Dr. Delly Maulana, MPA menekankan bahwa pengelolaan sumber daya air harus dilakukan secara lebih bijak dan berkelanjutan. Pandangan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi akademisi UNSERA dalam mendorong kesadaran publik serta kebijakan pengelolaan air yang berkelanjutan di Banten. Opini oleh: Prof. Dr. Delly Maulana, MPA Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Jejak Alumni UNSERA: Azhar Indartanto Berkarier di Qatar Chemical sebagai Lab Tester

Serang – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Hal ini tercermin dari kiprah para alumni yang telah berhasil berkarier di berbagai sektor, termasuk di tingkat internasional. Azhar Indartanto, salah satu alumni lulusan Program Studi Teknik Kimia UNSERA, yang saat ini bekerja di perusahaan global Qatar Chemical sebagai Lab Tester. Dalam wawancara yang dilakukan, Azhar menyampaikan bahwa pendidikan S1 di UNSERA memberikan peluang yang lebih luas dalam memasuki dunia kerja, terutama untuk menembus pasar kerja global. “Setelah lulus S1 UNSERA, peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, apalagi di luar negeri, semakin terbuka, karena kebanyakan perusahaan mensyaratkan minimal pendidikan S1,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa pengalaman belajar selama masa perkuliahan di UNSERA memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan profesional. Menurutnya, keterlibatan dosen praktisi yang memiliki pengalaman di industri menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran. “Pengalaman dididik oleh dosen praktisi yang bekerja di industri sangat membantu, karena kita jadi tahu bagaimana ilmu yang dipelajari dapat diaplikasikan langsung di dunia kerja,” jelasnya. Lebih lanjut, Azhar turut memberikan saran kepada mahasiswa UNSERA agar lebih siap menghadapi dunia kerja dengan membangun relasi dan meningkatkan kemampuan non-teknis. “Perbanyak koneksi dan tingkatkan soft skill, terutama komunikasi dan leadership, karena itu sangat dibutuhkan di dunia kerja,” pesannya. Kisah Azhar Indartanto menunjukkan bahwa lulusan UNSERA memiliki daya saing yang kuat dalam menghadapi dinamika dunia kerja, termasuk pada level internasional. Bekal pendidikan yang relevan, didukung pengalaman pembelajaran aplikatif serta penguatan soft skill, menjadi faktor penting dalam membentuk kesiapan profesional alumni. Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa UNSERA diharapkan dapat mulai mempersiapkan diri sejak dini dengan mengoptimalkan proses pembelajaran, memperluas jejaring, serta mengembangkan kompetensi diri secara berkelanjutan guna meningkatkan kesiapan dalam memasuki dunia kerja. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Jejak Alumni UNSERA: Anggie Permana Berkarier di PT. Amman Mineral

Serang – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Hal ini tercermin dari kiprah para alumninya yang telah berkontribusi di berbagai sektor industri, salah satunya Anggie Permana, alumni Teknik Kimia yang saat ini berkarier di PT. Amman Mineral sebagai Engineer Control Room. Dalam wawancara yang dilakukan, Anggie Permana membagikan pengalamannya setelah lulus dari UNSERA. Ia mengungkapkan bahwa proses adaptasi di dunia kerja dapat dilalui dengan baik berkat pengalaman selama kuliah. “Saat pertama kali bekerja, saya bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja karena selama kuliah saya juga menjadi asisten laboratorium di UNSERA. Dari situ saya sudah memahami proses di laboratorium, sehingga ketika masuk ke dunia kerja, saya tinggal menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya. Lebih lanjut, Anggie menekankan bahwa pengalaman berorganisasi menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk kemampuan profesionalnya. Ia aktif dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEKA) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT). “Pengalaman berorganisasi sangat membantu, terutama dalam melatih kemampuan komunikasi, keberanian untuk berbicara atau speak up, serta kemampuan problem solving dalam menghadapi permasalahan di pekerjaan,” jelasnya. Menurutnya, kombinasi antara pengalaman sebagai asisten laboratorium dan keaktifan dalam organisasi memberikan bekal yang kuat dalam memahami proses kerja serta membangun keterampilan yang dibutuhkan di dunia profesional. Sebagai alumni, Anggie juga memberikan saran kepada mahasiswa UNSERA yang sedang mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. “Mahasiswa perlu meningkatkan training, baik soft skill maupun hard skill, karena itu sangat dibutuhkan di dunia kerja. Selain itu, penting juga untuk aktif dalam organisasi kampus agar terbiasa berkomunikasi dan bekerja dalam tim,” pesannya. Kisah Anggie Permana menjadi salah satu contoh nyata bahwa UNSERA tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja. Diharapkan, semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk mempersiapkan diri secara optimal sejak di bangku perkuliahan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Dialog Ramadan UNSERA Bahas Cara Cerdas Meraih Berkah di 10 Hari Terakhir Ramadan

Serang – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang reflektif dan inspiratif, Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan kegiatan Dialog Ramadan bertema “Cara Cerdas Meraih Berkah di 10 Terakhir Ramadan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (12/3) pukul 16.00 WIB di Auditorium Lantai 6 Gedung A UNSERA dan diikuti oleh civitas akademika UNSERA. Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kampus maupun masyarakat. “Momentum Ramadan ini bukan hanya tentang meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial. Saya mengajak seluruh civitas akademika untuk tidak lupa menunaikan zakat sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya. Dialog Ramadan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si., Nina Arlofa, S.Si., M.T., dan Entis Haryadi, S.E., M.Akt. Ketiganya membahas berbagai perspektif mengenai makna Ramadan, penguatan karakter, serta peran pendidikan dalam membentuk generasi yang berintegritas. Pada sesi pemaparan materi, Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si. menyampaikan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri serta meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial.“Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini penting untuk terus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya. Sementara itu, Nina Arlofa, S.Si., M.T. menilai kegiatan dialog keagamaan seperti ini penting sebagai ruang refleksi bagi civitas akademika dalam memaknai hubungan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kemanusiaan. “Melalui kegiatan ini kita diingatkan kembali bahwa ilmu, etika, dan kepedulian sosial harus berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang berintegritas,” ungkap Nina. Pada kesempatan yang sama, Entis Haryadi, S.E., M.Akt. menyoroti pentingnya peran tenaga pendidik dalam membentuk kualitas dan karakter mahasiswa. “Peran dosen tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing yang membentuk karakter, pola pikir, dan kesiapan mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional,” tuturnya. Melalui kegiatan Dialog Ramadan ini, UNSERA berharap civitas akademika dapat memanfaatkan momentum sepuluh hari terakhir Ramadan sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai spiritual, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun karakter yang berintegritas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam menghadirkan ruang dialog yang tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menumbuhkan nilai moral dan spiritual bagi civitas akademika dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Bilah Aksesibilitas