Serang – Universitas Serang Raya (UNSERA) menjadi tuan rumah Pelantikan Aliansi BEM Banten Bersatu dan Diskusi Publik Pendidikan Banten 2026 yang berlangsung pada Kamis (12/6). Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Peran Mahasiswa dalam Mengawal Kebijakan Pendidikan Banten yang Inklusif dan Berkualitas” ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, akademisi, organisasi mahasiswa, serta perwakilan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mengawal berbagai isu strategis daerah, khususnya di bidang pendidikan. Berdasarkan hasil kongres yang telah dilaksanakan sebelumnya, Aliansi BEM Banten Bersatu saat ini menghimpun 35 perguruan tinggi se-Provinsi Banten. Koordinator Umum Aliansi BEM Banten Bersatu, Suci Indah Lestari, menegaskan bahwa organisasi mahasiswa harus mampu menjalankan perannya sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah. “Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi landasan bagi mahasiswa untuk mengawal aspirasi masyarakat dan memperkuat gerakan intelektual yang berorientasi pada kemajuan pendidikan serta kesejahteraan masyarakat Banten,” ungkapnya. Sebagai tuan rumah, Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UNSERA sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Mahasiswa merupakan kekuatan intelektual, moral, dan sosial yang memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Karena itu, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengkritik, tetapi juga harus mampu menjadi penggagas solusi dan mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat,” tuturnya. Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim., S.E., dalam pembukaan acara menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam proses pembangunan daerah, khususnya di tengah tantangan era digitalisasi. “Mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan daerah melalui gagasan, kolaborasi, dan partisipasi aktif. Kami membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam penyusunan kebijakan, termasuk terkait penyelenggaraan pendidikan di Provinsi Banten,” ujarnya. Selain prosesi pelantikan pengurus Aliansi BEM Banten Bersatu, kegiatan ini juga menghadirkan diskusi publik yang membahas berbagai tantangan dan peluang pendidikan di Provinsi Banten. Forum tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa, akademisi, dan pemangku kebijakan untuk merumuskan gagasan konstruktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, UNSERA kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang mendukung penguatan kepemimpinan mahasiswa, pengembangan budaya diskusi akademik, serta kolaborasi multipihak dalam mendorong kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah. Diharapkan Aliansi BEM Banten Bersatu dapat menjadi wadah strategis bagi mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi masyarakat sekaligus menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi Provinsi Banten. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Kementerian PUPR dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) menyelenggarakan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bagi 40 peserta dari mahasiswa dan alumni Teknik Sipil. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/6) di Aula Lantai 3 Gedung A UNSERA ini merupakan upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan dalam menghadapi kebutuhan industri konstruksi. Ketua Program Studi Teknik Sipil UNSERA, Ratu Thifal Zulfa Amelia, S.T., M.T., menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting bagi lulusan karena memberikan pengakuan atas kemampuan yang telah sesuai dengan standar industri konstruksi. “Melalui sertifikasi kompetensi, lulusan memiliki bukti pengakuan atas kemampuan yang sesuai dengan standar industri konstruksi. Hal ini meningkatkan kepercayaan dunia kerja terhadap kompetensi lulusan sekaligus memperkuat daya saing mereka, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Sarah Annisaa Nurwan, S.Ars., Pembina Jasa Konstruksi Ahli Pertama BJKW III Jakarta Kementerian PUPR, menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia konstruksi yang profesional dan berkualitas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.” Dengan SDM yang kompeten, pembangunan dapat berjalan lebih aman, berkualitas, dan berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi penting untuk mempersiapkan calon tenaga konstruksi yang siap menghadapi kebutuhan industri,” jelasnya. Sementara itu, asesor LSP, Ricky Nugraha, menyampaikan bahwa proses sertifikasi dilakukan melalui tahapan validasi dokumen, verifikasi identitas, presentasi kompetensi, dan wawancara sesuai standar kompetensi kerja nasional. “Mahasiswa Teknik Sipil UNSERA menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang dipresentasikan, mulai dari metode kerja, mutu material, hingga aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta mampu menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik di lapangan,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman asesmen profesional, tetapi juga pengakuan kompetensi yang dapat menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja konstruksi yang semakin kompetitif. Kolaborasi antara UNSERA, BJKW III Jakarta Kementerian PUPR, dan LSP diharapkan terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi Indonesia. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MorePenulis : Ratu Erlina Gentari, SE., MM., Penulis adalah Dosen Manajemen UNSERA, Anggota Pusat Studi Climate Action Center (CAC) Universitas Serang Raya Krisis lingkungan saat ini bukan lagi sekadar isu global, tetapi telah menjadi tantangan nyata yang dirasakan di berbagai daerah, termasuk Provinsi Banten. Peningkatan aktivitas industri, pertumbuhan penduduk, serta pola konsumsi masyarakat memberikan tekanan yang cukup besar terhadap lingkungan, mulai dari pencemaran pesisir, degradasi ekosistem mangrove, hingga meningkatnya volume sampah di wilayah perkotaan. Di sisi lain, Banten memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Perkembangan kawasan industri, sektor perdagangan, dan pariwisata menjadikan wilayah ini sebagai motor penggerak ekonomi di Pulau Jawa. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, konsep green entrepreneurship atau kewirausahaan hijau menjadi pendekatan yang semakin relevan untuk dikembangkan. Konsep ini menekankan aktivitas bisnis yang tidak hanya berfokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan. Sejumlah studi global menunjukkan bahwa ekonomi hijau memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menekan emisi karbon. Sejalan dengan itu, Indonesia juga mulai mengarahkan kebijakan pembangunan menuju prinsip keberlanjutan, meskipun implementasinya masih memerlukan penguatan di berbagai sektor. Di tingkat daerah, peluang pengembangan green entrepreneurship di Banten sebenarnya cukup besar. Berbagai persoalan lingkungan yang ada justru dapat diolah menjadi potensi ekonomi, seperti pengelolaan sampah menjadi produk bernilai tambah, pengembangan energi terbarukan, hingga penerapan praktik pertanian dan perikanan berkelanjutan. Pemanfaatan energi surya, misalnya, mulai menjadi alternatif yang menjanjikan di tengah meningkatnya kebutuhan energi. Selain itu, wilayah selatan Banten, seperti Lebak dan Pandeglang, memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian organik yang saat ini semakin diminati oleh pasar. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan ramah lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan nilai ekonomi masyarakat. Namun demikian, pengembangan kewirausahaan hijau tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan dukungan ekosistem yang kuat, mulai dari kebijakan pemerintah, kemudahan akses pembiayaan, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Perguruan tinggi juga memiliki peran strategis dalam mendorong riset, inovasi, serta edukasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Sebagai institusi pendidikan, Universitas Serang Raya (UNSERA), melalui berbagai program akademik dan pusat studi, termasuk Climate Action Center (CAC), terus berupaya mendorong kesadaran serta implementasi konsep green entrepreneurship di kalangan mahasiswa dan masyarakat melalui kegiatan edukatif, pelatihan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Penanaman nilai kewirausahaan hijau sejak dini menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya kompeten secara ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Meskipun masih terdapat berbagai tantangan, seperti persepsi bahwa bisnis ramah lingkungan membutuhkan biaya yang lebih besar serta keterbatasan akses terhadap teknologi dan pendanaan, peluang pengembangannya tetap terbuka luas. Dalam jangka panjang, praktik bisnis berkelanjutan justru terbukti lebih efisien dan memiliki ketahanan yang lebih baik. Melalui penguatan green entrepreneurship, Banten memiliki peluang untuk membangun model pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan hal tersebut. Dengan demikian, upaya menjaga lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi tidak perlu dipandang sebagai dua hal yang saling bertentangan. Keduanya dapat berjalan beriringan melalui inovasi dan komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan Banten yang lebih berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Sport Championship 2026 UNSERA. resmi ditutup dengan atmosfer yang penuh energi, sorak kemenangan, dan semangat kompetisi yang terasa hingga laga terakhir. Diselenggarakan oleh UKM Pengembangan Olahraga (UKM PO) Universitas Serang Raya (UNSERA), ajang tahunan ini sukses menjadi panggung bagi pelajar SMA/SMK sederajat se-Banten untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang olahraga dan e-sport. Tahun ini, Sport Championship 2026 UNSERA. kembali menghadirkan persaingan seru melalui dua cabang kompetisi unggulan, yaitu Mobile Legends dan futsal. Antusiasme peserta dan dukungan suporter yang terus menghidupkan suasana menjadikan setiap pertandingan berlangsung meriah, kompetitif, dan penuh semangat sejak awal hingga penutupan. Untuk hasil Tournament Sport Championship 2026 UNSERA tahun ini, pada cabang Mobile Legends diikuti oleh 14 sekolah, dengan Juara 1 diraih oleh SMK Jaya Buana A dan Juara 2 oleh SMAN 1 Kramatwatu A. Gelar Most Valuable Player (MVP) Mobile Legends diraih oleh EVOS DavenSsy x Carl dari SMK Jaya Buana berkat permainan cemerlang dan kontribusi besarnya dalam mengantarkan tim menuju kemenangan. Sementara itu, cabang futsal yang diikuti oleh 32 sekolah, Juara 1 diraih oleh SMAN 1 Bojonegara dan Juara 2 oleh SMKN 1 Cilegon. Penghargaan Top Score futsal diraih oleh Admiral Juliyansyah dari SMKN 1 Cilegon setelah tampil tajam dan menjadi salah satu pemain paling menonjol sepanjang turnamen berlangsung. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Inovasi Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, S.E., M.M., mewakili Rektor UNSERA, menyampaikan apresiasi atas semangat luar biasa yang ditunjukkan para peserta sepanjang Sport Championship 2026 UNSERA. “Sport Championship 2026 UNSERA menunjukkan bahwa generasi muda Banten punya semangat bertanding yang besar, keberanian untuk tampil, dan daya juang yang patut diapresiasi. Selamat kepada para juara yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Bagi seluruh peserta, pengalaman di arena ini adalah bagian dari proses untuk tumbuh, berani, dan terus berkembang menjadi generasi yang tangguh,” ujarnya. Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., turut menyampaikan bahwa Sport Championship 2026 UNSERA bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang energi positif yang lahir dari semangat kebersamaan dan kompetisi yang sehat. “Kami melihat begitu banyak semangat, antusiasme, dan energi positif yang hadir di setiap pertandingan. Itulah nilai besar dari Sport Championship 2026 UNSERA. Selamat kepada para pemenang yang telah memberikan performa terbaik, dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjadikan ajang ini terasa begitu hidup, seru, dan penuh semangat,” ungkapnya. Ketua Pelaksana Sport Championship 2026 UNSERA., Sunata, menyampaikan harapannya agar kegiatan tahunan UKM PO UNSERA ini dapat terus tumbuh dan memberi dampak yang lebih luas ke depannya. “Harapan saya untuk kegiatan PO tahunan ke depannya, semoga event ini bisa terus berkembang, semakin banyak peserta yang ikut serta, serta mampu menjadi wadah positif bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan sportivitas. Selain itu, saya berharap kualitas penyelenggaraan bisa semakin profesional dan membawa nama baik UKM PO UNSERA ke tingkat yang lebih luas. Saya juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus berpartisipasi aktif, baik sebagai panitia maupun peserta, karena melalui kegiatan seperti ini kita bisa mengembangkan kemampuan, memperluas relasi, dan bersama-sama memajukan organisasi serta kampus UNSERA yang kita banggakan,” ujar Sunata. Penutupan Sport Championship 2026 UNSERA menjadi akhir dari rangkaian pertandingan, tetapi semangat yang tercipta di dalamnya masih akan terus terasa. Riuh dukungan suporter, panasnya persaingan di lapangan, hingga euforia kemenangan di akhir pertandingan menjadi bukti bahwa Sport Championship 2026 UNSERA bukan sekadar turnamen, melainkan ruang penuh pengalaman, keberanian, dan semangat juang bagi generasi muda. Melalui Sport Championship 2026 UNSERA, UNSERA kembali menghadirkan wadah kompetisi yang bukan hanya seru untuk diikuti, tetapi juga membekas untuk dikenang menyatukan semangat sportivitas, kebersamaan, dan energi juang dalam satu panggung kompetisi yang hidup. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, 28 April 2026 — Cabang olahraga futsal SPORTS CHAMPIONSHIP 2026 resmi dimulai pada Selasa (28/4) di Universitas Serang Raya (UNSERA). Sebanyak 32 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Banten mengikuti pertandingan hari pertama futsal dengan semangat kompetitif dan antusiasme tinggi sejak laga perdana dimulai. Pembukaan pertandingan futsal dilakukan oleh Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., didampingi Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pertandingan futsal dalam SPORTS CHAMPIONSHIP 2026 yang tahun ini kembali mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah di Banten dalam ajang kompetisi olahraga antarpelajar. Dalam sambutannya, Rektor UNSERA menyampaikan bahwa olahraga menjadi salah satu ruang penting bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri, membangun kedisiplinan, serta memperkuat semangat kerja sama dan sportivitas. “Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas. Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian penting dalam proses pengembangan karakter generasi muda,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., turut menyampaikan bahwa futsal menjadi salah satu cabang yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari peserta karena menghadirkan permainan yang dinamis dan kompetitif. “Futsal menjadi cabang yang selalu menarik karena menuntut kekompakan, strategi, dan konsistensi permainan. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya serta menjadikan kompetisi ini sebagai pengalaman yang positif dan berkesan,” ungkapnya. Sebagai simbol dimulainya pertandingan, Rektor UNSERA melakukan tendangan bola ke arah gawang yang menandai dibukanya secara resmi cabang futsal SPORTS CHAMPIONSHIP 2026. Pertandingan futsal hari pertama berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Sejak laga pembuka dimulai, setiap tim menunjukkan semangat bertanding yang tinggi dengan permainan yang kompetitif dan sportif. Dukungan dari rekan satu sekolah turut menambah semarak suasana pertandingan. Cabang futsal SPORTS CHAMPIONSHIP 2026 diikuti oleh 32 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Banten. Dari total peserta, 16 tim terbaik akan melanjutkan pertandingan pada Kamis, 30 April 2026. Melalui SPORTS CHAMPIONSHIP 2026, Universitas Serang Raya terus menghadirkan ruang kompetisi yang mendukung pengembangan minat, bakat, dan karakter pelajar melalui kegiatan olahraga yang sehat, aktif, dan edukatif. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreMenginspirasi! Muhammad Syahid Alumni FISIPKUM UNSERA Sukses Berkarir di Sekretariat Jenderal DPR RI
Serang – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mencetak lulusan yang mampu bersaing dan berkontribusi di dunia profesional. Salah satunya adalah Muhammad Syahid, alumni Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) UNSERA, yang kini berkarier di Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai Staf Analis pada Biro Sumber Daya Manusia. Berbekal ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNSERA, Muhammad Syahid berhasil menapaki dunia kerja profesional di lingkungan pemerintahan. Saat ini, ia menjalankan tugas di bidang kepegawaian dan pengelolaan sumber daya manusia, sebuah posisi yang menuntut ketelitian, kemampuan analisis, serta tanggung jawab tinggi. Muhammad Syahid mengungkapkan bahwa pengalaman awalnya memasuki dunia kerja di Sekretariat Jenderal DPR RI menjadi tantangan tersendiri. Sebagai Staf Analis Biro Sumber Daya Manusia, ia harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang profesional, ritme kerja yang cepat, serta tuntutan untuk bekerja secara mandiri dan penuh tanggung jawab. “Setelah lulus dari UNSERA, pengalaman awal saya di dunia kerja di Sekretariat Jenderal DPR RI cukup menantang. Saya harus beradaptasi dengan lingkungan profesional, ritme kerja yang cepat, serta tuntutan untuk lebih mandiri dan bertanggung jawab. Akan tetapi, hal tersebut menjadi langkah awal dan proses pembelajaran yang sangat berharga untuk pengembangan diri saya ke depannya,” ujarnya. Ia juga menuturkan bahwa selama kuliah, keterampilan yang paling membantunya dalam dunia kerja adalah kemampuan administrasi, pengelolaan dokumen, serta komunikasi yang baik. Menurutnya, pengalaman magang selama masa perkuliahan turut memberikan gambaran nyata mengenai dinamika dunia kerja, sehingga memudahkannya dalam proses adaptasi setelah lulus. “Keterampilan yang paling membantu selama kuliah adalah kemampuan administrasi, pengelolaan dokumen, serta komunikasi yang baik. Selain itu, pengalaman magang saat kuliah juga sangat berperan dalam memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja,” jelasnya. Sebagai alumni, Muhammad Syahid juga memberikan pesan kepada mahasiswa UNSERA agar aktif membangun pengalaman sejak masa kuliah, baik melalui magang, organisasi, maupun pengembangan keterampilan yang relevan dengan bidang yang ditekuni. “Saran saya untuk mahasiswa UNSERA adalah mulai memperbanyak pengalaman, seperti magang atau organisasi, baik intra maupun ekstra kampus, serta mengasah soft skill dan hard skill seperti komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, kedisiplinan, dan kemampuan yang menunjang di jurusan yang dipilih. Selain itu, penting juga untuk mulai membangun relasi dan memahami bidang yang ingin ditekuni sejak masa perkuliahan, sehingga langkah ke depannya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan di dunia kerja nanti,” tuturnya. Kisah Muhammad Syahid menjadi salah satu bukti bahwa lulusan UNSERA memiliki daya saing dan kesiapan untuk berkiprah di dunia kerja profesional, termasuk di instansi pemerintahan tingkat nasional. Melalui pengalaman, kompetensi, dan kemauan untuk terus belajar, alumni UNSERA terus menunjukkan kontribusi nyata di berbagai bidang. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang — Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Olahraga (UKM PO) Universitas Serang Raya (UNSERA) secara resmi membuka kegiatan Tournament Sports Championship 2026 sebagai ajang kompetisi olahraga antarpelajar tingkat provinsi yang diselenggarakan di lingkungan kampus UNSERA. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam menghadirkan ruang kompetitif yang sehat, inklusif, dan produktif bagi generasi muda, khususnya dalam pengembangan minat, bakat, dan karakter melalui olahraga. Pembukaan Sports Championship 2026 ini diselenggarakan pada Senin, (27/4) dan berlangsung penuh semangat dan antusiasme, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, tamu undangan, pembina, pelatih, peserta, serta panitia pelaksana. Kegiatan ini diselenggarakan oleh UKM PO UNSERA sebagai bentuk aktualisasi peran mahasiswa dalam membangun ekosistem olahraga kampus yang progresif sekaligus berkontribusi terhadap pembinaan atlet muda di Provinsi Banten. Rektor Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Sports Championship 2026 sebagai inisiatif strategis mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada pembentukan karakter, solidaritas, dan penguatan jejaring antargenerasi muda. Menurutnya, kegiatan ini merepresentasikan kapasitas mahasiswa UNSERA yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata melalui kegiatan non-akademik yang berdampak luas bagi masyarakat. “Sports Championship 2026 merupakan ruang pembinaan yang penting bagi generasi muda untuk belajar tentang sportivitas, disiplin, kolaborasi, dan semangat berprestasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA mampu menjadi penggerak perubahan positif melalui olahraga, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dan pembinaan atlet muda di Provinsi Banten,” ujar Rektor UNSERA, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Ia juga menegaskan bahwa olahraga memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul, kompetitif, dan berintegritas. Karena itu, UNSERA memandang kegiatan ini bukan sekadar turnamen, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang memperkuat nilai sportivitas, kepemimpinan, dan persaudaraan lintas institusi. Ketua Pelaksana Tournament Sports Championship 2026, Sunata, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sports Championship 2026 dilatarbelakangi oleh tingginya minat mahasiswa terhadap olahraga, namun belum diimbangi dengan ruang kompetisi yang memadai dan berkelanjutan. Oleh sebab itu, turnamen ini dihadirkan sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus ruang penguatan relasi sosial antarpeserta melalui semangat kompetisi yang sehat. “Latar belakang kegiatan ini berangkat dari tingginya minat mahasiswa terhadap olahraga, sementara wadah kompetitif yang tersedia masih terbatas. Melalui Sports Championship 2026, kami ingin menghadirkan ruang yang mampu menyalurkan bakat, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan sportivitas di kalangan peserta,” jelas Sunata. Pada pelaksanaan tahun ini, Sports Championship 2026 mempertandingkan dua cabang olahraga, yaitu futsal dan e-sport Mobile Legends. Cabang futsal diikuti oleh 32 tim, sedangkan cabang e-sport Mobile Legends diikuti oleh 14 tim. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme yang besar dari kalangan pelajar dan mahasiswa terhadap kompetisi olahraga yang dikemas secara kompetitif dan modern. Sunata menambahkan bahwa tingginya partisipasi peserta menjadi indikator positif bahwa olahraga tetap memiliki daya tarik kuat sebagai medium pengembangan potensi generasi muda, baik dalam ranah fisik maupun digital. Menurutnya, kehadiran cabang e-sport dalam turnamen ini juga menjadi bentuk adaptasi UKM PO UNSERA terhadap perkembangan tren olahraga kontemporer yang semakin diminati generasi muda. Sebagai ketua pelaksana, Sunata berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan mampu memberikan pengalaman kompetisi yang menyenangkan, berkesan, serta bermakna bagi seluruh peserta. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Sports Championship diharapkan dapat berkembang menjadi agenda rutin tahunan yang lebih besar, lebih matang, dan lebih berdampak. “Ke depan, kami berharap Tournament Sports Championship dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang, baik dari sisi skala, kualitas penyelenggaraan, maupun dampaknya. Selain itu, kami juga berharap UKM PO UNSERA semakin solid, progresif, dan mampu menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk berkembang di bidang olahraga,” ujarnya. Penyelenggaraan Sports Championship 2026 menegaskan bahwa olahraga di lingkungan perguruan tinggi tidak lagi diposisikan semata sebagai aktivitas rekreatif, melainkan sebagai instrumen strategis dalam pembinaan karakter, penguatan kepemimpinan, serta pembangunan budaya kompetitif yang sehat di kalangan generasi muda. Dalam konteks pendidikan tinggi, kegiatan ini merefleksikan pendekatan holistik UNSERA dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing. Melalui Sports Championship 2026, UKM PO UNSERA berhasil menghadirkan ruang aktualisasi yang mempertemukan semangat kompetisi, solidaritas sosial, dan pembinaan potensi dalam satu ekosistem kegiatan yang konstruktif. Dengan tingginya partisipasi peserta, dukungan institusi, serta orientasi pengembangan yang berkelanjutan, turnamen ini memiliki potensi kuat untuk tumbuh sebagai agenda strategis tahunan yang tidak hanya memperkuat citra kelembagaan UNSERA, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengembangan olahraga pelajar dan regenerasi atlet muda di Provinsi Banten. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, 10 April 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan sejumlah dosen dalam meraih Program Pendanaan Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DIKTISAINTEK Berdampak. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen UNSERA dalam mendorong penelitian inovatif, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, baik di tingkat daerah maupun nasional. Berikut adalah dosen-dosen UNSERA yang berhasil memperoleh pendanaan riset: Selain riset, UNSERA juga meraih pendanaan pada skema pengabdian kepada masyarakat, yaitu: Program ini berfokus pada peningkatan keterampilan teknologi dan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi era industri digital. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Universitas Serang Raya terus berperan aktif dalam menghasilkan riset berkualitas, inovasi teknologi, serta program pemberdayaan masyarakat. Melalui semangat #MelayaniLebihBaik, UNSERA berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dengan menjunjung tinggi nilai: Unity, Humanity, Integrity, dan Dignity. Ke depan, diharapkan semakin banyak dosen UNSERA yang berpartisipasi dan berkontribusi dalam program riset dan pengabdian, sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan bangsa. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Peringatan Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret menjadi momentum penting untuk merefleksikan kondisi pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Hingga saat ini, akses terhadap air minum yang benar-benar aman masih menjadi tantangan nasional. Meskipun sebagian besar rumah tangga telah memiliki akses air minum layak, proporsi rumah tangga yang memperoleh air minum aman sesuai standar kesehatan masih berada di kisaran sekitar 11–12 persen (Kompas.com, 2026). Guru Besar Kebijakan Lingkungan Universitas Serang Raya (UNSERA), Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya air, termasuk air tanah, harus menjadi perhatian serius berbagai pihak. Di Provinsi Banten, penggunaan air tanah oleh masyarakat, pemerintah, maupun sektor swasta terus meningkat. Apabila pemanfaatannya tidak memperhatikan prinsip keberlanjutan, maka potensi kerusakan lingkungan akan semakin besar. Menurut Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, penggunaan air tanah secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai dampak lingkungan, seperti penurunan muka tanah (land subsidence) yang berpotensi memicu banjir rob di wilayah pesisir. Selain itu, eksploitasi air tanah juga dapat menyebabkan intrusi air laut sehingga air tawar berubah menjadi payau serta mengakibatkan mengeringnya mata air dan aliran sungai.Lebih lanjut, eksploitasi air tanah yang tidak terkendali juga berpotensi menimbulkan kontaminasi. Peningkatan konsentrasi logam berat seperti tembaga dan timbal, serta kandungan klorida dalam air tanah, dapat berdampak terhadap kesehatan manusia sekaligus mengganggu keseimbangan ekosistem. Secara regulasi, pengelolaan air tanah telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air yang menegaskan bahwa air tanah merupakan bagian dari sumber daya air yang harus dilindungi dan dikelola secara berkelanjutan. Ketentuan ini juga diperkuat melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2024 yang mengatur pemanfaatan air tanah agar tidak terjadi praktik eksploitasi yang merusak tanpa memperhatikan aspek konservasi. Selain itu, perlindungan terhadap lingkungan hidup juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mewajibkan adanya upaya pelestarian fungsi lingkungan melalui perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, dan pengawasan terhadap sumber daya lingkungan. Namun dalam praktiknya, pengelolaan air bersih oleh pemerintah daerah melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di sejumlah kabupaten dan kota di Banten dinilai belum berjalan optimal. Akibatnya, sebagian besar masyarakat masih memanfaatkan air tanah secara mandiri dengan memasang mesin pompa air tanpa adanya pengendalian dan pengawasan yang memadai. Menurut Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, kondisi tersebut perlu segera dimitigasi agar tidak menimbulkan krisis air bersih dan kerusakan lingkungan di masa depan. Oleh karena itu, beberapa langkah strategis perlu dilakukan. Pertama, pemerintah perlu memperkuat advokasi dan penegakan aturan terkait eksploitasi air tanah serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi sumber daya air. Kedua, optimalisasi fungsi PDAM sebagai pengelola air bersih di tingkat daerah perlu diperkuat agar ketergantungan masyarakat terhadap air tanah dapat dikurangi. Ketiga, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu mendorong keseimbangan antara pengambilan dan pengisian ulang air tanah melalui berbagai upaya konservasi, seperti pembangunan sumur resapan atau biopori. Keempat, pemanfaatan teknologi juga perlu didorong guna mengurangi potensi kontaminasi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan air tanah. Melalui momentum Hari Air Sedunia, Prof. Dr. Delly Maulana, MPA menekankan bahwa pengelolaan sumber daya air harus dilakukan secara lebih bijak dan berkelanjutan. Pandangan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi akademisi UNSERA dalam mendorong kesadaran publik serta kebijakan pengelolaan air yang berkelanjutan di Banten. Opini oleh: Prof. Dr. Delly Maulana, MPA Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Pendidikan tinggi tidak hanya menjadi langkah awal memasuki dunia kerja, tetapi juga berperan dalam memperkuat kompetensi dan membuka peluang pengembangan karier. Hal ini dirasakan oleh Primadya Pradipta, alumni Program Studi Teknik Kimia Universitas Serang Raya (UNSERA), yang saat ini berkarier di PT Merak Chemicals Indonesia sebagai Technical Coordination & Quality Assurance Officer. Berbeda dari sebagian lulusan pada umumnya, Primadya telah lebih dahulu bekerja sebelum menyelesaikan studinya. Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa setelah lulus dari UNSERA, terdapat peningkatan signifikan dalam cara pandang dan pemahamannya terhadap pekerjaan di industri. “Saya sudah bekerja sebelum lulus, tetapi setelah menyelesaikan studi di UNSERA, saya merasakan perubahan yang cukup signifikan. Ilmu yang saya peroleh selama kuliah membantu saya memahami pekerjaan di industri dengan lebih mendalam,” ujarnya. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di UNSERA tidak hanya relevan bagi pencari kerja, tetapi juga bagi profesional yang ingin meningkatkan kapasitas dan kualitas kerja di bidangnya. Dalam menjalankan perannya di perusahaan multinasional, Primadya menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis dan soft skill, terutama dalam hal komunikasi dan kerja sama tim. “Di lingkungan kerja, terutama di perusahaan multinasional, kemampuan komunikasi dan kerja sama tim sangat dibutuhkan, selain kompetensi teknis. Selama kuliah di UNSERA, saya mendapatkan pengalaman pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif, sehingga sangat membantu dalam dunia kerja,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa dasar keilmuan Teknik Kimia yang diperoleh selama perkuliahan menjadi fondasi penting dalam mendukung pekerjaannya, khususnya dalam bidang quality assurance yang menuntut ketelitian dan pemahaman proses secara menyeluruh. Sebagai alumni, Primadya memberikan pesan kepada mahasiswa UNSERA agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi dunia kerja. “Kuliah memang bukan satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan, namun pendidikan tinggi dapat memperbesar peluang untuk berkembang. Manfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan potensi diri, fokus pada bidang keahlian, dan jangan takut untuk bermimpi besar,” pesannya. Kisah Primadya Pradipta menegaskan bahwa lulusan Teknik Kimia UNSERA memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai profesional yang terus mengembangkan kompetensi di tengah dinamika industri. Oleh karena itu, mahasiswa UNSERA diharapkan dapat memanfaatkan proses pembelajaran secara optimal, meningkatkan kompetensi teknis dan non-teknis, serta mempersiapkan diri secara berkelanjutan agar mampu bersaing dan berkembang di dunia kerja yang semakin dinamis Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read More