Kategori: Mitra dan Kolaborasi Strategis

PT Inti Everspring Indonesia dan UNSERA Kolaborasikan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Mangunreja

Mangunreja, 1 Oktober 2026 — PT Inti Everspring Indonesia bersama Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Pusat Studi Lingkungan dan Pembangunan (PSLP) melaksanakan program kolaborasi pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Mangunreja, Kabupaten Serang. Program ini melibatkan PT Inti Everspring Indonesia, UNSERA melalui PSLP, Pemerintah Desa Mangunreja, SDN Mangunreja, kader PKK, dan mahasiswa KKM Tematik UNSERA. Kegiatan dirancang tidak hanya sebagai edukasi, tetapi juga dilanjutkan dengan pendampingan, monitoring, dan evaluasi agar manfaatnya dapat berkelanjutan. Pada pelaksanaan perdana, kegiatan berlangsung di dua lokasi. Di SDN Mangunreja, sekitar 80 peserta didik mengikuti edukasi pemilahan sampah, pengenalan sampah organik dan anorganik, dampak sampah plastik, games edukasi, penyematan simbolis Duta Lingkungan, pemasangan poster, serta praktik pemasangan biopori. Materi menekankan pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Wawa, selaku guru sekaligus koordinator kegiatan di SDN Mangunreja, menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik edukasi pemilahan sampah ini karena anak-anak perlu dikenalkan sejak dini bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap kebiasaan ini dapat diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah.” Sementara itu, sebanyak 30 kader PKK mengikuti kegiatan bertema “Sampah Menjadi Berkah: Pemilahan Sampah, Biopori, Kompos, dan Ecoenzyme untuk Keluarga Sehat.” Kegiatan membahas pengelolaan sampah dari rumah sekaligus mendorong kader PKK menjadi penggerak kebiasaan ramah lingkungan di keluarga. H. Astuti, Ketua TP PKK sekaligus Ibu Lurah/Kepala Desa Mangunreja, mengapresiasi kolaborasi tersebut. “Kami mengapresiasi program kolaborasi ini karena PT Inti Everspring Indonesia bersama UNSERA hadir langsung di tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus berlanjut dan memberikan perubahan nyata di lingkungan Mangunreja.” Kolaborasi untuk Keberlanjutan Mewakili PT Inti Everspring Indonesia, Ahmad Nahudin menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjawab persoalan lingkungan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Kami tidak ingin hanya hadir dalam satu kegiatan, tetapi membangun proses yang memberikan manfaat secara berkelanjutan. Karena itu, kami juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKM Tematik UNSERA dalam pendampingan, monitoring, dan evaluasi program.” Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PT Inti Everspring Indonesia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Mangunreja, sehingga kolaborasi tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Prof. Dr. AP. Delly Maulana, MPA, selaku PIC kegiatan, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa KKM Tematik menjadi bagian penting dari keberlanjutan program. “Program ini kami rancang tidak berhenti pada kegiatan edukasi hari ini. Mahasiswa KKM Tematik akan terlibat dalam pendampingan, monitoring, dan evaluasi untuk melihat penerapan program di lapangan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat.” Rangkaian kegiatan selanjutnya mencakup pendampingan berkelanjutan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta acara puncak kolaborasi pada 14 Oktober 2026 di Balai Desa Mangunreja. Kolaborasi PT Inti Everspring Indonesia dan UNSERA bersama pemerintah desa, sekolah, PKK, dan mahasiswa KKM Tematik diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. PT Inti Everspring Indonesia dan UNSERA berkolaborasi, bergerak bersama, dan membangun perubahan dari Mangunreja. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

HIMANURA UNSERA HADIRKAN “SATU HARI BERSAMA, SEJUTA MAKNA” MELALUI BAKTI SOSIAL 2026

Serang, 13 September 2026 — Pagi itu, perjalanan bukan hanya membawa mahasiswa HIMANURA UNSERA menuju sebuah tempat, tetapi juga membawa niat sederhana: hadir, berbagi, dan menciptakan cerita bersama. Melalui Bakti Sosial HIMANURA 2026 dengan tema “Workshop Satu Hari Bersama, Sejuta Makna untuk Semua”, Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara Universitas Serang Raya (HIMANURA UNSERA) hadir di Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Ar-Ridho pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan dimulai dengan persiapan dan briefing panitia, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang diisi pembacaan kalam ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, rangkaian sambutan, serta doa. Momen tersebut menjadi awal dari pertemuan yang tidak hanya mempertemukan panitia dan peserta, tetapi juga mempertemukan semangat untuk saling berbagi.  Setelah pembukaan, suasana beralih ke sesi workshop. Chandra Irawan hadir sebagai pemateri dalam materi “Roadmap Masa Depan: My Future Promise”. Melalui materi tersebut, peserta diajak untuk melihat masa depan dengan lebih berani, mengenali apa yang ingin dicapai, dan mulai memikirkan langkah yang dapat dilakukan untuk mewujudkan harapan tersebut. Bukan hanya tentang mendengarkan dan memahami materi, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas yang membuat suasana semakin cair. Peserta dan panitia bersama-sama mempersiapkan alat dan bahan, kemudian menuangkan kreativitas melalui kegiatan melukis tote bag. Dari satu tote bag ke tote bag lainnya, muncul berbagai warna dan bentuk yang berbeda, tetapi semuanya lahir dari satu hal yang sama: kebersamaan. Setelah selesai berkarya, seluruh peserta dan panitia turut melakukan bersih-bersih area kegiatan. Muhammad Hafifullah, M.Pd., Kepala Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Ar-Ridho, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran HIMANURA. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran HIMANURA. Bagi kami, kegiatan seperti ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi tentang kepedulian dan kebersamaan yang dirasakan. Semoga apa yang dilakukan hari ini bisa menjadi kenangan baik dan memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan memiliki cita-cita.” Sementara itu, Rifa Maulida, Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara Universitas Serang Raya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda sosial. “Kami ingin kegiatan ini bukan sekadar datang, memberikan sesuatu, lalu pulang. Kami ingin satu hari yang kami habiskan bersama dapat meninggalkan sejuta makna. Melalui workshop dan kegiatan kreasi, kami berharap ada semangat, cerita, dan pengalaman yang bisa dibawa pulang oleh setiap peserta.” Hal yang sama dirasakan oleh Restia Cilegonia, Ketua Pelaksana Bakti Sosial HIMANURA 2026, yang melihat kebersamaan sebagai bagian paling berharga dari seluruh proses. “Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya tentang bagaimana acara berjalan sesuai susunan kegiatan, tetapi tentang bagaimana setiap orang yang terlibat bisa merasakan kebersamaan. Melihat peserta ikut belajar, tertawa, dan berkarya bersama menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai panitia.” Setelah seluruh rangkaian selesai, kegiatan ditutup dengan ucapan dari Ketua HIMANURA dan Kepala Yayasan, penyerahan donasi, sertifikat, dan plakat, kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama. Bagi keluarga besar HIMANURA, hari itu menjadi pengingat bahwa kebermaknaan tidak selalu lahir dari sesuatu yang besar. Terkadang, cukup dengan meluangkan waktu, hadir dengan tulus, dan menciptakan ruang untuk belajar serta tertawa bersama. Satu hari mungkin telah selesai, tetapi cerita dan makna yang tercipta di dalamnya diharapkan terus tinggal. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Ilmu Komunikasi UNSERA Rumuskan Kurikulum Baru Bersama 10 Mitra Dunia Kerja

Serang, 3 September 2026 — Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) Universitas Serang Raya (UNSERA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Eksternal Perumusan Perubahan Visi, Misi, dan Kurikulum Program Studi Ilmu Komunikasi, Kamis (3/9). Kegiatan ini melibatkan 10 mitra dari unsur pemerintah, industri, media, industri kreatif, akademisi, hingga sektor telekomunikasi. Mengusung tema “Link and Match Kompetensi Lulusan Ilmu Komunikasi dengan Dunia Kerja melalui Kurikulum Berbasis OBE”, FGD menjadi ruang untuk menghimpun masukan langsung dari pengguna lulusan dan mitra dunia usaha/dunia industri (DUDI) mengenai kompetensi yang dibutuhkan di tengah perkembangan teknologi komunikasi dan dunia kerja. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa masukan dari stakeholder menjadi bagian penting dalam pengembangan kurikulum agar pembelajaran di perguruan tinggi tetap terhubung dengan kebutuhan dunia kerja. “Kurikulum Ilmu Komunikasi perlu terus beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja dan teknologi. Lulusan tidak cukup hanya menguasai teori komunikasi, tetapi juga harus mampu menghasilkan karya, memanfaatkan teknologi dan AI secara etis, membaca kebutuhan audiens, berpikir strategis, serta memberikan solusi atas persoalan komunikasi.” Dr. Media Sucahya, M.Si., selaku Ketua Tim Pengembangan Kurikulum, mengatakan bahwa masukan dari praktisi menjadi bahan penting dalam menentukan kompetensi yang perlu diperkuat dalam kurikulum. “Kami ingin melihat langsung kebutuhan di lapangan, sehingga kompetensi yang diberikan kepada mahasiswa memang sesuai dengan apa yang mereka temui ketika masuk ke dunia kerja.” Dari sisi industri media, Ari Yulianto dari CNN Indonesia TV menilai bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi perlu memiliki kemampuan yang sesuai dengan perubahan di industri. “Sekarang mahasiswa komunikasi tidak cukup hanya bisa menyampaikan pesan. Mereka juga perlu memahami teknologi, bisa membuat konten, dan tahu siapa audiens yang dituju.” Hasil FGD merekomendasikan penguatan Outcome-Based Education (OBE), kompetensi digital, content creation, data dan AI, serta kemampuan strategis seperti business communication, audience insight, strategic communication, problem solving, dan crisis management. Penguatan juga diarahkan pada bidang Government Communication, Government Relations, Corporate Communication, serta ESG/Sustainability Communication. Masukan ini menjadi bahan untuk menyusun perubahan visi, misi, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta menyesuaikan struktur kurikulum dan mata kuliah dengan kebutuhan dunia kerja. FGD melibatkan Diskominfo Kota Cilegon, Catchlight Picture, CNN Indonesia TV, Humas Badan Pengelola Keuangan Haji, Humas PT Krakatau Baja Industri, BINUS University, Kremov Picture, Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Kabar Banten, dan PT Telkomsel. Pembelajaran juga diarahkan pada pola teori, praktik, proyek, hingga portofolio, sehingga mahasiswa memiliki kemampuan yang relevan dan dapat diterapkan saat memasuki dunia kerja. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Hadiri Pergantian Direktur CSEAS Kyoto University, Buka Peluang Kolaborasi Akademik

Jakarta, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) menghadiri Receptie Pergantian Direktur Center for Southeast Asian Studies (CSEAS), Kyoto University, yang diselenggarakan di Jakarta Residence CSEAS, Kyoto University, Jakarta, Sabtu (29/8/2026). Kehadiran UNSERA dalam agenda tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan akademik dan jejaring internasional dengan CSEAS Kyoto University, sekaligus menyambut Prof. Dr. Masaaki Okamoto sebagai Direktur CSEAS yang baru. Rektor UNSERA, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kesempatan UNSERA untuk hadir dalam momentum pergantian kepemimpinan CSEAS. Menurutnya, hubungan akademik yang baik perlu terus dibangun melalui komunikasi, pertukaran gagasan, dan keterbukaan terhadap berbagai peluang kolaborasi. “UNSERA menyambut baik kepemimpinan Prof. Dr. Masaaki Okamoto sebagai Direktur CSEAS yang baru. Kami berharap hubungan yang telah terbangun dapat terus berkembang dan membuka berbagai peluang kolaborasi akademik ke depan, khususnya dalam bidang riset, publikasi, pertukaran akademik, maupun kegiatan ilmiah lainnya,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Ia menambahkan bahwa UNSERA terbuka untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi bersama CSEAS Kyoto University sesuai dengan bidang keahlian dan kepentingan akademik kedua institusi. “Kami percaya bahwa kolaborasi dapat dimulai dari komunikasi dan pertukaran pengetahuan. Pertemuan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk membangun koneksi dan membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di masa mendatang,” tambahnya. Menurut Rektor UNSERA, penguatan jejaring dengan institusi internasional seperti CSEAS merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan pengembangan riset yang relevan dengan persoalan masyarakat, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Berbagai isu strategis, seperti perubahan iklim, lingkungan, kesehatan, masyarakat dan budaya, komunikasi, serta pembangunan berkelanjutan, menjadi ruang potensial untuk dikembangkan melalui kolaborasi akademik di masa mendatang. Kehadiran UNSERA dalam agenda tersebut sekaligus menegaskan komitmen universitas untuk terus memperluas jejaring, membuka ruang kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi akademik yang berdampak bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

Climate Action Center UNSERA dan PT Inti Everspring Indonesia Jajaki Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Desa Mangunreja

Mangunreja, 21 Agustus 2026 — Climate Action Center (CAC) Universitas Serang Raya (UNSERA) bersama PT INTI Everspring Indonesia dan Pemerintah Desa Mangunreja menjajaki kolaborasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Mangunreja. Penjajakan ini dilakukan melalui diskusi awal untuk memetakan persoalan, kebutuhan, serta potensi solusi yang dapat dikembangkan melalui program CSR. Persoalan sampah rumah tangga menjadi salah satu isu utama yang dibahas, mulai dari belum optimalnya pemilahan sampah dari sumber, sampah yang masih ditemukan di lingkungan dan aliran sungai, hingga perlunya sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir. Tim CAC UNSERA bersama mitra meninjau kondisi lingkungan dan pengelolaan sampah di Desa Mangunreja. Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA, selaku Peneliti pada Pusat Studi CAC sekaligus Koordinator Program Kolaborasi CAC UNSERA–PT INTI Everspring Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini perlu diawali dengan pemetaan kondisi dan kebutuhan masyarakat. “Kita tidak ingin program hanya berhenti pada bantuan atau penyediaan teknologi. Yang lebih penting adalah bagaimana membangun sistem dan perubahan perilaku masyarakat sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA. Direktur CAC UNSERA, Dr. Liza Diniarizky Putri, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, termasuk kelompok PKK, dalam membangun kebiasaan pengelolaan lingkungan dari tingkat keluarga. “PKK memiliki peran yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Keterlibatan Pokja 1 sampai Pokja 4 dapat diintegrasikan dalam gerakan pengelolaan sampah. Pokja 1 dapat memperkuat nilai dan kepedulian terhadap lingkungan, Pokja 2 melalui edukasi keluarga, Pokja 3 melalui keterampilan dan pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang bernilai, sedangkan Pokja 4 dapat menguatkan aspek kesehatan lingkungan. Jadi, pengelolaan sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi dapat menjadi gerakan bersama yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,” jelas Dr. Liza Diniarizky Putri. Menurutnya, edukasi juga perlu diperluas kepada anak-anak sekolah agar perubahan perilaku tidak hanya terjadi di tingkat rumah tangga, tetapi tumbuh sejak generasi muda. Salah satu gagasan yang dibahas adalah pengembangan proyek lingkungan di sekolah yang mendorong siswa untuk memahami dan mempraktikkan pemilahan sampah. Sementara itu, Kepala Desa Mangunreja, H. Abdul Latif, S.Mn., M.Si., menyampaikan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan yang membutuhkan penanganan serius dan kolaboratif. “Persoalan sampah ini tidak cukup hanya dengan sosialisasi. Kami berharap ada solusi yang konkret dan berkelanjutan, termasuk bagaimana sampah dapat dikelola dan memiliki nilai ekonomi sehingga masyarakat juga mendapatkan manfaat,” ungkap H. Abdul Latif, S.Mn., M.Si. Dari pihak PT INTI Everspring Indonesia, Koordinator CSR Ahmad Nahudin, menyampaikan bahwa penjajakan ini menjadi bagian dari upaya melihat kebutuhan masyarakat secara langsung sebelum menentukan bentuk program CSR. “Kami ingin melihat terlebih dahulu kondisi dan kebutuhan di lapangan. Harapannya, kolaborasi dengan desa dan UNSERA dapat menghasilkan program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Ahmad Nahudin. Dalam diskusi turut muncul sejumlah gagasan, antara lain edukasi pemilahan sampah rumah tangga dan sekolah, pengembangan biopori di lingkungan rumah dan sekolah, penguatan sistem pengumpulan, serta kajian kemungkinan pengolahan dan daur ulang sampah yang memiliki nilai ekonomi. Pertemuan ini masih berada pada tahap penjajakan dan pemetaan awal, sehingga bentuk program dan dukungan yang akan dikembangkan selanjutnya masih akan dikaji bersama berdasarkan hasil assessment di lapangan. Melalui kolaborasi antara CAC UNSERA, PT INTI Everspring Indonesia, dan Pemerintah Desa Mangunreja, pengelolaan sampah diharapkan dapat dikembangkan tidak hanya sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari perubahan perilaku, edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa yang berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea | Humas Unsera

Read More

Mahasiswa Teknik Sipil UNSERA Perdalam Kompetensi Manajemen Alat Berat melalui Kunjungan Industri ke PT United Tractors Tbk

Serang, unsera.ac.id – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA) terus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis pengalaman lapangan melalui kegiatan Industrial Visit ke PT United Tractors Tbk, Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (23/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Mata Kuliah Manajemen Alat Berat dan Pengolahan Tanah Secara Mekanis, yang diikuti oleh 40 mahasiswa bersama tiga dosen pendamping. Kunjungan industri ini diselenggarakan sebagai upaya menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di ruang perkuliahan dengan praktik nyata di dunia industri konstruksi. Melalui pengalaman langsung di salah satu perusahaan distribusi alat berat terbesar di Indonesia, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pengelolaan alat berat, penerapan teknologi terkini, hingga budaya kerja profesional yang menjadi standar industri. Mengusung tema “Sinergi Akademik dan Industri: Membangun Kompetensi Mahasiswa Teknik Sipil dalam Manajemen Alat Berat Berstandar Global”, kegiatan ini menghadirkan berbagai rangkaian pembelajaran, mulai dari pemaparan profil perusahaan, pengenalan produk heavy equipment, kuliah industri mengenai manajemen alat berat dan maintenance, sesi diskusi interaktif bersama praktisi, hingga facility tour untuk mengamati secara langsung proses perawatan serta operasional alat berat di lingkungan PT United Tractors Tbk. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai karakteristik dan operasional alat berat, tetapi juga mengenal penerapan sistem digital, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta strategi pemeliharaan alat yang mendukung efektivitas proyek konstruksi. Pengalaman ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan dunia kerja di sektor konstruksi modern. Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis Program Studi Teknik Sipil UNSERA dalam memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kolaborasi bersama PT United Tractors Tbk diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, seperti program magang, penelitian, hingga pengembangan kurikulum yang semakin selaras dengan kebutuhan industri. Melalui program pembelajaran berbasis pengalaman seperti kunjungan industri, Universitas Serang Raya terus berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif, profesional, serta memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri nasional. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi pembelajaran yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia kerja, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan profesi di masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

UNSERA Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah melalui Audiensi Bersama Sekda Lebak

Serang, 24 Juli 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah melalui audiensi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Jumat (24/7). Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak. Dalam pertemuan tersebut, tim Universitas Serang Raya memperkenalkan sejumlah program pendidikan unggulan yang dapat dimanfaatkan ASN, di antaranya Program Sarjana (S1) melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Magister Manajemen (S2). Kedua program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi ASN untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional tanpa mengesampingkan pengalaman kerja yang telah dimiliki. Selain memperkenalkan program pendidikan, audiensi juga menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menciptakan aparatur yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang terus berkembang. Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, menyambut baik inisiatif Universitas Serang Raya dalam membuka ruang kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lebak. “Kami menyambut baik kehadiran Universitas Serang Raya sebagai mitra dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur. Pengembangan SDM melalui pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, inovatif, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Lebak,” ujar Halson Nainggolan. Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, S.E., M.M., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi Universitas Serang Raya, menegaskan bahwa UNSERA berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah. “Universitas Serang Raya berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Melalui Program Sarjana jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Magister Manajemen, kami berharap dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi ASN sehingga mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semoga sinergi ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara UNSERA dan Pemerintah Kabupaten Lebak,” ujar Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, S.E., M.M. Melalui audiensi ini, Universitas Serang Raya berharap dapat terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea | Humas UNSERA

Read More

BEM FISIPKUM UNSERA Gelar Seminar Nasional 2026, Perkuat Komitmen Mewujudkan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan Seksual

Serang, 29 Juni 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Hukum, dan Ilmu Komunikasi (BEM FISIPKUM) Universitas Serang Raya (UNSERA) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional FISIPKUM 2026 bertajuk “Menciptakan Ruang Aman untuk Semua: Memutus Rantai Kekerasan Seksual dalam Lingkungan Pendidikan” pada Senin (29/6) di Aula Gedung A Lantai 6 Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara mahasiswa dan universitas dalam memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual. Seminar dihadiri oleh sivitas akademika Universitas Serang Raya, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga tamu undangan. Menghadirkan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Agustinus Sirait, S.E., Psikolog Infanti Wisnu Wardani, M.Psi., Psikolog, dan Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKT) Universitas Serang Raya Hendry Gunawan, M.Kom., kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus refleksi bersama mengenai pentingnya membangun budaya kampus yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, saling menghormati, dan berani mengambil peran dalam mencegah kekerasan seksual. Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Serang Raya, Dr. H. M. Kamil Husein, Lc., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BEM FISIPKUM yang telah menginisiasi seminar nasional sebagai bentuk kepedulian terhadap isu yang menjadi perhatian bersama. Menurutnya, Universitas Serang Raya memiliki komitmen yang kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika. “Kami mengapresiasi BEM FISIPKUM yang telah menghadirkan seminar ini sebagai bagian dari upaya membangun budaya kampus yang sehat. Universitas Serang Raya tidak memberikan ruang bagi segala bentuk kekerasan seksual. Pencegahan tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui edukasi yang berkelanjutan, penguatan karakter, dan keterlibatan seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan seksual kami hadirkan tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen dan tenaga kependidikan agar tercipta lingkungan kampus yang aman tanpa terkecuali.” ujarnya. Beliau juga menjelaskan bahwa sebelum berbagai regulasi nasional terkait PPKT berkembang seperti saat ini, Universitas Serang Raya telah membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKT) sebagai bentuk keseriusan institusi dalam memberikan perlindungan kepada seluruh warga kampus. Menurutnya, isu kekerasan seksual tidak boleh dipandang semata sebagai persoalan individu, tetapi juga berkaitan dengan budaya akademik dan lingkungan sosial yang harus dibangun secara sehat agar terbebas dari budaya yang bersifat toksik. Sebagai penyelenggara kegiatan, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Hukum, dan Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya, Winda Triyana Yulianti, mengatakan bahwa seminar nasional ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya budaya kampus yang aman dan inklusif. “Sebagai agen perubahan, mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun budaya kampus yang aman, inklusif, dan saling menghormati. Melalui seminar ini, kami mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar Nasional FISIPKUM 2026, M. Fajri Atqiya, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus ajakan kepada seluruh peserta untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan kekerasan seksual. “Seminar ini kami selenggarakan sebagai upaya membangun kesadaran kolektif bahwa menciptakan ruang aman merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap peserta tidak hanya memahami pentingnya pencegahan kekerasan seksual, tetapi juga berani bersuara dan menjadi bagian dari solusi.” Selama seminar berlangsung, para narasumber menyampaikan berbagai perspektif mengenai pencegahan kekerasan seksual, mulai dari aspek perlindungan anak, dampak psikologis terhadap korban, hingga mekanisme pencegahan dan penanganan di lingkungan perguruan tinggi. Ketua Satgas PPKT UNSERA juga memperkenalkan berbagai upaya yang telah dilakukan universitas dalam memperkuat sistem perlindungan sivitas akademika, di antaranya melalui Program Trisisi, Cakra Control Center sebagai pusat layanan pengaduan, serta Ruang Layanan PPKT yang berlokasi di Gedung A Lantai 2 Universitas Serang Raya. Kehadiran berbagai layanan tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh warga kampus dalam memperoleh perlindungan dan pendampingan apabila mengalami ataupun mengetahui adanya dugaan kekerasan seksual. Melalui Seminar Nasional FISIPKUM 2026, Universitas Serang Raya kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Sejalan dengan semangat UNSERA Berdampak, universitas terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga membentuk lulusan yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. Dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat, Universitas Serang Raya berkomitmen menjadi kampus yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdampak. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Perluas Wawasan Industri Global melalui Outing PR Class di Burson Malaysia

Serang, unsera.ac.id – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional bagi mahasiswanya melalui kegiatan Outing Public Relations (PR) Class ke Burson Malaysia, salah satu agensi komunikasi global terkemuka. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Educom Visit Malaysia 2026 yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik komunikasi dan hubungan masyarakat di tingkat internasional. Sebanyak 43 mahasiswa dan 4 dosen pendamping mengikuti kunjungan yang berlangsung di Event Hall, Level 13A, Annexe Management Office, Menara AIA Sentral, Kuala Lumpur. Selama kegiatan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja industri komunikasi melalui sesi pemaparan materi, tur kantor, hingga diskusi interaktif bersama para profesional Burson Malaysia. Kunjungan ini terlaksana melalui kolaborasi antara UNSERA dan Burson Malaysia yang mendukung penguatan hubungan antara dunia akademik dan industri. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai perkembangan industri komunikasi global, fungsi dan peran strategis public relations dalam organisasi, serta berbagai peluang karier yang dapat ditekuni oleh lulusan Ilmu Komunikasi. Perwakilan Burson Malaysia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda sekaligus memperkenalkan lingkungan kerja profesional kepada generasi calon praktisi komunikasi masa depan. Selain mengikuti sesi pemaparan materi, mahasiswa juga diajak melihat secara langsung aktivitas operasional perusahaan melalui office tour. Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada berbagai divisi, alur kerja, serta budaya kerja yang diterapkan di lingkungan agensi komunikasi global. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai implementasi teori komunikasi yang selama ini dipelajari di ruang perkuliahan. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Outing PR Class menjadi salah satu upaya program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif melalui interaksi langsung dengan praktisi komunikasi profesional. Kami berharap mahasiswa dapat memahami dinamika industri secara nyata, memperluas wawasan global, serta meningkatkan kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi sharing experience dan tanya jawab, yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan para praktisi mengenai tantangan industri, pengembangan karier, hingga keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi dinamika dunia kerja komunikasi yang terus berkembang. Salah satu peserta, Rekta, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru selama mengikuti kegiatan tersebut. “Kunjungan ke Burson Malaysia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kami bisa melihat secara langsung bagaimana sebuah agensi komunikasi global bekerja, memahami budaya kerja profesional, serta mengetahui keterampilan yang dibutuhkan untuk berkarier di industri komunikasi. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA berharap mahasiswa semakin siap menghadapi dunia profesional dengan bekal pengetahuan, pengalaman, serta perspektif global yang dapat mendukung pengembangan karier mereka di masa depan. Kolaborasi bersama Burson Malaysia juga menjadi bukti komitmen UNSERA dalam menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA dan UiTM Wujudkan Kolaborasi Kreatif dalam Program Green Influencers

Serang, unsera.ac.id – Isu lingkungan menjadi titik temu kolaborasi akademik internasional antara mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia, melalui kegiatan bertajuk “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability” yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026 di Dewan Kolej Seroja. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar kolaboratif yang mempertemukan 43 mahasiswa UNSERA dengan mahasiswa Faculty of Communication and Media Studies (FKPM) UiTM dalam satu ruang kerja kreatif lintas negara. Melalui pendekatan berbasis praktik, mahasiswa didorong untuk merancang strategi komunikasi lingkungan yang dikemas dalam bentuk konten digital yang relevan dengan audiens muda saat ini, sekaligus menantang mereka untuk berpikir cepat, kreatif, dan adaptif dalam kerja tim internasional. Dalam kelompok kerja campuran (groupwork), mahasiswa dari kedua universitas menghasilkan berbagai luaran kreatif seperti poster digital (infografis), konten media sosial untuk Instagram dan TikTok, video kampanye pendek, hingga presentasi konsep kampanye (mock campaign presentation). Seluruh karya dirancang untuk menyampaikan pesan edukatif terkait perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, dan keberlanjutan lingkungan dengan pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda. Deputy Dean, Industry Linkage, Research and Alumni Network FKPM UiTM, Yang Mulia Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad, mengapresiasi dinamika kolaborasi yang terbangun antara mahasiswa UNSERA dan UiTM selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat mengapresiasi bagaimana mahasiswa dari kedua universitas dapat beradaptasi dengan cepat, saling bertukar ide, dan menghasilkan karya yang sangat kreatif dalam waktu singkat. Program Green Influencers ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan melalui cara yang lebih segar dan relevan. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya. Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA, Nasywa Assyifa Huda, turut membagikan pengalamannya selama terlibat dalam proses kolaborasi bersama mahasiswa UiTM. “Awalnya sempat ada rasa canggung karena baru pertama kali bekerja dengan mahasiswa dari negara lain, tapi ternyata prosesnya sangat menyenangkan. Kami banyak berdiskusi, saling bertukar perspektif tentang tren media sosial di Indonesia dan Malaysia, lalu menggabungkan ide untuk membuat konten kampanye lingkungan. Dari sini saya belajar bahwa komunikasi bukan hanya soal bahasa, tapi juga soal bagaimana menyatukan ide dari latar belakang yang berbeda,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dan UiTM menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara tidak hanya memperkuat kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga melahirkan kreativitas komunikasi yang berdampak dalam isu-isu sosial dan lingkungan di tingkat global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Bilah Aksesibilitas