Serang, unsera.ac.id – Menjelang Wisuda ke 18.2 Universitas Serang Raya (UNSERA) yang akan digelar pada 7 Juli 2026, para calon wisudawan bersiap membuka babak baru dalam perjalanan karier. Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal untuk mengembangkan potensi, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Agar lebih siap menghadapi dunia profesional, berikut lima tips yang dapat diterapkan: Melalui semangat UNSERA Berdampak, Universitas Serang Raya terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, berkarakter, dan siap memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selamat kepada seluruh calon wisudawan Wisuda ke 18.2 UNSERA, semoga setiap langkah menjadi awal dari perjalanan yang penuh prestasi dan kebermanfaatan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional bagi mahasiswanya melalui kegiatan Outing Public Relations (PR) Class ke Burson Malaysia, salah satu agensi komunikasi global terkemuka. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Educom Visit Malaysia 2026 yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik komunikasi dan hubungan masyarakat di tingkat internasional. Sebanyak 43 mahasiswa dan 4 dosen pendamping mengikuti kunjungan yang berlangsung di Event Hall, Level 13A, Annexe Management Office, Menara AIA Sentral, Kuala Lumpur. Selama kegiatan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja industri komunikasi melalui sesi pemaparan materi, tur kantor, hingga diskusi interaktif bersama para profesional Burson Malaysia. Kunjungan ini terlaksana melalui kolaborasi antara UNSERA dan Burson Malaysia yang mendukung penguatan hubungan antara dunia akademik dan industri. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai perkembangan industri komunikasi global, fungsi dan peran strategis public relations dalam organisasi, serta berbagai peluang karier yang dapat ditekuni oleh lulusan Ilmu Komunikasi. Perwakilan Burson Malaysia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda sekaligus memperkenalkan lingkungan kerja profesional kepada generasi calon praktisi komunikasi masa depan. Selain mengikuti sesi pemaparan materi, mahasiswa juga diajak melihat secara langsung aktivitas operasional perusahaan melalui office tour. Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada berbagai divisi, alur kerja, serta budaya kerja yang diterapkan di lingkungan agensi komunikasi global. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai implementasi teori komunikasi yang selama ini dipelajari di ruang perkuliahan. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Outing PR Class menjadi salah satu upaya program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif melalui interaksi langsung dengan praktisi komunikasi profesional. Kami berharap mahasiswa dapat memahami dinamika industri secara nyata, memperluas wawasan global, serta meningkatkan kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi sharing experience dan tanya jawab, yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan para praktisi mengenai tantangan industri, pengembangan karier, hingga keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi dinamika dunia kerja komunikasi yang terus berkembang. Salah satu peserta, Rekta, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru selama mengikuti kegiatan tersebut. “Kunjungan ke Burson Malaysia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kami bisa melihat secara langsung bagaimana sebuah agensi komunikasi global bekerja, memahami budaya kerja profesional, serta mengetahui keterampilan yang dibutuhkan untuk berkarier di industri komunikasi. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA berharap mahasiswa semakin siap menghadapi dunia profesional dengan bekal pengetahuan, pengalaman, serta perspektif global yang dapat mendukung pengembangan karier mereka di masa depan. Kolaborasi bersama Burson Malaysia juga menjadi bukti komitmen UNSERA dalam menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Isu lingkungan menjadi titik temu kolaborasi akademik internasional antara mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia, melalui kegiatan bertajuk “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability” yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026 di Dewan Kolej Seroja. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar kolaboratif yang mempertemukan 43 mahasiswa UNSERA dengan mahasiswa Faculty of Communication and Media Studies (FKPM) UiTM dalam satu ruang kerja kreatif lintas negara. Melalui pendekatan berbasis praktik, mahasiswa didorong untuk merancang strategi komunikasi lingkungan yang dikemas dalam bentuk konten digital yang relevan dengan audiens muda saat ini, sekaligus menantang mereka untuk berpikir cepat, kreatif, dan adaptif dalam kerja tim internasional. Dalam kelompok kerja campuran (groupwork), mahasiswa dari kedua universitas menghasilkan berbagai luaran kreatif seperti poster digital (infografis), konten media sosial untuk Instagram dan TikTok, video kampanye pendek, hingga presentasi konsep kampanye (mock campaign presentation). Seluruh karya dirancang untuk menyampaikan pesan edukatif terkait perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, dan keberlanjutan lingkungan dengan pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda. Deputy Dean, Industry Linkage, Research and Alumni Network FKPM UiTM, Yang Mulia Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad, mengapresiasi dinamika kolaborasi yang terbangun antara mahasiswa UNSERA dan UiTM selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat mengapresiasi bagaimana mahasiswa dari kedua universitas dapat beradaptasi dengan cepat, saling bertukar ide, dan menghasilkan karya yang sangat kreatif dalam waktu singkat. Program Green Influencers ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan melalui cara yang lebih segar dan relevan. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya. Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA, Nasywa Assyifa Huda, turut membagikan pengalamannya selama terlibat dalam proses kolaborasi bersama mahasiswa UiTM. “Awalnya sempat ada rasa canggung karena baru pertama kali bekerja dengan mahasiswa dari negara lain, tapi ternyata prosesnya sangat menyenangkan. Kami banyak berdiskusi, saling bertukar perspektif tentang tren media sosial di Indonesia dan Malaysia, lalu menggabungkan ide untuk membuat konten kampanye lingkungan. Dari sini saya belajar bahwa komunikasi bukan hanya soal bahasa, tapi juga soal bagaimana menyatukan ide dari latar belakang yang berbeda,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dan UiTM menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara tidak hanya memperkuat kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga melahirkan kreativitas komunikasi yang berdampak dalam isu-isu sosial dan lingkungan di tingkat global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Di balik keberhasilan sebuah organisasi menjaga reputasi dan membangun kepercayaan publik, terdapat proses komunikasi strategis yang dirancang secara matang. Pengalaman tersebut dipelajari secara langsung oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Public Relations Professional Exposure Program di Burson Malaysia, salah satu agensi komunikasi global terkemuka. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Educompreneur 2026 ini diikuti oleh 43 mahasiswa dan 4 dosen pendamping. Bertempat di Event Hall, Level 13A, Menara AIA Sentral, Kuala Lumpur, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja public relations internasional melalui sesi pemaparan materi, diskusi profesional, hingga office tour bersama tim Burson Malaysia. Program ini dirancang untuk menjembatani pembelajaran akademik dengan praktik industri yang sesungguhnya. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori public relations di ruang kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana strategi komunikasi disusun dan dijalankan oleh para profesional dalam mengelola reputasi, membangun hubungan dengan media, serta menciptakan komunikasi yang efektif bagi berbagai klien dan pemangku kepentingan. Ketua Pelaksana Educompreneur 2026, Annisarizki, menjelaskan bahwa Public Relations Professional Exposure Program menjadi salah satu upaya Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dalam memperkuat kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi dinamika industri komunikasi yang terus berkembang. “Melalui program ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana dunia public relations bekerja di tingkat internasional, mulai dari pengelolaan reputasi, komunikasi strategis, media relations, komunikasi krisis, hingga pengelolaan hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Pengalaman ini penting karena memberikan gambaran nyata mengenai standar kerja profesional yang tidak selalu dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai alur kerja public relations profesional, mulai dari memahami kebutuhan klien, melakukan riset komunikasi, menyusun strategi kampanye, menentukan pesan utama, memetakan publik sasaran, mengelola hubungan dengan media, hingga mengevaluasi keberhasilan program komunikasi. Mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai praktik profesional yang menjadi bagian penting dalam industri komunikasi modern, seperti stakeholder mapping, media monitoring, content planning, penyusunan brief, presentasi ide, hingga pengelolaan isu dan reputasi organisasi. Melalui paparan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa public relations bukan sekadar aktivitas publikasi, melainkan fungsi strategis yang berperan dalam membangun kepercayaan dan menjaga reputasi organisasi. Menurut Annisarizki, salah satu pembelajaran terpenting yang perlu dipahami mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja adalah pentingnya riset, ketepatan pesan, etika komunikasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi begitu cepat di industri. “Public relations adalah pekerjaan yang membutuhkan kemampuan berpikir strategis, kreativitas, tanggung jawab, dan kepekaan dalam membaca situasi. Selain itu, mahasiswa juga perlu membiasakan diri bekerja secara profesional, berkolaborasi dalam tim, serta memiliki keberanian untuk menyampaikan ide dan solusi,” jelasnya. Selain mendapatkan wawasan profesional, mahasiswa juga berkesempatan melihat secara langsung budaya kerja yang diterapkan di lingkungan agensi komunikasi global. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya kolaborasi, kualitas pesan, kecepatan respons, serta kemampuan menyesuaikan strategi komunikasi dengan karakter publik yang beragam. Salah satu peserta, Ahmad Farid, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai dunia public relations setelah mengikuti program tersebut. “Selama ini kami mempelajari banyak konsep public relations di kelas, tetapi melalui program ini kami bisa melihat langsung bagaimana strategi komunikasi dirancang dan dijalankan oleh para profesional. Saya jadi lebih memahami bahwa dunia PR tidak hanya soal publikasi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan, mengelola reputasi, dan menciptakan hubungan yang baik dengan berbagai publik,” ungkapnya. Melalui Public Relations Professional Exposure Program di Burson Malaysia, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA terus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri global. Program ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi profesional mahasiswa, membangun global mindset, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif dan siap berkarier di bidang komunikasi dan public relations, baik di tingkat nasional maupun internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, 10 Juni 2026 – UKM Kajian Umum Mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) sukses menyelenggarakan Seminar Pena Biru 2026 bertema “Membentuk Karakter Intelektual Melalui Penguatan Literasi” di Auditorium Gedung A Lantai 6 UNSERA. Kegiatan ini menghadirkan Wildan Mutaqin, S.AP., Co-Founder Perspektiv & Kolektiv, dan Ray Rangkuti, Aktivis 98, dengan moderator Kaysa Yasmin Nafiah. Kegiatan dibuka oleh Drs. Abdul Fattah, M.Si. selaku Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Serang Raya. Turut hadir Erga Pratama selaku Ketua Umum UKM Kampus UNSERA dan Muhammad Ihsan selaku Ketua Pelaksana Seminar Pena Biru 2026. Pada sesi pertama, Wildan Mutaqin membawakan materi bertajuk “Anak Muda, Literasi dan Masa Depan Kaum Intelektual”. Ia menekankan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi bagaimana kita memahami informasi, berpikir kritis, dan mampu menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wildan Mutaqin. Sementara itu, Ray Rangkuti menjelaskan pentingnya budaya literasi dalam membangun kesadaran sosial, kepemimpinan, dan kemampuan berpikir kritis di kalangan generasi muda. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Mahasiswa harus menjadi kelompok yang gemar membaca, berdiskusi, dan berpikir kritis agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Ray Rangkuti. Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar literasi, pengembangan diri, serta tantangan generasi muda di era digital. Melalui Seminar Pena Biru 2026, UKM Kampus UNSERA terus berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang inspiratif guna mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Fakultas Teknologi Informasi (FTI) menerima kunjungan industri siswa-siswi jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 1 Pandeglang di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) UNSERA pada Rabu (10/6). Kegiatan yang dilanjutkan dengan campus tour ini menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam memperkenalkan perkembangan teknologi informasi, dunia pendidikan tinggi, serta peluang karier di era digital kepada generasi muda. Kegiatan dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Teknologi Informasi UNSERA, Assoc. Prof. Sumiati, S.T., M.M., Ph.D. yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh SMKN 1 Pandeglang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan siswa mengenai perkembangan teknologi sekaligus memberikan gambaran tentang dunia perkuliahan. “Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif dan strategis dalam membuka wawasan siswa-siswi di bidang teknologi informasi. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi sekaligus termotivasi untuk mengembangkan kompetensi di bidang komputer jaringan, artificial intelligence, cybersecurity, maupun teknologi digital lainnya,” ujarnya. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta mendapatkan materi dari dosen-dosen Fakultas Teknologi Informasi UNSERA. Herman Wijaya, M.Ak. memperkenalkan profil dan berbagai keunggulan Universitas Serang Raya. Selanjutnya, Siswanto, M.T. membawakan materi bertajuk “Pengenalan Internet of Things (IoT) sebagai Teknologi Cerdas Masa Depan” yang mengulas pemanfaatan teknologi perangkat terhubung dalam kehidupan sehari-hari dan dunia industri. Sementara itu, Kaprodi Teknik Informatika UNSERA, Diki Susandi, M.Kom., menyampaikan materi “Peluang dan Tantangan Karier di Bidang Teknologi” yang memberikan wawasan mengenai perkembangan profesi digital serta kompetensi yang dibutuhkan di masa depan. Perwakilan SMKN 1 Pandeglang, Nurul Aziz, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan yang diberikan UNSERA kepada para siswa untuk memperoleh wawasan baru mengenai teknologi dan pendidikan tinggi. “Kunjungan industri ini merupakan bagian dari program pembelajaran jurusan TKJ untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan baru kepada siswa. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi motivasi bagi mereka dalam merencanakan pendidikan dan karier di masa depan,” ungkapnya. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu siswa TKJ SMKN 1 Pandeglang, Rafi, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru mengenai perkembangan teknologi dan dunia perkuliahan. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami bisa mengenal lebih dekat lingkungan kampus dan mendapatkan wawasan tentang perkembangan teknologi yang sedang dibutuhkan di dunia kerja. Materi yang disampaikan juga menambah motivasi saya untuk melanjutkan pendidikan di bidang teknologi informasi,” tuturnya. Setelah sesi pemaparan materi, peserta diajak mengikuti campus tour untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus serta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran yang dimiliki UNSERA. Melalui kegiatan ini, UNSERA terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kolaborasi dengan sekolah menengah guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, memperluas akses informasi pendidikan tinggi, serta mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dan peluang di era transformasi digital. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menghadirkan kabar baik melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan menambahkan tiga program studi baru, yaitu S1 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), dan S1 Bisnis Digital. Kini, jalur RPL UNSERA tersedia untuk 10 program studi, yaitu Teknik Informatika, Sistem Komputer, Teknik Industri, Teknik Kimia, Manajemen, Akuntansi, Administrasi Negara, Pendidikan Matematika, Pendidikan Agama Islam, dan Bisnis Digital. Melalui program RPL, pengalaman kerja, pelatihan, maupun kompetensi yang telah dimiliki dapat diakui sebagai bagian dari proses perkuliahan, sehingga memberikan kesempatan untuk meraih gelar sarjana dengan lebih fleksibel dan efisien. 📌 Informasi lengkap: info-pmb.unsera.ac.id Yuk lanjutkan pendidikan dan wujudkan karier impian bersama UNSERA! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA). Tim yang terdiri dari Kaila Tazkia (ketua), Shinta Yuhanida, dan Muhammad Ihsan Idzharuddien berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Insentif 2026 di bawah bimbingan Dr. Rina Oktaviyanthi, M.Pd. Tim tersebut lolos pendanaan melalui proposal penelitian berjudul “Eksplorasi Struktur Faktor Kemampuan Berpikir Aljabar Siswa Melalui Area Model Berbantuan PhET Interactive Simulation.” Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen mahasiswa UNSERA dalam mengembangkan inovasi dan budaya riset yang berdampak bagi dunia pendidikan. Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat nasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Hasil UTBK bukan akhir dari perjalanan meraih pendidikan tinggi. Universitas Serang Raya (UNSERA) masih membuka pendaftaran mahasiswa baru bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di kampus berkualitas dengan biaya terjangkau. UNSERA menawarkan berbagai program studi unggulan, fasilitas modern, peluang beasiswa, serta potongan biaya kuliah hingga Rp2.500.000 bagi peserta UTBK 2026 sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Jangan tunda masa depanmu. Kunjungi www.unsera.ac.id atau datang langsung ke Kampus UNSERA untuk mendapatkan informasi pendaftaran, program studi, dan beasiswa. Masa depanmu masih bisa dimulai di sini, bersama UNSERA! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, 30 Mei 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Climate Action Centre (CAC) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menghadirkan program internasional melalui kegiatan International Guest Lecture bertema “Researching Indigenous Communities: Ethics, Methods, and Field Experiences” yang berlangsung di Hall Lantai 3 Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi internasional dari Thailand dan Prancis, di antaranya Dr. Gabriel Facal, Deputy Director Research Institute on Contemporary Southeast Asia (IRASEC), Bangkok, Thailand, serta Charles Garcin, praktisi seni dan pemberdayaan masyarakat asal Prancis. Turut hadir pula Dr. Olivier Tessier, Prof. Xavier Guillot, dan Prof. Dr. Jérôme Ballet yang berbagi pengalaman mengenai penelitian komunitas adat, etika penelitian lapangan, pendekatan partisipatif, hingga peran seni dalam pembangunan masyarakat. Acara dibuka oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. selaku Wakil Rektor I Universitas Serang Raya. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi sivitas akademika UNSERA. “Kita harus memiliki perspektif global. Kehadiran akademisi internasional ini bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama akademik yang lebih luas antara Indonesia dan Prancis,” ujar Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Pada sesi materi, Dr. Gabriel Facal membagikan pengalaman risetnya mengenai masyarakat adat dan komunitas agraria di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ia menjelaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam penelitian sosial agar masyarakat turut berperan dalam proses penciptaan pengetahuan. “Pendekatan partisipatif memungkinkan masyarakat tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses menghasilkan pengetahuan,” ujar Dr. Gabriel Facal. Selain membahas metodologi penelitian, Dr. Gabriel Facal juga menjelaskan pentingnya menjaga etika penelitian, membangun kepercayaan dengan masyarakat, serta memahami konteks budaya lokal sebelum melakukan pengumpulan data di lapangan. Pada sesi berikutnya, Charles Garcin membahas bagaimana seni dapat berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Ia menjelaskan berbagai proyek seni kolaboratif yang melibatkan masyarakat, akademisi, dan berbagai profesi untuk menciptakan dampak sosial yang nyata. “Seni tidak hanya hadir di ruang pamer atau galeri. Seni dapat menjadi media untuk membangun dialog, memahami masyarakat, dan menciptakan perubahan sosial yang berdampak,” jelas Charles Garcin. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap isu penelitian masyarakat adat, pembangunan berkelanjutan, serta kolaborasi internasional. Melalui kegiatan ini, UNSERA kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional serta memperkuat budaya riset dan kolaborasi global di lingkungan kampus. Ingin merasakan pengalaman belajar bersama akademisi dunia dan memiliki kesempatan berkolaborasi dalam berbagai program internasional? Saatnya bergabung bersama Universitas Serang Raya (UNSERA)! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read More