Kategori: Internasionalisasi

Smart Pill Dispenser UNSERA Raih Silver Medal pada Kompetisi Inovasi Internasional IIC 2026

SERANG – Inovasi di bidang teknologi kesehatan kembali mengharumkan nama Universitas Serang Raya (UNSERA) di tingkat internasional. Tim UNSERA berhasil meraih Silver Medal pada ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 melalui inovasi bertajuk “Smart Pill Dispenser: An IoT-Based Automated Medication Reminder and Compliance Monitoring System.” Kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) tersebut menjadi wadah bagi para inovator untuk menghadirkan berbagai gagasan dan karya inovatif dari beragam bidang keilmuan. Smart Pill Dispenser dikembangkan sebagai sistem pengingat konsumsi obat berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk membantu pengguna mengatur jadwal minum obat sekaligus mendukung pemantauan kepatuhan terhadap jadwal terapi pengobatan. Melalui sistem otomatis tersebut, teknologi tidak hanya dimanfaatkan sebagai pengingat, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu pengguna menjaga konsistensi dalam mengonsumsi obat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Inovasi Smart Pill Dispenser berkompetisi pada Kategori Online dengan Sub-theme Biotechnology, Health and Chemical dan berhasil memperoleh Silver Medal. Adapun tim pengembang Smart Pill Dispenser terdiri atas: 1. Siswanto, S.T., M.T. – Program Studi Sistem Komputer 2. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D. – Program Studi Teknik Industri 3. Riyan Naufal Ha’s, M.Kom. – Program Studi Sistem Informasi 4. Mohamad Jihan Shofa, S.T., M.T. – Program Studi Teknik Industri 5. Vincensius Situmorang – Program Studi Sistem Komputer Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap capaian tim Smart Pill Dispenser. Menurutnya, keberhasilan meraih Silver Medal menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi dan inovasi sivitas akademika UNSERA mampu menghasilkan karya yang memiliki daya saing di tingkat internasional.  “Capaian Silver Medal ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Serang Raya sekaligus menunjukkan bahwa sivitas akademika UNSERA mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi. Kami akan terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk berani mengembangkan gagasan, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata dan mampu bersaing di tingkat internasional.” Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T. Ph.D., menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas disiplin ilmu yang terbangun dalam proses pengembangan inovasi Smart Pill Dispenser.  “Prestasi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas program studi dalam menjawab tantangan melalui pendekatan teknologi. Smart Pill Dispenser menggabungkan kompetensi dari beberapa bidang keilmuan untuk menghasilkan solusi di bidang kesehatan. Kami berharap budaya kolaborasi seperti ini semakin kuat sehingga Fakultas Teknik dapat terus menghasilkan inovasi yang aplikatif, relevan, dan memiliki daya saing global.” Keberhasilan tersebut juga mendapat respons positif dari Siswanto, S.T., M.T., selaku perwakilan tim Smart Pill Dispenser. Ia menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diperoleh sekaligus berharap capaian tersebut menjadi langkah awal untuk pengembangan inovasi lebih lanjut.  “Kami bersyukur Smart Pill Dispenser berhasil mendapatkan Silver Medal pada kompetisi ini. Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi tim untuk terus menyempurnakan inovasi yang kami kembangkan. Harapannya, Smart Pill Dispenser tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga ke depan memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal konsumsi obat.” Melalui pemanfaatan teknologi IoT, pengembangan Smart Pill Dispenser diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan kepatuhan pengguna dalam mengonsumsi obat sesuai jadwal sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pengelolaan terapi pengobatan. Keberhasilan meraih Silver Medal pada IIC 2026 juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas program studi di lingkungan Universitas Serang Raya mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi keilmuan dari bidang Sistem Komputer, Teknik Industri, dan Sistem Informasi menjadi kekuatan dalam pengembangan solusi berbasis teknologi yang memiliki potensi untuk terus disempurnakan. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Serang Raya dalam membangun ekosistem akademik yang mendorong penelitian, inovasi, kolaborasi, dan pengembangan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pencapaian tersebut, UNSERA berharap semakin banyak dosen dan mahasiswa yang terdorong untuk menghasilkan karya inovatif, memperluas jejaring kolaborasi, serta membawa hasil penelitian dan inovasi Universitas Serang Raya untuk semakin dikenal dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA

Read More

Smart Irrigation Decision Framework UNSERA Raih Bronze Medal dan Special Award IEEE CSS pada IIC 2026

SERANG – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional melalui inovasi di bidang pertanian cerdas. Tim UNSERA berhasil meraih Bronze Medal sekaligus Special Award IEEE Control Systems Society (CSS) pada ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Inovasi yang dipresentasikan berjudul “Smart Irrigation Decision Framework (SIDF): A Mamdani Fuzzy-Based Framework for Adaptive Paddy Irrigation Decision Support.” SIDF merupakan sistem pendukung keputusan yang memanfaatkan metode Mamdani Fuzzy Logic untuk membantu menentukan kebutuhan irigasi tanaman padi secara adaptif berdasarkan berbagai parameter lingkungan. Sistem ini dirancang untuk mendukung pengelolaan irigasi yang lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan. Inovasi tersebut berkompetisi pada Kategori Offline dengan Sub-theme Agriculture, Environmental and Renewable Energy, dan berhasil meraih Bronze Medal. Tidak hanya itu, inovasi ini juga memperoleh Special Award IEEE Control Systems Society (CSS) sebagai bentuk apresiasi atas kualitas penelitian serta penerapan teknologi sistem kendali dalam mendukung pengembangan pertanian modern. Tim peneliti terdiri atas: 1. Ir. Miranti Putry, S.T., M.T. 2. Dr. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D. 3. Syaina Ulfah Azhara, S.Si., M.T. 4. Firyaliza Dwi Putri 5. M. Alam Adeyaka Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih tim UNSERA. Menurutnya, penghargaan internasional ini menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan sivitas akademika UNSERA mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan global.  “Kami sangat mengapresiasi keberhasilan tim yang telah mengharumkan nama Universitas Serang Raya di tingkat internasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa riset yang dikembangkan di UNSERA memiliki kualitas yang mampu bersaing secara global serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di bidang pertanian dan pembangunan berkelanjutan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.” Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Dr. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa penghargaan yang diraih merupakan hasil dari komitmen Fakultas Teknik dalam membangun ekosistem riset yang kolaboratif dan berorientasi pada penyelesaian permasalahan nyata.  “Keberhasilan meraih Bronze Medal dan Special Award dari IEEE Control Systems Society merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Penghargaan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dosen dan mahasiswa mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi sektor pertanian melalui penerapan teknologi yang tepat guna. Fakultas Teknik akan terus mendorong lahirnya penelitian yang inovatif, aplikatif, dan berdaya saing internasional.” Sementara itu, Ir. Miranti Putry, S.T., M.T., selaku perwakilan tim, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih sekaligus menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk terus mengembangkan penelitian.  “Alhamdulillah, kami bersyukur atas penghargaan Bronze Medal dan Special Award IEEE CSS yang kami terima. Capaian ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi untuk mendukung pertanian yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Kami berharap SIDF dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi sektor pertanian, khususnya dalam mendukung efisiensi penggunaan air dan peningkatan produktivitas pangan.” Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen Universitas Serang Raya dalam mendorong pengembangan riset dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Keberhasilan SIDF di ajang internasional juga menjadi bukti bahwa kolaborasi multidisiplin di lingkungan UNSERA mampu menghasilkan karya inovatif yang berdaya saing global serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA

Read More

Inovasi GlucoSense Raih Bronze Medal pada International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026

SERANG – Tim Universitas Serang Raya (UNSERA) berhasil meraih Bronze Medal pada ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 melalui inovasi kesehatan berjudul “GlucoSense: A Non-Invasive Blood Glucose Prediction System Using Photoplethysmograph and Explainable Machine Learning.” Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) tersebut mempertemukan berbagai inovator dari berbagai negara untuk menampilkan karya terbaik di bidang sains, teknologi, dan inovasi yang berorientasi pada solusi bagi masyarakat. GlucoSense dikembangkan sebagai sistem prediksi kadar gula darah tanpa prosedur invasif dengan memanfaatkan teknologi Photoplethysmograph (PPG) yang dipadukan dengan Explainable Machine Learning, sehingga mampu memberikan hasil prediksi yang lebih mudah dipahami sekaligus berpotensi meningkatkan kenyamanan pengguna dalam melakukan pemantauan kadar gula darah. Inovasi ini berkompetisi pada kategori Offline dengan Sub-theme Health dan berhasil meraih Bronze Medal, membuktikan kualitas riset dan inovasi yang dikembangkan oleh sivitas akademika Universitas Serang Raya di tingkat internasional. Adapun tim pengembang GlucoSense terdiri atas: 1. Syaina Ulfah Azhara, S.Si., M.T. 2. Ir. Miranti Putry, S.T., M.T. 3. Firyaliza Dwi Putri 4. Mochammad Lingga Ramadhani 5. M. Alam Adeyaka Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., mengapresiasi pencapaian yang diraih tim GlucoSense sebagai salah satu bukti bahwa budaya riset dan inovasi di lingkungan UNSERA terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat global.  “Prestasi ini menunjukkan bahwa sivitas akademika Universitas Serang Raya memiliki kemampuan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, serta memperluas kolaborasi penelitian di tingkat internasional.” Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Dr. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara dosen dan mahasiswa dalam membangun budaya penelitian yang berorientasi pada pemecahan masalah nyata.  “Inovasi GlucoSense merupakan salah satu contoh bagaimana kolaborasi multidisiplin dapat menghasilkan solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat. Fakultas Teknik akan terus mendukung pengembangan riset, inovasi, serta kolaborasi lintas bidang agar karya-karya yang dihasilkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan memiliki daya saing di tingkat internasional.” Sementara itu, Syaina Ulfah Azhara, S.Si., M.T., selaku perwakilan tim, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih sekaligus berharap inovasi tersebut dapat terus dikembangkan.  “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas penghargaan Bronze Medal yang kami raih. GlucoSense lahir dari semangat untuk menghadirkan solusi yang lebih nyaman bagi masyarakat dalam memantau kadar gula darah tanpa prosedur invasif. Kami berharap penelitian ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia kesehatan.” Melalui pengembangan GlucoSense, tim berharap teknologi kesehatan dapat menjadi lebih mudah diakses, nyaman digunakan masyarakat, serta mendukung deteksi dini bagi penderita diabetes tanpa harus melakukan pengambilan sampel darah secara terus-menerus. Prestasi ini menjadi salah satu bukti kontribusi Universitas Serang Raya dalam pengembangan inovasi digital di bidang kesehatan yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan menuju implementasi nyata sekaligus memperkuat komitmen UNSERA dalam menghasilkan riset yang berdampak bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA

Read More

Delegasi Universitas Serang Raya Raih 3 Medali dan Special Award pada International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 di Malaysia

SERANG – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional melalui ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Malaysia. Dalam kompetisi inovasi internasional tersebut, UNSERA mengirimkan tiga tim yang berkompetisi pada kategori online maupun offline. Seluruh delegasi berhasil membawa pulang penghargaan berupa 1 Silver Medal, 2 Bronze Medal, serta 1 Special Award IEEE Control Systems Society (CSS). Prestasi ini menjadi bukti komitmen Universitas Serang Raya dalam mengembangkan budaya riset, inovasi, serta kolaborasi lintas disiplin ilmu yang mampu bersaing di tingkat internasional. Perolehan penghargaan tersebut terdiri atas: Tidak hanya itu, tim Smart Irrigation Decision Framework (SIDF) juga berhasil meraih Special Award IEEE Control Systems Society (CSS) atas kontribusi inovasinya dalam bidang sistem kendali dan teknologi pertanian cerdas. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian seluruh delegasi yang telah mengharumkan nama UNSERA di tingkat internasional. “Prestasi ini merupakan bukti bahwa sivitas akademika Universitas Serang Raya mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Kami mengapresiasi dedikasi para dosen dan mahasiswa yang telah bekerja keras sehingga mampu membawa nama UNSERA dan Indonesia berprestasi di tingkat internasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan kampus.” Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Dr. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari budaya kolaborasi yang terus dibangun di Fakultas Teknik. “Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi antara dosen dan mahasiswa mampu melahirkan inovasi yang berkualitas dan berdaya saing global. Fakultas Teknik akan terus mendorong penguatan penelitian, hilirisasi inovasi, serta kolaborasi lintas disiplin agar karya-karya sivitas akademika dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri.” Sementara itu, Ir. Miranti Putry, S.T., M.T., yang mewakili delegasi Universitas Serang Raya, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan seluruh tim yang berhasil membawa pulang penghargaan. “Alhamdulillah, kami bersyukur seluruh tim Universitas Serang Raya berhasil memberikan hasil terbaik pada ajang ini. Pencapaian ini merupakan buah dari kerja sama, semangat belajar, dan kolaborasi yang kuat antara dosen dan mahasiswa. Kami berharap inovasi yang kami kembangkan dapat terus disempurnakan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus berkarya di tingkat internasional.” Keikutsertaan dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi menunjukkan kuatnya kolaborasi multidisiplin di lingkungan Universitas Serang Raya. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya menawarkan solusi berbasis teknologi, tetapi juga menjawab berbagai tantangan nyata di sektor kesehatan dan pertanian. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi UNSERA sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong penelitian terapan, inovasi teknologi, dan internasionalisasi akademik melalui berbagai kompetisi bergengsi di tingkat dunia. Melalui prestasi ini, Universitas Serang Raya berharap semakin banyak sivitas akademika yang terdorong untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Perluas Wawasan Industri Global melalui Outing PR Class di Burson Malaysia

Serang, unsera.ac.id – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional bagi mahasiswanya melalui kegiatan Outing Public Relations (PR) Class ke Burson Malaysia, salah satu agensi komunikasi global terkemuka. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Educom Visit Malaysia 2026 yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik komunikasi dan hubungan masyarakat di tingkat internasional. Sebanyak 43 mahasiswa dan 4 dosen pendamping mengikuti kunjungan yang berlangsung di Event Hall, Level 13A, Annexe Management Office, Menara AIA Sentral, Kuala Lumpur. Selama kegiatan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja industri komunikasi melalui sesi pemaparan materi, tur kantor, hingga diskusi interaktif bersama para profesional Burson Malaysia. Kunjungan ini terlaksana melalui kolaborasi antara UNSERA dan Burson Malaysia yang mendukung penguatan hubungan antara dunia akademik dan industri. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai perkembangan industri komunikasi global, fungsi dan peran strategis public relations dalam organisasi, serta berbagai peluang karier yang dapat ditekuni oleh lulusan Ilmu Komunikasi. Perwakilan Burson Malaysia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda sekaligus memperkenalkan lingkungan kerja profesional kepada generasi calon praktisi komunikasi masa depan. Selain mengikuti sesi pemaparan materi, mahasiswa juga diajak melihat secara langsung aktivitas operasional perusahaan melalui office tour. Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada berbagai divisi, alur kerja, serta budaya kerja yang diterapkan di lingkungan agensi komunikasi global. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai implementasi teori komunikasi yang selama ini dipelajari di ruang perkuliahan. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Outing PR Class menjadi salah satu upaya program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif melalui interaksi langsung dengan praktisi komunikasi profesional. Kami berharap mahasiswa dapat memahami dinamika industri secara nyata, memperluas wawasan global, serta meningkatkan kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi sharing experience dan tanya jawab, yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan para praktisi mengenai tantangan industri, pengembangan karier, hingga keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi dinamika dunia kerja komunikasi yang terus berkembang. Salah satu peserta, Rekta, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru selama mengikuti kegiatan tersebut. “Kunjungan ke Burson Malaysia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kami bisa melihat secara langsung bagaimana sebuah agensi komunikasi global bekerja, memahami budaya kerja profesional, serta mengetahui keterampilan yang dibutuhkan untuk berkarier di industri komunikasi. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA berharap mahasiswa semakin siap menghadapi dunia profesional dengan bekal pengetahuan, pengalaman, serta perspektif global yang dapat mendukung pengembangan karier mereka di masa depan. Kolaborasi bersama Burson Malaysia juga menjadi bukti komitmen UNSERA dalam menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA dan UiTM Wujudkan Kolaborasi Kreatif dalam Program Green Influencers

Serang, unsera.ac.id – Isu lingkungan menjadi titik temu kolaborasi akademik internasional antara mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia, melalui kegiatan bertajuk “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability” yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026 di Dewan Kolej Seroja. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar kolaboratif yang mempertemukan 43 mahasiswa UNSERA dengan mahasiswa Faculty of Communication and Media Studies (FKPM) UiTM dalam satu ruang kerja kreatif lintas negara. Melalui pendekatan berbasis praktik, mahasiswa didorong untuk merancang strategi komunikasi lingkungan yang dikemas dalam bentuk konten digital yang relevan dengan audiens muda saat ini, sekaligus menantang mereka untuk berpikir cepat, kreatif, dan adaptif dalam kerja tim internasional. Dalam kelompok kerja campuran (groupwork), mahasiswa dari kedua universitas menghasilkan berbagai luaran kreatif seperti poster digital (infografis), konten media sosial untuk Instagram dan TikTok, video kampanye pendek, hingga presentasi konsep kampanye (mock campaign presentation). Seluruh karya dirancang untuk menyampaikan pesan edukatif terkait perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, dan keberlanjutan lingkungan dengan pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda. Deputy Dean, Industry Linkage, Research and Alumni Network FKPM UiTM, Yang Mulia Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad, mengapresiasi dinamika kolaborasi yang terbangun antara mahasiswa UNSERA dan UiTM selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat mengapresiasi bagaimana mahasiswa dari kedua universitas dapat beradaptasi dengan cepat, saling bertukar ide, dan menghasilkan karya yang sangat kreatif dalam waktu singkat. Program Green Influencers ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan melalui cara yang lebih segar dan relevan. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya. Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA, Nasywa Assyifa Huda, turut membagikan pengalamannya selama terlibat dalam proses kolaborasi bersama mahasiswa UiTM. “Awalnya sempat ada rasa canggung karena baru pertama kali bekerja dengan mahasiswa dari negara lain, tapi ternyata prosesnya sangat menyenangkan. Kami banyak berdiskusi, saling bertukar perspektif tentang tren media sosial di Indonesia dan Malaysia, lalu menggabungkan ide untuk membuat konten kampanye lingkungan. Dari sini saya belajar bahwa komunikasi bukan hanya soal bahasa, tapi juga soal bagaimana menyatukan ide dari latar belakang yang berbeda,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dan UiTM menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara tidak hanya memperkuat kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga melahirkan kreativitas komunikasi yang berdampak dalam isu-isu sosial dan lingkungan di tingkat global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Dalami Praktik Public Relations Global melalui Professional Exposure Program di Burson Malaysia

Serang, unsera.ac.id – Di balik keberhasilan sebuah organisasi menjaga reputasi dan membangun kepercayaan publik, terdapat proses komunikasi strategis yang dirancang secara matang. Pengalaman tersebut dipelajari secara langsung oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Public Relations Professional Exposure Program di Burson Malaysia, salah satu agensi komunikasi global terkemuka. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Educompreneur 2026 ini diikuti oleh 43 mahasiswa dan 4 dosen pendamping. Bertempat di Event Hall, Level 13A, Menara AIA Sentral, Kuala Lumpur, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja public relations internasional melalui sesi pemaparan materi, diskusi profesional, hingga office tour bersama tim Burson Malaysia. Program ini dirancang untuk menjembatani pembelajaran akademik dengan praktik industri yang sesungguhnya. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori public relations di ruang kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana strategi komunikasi disusun dan dijalankan oleh para profesional dalam mengelola reputasi, membangun hubungan dengan media, serta menciptakan komunikasi yang efektif bagi berbagai klien dan pemangku kepentingan. Ketua Pelaksana Educompreneur 2026, Annisarizki, menjelaskan bahwa Public Relations Professional Exposure Program menjadi salah satu upaya Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dalam memperkuat kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi dinamika industri komunikasi yang terus berkembang. “Melalui program ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana dunia public relations bekerja di tingkat internasional, mulai dari pengelolaan reputasi, komunikasi strategis, media relations, komunikasi krisis, hingga pengelolaan hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Pengalaman ini penting karena memberikan gambaran nyata mengenai standar kerja profesional yang tidak selalu dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai alur kerja public relations profesional, mulai dari memahami kebutuhan klien, melakukan riset komunikasi, menyusun strategi kampanye, menentukan pesan utama, memetakan publik sasaran, mengelola hubungan dengan media, hingga mengevaluasi keberhasilan program komunikasi. Mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai praktik profesional yang menjadi bagian penting dalam industri komunikasi modern, seperti stakeholder mapping, media monitoring, content planning, penyusunan brief, presentasi ide, hingga pengelolaan isu dan reputasi organisasi. Melalui paparan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa public relations bukan sekadar aktivitas publikasi, melainkan fungsi strategis yang berperan dalam membangun kepercayaan dan menjaga reputasi organisasi. Menurut Annisarizki, salah satu pembelajaran terpenting yang perlu dipahami mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja adalah pentingnya riset, ketepatan pesan, etika komunikasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi begitu cepat di industri. “Public relations adalah pekerjaan yang membutuhkan kemampuan berpikir strategis, kreativitas, tanggung jawab, dan kepekaan dalam membaca situasi. Selain itu, mahasiswa juga perlu membiasakan diri bekerja secara profesional, berkolaborasi dalam tim, serta memiliki keberanian untuk menyampaikan ide dan solusi,” jelasnya. Selain mendapatkan wawasan profesional, mahasiswa juga berkesempatan melihat secara langsung budaya kerja yang diterapkan di lingkungan agensi komunikasi global. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya kolaborasi, kualitas pesan, kecepatan respons, serta kemampuan menyesuaikan strategi komunikasi dengan karakter publik yang beragam. Salah satu peserta, Ahmad Farid, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai dunia public relations setelah mengikuti program tersebut. “Selama ini kami mempelajari banyak konsep public relations di kelas, tetapi melalui program ini kami bisa melihat langsung bagaimana strategi komunikasi dirancang dan dijalankan oleh para profesional. Saya jadi lebih memahami bahwa dunia PR tidak hanya soal publikasi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan, mengelola reputasi, dan menciptakan hubungan yang baik dengan berbagai publik,” ungkapnya. Melalui Public Relations Professional Exposure Program di Burson Malaysia, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA terus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri global. Program ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi profesional mahasiswa, membangun global mindset, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif dan siap berkarier di bidang komunikasi dan public relations, baik di tingkat nasional maupun internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA Hadirkan Educompreneur 2026, Mahasiswa Belajar Praktik Komunikasi di Singapura dan Malaysia

Serang, unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) mengikuti program Educompreneur 2026 melalui perjalanan edukatif ke Singapura dan Malaysia pada 8–12 Juni 2026. Program ini dirancang sebagai pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari secara langsung praktik komunikasi, public relations, branding destinasi, komunikasi budaya, hingga komunikasi internasional di luar ruang kelas. Kegiatan ini menjadi solusi atas keterbatasan pembelajaran yang selama ini lebih banyak berlangsung secara teoritis di kampus. Melalui Educompreneur, mahasiswa tidak hanya memahami konsep komunikasi dari buku dan perkuliahan, tetapi juga dapat mengamati secara langsung bagaimana komunikasi diterapkan dalam berbagai sektor, mulai dari industri, pariwisata, pendidikan, hingga kehidupan sosial masyarakat di tingkat internasional. Ketua Pelaksana Educompreneur 2026, Annisarizki, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi perkembangan global dan persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. “Educompreneur memberikan ruang belajar yang lebih nyata bagi mahasiswa. Mereka dapat melihat langsung bagaimana praktik public relations, komunikasi budaya, komunikasi internasional, jurnalistik, hingga branding destinasi diterapkan di berbagai lingkungan. Pengalaman ini penting untuk meningkatkan value diri mahasiswa agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi, globalisasi, dan kebutuhan industri di masa depan,” ujarnya. Selama berada di Singapura, mahasiswa mengunjungi sejumlah destinasi unggulan seperti Jewel Changi Airport, Merlion Park, Gardens by the Bay, Universal Studios Singapore, Masjid Sultan, dan Chinatown. Destinasi tersebut menjadi media pembelajaran untuk memahami strategi city branding, komunikasi pariwisata, promosi destinasi, serta komunikasi lintas budaya yang berhasil membangun citra Singapura sebagai salah satu destinasi global. Perjalanan berlanjut ke Malaysia dengan mengunjungi Melaka, Jonker Street, Putrajaya, KLCC Twin Towers, Dataran Merdeka, Batu Caves, Genting Highlands, Kwai Chai Hong, hingga Mitsui Outlet Park. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman akademik dan profesional melalui kunjungan ke Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia serta mengikuti Public Relations Professional Exposure Program di Burson Malaysia untuk mengenal praktik komunikasi strategis dan public relations di tingkat internasional. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai komunikasi organisasi, manajemen reputasi, hubungan masyarakat, komunikasi budaya, hingga strategi branding yang diterapkan oleh berbagai institusi dan destinasi internasional. Pengalaman ini sekaligus membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang karier di bidang komunikasi yang semakin luas dan kompetitif. Salah satu peserta Educompreneur 2026, Dirga, mengaku kegiatan ini memberikan perspektif baru mengenai luasnya ruang lingkup ilmu komunikasi yang selama ini dipelajarinya di bangku kuliah. “Yang paling berkesan bagi saya adalah bisa melihat langsung bagaimana komunikasi diterapkan di berbagai bidang, mulai dari pariwisata, pendidikan, sampai industri. Selama ini kami mempelajarinya dalam teori, tetapi melalui Educompreneur kami bisa menyaksikan praktiknya secara nyata. Pengalaman ini membuat saya lebih memahami bahwa kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan adaptasi sangat dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja yang semakin global,” ungkapnya. Melalui Educompreneur 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA terus menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pemahaman praktik di tingkat internasional. Program ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi, memperluas wawasan global, serta mempersiapkan mahasiswa menjadi komunikator yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa UNSERA dan UiTM Malaysia Kolaborasikan International Community Service untuk Kampanye Lingkungan Lintas Negara

Serang, unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) bersama mahasiswa Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, menginisiasi proyek International Community Service bertema Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability. Program ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi generasi muda dalam merancang kampanye komunikasi lingkungan yang relevan dengan tantangan global saat ini. Melalui pembentukan kelompok internasional yang terdiri atas mahasiswa Indonesia dan Malaysia, peserta bersama-sama mengidentifikasi berbagai isu lingkungan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari sampah plastik, mikroplastik, hingga dampak industri fast fashion. Berbagai isu tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kampanye edukatif berbasis media digital yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran publik, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu tim mengangkat kampanye “Pause Before Plastic: Small Habits, Big Impact”, yang mendorong perubahan perilaku sederhana untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Sementara itu, beberapa kelompok lainnya mengangkat isu plastic waste, microplastic exposure in daily life, serta pentingnya mengurangi konsumsi plastik demi menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain isu sampah plastik, sejumlah kelompok juga menyoroti dampak lingkungan dari industri fast fashion melalui tema “The Environmental Impact of Fast Fashion in Indonesia and Malaysia”, “Breaking the Fast Fashion Cycle Through Sustainable Consumption”, “Fast Fashion, Slow Future”, hingga kampanye “Unfasten Fashion”. Melalui pendekatan komunikasi kreatif, mahasiswa mengajak masyarakat untuk lebih memahami konsekuensi lingkungan dari pola konsumsi yang tidak berkelanjutan. Sebagai luaran program, setiap tim menghasilkan berbagai produk komunikasi berupa poster digital, konten media sosial Instagram dan TikTok, serta rancangan kampanye yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi publik. Produk-produk tersebut dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik audiens muda yang aktif mengakses informasi melalui platform digital. Ketua delegasi UNSERA, Dr. Liza Diniarizky Putri, menjelaskan bahwa International Community Service ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu komunikasi untuk menjawab isu-isu global yang dihadapi masyarakat. “Permasalahan lingkungan tidak mengenal batas negara. Karena itu, penyelesaiannya juga membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas budaya. Melalui program ini, mahasiswa Indonesia dan Malaysia belajar bekerja bersama, bertukar perspektif, sekaligus menghasilkan kampanye komunikasi yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan lingkungan,” ujarnya. Program ini tidak hanya memperkuat kompetensi komunikasi strategis mahasiswa, tetapi juga membangun kemampuan kolaborasi internasional, literasi lingkungan, kreativitas digital, serta kepedulian sosial terhadap tantangan global. Melalui kerja sama antara UNSERA dan UiTM Malaysia, mahasiswa didorong untuk menjadi generasi muda yang mampu berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan. International Community Service ini menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pembelajaran yang berdampak melalui kolaborasi global, pengabdian masyarakat, dan pengembangan solusi komunikasi terhadap berbagai isu keberlanjutan yang dihadapi dunia saat ini. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Internasional di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Penguatan kolaborasi internasional menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan tantangan global. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Kolaborasi ini menghadirkan berbagai aktivitas akademik dan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi. Kegiatan tersebut meliputi guest lecturing, international community service, pengembangan kampanye komunikasi lingkungan, hingga keterlibatan dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional. Melalui Program Educompreneur 2026, dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA berkolaborasi dengan sivitas akademika UiTM untuk mengembangkan berbagai inisiatif kreatif yang berfokus pada isu keberlanjutan lingkungan. Berbagai luaran dihasilkan dalam kegiatan ini, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang mengangkat isu perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi internasional menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperluas wawasan global bagi mahasiswa. “Kolaborasi internasional ini menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar nyata bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan global,” ujar Dr. Siska Mardiana. Senada dengan hal tersebut, perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA menyampaikan bahwa keterlibatan dalam program ini memberikan pengalaman berharga untuk memahami perspektif lintas budaya dan mengembangkan keterampilan komunikasi di tingkat internasional. “Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya belajar bekerja sama dengan mahasiswa dari negara lain, tetapi juga memahami bagaimana ide dan kreativitas dapat menjadi solusi atas berbagai isu global. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkontribusi di tingkat internasional,” ujar perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media UiTM, di antaranya Professor Dr. Abd Rasid Abd Rahman selaku Dean, Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad selaku Deputy Dean of Industry Linkage, Research and Alumni Network, Dr. Wan Norbani Wan Nordin selaku Head of Centre for Strategic Communication, Encik Mohd Nur Najmi Nuji selaku Senior Lecturer bidang Public Relations, serta Dr. Abdul Hamid Saifuddin selaku Coordinator of Industry Linkage and Alumni Network. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 yang dikembangkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran global yang inovatif dan berdampak. Partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam kolaborasi Tri Dharma internasional ini menjadi wujud komitmen UNSERA dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, mendorong kontribusi akademik lintas negara, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global. Melalui penguatan kerja sama internasional, UNSERA terus mempertegas perannya sebagai kampus yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat di tingkat nasional maupun global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Bilah Aksesibilitas