Serang, Unsera.ac.id – Penguatan kolaborasi internasional menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan tantangan global. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Kolaborasi ini menghadirkan berbagai aktivitas akademik dan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi. Kegiatan tersebut meliputi guest lecturing, international community service, pengembangan kampanye komunikasi lingkungan, hingga keterlibatan dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional. Melalui Program Educompreneur 2026, dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA berkolaborasi dengan sivitas akademika UiTM untuk mengembangkan berbagai inisiatif kreatif yang berfokus pada isu keberlanjutan lingkungan. Berbagai luaran dihasilkan dalam kegiatan ini, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang mengangkat isu perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi internasional menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperluas wawasan global bagi mahasiswa. “Kolaborasi internasional ini menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar nyata bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan global,” ujar Dr. Siska Mardiana. Senada dengan hal tersebut, perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA menyampaikan bahwa keterlibatan dalam program ini memberikan pengalaman berharga untuk memahami perspektif lintas budaya dan mengembangkan keterampilan komunikasi di tingkat internasional. “Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya belajar bekerja sama dengan mahasiswa dari negara lain, tetapi juga memahami bagaimana ide dan kreativitas dapat menjadi solusi atas berbagai isu global. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkontribusi di tingkat internasional,” ujar perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media UiTM, di antaranya Professor Dr. Abd Rasid Abd Rahman selaku Dean, Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad selaku Deputy Dean of Industry Linkage, Research and Alumni Network, Dr. Wan Norbani Wan Nordin selaku Head of Centre for Strategic Communication, Encik Mohd Nur Najmi Nuji selaku Senior Lecturer bidang Public Relations, serta Dr. Abdul Hamid Saifuddin selaku Coordinator of Industry Linkage and Alumni Network. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 yang dikembangkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran global yang inovatif dan berdampak. Partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam kolaborasi Tri Dharma internasional ini menjadi wujud komitmen UNSERA dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, mendorong kontribusi akademik lintas negara, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global. Melalui penguatan kerja sama internasional, UNSERA terus mempertegas perannya sebagai kampus yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat di tingkat nasional maupun global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, Unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) menunjukkan potensi dan kreativitasnya dalam kegiatan International Community Service yang diselenggarakan bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi mahasiswa untuk mengembangkan kampanye komunikasi lingkungan berbasis kreativitas dan teknologi digital. Program yang merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 ini dirancang untuk memperkuat jejaring akademik internasional, menghadirkan pengalaman belajar lintas budaya, serta mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Mengusung tema “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability”, mahasiswa UNSERA dan UiTM Malaysia berkolaborasi dalam tim lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi yang mengangkat berbagai isu keberlanjutan, mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, hingga dampak industri fesyen terhadap lingkungan. Beragam ide kreatif lahir dari setiap kelompok. Tim Peony mengusung tema “Pause Before Plastic: Small Habits, Big Impact” melalui mock-up campaign presentation serta konten media sosial untuk Instagram dan TikTok. Sementara itu, Tim Rose mengangkat isu “The Environmental Impact of Fast Fashion in Indonesia and Malaysia” melalui poster digital dan konten media sosial. Kampanye pengurangan sampah plastik juga menjadi fokus Tim Anggrek melalui tema “Reduce Plastic, Protect Our Earth” yang dikemas dalam poster digital dan konten TikTok. Tim Edelweiss mengangkat isu plastic waste melalui poster digital dan konten Instagram, sedangkan Tim Lily mengajak audiens lebih peduli terhadap paparan mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari melalui kampanye bertajuk “Invisible Exposure: Microplastics in Daily Life”. Di sisi lain, isu fesyen berkelanjutan menjadi perhatian beberapa kelompok. Tim Lotus mengangkat tema “The Environmental Impact of Fast Fashion in Global” dan “UnfastenFashion”, sementara Tim Tulip menghadirkan kampanye “Breaking the Fast Fashion Cycle Through Sustainable Consumption”. Adapun Tim Lavender mengajak generasi muda untuk merefleksikan dampak jangka panjang industri fesyen melalui tema “Fast Fashion, Slow Future”. Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA mengungkapkan bahwa pengalaman berkolaborasi dengan mahasiswa dari negara lain memberikan wawasan baru mengenai pentingnya komunikasi dalam mendorong perubahan sosial. “Kegiatan ini membuka kesempatan bagi kami untuk bertukar ide, memahami perspektif lintas budaya, dan mengasah kreativitas dalam menyusun kampanye yang relevan dengan isu lingkungan. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkolaborasi di tingkat internasional,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital, tetapi juga belajar membangun kolaborasi lintas budaya serta merancang solusi kreatif terhadap isu-isu global. Partisipasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA dalam International Community Service menjadi wujud komitmen kampus dalam menciptakan lulusan yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing global. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, Program Educompreneur 2026 terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam forum internasional dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, Unsera.ac.id – Komitmen Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam memperluas jejaring internasional terus diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Pada Rabu (10/6/2026), kedua institusi melaksanakan serangkaian program kolaboratif yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi kerja sama internasional yang berkelanjutan. Kolaborasi ini menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan pimpinan akademik dari kedua perguruan tinggi, mulai dari guest lecturing, international community service, pengembangan kampanye komunikasi lingkungan, hingga keterlibatan dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional. Melalui Program Educompreneur 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media UiTM mendorong lahirnya ruang belajar kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada penguatan kompetensi akademik, tetapi juga pada pengembangan kepedulian terhadap isu-isu global, khususnya keberlanjutan lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dari UNSERA dan UiTM berkolaborasi dalam tim lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi digital yang mengangkat isu perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Berbagai karya kreatif dihasilkan, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kerja sama internasional menjadi langkah penting dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan dunia saat ini. “Kerja sama internasional tidak hanya membuka peluang pertukaran pengetahuan, tetapi juga memperkuat kapasitas mahasiswa dan dosen dalam menghadapi tantangan global. Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan UiTM Malaysia, kami berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Siska Mardiana. Lebih dari sekadar program pertukaran akademik, kolaborasi UNSERA dan UiTM Malaysia menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan berdampak. Sinergi ini membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan solusi kreatif terhadap isu-isu global, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Implementasi kerja sama internasional antara UNSERA dan UiTM Malaysia menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, UNSERA terus memperluas ruang kolaborasi global untuk menciptakan inovasi, memperkuat kompetensi sivitas akademika, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, Unsera.ac.id – Komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam memperluas jejaring akademik internasional kembali diwujudkan melalui Program Educompreneur 2026. Kali ini, dua dosen Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M. dan Endang Tri Santi, M.I.Kom., dipercaya menjadi juri dalam kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Keterlibatan kedua dosen tersebut menjadi bagian dari kolaborasi akademik antara UNSERA dan UiTM Malaysia yang mempertemukan mahasiswa dan akademisi dari kedua institusi dalam pengembangan kampanye komunikasi lingkungan. Melalui tim lintas negara, para peserta merancang berbagai luaran kreatif, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang berfokus pada peningkatan kesadaran terhadap isu keberlanjutan lingkungan. Dalam perannya sebagai juri, Dr. Siska Mardiana, S. Sos., MM dan Endang Tri Santi, M.Ikom, menilai kreativitas, efektivitas pesan, serta relevansi kampanye yang dikembangkan peserta. Penilaian tersebut tidak hanya berfokus pada kualitas visual, tetapi juga pada kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan yang mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap isu lingkungan. “Keterlibatan dosen sebagai juri internasional menjadi bagian dari upaya Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dalam memperluas jejaring akademik global sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan industri komunikasi,” ujar Dr. Siska Mardiana. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Komunikasi dan Pengajian Media UiTM, di antaranya Professor Dr. Abd Rasid Abd Rahman selaku Dean, Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad selaku Deputy Dean of Industry Linkage, Research and Alumni Network, Dr. Wan Norbani Wan Nordin selaku Head of Centre for Strategic Communication, Encik Mohd Nur Najmi Nuji selaku Senior Lecturer bidang Public Relations, serta Dr. Abdul Hamid Saifuddin selaku Coordinator of Industry Linkage and Alumni Network. Partisipasi dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional mencerminkan komitmen universitas dalam memperkuat kolaborasi global, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong sivitas akademika untuk aktif berkontribusi dalam forum internasional. Langkah ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang terus diusung UNSERA dalam mencetak lulusan berdaya saing global dan adaptif terhadap tantangan masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, Unsera.ac.id – Krisis lingkungan yang semakin nyata tidak hanya berdampak pada kondisi alam, tetapi juga memengaruhi kesehatan psikologis generasi muda. Fenomena yang dikenal sebagai eco-anxiety atau kecemasan terhadap masa depan lingkungan menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam forum akademik internasional yang diselenggarakan oleh Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Dalam forum tersebut, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA), Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky Putri, S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom., hadir sebagai Guest Lecturer dengan membawakan materi bertajuk “Eco-Anxiety to Advocacy: The Digital Green SEAblings of Nusantara’s Youth.” Melalui paparannya, Dr. Liza menyoroti bagaimana kecemasan generasi muda terhadap perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan ketidakpastian masa depan dapat menjadi kekuatan positif apabila diarahkan menjadi gerakan advokasi yang konstruktif. Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu menjadi pihak yang terdampak, tetapi juga harus berperan sebagai agen perubahan yang mampu membangun kesadaran publik melalui komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital. “Perubahan iklim telah melahirkan berbagai bentuk kekhawatiran di kalangan anak muda. Namun, eco-anxiety tidak boleh berhenti pada rasa cemas. Kecemasan tersebut perlu ditransformasikan menjadi aksi nyata melalui edukasi, advokasi, kolaborasi, dan gerakan digital yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Dr. Liza. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana media sosial, kampanye digital, dan kreativitas komunikasi dapat menjadi sarana untuk membangun gerakan lingkungan yang lebih inklusif dan relevan bagi generasi muda di kawasan Asia Tenggara. Pendekatan ini dinilai penting mengingat tantangan lingkungan yang dihadapi negara-negara ASEAN memiliki karakteristik yang serupa dan membutuhkan respons kolaboratif lintas batas negara. Kegiatan Guest Lecturing ini merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 yang dikembangkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran global bagi mahasiswa. Forum ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi dan mahasiswa Indonesia-Malaysia dalam membahas isu keberlanjutan lingkungan dari perspektif komunikasi. Selain mengikuti sesi kuliah tamu, mahasiswa UNSERA dan UiTM terlibat dalam aktivitas kolaboratif lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi lingkungan berbasis media digital. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta pemecahan masalah terhadap isu-isu global yang dihadapi masyarakat saat ini. Partisipasi dosen UNSERA dalam forum akademik internasional ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, meningkatkan kolaborasi akademik regional, serta mendorong kontribusi keilmuan yang relevan terhadap berbagai tantangan global. Kehadiran UNSERA di forum ini juga menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan dalam menghadapi masa depan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, UNSERA terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang mendorong kolaborasi internasional, inovasi komunikasi, dan pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan perubahan positif bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, 11 Juni 2026 – Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA) bersama Asisten Laboratorium Teknik Industri melaksanakan kegiatan Industrial Insight Visit 2026 ke PT Krakatau Chandra Energi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman mengenai penerapan ilmu Teknik Industri dalam lingkungan industri secara nyata sekaligus memperkuat hubungan antara dunia akademik dan dunia industri. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Teaching Industry yang dikembangkan oleh Fakultas Teknik dan Program Studi Teknik Industri UNSERA. Melalui pendekatan tersebut, proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang sesuai dengan kondisi industri nyata. Dengan demikian, mahasiswa dan Asisten Laboratorium Teknik Industri dapat memahami secara langsung budaya kerja, sistem operasional, standar industri, serta tantangan yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Teknik UNSERA yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. “Kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan, memperkuat kompetensi, dan mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia industri yang terus berkembang,” ujar Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ermawanto selaku Operation Engineering Maintenance & Services Department Manager PT Krakatau Chandra Energi yang menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri. “Kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri saat ini,” ungkap Ermawanto. Peserta kemudian mendapatkan pemaparan mengenai profil perusahaan, Safety Induction, implementasi Smart Industry dan teknologi Industri 4.0, sistem operasi industri, Maintenance Management, Otomasi Industri, Health, Safety and Environment (HSE), serta Sustainability. Materi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi, pengelolaan operasional, budaya keselamatan kerja, dan praktik keberlanjutan yang diterapkan dalam lingkungan industri modern. Selain observasi lapangan, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama para profesional PT Krakatau Chandra Energi. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai tantangan industri saat ini, perkembangan teknologi di sektor energi, serta kompetensi yang dibutuhkan lulusan Teknik Industri dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Ketua Program Studi Teknik Industri UNSERA, Mohamad Jihan Shofa, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia industri. “Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dengan praktik industri. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan Program Studi Teknik Industri,” ujar Mohamad Jihan Shofa, S.T., M.T. Senada dengan hal tersebut, Alam selaku Ketua Asisten Laboratorium Teknik Industri UNSERA mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti kegiatan. “Sebagai mahasiswa Teknik Industri, kunjungan ke PT Krakatau Chandra Energi memberikan perspektif baru mengenai bagaimana teori yang dipelajari di kelas, seperti tata letak pabrik, ergonomi, dan manajemen rantai pasok diterapkan secara nyata di industri. Kami juga belajar mengenai komitmen perusahaan terhadap aspek lingkungan dan keselamatan kerja. Kegiatan ini sangat relevan untuk mempersiapkan kami terjun ke dunia industri setelah lulus nanti,” ujarnya. Melalui Industrial Insight Visit 2026, Program Studi Teknik Industri dan Asisten Laboratorium Teknik Industri UNSERA terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan berdampak guna menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui terpilihnya sejumlah dosen dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026, program pengembangan dosen bergengsi yang diselenggarakan oleh Paragon Technology and Innovation. Adapun dosen UNSERA yang terpilih mengikuti program tersebut adalah: Keikutsertaan dosen UNSERA dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan kompetensi dosen melalui program-program nasional yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi saat ini. Melalui program ini, para dosen akan mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas profesional, serta membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas. Capaian ini sejalan dengan komitmen UNSERA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, serta pengembangan kompetensi dosen yang berkelanjutan. Dengan dosen yang terus bertumbuh dan berprestasi, UNSERA semakin siap mencetak lulusan unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Acara yang berlangsung di Asia E-University ini menghadirkan tiga pakar terkemuka dari Malaysia dan Indonesia pada Rabu 3 September 2025. Universitas Serang Raya (Unsera) bersama Asia E-University (AeU) Malaysia dan Universitas Kuningan sukses menyelenggarakan General Lecture bertajuk “Strategic Communication and Leadership: Key Drivers of Digital Transformation in Global Supply Chains”. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi akademik lintas negara sekaligus menegaskan peran penting pendidikan tinggi dalam menghadapi era digital 6.0. Acara diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unsera, AeU Malaysia, dan Universitas Kuningan, yang menegaskan komitmen bersama dalam menghadapi dinamika era digital dan memperkuat jejaring internasional. Dalam sesi kuliah umum, hadir sebagai Keynote Speaker: Rektor Unsera, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si, menegaskan pentingnya sinergi lintas perguruan tinggi untuk menghadapi tantangan global. “Kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen tentang dinamika global. Para pemimpin masa depan harus memiliki kompetensi komunikasi dan kepemimpinan yang kuat agar mampu mengarahkan perubahan digital, terutama dalam konteks rantai pasok global,” jelasnya. Senada, Rektor Universitas Kuningan, Dikdik Harjadi, menambahkan bahwa transformasi digital lebih dari sekadar teknologi. “Komunikasi strategis dan kepemimpinan adaptif menjadi fondasi agar rantai pasok global tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh dalam menghadapi ketidakpastian,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Unsera menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu menjawab kebutuhan zaman. General Lecture ini juga diharapkan menjadi jembatan kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta pengembangan kurikulum berbasis digital yang berdaya saing global. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (Unsera) kembali menunjukkan kiprah dan komitmennya sebagai kampus yang aktif berkontribusi untuk masyarakat, baik di tingkat lokal maupun global. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat kolaboratif internasional, Unsera mengangkat tema “Edukasi Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan Mental Petani”, bekerja sama dengan Hong Kong Metropolitan University (HKMU), Shine Bright Award, dan Dakshin Foundation, India. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 16 Juni 2025 di Desa Tirtayasa, Kabupaten Serang, dan melibatkan 30 petani yang mengikuti serangkaian sesi edukasi kesehatan mental berbasis iklim dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Metode pembelajaran dilakukan secara kelompok dan permainan edukatif yang dipandu oleh dosen Unsera, serta didampingi oleh fasilitator internasional: Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsera, Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., menyampaikan: “Perubahan iklim itu nyata, dan berdampak langsung ke kondisi mental petani. Kita harus hadir, bukan cuma memberi solusi teknis, tapi juga jadi pendamping emosional.” Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unsera, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan posisi strategis Unsera sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global: “Ini bukti bahwa Unsera bisa bergerak global, tapi tetap berpihak pada kebutuhan lokal.” Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari Program Studi Sistem Komputer Unsera yang memperkenalkan alat pendeteksi cuaca hasil inovasi mereka. Inovasi ini dirancang sebagai solusi praktis bagi petani dalam menghadapi dampak perubahan iklim, dan menjadi wujud nyata sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Acara ditutup dengan sesi refleksi dan dokumentasi bersama seluruh peserta dan tim kolaborasi. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pengumpulan data melalui survei serta penyusunan mental health journal petani untuk pendampingan jangka panjang. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, 13 Juni 2025 – Universitas Serang Raya (Unsera) kembali mempertegas komitmennya dalam mewujudkan visi sebagai kampus yang kompetitif secara global dengan menerima kunjungan audiensi dari perwakilan China’s University and College Admission System (CUCAS), Beijing Jiaotong University, dan SIAS University. Kegiatan ini berlangsung di Gedung A, Ruang Sekretariat Rektor Unsera, dan menjadi bagian dari langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas. Acara dimulai dengan sesi pembukaan dan penayangan video profil Universitas Serang Raya, dilanjutkan dengan sambutan selamat datang oleh Wakil Rektor Bidang Non Akademik dan Kreatif Unsera Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si. Suasana diskusi berlangsung hangat saat perwakilan dari CUCAS menyampaikan pengantar mengenai peluang kerja sama antarperguruan tinggi Indonesia dan Tiongkok. Selanjutnya, sambutan diberikan oleh Ms. Gu Yuying, Deputy Director Student Development and Services Department dari Beijing Jiaotong University, serta Ms. Xu Wenyu, Director Office of International Affairs dari SIAS University. Audiensi ini bertujuan untuk menyelaraskan program-program yang berpotensi menjadi bahan kolaborasi antar institusi, seperti pertukaran mahasiswa, program double degree, joint research, hingga pertukaran dosen dalam bentuk visiting professor. Wakil Rektor Bidang Non Akademik dan Kreatif Unsera Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si. dalam sesi diskusi menyampaikan bahwa langkah ini bukan hanya bentuk kerja sama, tetapi bagian dari visi besar Unsera dalam menjawab tantangan global. “Unsera ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bersaing secara nasional, tetapi juga internasional. Maka dari itu, kami membuka pintu seluas-luasnya untuk kolaborasi luar negeri. Tidak hanya untuk mahasiswa, tapi juga dosen,” ungkap Wakil Rektor Bidang Non Akademik dan Kreatif Unsera Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si. Ia menambahkan bahwa saat ini Unsera telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi luar negeri, termasuk Wuhu University – China, di mana tiga mahasiswa Unsera telah mengikuti program mobilitas ke sana. Selain itu, Unsera juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan empat perguruan tinggi di Filipina dan dua di Malaysia, serta mengembangkan kerja sama riset bersama yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Wakil Rektor Bidang Non Akademik dan Kreatif Unsera Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si. juga mengakui bahwa terdapat tantangan yang perlu dihadapi. “Pintu sudah kita buka, tapi memang ada mahasiswa atau dosen yang belum siap. Namun ini adalah keniscayaan. Internasionalisasi sudah menjadi tuntutan akreditasi, dan kita harus melek akan hal itu.” Untuk mengintegrasikan kerja sama luar negeri ke dalam sistem pendidikan kampus, Unsera secara bertahap mengarah pada pengembangan kurikulum, riset, dan inovasi berbasis kolaborasi internasional. “Dosen kita harus diakui secara global, terutama dari sisi penelitian. Maka kami rutin mengundang visiting professor dari luar negeri dan memberi peluang bagi dosen Unsera untuk bersaing di level internasional,” lanjutnya. “Sementara bagi mahasiswa, kesempatan terbuka lebar agar mereka dapat menjadi lulusan yang kompetitif di kancah global.” Meski belum ada keputusan final terkait MoU baru dalam pertemuan kali ini, pihak Unsera menegaskan bahwa langkah audiensi tersebut merupakan bagian dari proses panjang dalam membangun pendidikan internasional yang lebih kuat dan berkualitas. “Kadang memang kita mulai dari diskusi, bukan langsung MoU. Tapi dari sanalah lahir ide-ide yang bisa kita wujudkan bersama,” tutupnya Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dan sesi foto bersama, sebagai simbol awal terjalinnya hubungan yang diharapkan dapat terus berkembang menuju kolaborasi nyata antar institusi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read More