Serang, 16 Agustus 2026 — Suasana perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kelurahan Kramatwatu terasa berbeda pada Minggu (16/8/2026). Festival Kramatwatu yang digelar KKM 40 Universitas Serang Raya (Unsera) tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat sekaligus menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 20 hari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Kramatwatu Edi Jaya, S.IP., M.M., Kepala Desa Kramatwatu, Ketua RW 02 Ade Ahmad, serta Ketua KKM 40 Erlan Priadi. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah, mulai dari karnaval, perlombaan HUT RI, hingga acara malam yang diisi dengan pentas seni, pemutaran video dokumenter KKM 40, pemberian plakat, serta pengumuman juara Festival Anak Sholeh dan Karnaval. Selama berada di Kramatwatu, mahasiswa KKM 40 tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga ikut berbaur dalam berbagai kegiatan masyarakat. Keterlibatan tersebut mempertemukan mahasiswa dengan warga, pelaku UMKM, dan unsur pemerintahan setempat. Interaksi yang terjalin menjadi bagian dari upaya membangun hubungan sekaligus mengenalkan potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua RW 02 Ade Ahmad menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKM 40 yang telah hadir dan berbaur dengan masyarakat selama pelaksanaan KKM. “Tidak terasa mereka sudah 20 hari di sini. Kami berterima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang sudah bersama-sama dengan warga. Mohon maaf kalau selama kegiatan ada kekurangan.” Beliau juga menyoroti keterlibatan mahasiswa dalam membantu memperkenalkan potensi UMKM. Menurutnya, pemanfaatan ruang digital dapat membantu memperluas jangkauan pasar sehingga potensi lokal tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Camat Kramatwatu Edi Jaya, S.IP., M.M., dalam sambutannya turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan KKM 40 Unsera yang telah melibatkan mahasiswa dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui berbagai kegiatan di lingkungan setempat. Sementara itu, Kepala Desa Kramatwatu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKM. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan lingkungan. Bagi Ketua KKM 40 Erlan Priadi, Festival Kramatwatu menjadi salah satu rangkaian penutup perjalanan mahasiswa bersama masyarakat. Setelah kurang lebih 20 hari menjalankan berbagai program, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKM 40. Festival Kramatwatu kemudian ditutup dengan rangkaian pentas seni dan pengumuman pemenang berbagai perlombaan. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian KKM 40 Unsera di Kramatwatu, sekaligus meninggalkan pengalaman dan hubungan baik antara mahasiswa dengan masyarakat yang diharapkan dapat terus terjaga. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSERANG, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) memperkuat komitmennya dalam mendorong penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata melalui Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian yang dirangkaikan dengan KKM Fair 2026 dan Grand Launching Climate Action Center (CAC) UNSERA. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) Universitas Serang Raya. Mengusung tema “Inovasi untuk Masyarakat Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara gagasan akademik, pengalaman mahasiswa di lapangan, serta kebutuhan masyarakat. Seminar nasional tersebut diikuti oleh mahasiswa KKM UNSERA 2026, dosen pembimbing lapangan, jajaran rektorat, kepala lembaga dan biro di lingkungan UNSERA, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program pengabdian dan pengembangan inovasi kampus. Melalui KKM Fair 2026, berbagai pengalaman dan proses pembelajaran mahasiswa selama melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menjadi bagian dari ruang berbagi dan refleksi. Kegiatan ini menegaskan bahwa pembelajaran mahasiswa tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat, proses identifikasi persoalan, kolaborasi, serta upaya menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Penanggung Jawab KKM 2026, Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., mengatakan bahwa pengalaman mahasiswa selama berada di masyarakat memberikan pembelajaran yang berbeda dibandingkan proses pembelajaran di ruang kelas. “Kalau di kampus mahasiswa lebih banyak belajar teori, maka di lapangan mereka belajar bagaimana berkomunikasi dalam kelompok, berinteraksi dengan masyarakat, dan bersama-sama mencari solusi dari persoalan yang ada. Proses seperti ini penting karena mahasiswa tidak hanya belajar memahami masalah, tetapi juga belajar bagaimana menyelesaikannya,” ujarnya. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan KKM juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi melalui ide dan inovasi yang mereka miliki. Sementara itu, Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan pengetahuan dan inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Ada tiga hal yang harus kita dorong bersama, yaitu pengetahuan, inovasi, dan kebermanfaatan. Pengetahuan yang kita miliki harus melahirkan inovasi, tetapi inovasi juga tidak cukup hanya karena menghasilkan sesuatu yang baru. Ukurannya adalah apakah kebaruan itu benar-benar mampu menjawab persoalan dan memberikan manfaat,” jelasnya. Ia menambahkan, pendidikan tidak semestinya berhenti di ruang kelas. Lingkungan masyarakat juga menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus menguji pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. “Perguruan tinggi bukan hanya tempat memproduksi pengetahuan. Kita juga harus mampu mentransformasikan pengetahuan tersebut menjadi penguatan masyarakat melalui pendidikan, inovasi, dan pengabdian. Karena itu, penelitian dan pengabdian harus bertemu pada satu titik, yaitu dampak yang dapat dirasakan masyarakat,” ungkap Abdul Malik. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, S.Sos. sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, ia membagikan pengalaman mengenai pengembangan inovasi dan pendekatan modern dalam sektor pertanian, termasuk pengalaman mengembangkan produk dengan brand Jawara yang mendapat apresiasi dari Presiden Republik Indonesia. Ia juga menyoroti tiga tahapan penting dalam membangun sebuah perubahan di masyarakat, yaitu kesadaran, intervensi, dan keberlanjutan. Ketiga aspek tersebut menjadi penting agar program yang dilakukan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Selain seminar nasional, momentum tersebut juga menjadi bagian dari Grand Launching Climate Action Center (CAC) UNSERA, yang menjadi langkah UNSERA dalam memperkuat perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Kehadiran CAC melengkapi semangat UNSERA Berdampak untuk mendorong kolaborasi antara sivitas akademika, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam merespons tantangan lingkungan. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Serang Raya dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman KKM UNSERA 2026 juga menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat berperan sebagai bagian dari proses penyelesaian persoalan masyarakat melalui komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan inovasi. Melalui Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian, KKM Fair 2026, serta Grand Launching Climate Action Center, UNSERA terus mendorong agar kegiatan akademik tidak berhenti pada pencapaian pengetahuan, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mendorong hadirnya aksi nyata melalui gerakan UNSERA Berdampak. Pada 8 Agustus 2026, Salah satu bentuk implementasinya diwujudkan melalui Gerakan Sungai Bersih, yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan aliran sungai di wilayah RT 02 Desa Drangong. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya UNSERA untuk membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah dan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sungai yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka. Bagi UNSERA, sungai tidak hanya merupakan bagian dari lingkungan fisik, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Gerakan Sungai Bersih diarahkan tidak sekadar untuk membersihkan sungai pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan bersama untuk menjaga kebersihannya secara berkelanjutan. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat nyata. “Kami ingin kegiatan yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti sebagai program selama KKM, tetapi juga membawa nilai dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Gotong royong membersihkan aliran sungai ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana UNSERA hadir bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan. Dari kegiatan seperti inilah kepedulian dapat dibangun dan terus dikembangkan.” Sementara itu, Ketua Pelaksana UNSERA Berdampak, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Gerakan Sungai Bersih merupakan salah satu bentuk nyata semangat UNSERA Berdampak yang mendorong sivitas akademika untuk hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “UNSERA Berdampak hadir untuk mendorong berbagai inisiatif sivitas akademika yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Gerakan Sungai Bersih ini menunjukkan bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika mahasiswa, masyarakat, dan unsur kampus bergerak bersama, kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.” Koordinator Lapangan Gerakan Sungai Bersih, Entis Haryadi, S.E., M.Akt., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembersihan sungai, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama. “Gerakan Sungai Bersih ini kami dorong sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Membersihkan sungai adalah langkah awal, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana setelah kegiatan ini masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak kembali membuang sampah ke aliran sungai. Karena itu, kami berharap gerakan ini dapat terus dilanjutkan secara bersama-sama dan menjadi kebiasaan di lingkungan masyarakat.” Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan tersebut. Gotong royong diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian antara masyarakat dengan sivitas akademika UNSERA dalam menjaga lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 08 UNSERA turut menjadi bagian dari sivitas akademika yang terlibat langsung dalam Gerakan Sungai Bersih. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami persoalan lingkungan secara langsung serta mengembangkan kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berkolaborasi dengan masyarakat. Koordinator Bidang Lingkungan KKM 08 UNSERA, Hazel Daiva Nugraha, mengatakan bahwa kondisi aliran sungai menjadi salah satu perhatian mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan masyarakat. “Kami melihat aliran sungai sebagai bagian dari lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, kami fokus membersihkan sampah dan material yang dapat menghambat aliran air. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hasil pada saat pelaksanaan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.” Gerakan Sungai Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan gotong royong satu kali, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian dan kebiasaan menjaga sungai secara berkelanjutan. Kolaborasi antara UNSERA, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Melalui UNSERA Berdampak, UNSERA terus mendorong agar pengetahuan, kepedulian, dan energi sivitas akademika dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Gerakan Sungai Bersih menjadi bukti bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat: dari kepedulian, bergerak bersama, dan menjaga sungai untuk masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Semangat kolaborasi terasa di Desa Tembong Wakaf, Kota Serang, pada Sabtu (8/8/2026). KKM Kelompok 29 Universitas Serang Raya (UNSERA) menggelar kegiatan sosialisasi yang tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga mengajak masyarakat melihat potensi desa dari sisi ekonomi, ketahanan pangan, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna. Mengusung tema “Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan, Ketahanan Pangan, UMKM, dan Teknologi Tepat Guna untuk Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan”, kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Desa Tembong Wakaf mulai pukul 16.00 WIB tersebut mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dalam satu ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. selaku Rektor Universitas Serang Raya, Lina Marlina Dewi, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKM 29 Universitas Serang Raya, Entis Haryadi, S.E., M.Akt. selaku Dosen Universitas Serang Raya, serta Tubagus Yusuf Kusnadi selaku Ketua Poktan Sumur Kecapi Kelurahan Tembong. Kehadiran para narasumber membawa pembahasan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui sesi edukasi yang disampaikan Entis Haryadi, S.E., M.Akt. Masyarakat diajak memahami bahwa mengembangkan usaha tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga pengelolaan keuangan yang tertata. Mulai dari bagaimana memutar modal, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mengelola kas, hingga menyusun strategi bisnis menjadi bagian dari materi yang dibagikan. Hal sederhana tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengambil keputusan yang lebih terarah dalam mengembangkan usahanya. “Usaha yang berkembang bukan hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh bagaimana modal tersebut dikelola dengan baik dan berkelanjutan.” Beranjak dari persoalan ekonomi, pembahasan kemudian menyentuh potensi pangan yang ada di sekitar masyarakat. Tubagus Yusuf Kusnadi membagikan pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman pangan serta budidaya ikan lele yang memiliki potensi ekonomi. Bagi masyarakat, pengetahuan tersebut bukan sekadar materi. Pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia dapat menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan. Di tengah rangkaian kegiatan, kehadiran Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. turut memperkuat pesan bahwa kegiatan mahasiswa di masyarakat merupakan bagian dari proses pendidikan yang lebih luas. Kampus tidak hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk mengimplementasikan ilmu dan memberikan manfaat secara langsung. “Mahasiswa memiliki peran penting untuk hadir di tengah masyarakat, membawa pengetahuan yang dimiliki, sekaligus belajar dari kebutuhan dan potensi yang ada di lingkungan masyarakat.” Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat yang dibawa dalam kegiatan KKM Kelompok 29: bahwa pendidikan tidak berhenti ketika mahasiswa meninggalkan ruang kelas. Ilmu justru menemukan maknanya ketika dapat diterapkan, dibagikan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peresmian Peta Wilayah Desa Tembong Wakaf secara simbolis bersama warga. Momen tersebut menjadi penanda sederhana dari sebuah kolaborasi yang diharapkan dapat terus berkembang setelah kegiatan selesai. Bagi KKM Kelompok 29 UNSERA, kegiatan ini bukan sekadar agenda program kerja. Ada cerita tentang mahasiswa yang datang untuk berbagi, masyarakat yang membuka ruang untuk belajar bersama, serta berbagai pihak yang bertemu dalam satu tujuan: mendorong potensi desa agar semakin berkembang. Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari wajah UNSERA Berdampak ketika mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki kompetensi akademik, tetapi juga didorong untuk mampu berkolaborasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. Karena pada akhirnya, dampak tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa tumbuh dari satu pengetahuan yang dibagikan, satu kolaborasi yang dibangun, dan satu langkah kecil yang dilakukan bersama. UNSERA Berdampak. Berkarya bersama, tumbuh bersama, dan hadir untuk masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSERANG – Inovasi di bidang teknologi kesehatan kembali mengharumkan nama Universitas Serang Raya (UNSERA) di tingkat internasional. Tim UNSERA berhasil meraih Silver Medal pada ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 melalui inovasi bertajuk “Smart Pill Dispenser: An IoT-Based Automated Medication Reminder and Compliance Monitoring System.” Kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) tersebut menjadi wadah bagi para inovator untuk menghadirkan berbagai gagasan dan karya inovatif dari beragam bidang keilmuan. Smart Pill Dispenser dikembangkan sebagai sistem pengingat konsumsi obat berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk membantu pengguna mengatur jadwal minum obat sekaligus mendukung pemantauan kepatuhan terhadap jadwal terapi pengobatan. Melalui sistem otomatis tersebut, teknologi tidak hanya dimanfaatkan sebagai pengingat, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu pengguna menjaga konsistensi dalam mengonsumsi obat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Inovasi Smart Pill Dispenser berkompetisi pada Kategori Online dengan Sub-theme Biotechnology, Health and Chemical dan berhasil memperoleh Silver Medal. Adapun tim pengembang Smart Pill Dispenser terdiri atas: 1. Siswanto, S.T., M.T. – Program Studi Sistem Komputer 2. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D. – Program Studi Teknik Industri 3. Riyan Naufal Ha’s, M.Kom. – Program Studi Sistem Informasi 4. Mohamad Jihan Shofa, S.T., M.T. – Program Studi Teknik Industri 5. Vincensius Situmorang – Program Studi Sistem Komputer Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap capaian tim Smart Pill Dispenser. Menurutnya, keberhasilan meraih Silver Medal menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi dan inovasi sivitas akademika UNSERA mampu menghasilkan karya yang memiliki daya saing di tingkat internasional. “Capaian Silver Medal ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Serang Raya sekaligus menunjukkan bahwa sivitas akademika UNSERA mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi. Kami akan terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk berani mengembangkan gagasan, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata dan mampu bersaing di tingkat internasional.” Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T. Ph.D., menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas disiplin ilmu yang terbangun dalam proses pengembangan inovasi Smart Pill Dispenser. “Prestasi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas program studi dalam menjawab tantangan melalui pendekatan teknologi. Smart Pill Dispenser menggabungkan kompetensi dari beberapa bidang keilmuan untuk menghasilkan solusi di bidang kesehatan. Kami berharap budaya kolaborasi seperti ini semakin kuat sehingga Fakultas Teknik dapat terus menghasilkan inovasi yang aplikatif, relevan, dan memiliki daya saing global.” Keberhasilan tersebut juga mendapat respons positif dari Siswanto, S.T., M.T., selaku perwakilan tim Smart Pill Dispenser. Ia menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diperoleh sekaligus berharap capaian tersebut menjadi langkah awal untuk pengembangan inovasi lebih lanjut. “Kami bersyukur Smart Pill Dispenser berhasil mendapatkan Silver Medal pada kompetisi ini. Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi tim untuk terus menyempurnakan inovasi yang kami kembangkan. Harapannya, Smart Pill Dispenser tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga ke depan memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal konsumsi obat.” Melalui pemanfaatan teknologi IoT, pengembangan Smart Pill Dispenser diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan kepatuhan pengguna dalam mengonsumsi obat sesuai jadwal sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pengelolaan terapi pengobatan. Keberhasilan meraih Silver Medal pada IIC 2026 juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas program studi di lingkungan Universitas Serang Raya mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi keilmuan dari bidang Sistem Komputer, Teknik Industri, dan Sistem Informasi menjadi kekuatan dalam pengembangan solusi berbasis teknologi yang memiliki potensi untuk terus disempurnakan. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Serang Raya dalam membangun ekosistem akademik yang mendorong penelitian, inovasi, kolaborasi, dan pengembangan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pencapaian tersebut, UNSERA berharap semakin banyak dosen dan mahasiswa yang terdorong untuk menghasilkan karya inovatif, memperluas jejaring kolaborasi, serta membawa hasil penelitian dan inovasi Universitas Serang Raya untuk semakin dikenal dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreSERANG – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional melalui inovasi di bidang pertanian cerdas. Tim UNSERA berhasil meraih Bronze Medal sekaligus Special Award IEEE Control Systems Society (CSS) pada ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Inovasi yang dipresentasikan berjudul “Smart Irrigation Decision Framework (SIDF): A Mamdani Fuzzy-Based Framework for Adaptive Paddy Irrigation Decision Support.” SIDF merupakan sistem pendukung keputusan yang memanfaatkan metode Mamdani Fuzzy Logic untuk membantu menentukan kebutuhan irigasi tanaman padi secara adaptif berdasarkan berbagai parameter lingkungan. Sistem ini dirancang untuk mendukung pengelolaan irigasi yang lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan. Inovasi tersebut berkompetisi pada Kategori Offline dengan Sub-theme Agriculture, Environmental and Renewable Energy, dan berhasil meraih Bronze Medal. Tidak hanya itu, inovasi ini juga memperoleh Special Award IEEE Control Systems Society (CSS) sebagai bentuk apresiasi atas kualitas penelitian serta penerapan teknologi sistem kendali dalam mendukung pengembangan pertanian modern. Tim peneliti terdiri atas: 1. Ir. Miranti Putry, S.T., M.T. 2. Dr. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D. 3. Syaina Ulfah Azhara, S.Si., M.T. 4. Firyaliza Dwi Putri 5. M. Alam Adeyaka Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih tim UNSERA. Menurutnya, penghargaan internasional ini menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan sivitas akademika UNSERA mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan global. “Kami sangat mengapresiasi keberhasilan tim yang telah mengharumkan nama Universitas Serang Raya di tingkat internasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa riset yang dikembangkan di UNSERA memiliki kualitas yang mampu bersaing secara global serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di bidang pertanian dan pembangunan berkelanjutan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.” Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Dr. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa penghargaan yang diraih merupakan hasil dari komitmen Fakultas Teknik dalam membangun ekosistem riset yang kolaboratif dan berorientasi pada penyelesaian permasalahan nyata. “Keberhasilan meraih Bronze Medal dan Special Award dari IEEE Control Systems Society merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Penghargaan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dosen dan mahasiswa mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi sektor pertanian melalui penerapan teknologi yang tepat guna. Fakultas Teknik akan terus mendorong lahirnya penelitian yang inovatif, aplikatif, dan berdaya saing internasional.” Sementara itu, Ir. Miranti Putry, S.T., M.T., selaku perwakilan tim, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih sekaligus menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk terus mengembangkan penelitian. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas penghargaan Bronze Medal dan Special Award IEEE CSS yang kami terima. Capaian ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi untuk mendukung pertanian yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Kami berharap SIDF dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi sektor pertanian, khususnya dalam mendukung efisiensi penggunaan air dan peningkatan produktivitas pangan.” Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen Universitas Serang Raya dalam mendorong pengembangan riset dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Keberhasilan SIDF di ajang internasional juga menjadi bukti bahwa kolaborasi multidisiplin di lingkungan UNSERA mampu menghasilkan karya inovatif yang berdaya saing global serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreSERANG – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional melalui ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Malaysia. Dalam kompetisi inovasi internasional tersebut, UNSERA mengirimkan tiga tim yang berkompetisi pada kategori online maupun offline. Seluruh delegasi berhasil membawa pulang penghargaan berupa 1 Silver Medal, 2 Bronze Medal, serta 1 Special Award IEEE Control Systems Society (CSS). Prestasi ini menjadi bukti komitmen Universitas Serang Raya dalam mengembangkan budaya riset, inovasi, serta kolaborasi lintas disiplin ilmu yang mampu bersaing di tingkat internasional. Perolehan penghargaan tersebut terdiri atas: Tidak hanya itu, tim Smart Irrigation Decision Framework (SIDF) juga berhasil meraih Special Award IEEE Control Systems Society (CSS) atas kontribusi inovasinya dalam bidang sistem kendali dan teknologi pertanian cerdas. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian seluruh delegasi yang telah mengharumkan nama UNSERA di tingkat internasional. “Prestasi ini merupakan bukti bahwa sivitas akademika Universitas Serang Raya mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Kami mengapresiasi dedikasi para dosen dan mahasiswa yang telah bekerja keras sehingga mampu membawa nama UNSERA dan Indonesia berprestasi di tingkat internasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan kampus.” Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Dr. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari budaya kolaborasi yang terus dibangun di Fakultas Teknik. “Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi antara dosen dan mahasiswa mampu melahirkan inovasi yang berkualitas dan berdaya saing global. Fakultas Teknik akan terus mendorong penguatan penelitian, hilirisasi inovasi, serta kolaborasi lintas disiplin agar karya-karya sivitas akademika dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri.” Sementara itu, Ir. Miranti Putry, S.T., M.T., yang mewakili delegasi Universitas Serang Raya, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan seluruh tim yang berhasil membawa pulang penghargaan. “Alhamdulillah, kami bersyukur seluruh tim Universitas Serang Raya berhasil memberikan hasil terbaik pada ajang ini. Pencapaian ini merupakan buah dari kerja sama, semangat belajar, dan kolaborasi yang kuat antara dosen dan mahasiswa. Kami berharap inovasi yang kami kembangkan dapat terus disempurnakan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus berkarya di tingkat internasional.” Keikutsertaan dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi menunjukkan kuatnya kolaborasi multidisiplin di lingkungan Universitas Serang Raya. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya menawarkan solusi berbasis teknologi, tetapi juga menjawab berbagai tantangan nyata di sektor kesehatan dan pertanian. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi UNSERA sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong penelitian terapan, inovasi teknologi, dan internasionalisasi akademik melalui berbagai kompetisi bergengsi di tingkat dunia. Melalui prestasi ini, Universitas Serang Raya berharap semakin banyak sivitas akademika yang terdorong untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSERANG – Komitmen mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 08. Berkolaborasi dengan UPT Perpustakaan Universitas Serang Raya dan Kimichigo, KKM 08 sukses menyelenggarakan program kerja bidang pendidikan bertajuk “Kelas Literasi Kreatif: Membangun Minat Baca dan Kreativitas Anak Melalui Storytelling dan Kegiatan Membaca Interaktif” pada 26 Juli 2026 di Aula Desa Drangong RT 02 RW 07, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Mengusung konsep belajar yang interaktif dan menyenangkan, kegiatan tersebut berhasil menarik antusiasme 100 peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kolaborasi antara mahasiswa KKM 08, UPT Perpustakaan UNSERA, dan Kimichigo bertujuan untuk menanamkan budaya literasi sejak dini sekaligus mengembangkan kreativitas anak-anak melalui pendekatan yang edukatif dan inovatif. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan Tim KKM 08, UPT Perpustakaan Universitas Serang Raya, serta Kimichigo kepada seluruh peserta. Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, peserta diajak mengikuti ice breaking dan senam ringan sebelum memasuki sesi utama. Acara kemudian dilanjutkan dengan storytelling interaktif yang mengajak anak-anak menyimak cerita sekaligus berpartisipasi aktif selama proses berlangsung. Setelah itu, peserta mengikuti sesi tanya jawab untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan keberanian dalam menyampaikan pendapat. Keseruan semakin terasa melalui games literasi yang menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Anak-anak kemudian diajak mengikuti kegiatan kreatif pembuatan karya, yang selanjutnya dipresentasikan di hadapan peserta lainnya. Sebagai penutup, panitia mengadakan quiz berhadiah yang disambut antusias oleh seluruh peserta. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM 08 Universitas Serang Raya, Nurhaula Huddin, S.E., M.Sc., mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut. “Program Kelas Literasi Kreatif ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, UPT Perpustakaan UNSERA, dan Kimichigo menunjukkan bahwa peningkatan budaya literasi dapat dilakukan secara inovatif, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan anak-anak. Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan membaca sekaligus mengembangkan kreativitas generasi muda di Desa Drangong,” ujarnya. Koordinator Program Kerja Bidang Pendidikan KKM 08 Universitas Serang Raya, Siti Mariyam, menjelaskan bahwa konsep kegiatan sengaja dirancang agar anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga mampu memahami isi bacaan, berimajinasi, dan berani mengekspresikan ide. “Melalui Kelas Literasi Kreatif, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Storytelling, permainan edukatif, hingga kegiatan membuat karya menjadi media agar anak-anak semakin mencintai membaca dan mampu mengembangkan kreativitasnya. Kami berharap semangat literasi ini terus tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak di Desa Drangong,” jelasnya. Antusiasme juga disampaikan oleh salah satu peserta kegiatan, Aisyah (11), siswi sekolah dasar yang mengikuti seluruh rangkaian acara. Menurutnya, kegiatan literasi yang dikemas secara interaktif membuat membaca menjadi lebih menyenangkan. “Aku senang sekali ikut kegiatan ini karena ceritanya seru dan kakak-kakaknya baik. Tadi kami juga bermain sambil belajar, membuat karya, dan dapat hadiah. Jadi membaca ternyata menyenangkan. Semoga nanti ada kegiatan seperti ini lagi di desa kami,” ungkapnya dengan penuh semangat. Melalui kolaborasi antara KKM 08 Universitas Serang Raya, UPT Perpustakaan UNSERA, dan Kimichigo, kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan mitra dapat menghadirkan program pengabdian masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga mendorong anak-anak untuk berpikir kreatif, berani berkomunikasi, dan membangun rasa percaya diri melalui berbagai aktivitas yang telah dirancang. Ke depan, KKM 08 Universitas Serang Raya berharap Kelas Literasi Kreatif dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menghadirkan program-program literasi yang berkelanjutan demi menciptakan generasi yang gemar membaca, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Untuk Informasi lebih lanjut, bisa hubungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas Unsera
Read MoreSerang, Selasa, 7 April 2026 – Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya (UNSERA) memperdalam pemahaman mengenai proses penyelenggaraan pemerintahan daerah dan kebijakan publik melalui kunjungan akademik ke DPRD Kabupaten Serang pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (HIMANURA) ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) untuk menghubungkan teori administrasi publik dengan praktik di lapangan. Sebanyak 55 peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota HIMANURA serta mahasiswa Semester 6 Program Studi Administrasi Negara UNSERA mengikuti kegiatan tersebut. Melalui kunjungan akademik ini, peserta memperoleh kesempatan mempelajari secara langsung mekanisme kerja lembaga legislatif daerah, proses penyusunan kebijakan publik, hingga dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah. Rangkaian kegiatan diawali dengan dialog kelembagaan bersama Ketua DPRD Kabupaten Serang, H. Bahrul Ulum, S.Ag., M.A.P. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan peran strategis DPRD sebagai lembaga legislatif daerah yang memiliki tiga fungsi utama, yaitu fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai proses penyusunan Peraturan Daerah (Perda), pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perubahan kewenangan DPRD berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Melalui regulasi tersebut, DPRD tidak lagi memiliki kewenangan menerima atau menolak laporan pertanggungjawaban kepala daerah, melainkan memberikan catatan strategis dan rekomendasi sebagai bahan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, mahasiswa juga diajak memahami bahwa keberhasilan suatu kebijakan publik tidak hanya ditentukan pada tahap perumusannya, tetapi juga dipengaruhi oleh proses implementasi di lapangan yang kerap menghadapi berbagai tantangan. Antusiasme peserta terlihat melalui berbagai pertanyaan mengenai proses legislasi, tata kelola pemerintahan, hingga isu-isu aktual dalam administrasi publik. Ketua Program Studi Administrasi Negara UNSERA, Assoc. Prof. Dr. Rethorika Berthanila, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pembelajaran di luar kelas merupakan bagian penting dalam membentuk lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman praktis. “Administrasi publik merupakan disiplin ilmu yang sangat erat kaitannya dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memperoleh pengalaman empiris agar mampu memahami bagaimana kebijakan publik dirumuskan, diimplementasikan, hingga dievaluasi. Kunjungan akademik ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan berpikir kritis, analitis, serta membangun kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.” Sementara itu, Ketua Umum HIMANURA UNSERA, Rifa Maulida, menyampaikan bahwa kunjungan akademik ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata mengenai tata kelola pemerintahan daerah sekaligus memperkuat wawasan tentang kebijakan publik. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana proses penyelenggaraan pemerintahan berlangsung. Dialog bersama DPRD Kabupaten Serang memberikan pengalaman berharga dalam memahami fungsi legislatif, proses pembentukan kebijakan, serta tantangan implementasinya. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan literasi, kemampuan berpikir kritis dan analitis, serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan instansi pemerintahan.” Kunjungan akademik ke DPRD Kabupaten Serang menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Administrasi Negara UNSERA dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia pemerintahan. Melalui pengalaman belajar secara langsung, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai administrasi publik, tata kelola pemerintahan, dan proses kebijakan publik. Kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk lulusan Administrasi Negara UNSERA yang profesional, adaptif, kritis, dan berintegritas sehingga siap berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA) terus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis pengalaman lapangan melalui kegiatan Industrial Visit ke PT United Tractors Tbk, Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (23/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Mata Kuliah Manajemen Alat Berat dan Pengolahan Tanah Secara Mekanis, yang diikuti oleh 40 mahasiswa bersama tiga dosen pendamping. Kunjungan industri ini diselenggarakan sebagai upaya menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di ruang perkuliahan dengan praktik nyata di dunia industri konstruksi. Melalui pengalaman langsung di salah satu perusahaan distribusi alat berat terbesar di Indonesia, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pengelolaan alat berat, penerapan teknologi terkini, hingga budaya kerja profesional yang menjadi standar industri. Mengusung tema “Sinergi Akademik dan Industri: Membangun Kompetensi Mahasiswa Teknik Sipil dalam Manajemen Alat Berat Berstandar Global”, kegiatan ini menghadirkan berbagai rangkaian pembelajaran, mulai dari pemaparan profil perusahaan, pengenalan produk heavy equipment, kuliah industri mengenai manajemen alat berat dan maintenance, sesi diskusi interaktif bersama praktisi, hingga facility tour untuk mengamati secara langsung proses perawatan serta operasional alat berat di lingkungan PT United Tractors Tbk. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai karakteristik dan operasional alat berat, tetapi juga mengenal penerapan sistem digital, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta strategi pemeliharaan alat yang mendukung efektivitas proyek konstruksi. Pengalaman ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan dunia kerja di sektor konstruksi modern. Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis Program Studi Teknik Sipil UNSERA dalam memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kolaborasi bersama PT United Tractors Tbk diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, seperti program magang, penelitian, hingga pengembangan kurikulum yang semakin selaras dengan kebutuhan industri. Melalui program pembelajaran berbasis pengalaman seperti kunjungan industri, Universitas Serang Raya terus berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif, profesional, serta memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri nasional. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi pembelajaran yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia kerja, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan profesi di masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read More