Serang, unsera.ac.id – Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya meninggalkan dampak nyata bagi lingkungan, tetapi juga menyimpan banyak cerita inspiratif yang layak untuk didokumentasikan. Melalui kompetisi SOROT! (Short Movie & Video Competition), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten mengajak mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), maupun program pengabdian sejenis untuk mengabadikan setiap proses, inovasi, dan perubahan yang terjadi di tengah masyarakat melalui karya visual kreatif. Mengusung tema “Menyoroti Potensi Lokal yang Berdampak”, kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengangkat kisah-kisah inspiratif selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya berfokus pada hasil akhir program, karya yang dihasilkan juga diharapkan mampu merekam proses kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, hingga potensi lokal yang berkembang berkat kontribusi mahasiswa. Kompetisi dibuka dalam dua kategori, yaitu Short Movie dengan durasi maksimal lima menit berformat horizontal (16:9) dan Short Video berdurasi maksimal tiga menit berformat vertikal (9:16). Seluruh peserta didorong menghadirkan karya yang kreatif, komunikatif, dan mampu menggambarkan makna pengabdian kepada masyarakat melalui sudut pandang yang inspiratif. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh LLDIKTI Wilayah IV, rangkaian kegiatan dimulai dengan tahap sosialisasi pada Juli 2026, dilanjutkan seleksi internal perguruan tinggi, pengiriman karya pada 23–27 Agustus 2026, hingga pengumuman pemenang pada September 2026. Para pemenang akan memperoleh sertifikat penghargaan serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya terbaik. Bagi mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA), kompetisi ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai program KKM yang telah dilaksanakan di berbagai daerah sekaligus menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan masyarakat. Dokumentasi yang dikemas melalui media visual tidak hanya menjadi arsip kegiatan, tetapi juga dapat menjadi media edukasi, inspirasi, dan promosi potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui kompetisi ini, UNSERA mengajak seluruh kelompok KKM UNSERA 2026 untuk turut berpartisipasi dengan mengirimkan karya terbaik yang merepresentasikan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Setiap program kerja yang telah dilaksanakan memiliki cerita yang layak untuk diabadikan, dibagikan, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Jangan biarkan setiap momen berharga selama KKM hanya tersimpan di galeri atau folder penyimpanan. Jadikan karya visual sebagai media untuk menyampaikan dampak nyata pengabdian mahasiswa sekaligus mengharumkan nama Universitas Serang Raya di tingkat regional maupun nasional. Partisipasi dalam kompetisi ini juga menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kreativitas, inovasi, dan kemampuan bercerita melalui media digital, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan narasi positif tentang potensi lokal serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Kali ini, Kelompok KKM 08 UNSERA menjalin kolaborasi dengan UPT Perpustakaan Universitas Serang Raya dan Komunitas Kimichigo dalam penyelenggaraan Kelas Literasi Kreatif sebagai bagian dari program kerja bidang pendidikan di Lingkungan Drangong, Kota Serang. Kolaborasi tersebut mengusung tema “Kelas Literasi Kreatif: Membangun Minat Baca dan Kreativitas Anak melalui Storytelling dan Kegiatan Membaca Interaktif”. Program ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat budaya literasi pada anak-anak melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif. Melalui kegiatan ini, peserta akan mengikuti berbagai aktivitas edukatif, mulai dari storytelling interaktif, permainan literasi, membaca bersama, hingga aktivitas kreatif yang bertujuan menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan berbahasa, mengembangkan daya imajinasi, serta membangun rasa percaya diri anak sejak dini. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih aktif dan bermakna bagi peserta. Sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan komunitas literasi menjadi salah satu upaya dalam memperluas akses pendidikan nonformal yang berkualitas bagi masyarakat. Kehadiran UPT Perpustakaan UNSERA sebagai mitra strategis bersama Komunitas Kimichigo memperkuat pelaksanaan program literasi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan membaca, tetapi juga mendorong kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan karakter anak melalui aktivitas yang edukatif. Program Kelas Literasi Kreatif menjadi salah satu implementasi pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan mahasiswa selama pelaksanaan KKM UNSERA 2026. Melalui kolaborasi lintas unit dan komunitas, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran Universitas Serang Raya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif dan inovatif. Sejalan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, KKM UNSERA terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang adaptif terhadap kebutuhan lingkungan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara sivitas akademika dan mitra masyarakat mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata serta memperkuat budaya literasi sebagai fondasi dalam menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreKAIFA 2026 Resmi Ditutup, LDK Karisma UNSERA Perkuat Syiar Islam dan Apresiasi Talenta Generasi Muda
SERANG – Rangkaian Karisma Islamic Fair (KAIFA) 2026 yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LDK Karisma Universitas Serang Raya (UNSERA) resmi ditutup pada Kamis (9/7). Memasuki hari kedua, kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat melalui tabligh akbar, santunan anak yatim, pengumuman pemenang lomba, hingga closing ceremony, sebagai penutup festival yang mengusung semangat syiar Islam, pembinaan karakter, dan pengembangan potensi generasi muda. Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Serang Raya, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., mengapresiasi penyelenggaraan KAIFA 2026 sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak positif bagi kampus maupun masyarakat. “KAIFA menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSERA mampu menghadirkan kegiatan yang bernilai edukatif, religius, dan berdampak bagi masyarakat. Kami mengapresiasi dedikasi LDK Karisma dalam menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap KAIFA terus berkembang sebagai wadah pembinaan karakter, penguatan syiar Islam, sekaligus pengembangan bakat generasi muda,” ujar Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M. Selain menjadi ajang kompetisi, hari kedua KAIFA 2026 juga diisi dengan kegiatan sosial melalui santunan kepada anak yatim serta tabligh akbar yang mengajak peserta untuk semakin mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kebersamaan dan semangat ukhuwah Islamiyah terasa hingga penghujung acara. Pada kesempatan tersebut, panitia mengumumkan para pemenang dari dua cabang perlombaan, yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Marawis. Pemenang Lomba MTQ Pemenang Lomba Marawis Ketua Pelaksana KAIFA 2026, Eka Rizki Ramdhani, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan yang mendapat respons positif dari peserta dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan KAIFA tidak hanya diukur dari banyaknya peserta maupun kelancaran acara, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan setelah kegiatan berakhir. “Bagi kami, keberhasilan sebuah acara bukan hanya soal ramainya peserta atau lancarnya kegiatan, tetapi juga tentang manfaat yang dirasakan setelah acara selesai. Alhamdulillah, banyak peserta memberikan kesan positif dan merasa senang menjadi bagian dari KAIFA 2026. Semoga KAIFA ke depannya dapat berkembang lebih baik, menjangkau peserta yang lebih luas, menghadirkan inovasi baru, dan tetap menjadi wadah syiar Islam yang membawa manfaat bagi generasi muda,” ungkap Eka. Kesan positif juga disampaikan oleh Tubagus Ahmad Mumtaz, peraih Juara 1 MTQ. Ia mengaku bersyukur dapat mengikuti sekaligus meraih prestasi pada ajang KAIFA 2026. “Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mengikuti KAIFA tahun ini. Semoga KAIFA tahun depan lebih maju lagi, lebih besar lagi, dan lebih semangat lagi,” tuturnya. Sementara itu, Sigit Kamsan Aji, perwakilan tim Risma Anajla yang berhasil meraih Juara 1 Marawis, berharap festival ini terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat seni Islami. “Saya sangat bersyukur dapat berpartisipasi di Festival KAIFA 2026. Semoga festival ini bisa terus berjalan pada tahun-tahun berikutnya dan menjadi festival yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya. Melalui penyelenggaraan KAIFA 2026, LDK Karisma Universitas Serang Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program kemahasiswaan yang tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga memperkuat syiar Islam, kepedulian sosial, dan pembentukan karakter. Diharapkan, KAIFA dapat terus menjadi agenda unggulan UNSERA yang menginspirasi lahirnya generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSERANG – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mendorong lahirnya kegiatan kemahasiswaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga penguatan karakter dan nilai-nilai spiritual. Komitmen tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Karisma Islamic Fair (KAIFA) 2026 yang digagas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LDK Karisma UNSERA pada Rabu (8/7) di Auditorium Gedung A UNSERA. Mengusung semangat syiar Islam yang inklusif, KAIFA 2026 menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk menyalurkan bakat, mempererat ukhuwah, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan seni Islam. Tahun ini, kegiatan menghadirkan dua cabang perlombaan, yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Marawis, yang diikuti peserta dari berbagai sekolah dan pondok pesantren di Provinsi Banten. Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Serang Raya, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., mengapresiasi inisiatif LDK Karisma dalam menghadirkan kegiatan yang mampu menjadi media pembinaan karakter mahasiswa sekaligus memperkuat syiar Islam di lingkungan kampus. “KAIFA merupakan kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga spiritual dan sosial. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena mampu membentuk generasi muda yang berakhlak, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai keislaman,” ujarnya. Rangkaian hari pertama diawali dengan registrasi peserta, pembukaan resmi kegiatan, hingga pelaksanaan babak perlombaan MTQ dan Marawis. Suasana kompetisi berlangsung semarak dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang mengikuti setiap sesi perlombaan secara sportif. Ketua Pelaksana KAIFA 2026, Eka Rizki Ramdhani, mengatakan bahwa penyelenggaraan KAIFA tahun ini dilatarbelakangi oleh keinginan LDK Karisma untuk kembali menghadirkan ruang syiar Islam yang dekat dengan generasi muda setelah beberapa tahun tidak diselenggarakan. “KAIFA bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi salah satu ikhtiar LDK Karisma untuk menghadirkan syiar Islam yang lebih dekat dengan mahasiswa dan pelajar. Kami melihat banyak generasi muda memiliki potensi di bidang keislaman, hanya saja mereka membutuhkan ruang untuk menunjukkan kemampuan tersebut. Karena itu, kami ingin KAIFA menjadi tempat mereka belajar, berkompetisi, memperluas relasi, sekaligus semakin mencintai Al-Qur’an dan seni Islam,” jelas Eka. Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menjadi bukti bahwa kegiatan bernuansa keislaman masih mendapat sambutan positif dari generasi muda. Antusiasme tersebut terlihat sejak proses registrasi hingga pelaksanaan perlombaan yang berlangsung sepanjang hari pertama. Di balik kelancaran acara, Eka mengungkapkan terdapat proses persiapan yang tidak singkat. Salah satu tantangan terbesar panitia adalah memastikan informasi mengenai KAIFA dapat menjangkau calon peserta secara luas dalam waktu yang terbatas. Hal tersebut diatasi melalui koordinasi antardivisi yang intensif serta optimalisasi media sosial sebagai sarana publikasi. “Momen yang paling berkesan bagi saya justru ketika melihat seluruh panitia tetap saling membantu meskipun sudah lelah. Di balik acara yang terlihat lancar, ada banyak proses dan kerja keras yang mungkin tidak terlihat. Saat seluruh rangkaian hari pertama selesai dengan baik dan semua dapat tersenyum, kami merasa perjuangan selama berbulan-bulan benar-benar terbayarkan,” ungkapnya. Melalui KAIFA 2026, LDK Karisma berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam, membangun karakter generasi muda, serta memperluas jejaring silaturahmi antar pelajar dan mahasiswa di Provinsi Banten. Rangkaian KAIFA 2026 masih akan berlanjut pada hari kedua dengan berbagai agenda, mulai dari tabligh akbar, santunan anak yatim, pengumuman pemenang perlombaan, hingga penutupan kegiatan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Menjelang Wisuda ke 18.2 Universitas Serang Raya (UNSERA) yang akan digelar pada 7 Juli 2026, para calon wisudawan bersiap membuka babak baru dalam perjalanan karier. Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal untuk mengembangkan potensi, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Agar lebih siap menghadapi dunia profesional, berikut lima tips yang dapat diterapkan: Melalui semangat UNSERA Berdampak, Universitas Serang Raya terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, berkarakter, dan siap memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selamat kepada seluruh calon wisudawan Wisuda ke 18.2 UNSERA, semoga setiap langkah menjadi awal dari perjalanan yang penuh prestasi dan kebermanfaatan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSERANG, unsera.ac.id – Organisasi kemahasiswaan tidak hanya menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan kepemimpinan mahasiswa. Lebih dari itu, organisasi juga dapat menjadi ruang untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satu program yang mendukung hal tersebut adalah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). PPK Ormawa merupakan program yang memberikan kesempatan kepada organisasi kemahasiswaan untuk merancang dan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara terstruktur, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengelola organisasi, tetapi juga mengasah kemampuan dalam merancang solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran di luar kelas yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik nyata di lapangan. Mahasiswa didorong untuk terlibat langsung dalam proses identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi dampak yang dihasilkan. Apa Itu PPK Ormawa? PPK Ormawa adalah program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan secara berkelompok. Program ini memberikan dukungan pendanaan sekaligus pendampingan bagi organisasi mahasiswa yang memiliki gagasan program inovatif dan berkelanjutan. Berbeda dengan kegiatan sosial yang bersifat insidental, PPK Ormawa menekankan pada keberlanjutan program dan dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut untuk menyusun program yang tidak hanya menyelesaikan permasalahan jangka pendek, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam jangka panjang. Mengapa Mahasiswa UNSERA Perlu Mengenal PPK Ormawa? Bagi mahasiswa UNSERA yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan, PPK Ormawa dapat menjadi peluang untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, manajemen program, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Melalui program ini, mahasiswa dapat belajar bagaimana menyusun proposal kegiatan yang baik, membangun kemitraan dengan masyarakat, mengelola anggaran program, hingga mengukur dampak dari kegiatan yang dilaksanakan. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga yang tidak hanya bermanfaat selama masa kuliah, tetapi juga ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Selain itu, keterlibatan dalam PPK Ormawa juga dapat memperkuat peran organisasi mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Beragam Program yang Bisa Dikembangkan PPK Ormawa memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk menghadirkan berbagai program pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program yang diajukan dapat mencakup bidang pendidikan, ekonomi kreatif, kewirausahaan, lingkungan, kesehatan, teknologi tepat guna, digitalisasi UMKM, pengembangan desa wisata, hingga pemberdayaan kelompok masyarakat lainnya. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang dipelajari di kampus untuk menghasilkan solusi yang relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Saatnya Organisasi Mahasiswa UNSERA Bersiap Bagi organisasi kemahasiswaan di lingkungan UNSERA, PPK Ormawa dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas organisasi sekaligus memperluas kontribusi kepada masyarakat. Persiapan dapat dimulai dengan mengidentifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat, membangun tim yang solid, serta merancang program yang inovatif dan berkelanjutan. Informasi resmi mengenai PPK Ormawa, panduan pelaksanaan, persyaratan, serta perkembangan program dapat diakses melalui https://kemdiktisaintek.go.id dan kanal resmi program yang diumumkan setiap periode pelaksanaan. Melalui PPK Ormawa, mahasiswa UNSERA memiliki kesempatan untuk mengembangkan kapasitas organisasi, memperkuat kompetensi kepemimpinan, serta menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa organisasi kemahasiswaan tidak hanya berperan sebagai wadah aktivitas kampus, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial yang berdampak. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSERANG, unsera.ac.id – Bagi mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) yang sedang merintis usaha atau memiliki ide bisnis inovatif, Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dapat menjadi peluang yang patut dipersiapkan sejak dini. Program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini tidak hanya menyediakan pendanaan usaha, tetapi juga memberikan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan untuk membantu mahasiswa mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. P2MW merupakan salah satu program nasional yang dirancang untuk mendorong lahirnya wirausaha muda dari lingkungan perguruan tinggi. Melalui program ini, mahasiswa yang telah memiliki atau sedang mengembangkan usaha berkesempatan memperoleh dukungan dalam mengelola bisnis secara lebih profesional, mulai dari perencanaan usaha hingga strategi pengembangannya. Lebih dari sekadar bantuan pendanaan, P2MW memberikan pengalaman belajar yang dapat membantu mahasiswa memahami dunia bisnis secara langsung. Peserta akan didorong untuk mengembangkan model usaha, meningkatkan kualitas produk, menyusun strategi pemasaran, serta mengelola keuangan usaha dengan lebih baik. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang ingin membangun usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing. Kesempatan bagi Mahasiswa Berbagai Program Studi P2MW terbuka bagi mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan. Kategori usaha yang dapat diajukan pun beragam, mulai dari makanan dan minuman, budidaya, industri kreatif, seni dan budaya, jasa, pariwisata dan perdagangan, manufaktur dan teknologi terapan, hingga bisnis digital. Mahasiswa dapat mengikuti program ini secara berkelompok dengan anggota tiga hingga lima orang. Usaha yang diajukan harus merupakan hasil pengembangan mahasiswa sendiri dan memiliki potensi untuk terus berkembang. Dengan pendekatan tersebut, P2MW mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berinovasi, tetapi juga membangun kemampuan kolaborasi dalam menjalankan usaha. Mengapa Mahasiswa UNSERA Perlu Mempersiapkan Diri? Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin dinamis, kemampuan berwirausaha menjadi salah satu kompetensi yang penting dimiliki mahasiswa. Melalui P2MW, mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas, kemampuan kepemimpinan, kerja sama tim, hingga keterampilan dalam mengambil keputusan bisnis. Program ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam bentuk usaha nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak sedikit usaha mahasiswa yang berkembang lebih luas setelah mendapatkan pembinaan dan pendampingan melalui program kewirausahaan seperti P2MW. Bagi mahasiswa UNSERA, P2MW dapat menjadi wadah untuk menunjukkan inovasi, mengembangkan potensi bisnis, sekaligus memperluas jejaring dengan sesama mahasiswa wirausaha dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Saatnya Mulai Bersiap Meskipun pelaksanaan program tahun ini telah berjalan, mahasiswa UNSERA dapat mulai mempersiapkan diri untuk periode berikutnya. Langkah yang dapat dilakukan antara lain mengembangkan ide bisnis, membangun tim yang solid, melakukan riset pasar, hingga mulai menjalankan usaha dalam skala kecil untuk menguji produk dan kebutuhan konsumen. Mahasiswa yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai P2MW dapat mengakses portal resmi program melalui https://p2mw.kemdiktisaintek.go.id/. Portal tersebut menyediakan informasi mengenai panduan pelaksanaan, kategori usaha, persyaratan peserta, serta berbagai informasi terbaru terkait program. Melalui P2MW, mahasiswa UNSERA memiliki kesempatan untuk mengembangkan ide menjadi usaha yang lebih matang, memperluas pengalaman di bidang kewirausahaan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional bagi mahasiswanya melalui kegiatan Outing Public Relations (PR) Class ke Burson Malaysia, salah satu agensi komunikasi global terkemuka. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Educom Visit Malaysia 2026 yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik komunikasi dan hubungan masyarakat di tingkat internasional. Sebanyak 43 mahasiswa dan 4 dosen pendamping mengikuti kunjungan yang berlangsung di Event Hall, Level 13A, Annexe Management Office, Menara AIA Sentral, Kuala Lumpur. Selama kegiatan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja industri komunikasi melalui sesi pemaparan materi, tur kantor, hingga diskusi interaktif bersama para profesional Burson Malaysia. Kunjungan ini terlaksana melalui kolaborasi antara UNSERA dan Burson Malaysia yang mendukung penguatan hubungan antara dunia akademik dan industri. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai perkembangan industri komunikasi global, fungsi dan peran strategis public relations dalam organisasi, serta berbagai peluang karier yang dapat ditekuni oleh lulusan Ilmu Komunikasi. Perwakilan Burson Malaysia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda sekaligus memperkenalkan lingkungan kerja profesional kepada generasi calon praktisi komunikasi masa depan. Selain mengikuti sesi pemaparan materi, mahasiswa juga diajak melihat secara langsung aktivitas operasional perusahaan melalui office tour. Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada berbagai divisi, alur kerja, serta budaya kerja yang diterapkan di lingkungan agensi komunikasi global. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai implementasi teori komunikasi yang selama ini dipelajari di ruang perkuliahan. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Outing PR Class menjadi salah satu upaya program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif melalui interaksi langsung dengan praktisi komunikasi profesional. Kami berharap mahasiswa dapat memahami dinamika industri secara nyata, memperluas wawasan global, serta meningkatkan kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi sharing experience dan tanya jawab, yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan para praktisi mengenai tantangan industri, pengembangan karier, hingga keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi dinamika dunia kerja komunikasi yang terus berkembang. Salah satu peserta, Rekta, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru selama mengikuti kegiatan tersebut. “Kunjungan ke Burson Malaysia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kami bisa melihat secara langsung bagaimana sebuah agensi komunikasi global bekerja, memahami budaya kerja profesional, serta mengetahui keterampilan yang dibutuhkan untuk berkarier di industri komunikasi. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA berharap mahasiswa semakin siap menghadapi dunia profesional dengan bekal pengetahuan, pengalaman, serta perspektif global yang dapat mendukung pengembangan karier mereka di masa depan. Kolaborasi bersama Burson Malaysia juga menjadi bukti komitmen UNSERA dalam menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Isu lingkungan menjadi titik temu kolaborasi akademik internasional antara mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia, melalui kegiatan bertajuk “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability” yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026 di Dewan Kolej Seroja. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar kolaboratif yang mempertemukan 43 mahasiswa UNSERA dengan mahasiswa Faculty of Communication and Media Studies (FKPM) UiTM dalam satu ruang kerja kreatif lintas negara. Melalui pendekatan berbasis praktik, mahasiswa didorong untuk merancang strategi komunikasi lingkungan yang dikemas dalam bentuk konten digital yang relevan dengan audiens muda saat ini, sekaligus menantang mereka untuk berpikir cepat, kreatif, dan adaptif dalam kerja tim internasional. Dalam kelompok kerja campuran (groupwork), mahasiswa dari kedua universitas menghasilkan berbagai luaran kreatif seperti poster digital (infografis), konten media sosial untuk Instagram dan TikTok, video kampanye pendek, hingga presentasi konsep kampanye (mock campaign presentation). Seluruh karya dirancang untuk menyampaikan pesan edukatif terkait perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, dan keberlanjutan lingkungan dengan pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda. Deputy Dean, Industry Linkage, Research and Alumni Network FKPM UiTM, Yang Mulia Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad, mengapresiasi dinamika kolaborasi yang terbangun antara mahasiswa UNSERA dan UiTM selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat mengapresiasi bagaimana mahasiswa dari kedua universitas dapat beradaptasi dengan cepat, saling bertukar ide, dan menghasilkan karya yang sangat kreatif dalam waktu singkat. Program Green Influencers ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan melalui cara yang lebih segar dan relevan. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya. Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA, Nasywa Assyifa Huda, turut membagikan pengalamannya selama terlibat dalam proses kolaborasi bersama mahasiswa UiTM. “Awalnya sempat ada rasa canggung karena baru pertama kali bekerja dengan mahasiswa dari negara lain, tapi ternyata prosesnya sangat menyenangkan. Kami banyak berdiskusi, saling bertukar perspektif tentang tren media sosial di Indonesia dan Malaysia, lalu menggabungkan ide untuk membuat konten kampanye lingkungan. Dari sini saya belajar bahwa komunikasi bukan hanya soal bahasa, tapi juga soal bagaimana menyatukan ide dari latar belakang yang berbeda,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dan UiTM menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara tidak hanya memperkuat kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga melahirkan kreativitas komunikasi yang berdampak dalam isu-isu sosial dan lingkungan di tingkat global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Di balik keberhasilan sebuah organisasi menjaga reputasi dan membangun kepercayaan publik, terdapat proses komunikasi strategis yang dirancang secara matang. Pengalaman tersebut dipelajari secara langsung oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Public Relations Professional Exposure Program di Burson Malaysia, salah satu agensi komunikasi global terkemuka. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Educompreneur 2026 ini diikuti oleh 43 mahasiswa dan 4 dosen pendamping. Bertempat di Event Hall, Level 13A, Menara AIA Sentral, Kuala Lumpur, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja public relations internasional melalui sesi pemaparan materi, diskusi profesional, hingga office tour bersama tim Burson Malaysia. Program ini dirancang untuk menjembatani pembelajaran akademik dengan praktik industri yang sesungguhnya. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori public relations di ruang kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana strategi komunikasi disusun dan dijalankan oleh para profesional dalam mengelola reputasi, membangun hubungan dengan media, serta menciptakan komunikasi yang efektif bagi berbagai klien dan pemangku kepentingan. Ketua Pelaksana Educompreneur 2026, Annisarizki, menjelaskan bahwa Public Relations Professional Exposure Program menjadi salah satu upaya Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dalam memperkuat kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi dinamika industri komunikasi yang terus berkembang. “Melalui program ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana dunia public relations bekerja di tingkat internasional, mulai dari pengelolaan reputasi, komunikasi strategis, media relations, komunikasi krisis, hingga pengelolaan hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Pengalaman ini penting karena memberikan gambaran nyata mengenai standar kerja profesional yang tidak selalu dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai alur kerja public relations profesional, mulai dari memahami kebutuhan klien, melakukan riset komunikasi, menyusun strategi kampanye, menentukan pesan utama, memetakan publik sasaran, mengelola hubungan dengan media, hingga mengevaluasi keberhasilan program komunikasi. Mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai praktik profesional yang menjadi bagian penting dalam industri komunikasi modern, seperti stakeholder mapping, media monitoring, content planning, penyusunan brief, presentasi ide, hingga pengelolaan isu dan reputasi organisasi. Melalui paparan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa public relations bukan sekadar aktivitas publikasi, melainkan fungsi strategis yang berperan dalam membangun kepercayaan dan menjaga reputasi organisasi. Menurut Annisarizki, salah satu pembelajaran terpenting yang perlu dipahami mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja adalah pentingnya riset, ketepatan pesan, etika komunikasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi begitu cepat di industri. “Public relations adalah pekerjaan yang membutuhkan kemampuan berpikir strategis, kreativitas, tanggung jawab, dan kepekaan dalam membaca situasi. Selain itu, mahasiswa juga perlu membiasakan diri bekerja secara profesional, berkolaborasi dalam tim, serta memiliki keberanian untuk menyampaikan ide dan solusi,” jelasnya. Selain mendapatkan wawasan profesional, mahasiswa juga berkesempatan melihat secara langsung budaya kerja yang diterapkan di lingkungan agensi komunikasi global. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya kolaborasi, kualitas pesan, kecepatan respons, serta kemampuan menyesuaikan strategi komunikasi dengan karakter publik yang beragam. Salah satu peserta, Ahmad Farid, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai dunia public relations setelah mengikuti program tersebut. “Selama ini kami mempelajari banyak konsep public relations di kelas, tetapi melalui program ini kami bisa melihat langsung bagaimana strategi komunikasi dirancang dan dijalankan oleh para profesional. Saya jadi lebih memahami bahwa dunia PR tidak hanya soal publikasi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan, mengelola reputasi, dan menciptakan hubungan yang baik dengan berbagai publik,” ungkapnya. Melalui Public Relations Professional Exposure Program di Burson Malaysia, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA terus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri global. Program ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi profesional mahasiswa, membangun global mindset, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif dan siap berkarier di bidang komunikasi dan public relations, baik di tingkat nasional maupun internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read More