Tag: FISIPKUMUNSERA

UNSERA Kukuhkan Guru Besar, Perkuat Komitmen Membangun Mutu Pendidikan dan Tradisi Akademik

SERANG, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan capaian penting dalam perjalanan akademiknya melalui pengukuhan Prof. Dr. Delly Maulana, M.AP. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Lingkungan pada Program Studi Administrasi Negara. Momen bersejarah ini berlangsung bersamaan dengan Wisuda XVIII Gelombang 2 di Rachmatoellah Convention Hall (RCH), Selasa (7/7), dan menjadi tonggak penguatan budaya akademik, riset, serta pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan UNSERA. Pengukuhan Guru Besar merupakan pencapaian akademik tertinggi bagi seorang dosen sekaligus menjadi indikator berkembangnya kualitas pendidikan tinggi. Bagi Universitas Serang Raya, momentum ini menjadi bukti bahwa ikhtiar membangun mutu pendidikan, memperkuat tradisi riset, dan menghasilkan karya ilmiah yang berdampak terus menunjukkan hasil yang nyata. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan bahwa pengukuhan Prof. Delly bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika, tetapi juga menandai semakin kuatnya budaya akademik yang tumbuh di UNSERA. “Pengukuhan Guru Besar merupakan buah dari proses akademik yang panjang. Kami meyakini bahwa proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan melahirkan kualitas, dan kualitas akan menghadirkan kepercayaan masyarakat. Pengukuhan Prof. Delly menjadi tonggak penting bagi UNSERA sekaligus motivasi agar semakin banyak dosen yang terus berkembang hingga mencapai jenjang akademik tertinggi,“ ujar Abdul Malik. Ia juga mengungkapkan bahwa UNSERA terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia akademik. Saat ini, proses pengajuan Guru Besar berikutnya juga tengah berjalan sebagai bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat kapasitas keilmuan dan penelitian. Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Delly Maulana, M.AP. menyoroti pentingnya kebijakan lingkungan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan, tetapi juga menjamin keberlanjutan sumber daya alam melalui tata kelola yang kolaboratif dan berbasis bukti ilmiah. Menurutnya, berbagai tantangan lingkungan saat ini membutuhkan kebijakan yang mampu menyelaraskan kepentingan pembangunan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian lingkungan. “Kebijakan lingkungan harus dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak dan didukung oleh riset yang kuat. Perguruan tinggi memiliki peran strategis untuk menghadirkan rekomendasi kebijakan yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan berkelanjutan,” tutur Prof. Delly. Selain menjadi akademisi, Prof. Delly dikenal aktif menghasilkan berbagai penelitian, publikasi ilmiah, serta buku di bidang administrasi publik, kebijakan publik, desentralisasi, hingga pembangunan berkelanjutan. Kiprahnya tersebut menjadi bagian dari kontribusi UNSERA dalam memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan publik. Pengukuhan Guru Besar ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Serang Raya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul melalui penguatan sumber daya manusia, budaya riset, publikasi ilmiah, serta kolaborasi akademik yang berkelanjutan. Dengan semakin berkembangnya kualitas dosen dan penelitian, UNSERA optimistis mampu terus melahirkan inovasi serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. Pengukuhan Prof. Dr. Delly Maulana, M.AP. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Lingkungan menjadi momentum strategis bagi Universitas Serang Raya dalam memperkuat budaya akademik dan mutu pendidikan tinggi. Capaian ini tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga mencerminkan komitmen UNSERA untuk terus menghasilkan sumber daya akademik yang unggul, mendorong lahirnya inovasi berbasis riset, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

BEM FISIPKUM UNSERA Gelar Seminar Nasional 2026, Perkuat Komitmen Mewujudkan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan Seksual

Serang, 29 Juni 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Hukum, dan Ilmu Komunikasi (BEM FISIPKUM) Universitas Serang Raya (UNSERA) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional FISIPKUM 2026 bertajuk “Menciptakan Ruang Aman untuk Semua: Memutus Rantai Kekerasan Seksual dalam Lingkungan Pendidikan” pada Senin (29/6) di Aula Gedung A Lantai 6 Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara mahasiswa dan universitas dalam memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual. Seminar dihadiri oleh sivitas akademika Universitas Serang Raya, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga tamu undangan. Menghadirkan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Agustinus Sirait, S.E., Psikolog Infanti Wisnu Wardani, M.Psi., Psikolog, dan Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKT) Universitas Serang Raya Hendry Gunawan, M.Kom., kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus refleksi bersama mengenai pentingnya membangun budaya kampus yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, saling menghormati, dan berani mengambil peran dalam mencegah kekerasan seksual. Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Serang Raya, Dr. H. M. Kamil Husein, Lc., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BEM FISIPKUM yang telah menginisiasi seminar nasional sebagai bentuk kepedulian terhadap isu yang menjadi perhatian bersama. Menurutnya, Universitas Serang Raya memiliki komitmen yang kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika. “Kami mengapresiasi BEM FISIPKUM yang telah menghadirkan seminar ini sebagai bagian dari upaya membangun budaya kampus yang sehat. Universitas Serang Raya tidak memberikan ruang bagi segala bentuk kekerasan seksual. Pencegahan tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui edukasi yang berkelanjutan, penguatan karakter, dan keterlibatan seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan seksual kami hadirkan tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen dan tenaga kependidikan agar tercipta lingkungan kampus yang aman tanpa terkecuali.” ujarnya. Beliau juga menjelaskan bahwa sebelum berbagai regulasi nasional terkait PPKT berkembang seperti saat ini, Universitas Serang Raya telah membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKT) sebagai bentuk keseriusan institusi dalam memberikan perlindungan kepada seluruh warga kampus. Menurutnya, isu kekerasan seksual tidak boleh dipandang semata sebagai persoalan individu, tetapi juga berkaitan dengan budaya akademik dan lingkungan sosial yang harus dibangun secara sehat agar terbebas dari budaya yang bersifat toksik. Sebagai penyelenggara kegiatan, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Hukum, dan Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya, Winda Triyana Yulianti, mengatakan bahwa seminar nasional ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya budaya kampus yang aman dan inklusif. “Sebagai agen perubahan, mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun budaya kampus yang aman, inklusif, dan saling menghormati. Melalui seminar ini, kami mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar Nasional FISIPKUM 2026, M. Fajri Atqiya, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus ajakan kepada seluruh peserta untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan kekerasan seksual. “Seminar ini kami selenggarakan sebagai upaya membangun kesadaran kolektif bahwa menciptakan ruang aman merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap peserta tidak hanya memahami pentingnya pencegahan kekerasan seksual, tetapi juga berani bersuara dan menjadi bagian dari solusi.” Selama seminar berlangsung, para narasumber menyampaikan berbagai perspektif mengenai pencegahan kekerasan seksual, mulai dari aspek perlindungan anak, dampak psikologis terhadap korban, hingga mekanisme pencegahan dan penanganan di lingkungan perguruan tinggi. Ketua Satgas PPKT UNSERA juga memperkenalkan berbagai upaya yang telah dilakukan universitas dalam memperkuat sistem perlindungan sivitas akademika, di antaranya melalui Program Trisisi, Cakra Control Center sebagai pusat layanan pengaduan, serta Ruang Layanan PPKT yang berlokasi di Gedung A Lantai 2 Universitas Serang Raya. Kehadiran berbagai layanan tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh warga kampus dalam memperoleh perlindungan dan pendampingan apabila mengalami ataupun mengetahui adanya dugaan kekerasan seksual. Melalui Seminar Nasional FISIPKUM 2026, Universitas Serang Raya kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Sejalan dengan semangat UNSERA Berdampak, universitas terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga membentuk lulusan yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. Dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat, Universitas Serang Raya berkomitmen menjadi kampus yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdampak. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea | Humas UNSERA

Read More

COMMFEST 2026 UNSERA Jadi Ruang Kreatif Anak Muda Kembangkan Skill dan Personal Branding

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya melalui Program Studi Ilmu Komunikasi sukses menyelenggarakan Communication Festival (COMMFEST) 2026 pada Rabu, 21 Mei 2026 di Auditorium Lantai 6 Gedung A UNSERA. Kegiatan bertema “Level Up Your Skill, Unlock Your Income” ini menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas digital, hingga peluang karier di era media sosial. Kegiatan menghadirkan dua pemateri inspiratif, yaitu Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky P., S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom. dan content creator sekaligus public figure Siti Celobong. Dalam sesi talkshow, keduanya membahas pentingnya personal branding, kreativitas digital, hingga peluang membangun karier melalui media sosial. Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh MC, pembacaan doa, serta sambutan dari Nasywa Asy-syifa Huda selaku Ketua Pelaksana. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Media Sucahya, M.I.Kom. selaku perwakilan dosen Ilmu Komunikasi UNSERA, serta sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Prof. Dr. A.P. Delly Maulana, M.P.A.. “Kreativitas dan kemampuan komunikasi menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk berkembang di era digital. Anak muda harus berani menunjukkan potensi dan memanfaatkan media digital secara positif,” ujar Prof. Dr. A.P. Delly Maulana, M.P.A. Suasana acara berlangsung interaktif dan meriah melalui sesi ice breaking, talkshow inspiratif, games, sesi tanya jawab, hingga penyerahan plakat kepada narasumber. Pada sesi pertama, Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky P., S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom membahas pentingnya personal branding bagi generasi muda sebagai bekal untuk meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta membangun citra diri yang positif di era digital. “Personal branding menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk membangun kepercayaan diri, memperluas peluang, dan menunjukkan potensi diri di era digital saat ini,” ujar Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky P., S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom. Sementara itu, pada sesi berikutnya Siti Celobong membagikan pengalaman awal dirinya menjadi content creator, proses membangun konsistensi dalam membuat konten, hingga bagaimana media sosial dapat menjadi peluang income jika ditekuni dengan kreatif dan percaya diri. “Konsistensi itu penting. Jangan takut memulai dan mencoba, karena dari konten sederhana pun bisa menjadi peluang besar kalau ditekuni,” ujar Siti Celobong saat sesi talkshow. Selain talkshow, COMMFEST 2026 juga menghadirkan dua kompetisi utama, yaitu News Anchor Competition dan Video Campaign Competition. Kompetisi News Anchor dimulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung di Gedung C Laboratorium Ilmu Komunikasi Lantai 4 UNSERA sebagai wadah bagi peserta untuk mengasah kemampuan public speaking, teknik membaca berita, serta rasa percaya diri di depan kamera. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Mega mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman dan wawasan baru.  “Acaranya seru dan materinya relate banget sama anak muda sekarang. Jadi lebih termotivasi buat belajar public speaking dan bikin konten yang lebih kreatif,” ujar Mega. Pemenang News Anchor Competition Pemenang Video Campaign Competition Melalui COMMFEST 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang pengembangan kreativitas, komunikasi, dan potensi generasi muda agar lebih siap menghadapi perkembangan dunia digital secara positif dan produktif. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Jejak Alumni: Muhamad Fachruroji, Lulusan Ilmu Komunikasi FISIPKUM UNSERA yang Berkarier di Kanwil BPN Provinsi Banten

Serang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mencatat jejak alumni yang berkontribusi di berbagai bidang pekerjaan. Salah satunya adalah Muhamad Fachruroji, alumni Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) Universitas Serang Raya yang lulus pada tahun 2025. Saat ini, Muhamad Fachruroji berkarier di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Banten dengan jabatan sebagai Teknisi. Menariknya, ia telah memulai karier profesionalnya sejak tahun 2019, bahkan sebelum melanjutkan pendidikan di UNSERA. Menurutnya, keputusan untuk melanjutkan studi di UNSERA merupakan langkah untuk meningkatkan kapasitas diri, meskipun bidang pekerjaan yang dijalani tidak memiliki korelasi langsung dengan program studi yang dipilih. “Untuk pertanyaan pertama mungkin saya tidak bisa menjawab secara spesifik terkait hubungan antara pekerjaan dan studi saya, karena saya sudah bekerja sebelum masuk kuliah di UNSERA. Saya masuk UNSERA hanya untuk melanjutkan studi, dan bidang kerja serta studi yang saya pilih memang tidak memiliki korelasi langsung,” ujarnya. Meski demikian, pengalaman selama menempuh pendidikan di UNSERA tetap memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan dirinya. Ia merasakan peningkatan dalam kemampuan komunikasi, pola pikir analitis dan kritis, serta memperluas relasi yang bermanfaat dalam kehidupan profesional. “Menurut saya, ketika saya kuliah khususnya di UNSERA, cukup membawa pengaruh baik kepada saya. Salah satunya dalam pengembangan diri, komunikasi yang lebih baik, kemampuan analisis dan berpikir kritis, serta relasi. Banyak hal yang saya dapatkan selama kuliah yang membantu saya dalam kehidupan kerja,” ungkapnya. Melalui pengalamannya, Muhamad Fachruroji juga memberikan pesan kepada mahasiswa UNSERA yang sedang mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. “Untuk mahasiswa UNSERA sebelum lulus dan akan menghadapi dunia kerja atau dunia yang sesungguhnya, saran saya sederhana. Buang rasa malas dan mulai disiplin. Perbanyak mengembangkan diri sesuai skill, minat, dan bakat yang dimiliki. Selain itu, perluas koneksi dan relasi karena setelah lulus hal tersebut sangat penting untuk membuka peluang yang lebih luas di dunia kerja, baik di perusahaan, lembaga swasta, maupun instansi pemerintahan,” pesannya. Kisah perjalanan Muhamad Fachruroji menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan tinggi tidak hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk kemampuan komunikasi, pola pikir, serta jaringan relasi yang sangat bermanfaat dalam perjalanan karier. Melalui program Jejak Alumni, Universitas Serang Raya berharap kisah inspiratif para alumni dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

HIMANURA UNSERA Gelar Seminar Nasional, Bahas Peran Politik dan Pelayanan Publik bagi Kesejahteraan Rakyat

Serang, 7 April 2026 – Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (HIMANURA) Universitas Serang Raya menggelar Seminar Nasional HIMANURA 2026 dengan tema “Politik dan Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Rakyat” pada Selasa (7/4) di Aula Lantai 6 Gedung A Universitas Serang Raya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta civitas akademika sebagai ruang diskusi akademik mengenai peran politik dan pelayanan publik dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Rizal Fauzi, M.Pd. selaku Pimpinan Redaksi (PIMRED) Ekbis Banten, Deni Legawa, S.E., M.M., MT AWP sebagai ASN Muda Kota Serang, serta Dr. Fikri Habibi, S.Sos., M.Si. dosen Universitas Serang Raya. Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari berbagai pihak, yakni Ketua Pelaksana Andika Saputra, Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara Rifa Maulida, Ketua BEM Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Hukum Winda Triana Yulianti, Presiden Mahasiswa Asril Alyessa, serta Dekan FISIPKUM Prof. Dr. Delly Maulana yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan seminar nasional tersebut. Rektor Universitas Serang Raya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Seminar Nasional HIMANURA 2026 yang digagas oleh mahasiswa Administrasi Negara. Kegiatan akademik ini dinilai penting sebagai ruang diskusi yang dapat memperluas wawasan mahasiswa terkait isu-isu politik dan pelayanan publik di masyarakat. Sementara itu, Prof. Dr. Delly Maulana menekankan bahwa seminar nasional menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan terhadap berbagai persoalan publik. “Kegiatan seperti ini penting untuk mengasah kepekaan mahasiswa terhadap berbagai isu publik, khususnya yang berkaitan dengan politik dan pelayanan publik, sehingga mampu melahirkan gagasan yang konstruktif bagi masyarakat.” Di sisi lain, Asril Alyessa menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dalam mengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada masyarakat. “Politik tidak boleh direduksi sekadar menjadi ruang perebutan kekuasaan. Ia harus dikembalikan pada hakikatnya sebagai alat perjuangan untuk menghadirkan keadilan melalui pelayanan publik yang berpihak. Ketika kebijakan mulai menjauh dari realitas rakyat, maka di situlah mahasiswa mengambil posisi bukan sebagai penonton, tetapi sebagai kekuatan moral yang menjaga arah dan memastikan negara tetap setia pada tujuan utamanya: kesejahteraan rakyat.” Ketua Pelaksana Andika Saputra juga menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam memahami politik dan pelayanan publik. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran sebagai agent of control dan agent of change dalam mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Pada sesi pemaparan materi, para narasumber menyampaikan berbagai perspektif mengenai hubungan antara politik dan pelayanan publik serta tantangan implementasinya di masyarakat. Rizal Fauzi menyoroti pentingnya peran media dalam mengawal kebijakan publik agar tetap transparan dan berpihak kepada masyarakat. Deni Legawa membagikan pengalaman sebagai ASN muda terkait tantangan implementasi kebijakan dan pelayanan publik di tingkat pemerintahan daerah. Sementara itu, Dr. Fikri Habibi menekankan pentingnya kebijakan publik yang berbasis kajian akademik serta peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi pemikiran terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui Seminar Nasional HIMANURA 2026 ini diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami teori politik dan kebijakan publik, tetapi juga mampu bersikap kritis, solutif, serta berkontribusi aktif dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan pelayanan publik di masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Jejak Alumni UNSERA: Daniel Natanael, Melangkah ke Jepang sebagai Teknisi Kelistrikan

Serang, unsera.ac.id – Program Jejak Alumni UNSERA kembali menghadirkan cerita perjalanan alumni yang penuh makna. Kali ini datang dari Daniel Natanael, lulusan Ilmu Komunikasi tahun 2024 yang kini menapaki karier di Jepang. Berbeda dari jalur yang banyak dibayangkan, Daniel justru menemukan jalannya di bidang Teknisi Ahli Kelistrikan (電気工事) bersama Nichiyu Internasional Co. Perjalanan tersebut berawal dari fase yang tidak mudah, di mana ia harus menghadapi realita sulitnya mencari pekerjaan setelah lulus di Indonesia. Namun, dari proses itulah Daniel mulai melihat peluang yang lebih luas dan berani mengambil langkah besar untuk bekerja di luar negeri. Pengalaman tersebut membentuk cara pandangnya terhadap pentingnya kesiapan diri di dunia kerja. “Saran saya, lebih baik belajar bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, atau Korea. Kemudian, cari cara supaya bisa bekerja di luar negeri, salah satunya melalui LPK,” ungkap Daniel. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kemampuan public speaking sebagai nilai tambah yang dapat membantu dalam berbagai situasi profesional. Kisah Daniel menjadi refleksi bahwa jalan karier tidak selalu berjalan lurus. Keberanian untuk mencoba dan kesiapan diri menjadi kunci dalam membuka peluang yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat internasional. Sebagai bagian dari UNSERA, kisah ini menunjukkan komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

FISIPKUM UNSERA Perkuat Pembelajaran Kontekstual melalui Studi Lapangan di Kawasan Baduy

Serang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan studi lapangan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) di kawasan Ciboleger, Baduy, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan FISIPKUM, yaitu Program Studi Ilmu Hukum (S1) melalui mata kuliah Hukum Adat, Program Studi Ilmu Komunikasi (S1) melalui mata kuliah Komunikasi Antarbudaya, serta Program Studi Administrasi Negara (S1) melalui mata kuliah Pemerintahan Desa. Kolaborasi lintas program studi tersebut menjadi wujud nyata penerapan pembelajaran multidisipliner yang menjadi ciri khas FISIPKUM UNSERA. Bagi mahasiswa Ilmu Hukum semester III, studi lapangan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib yang bertujuan memperdalam pemahaman mengenai hukum adat yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Sementara itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester V dan Administrasi Negara semester VII memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika komunikasi lintas budaya serta praktik pemerintahan desa adat. Kegiatan studi lapangan ini didampingi oleh dosen dari masing-masing program studi. Dari Program Studi Ilmu Hukum, kegiatan didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Hukum Adat, Hikmatullah, S.HI., M.Sy., bersama asisten dosen A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA. Dari Program Studi Administrasi Negara, pendampingan dilakukan oleh Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si. dan Rethorika Berthanila, M.Si. Sementara itu, dari Program Studi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini didampingi oleh Endang Tri Santi, S.Sos., M.I.Kom. Kehadiran para dosen pendamping ini memperkuat proses pembelajaran dan pendampingan akademik selama kegiatan berlangsung. Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi, diskusi, dan refleksi akademik terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Baduy. Asisten dosen mata kuliah Hukum Adat, A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA, menjelaskan bahwa studi lapangan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa mengenai hukum adat. Menurutnya, hukum adat tidak dapat dipahami secara tekstual semata, melainkan harus dipelajari sebagai sistem hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. “Hukum adat itu hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, untuk menghindari pemahaman yang bersifat tekstual semata, diperlukan studi lapangan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih empiris mengenai perkembangan hukum adat,” ujarnya. Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa studi lapangan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berbeda dibandingkan perkuliahan di dalam kelas. “Melalui studi lapangan ini, kami dapat melihat secara langsung bagaimana hukum adat diterapkan dalam kehidupan masyarakat Baduy. Pengalaman ini sangat membantu kami dalam memahami materi perkuliahan secara lebih nyata dan mendalam,” ungkapnya. Dosen Program Studi Administrasi Negara, Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si., selaku salah satu perwakilan dosen pendamping, menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memahami secara langsung kearifan lokal masyarakat Baduy, khususnya nilai-nilai kesederhanaan, kejujuran, dan harmonisasi dengan alam. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengaitkan teori administrasi pemerintahan desa dengan praktik kehidupan sosial masyarakat adat. Hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, FISIPKUM UNSERA menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan analisis lapangan, serta pemahaman budaya yang kuat. FISIPKUM UNSERA terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri di bidang Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi Negara melalui kurikulum aplikatif, dosen yang kompeten, serta pengalaman belajar langsung di lapangan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

Kuliah Umum dan Pengukuhan KMPM Provinsi Banten: Dorong Generasi Muda Peduli Pelayanan Publik

Serang, 3 Juli 2025 – Universitas Serang Raya (UNSERA) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kuliah Umum Gratis bertema “Kepemimpinan Publik dan Pelayanan Publik yang Baik”, pada Kamis, 3 Juli 2025, bertempat di Auditorium Lantai 6, Kampus UNSERA, Kota Serang. Acara ini menghadirkan narasumber utama Yeka Hendra Fatika, Anggota Ombudsman Republik Indonesia. Dalam sambutan pembuka, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si, selaku Rektor UNSERA, mengajak seluruh peserta, khususnya mahasiswa, untuk lebih peka terhadap isu pelayanan publik dan maladministrasi yang terjadi di masyarakat. “Tanda kita antusias dalam kegiatan ini adalah dengan menyimak dan mengikuti secara tertib. Kampus harus menciptakan budaya respek dalam setiap kegiatan ilmiah. Jika bentuk pelayanan publik hari ini kurang baik, itu karena kita seringkali tidak peduli terhadapnya. Maka mari kita mulai dengan mendengar, menyimak, tanpa gaduh, tanpa mengobrol. Terima kasih kami ucapkan kepada Ombudsman RI yang telah berkenan hadir dan bekerja sama,” ujar Rektor UNSERA. Selain kuliah umum, kegiatan ini juga menjadi momen penting pengukuhan Kelompok Masyarakat Peduli Maladministrasi (KMPM) Provinsi Banten oleh Yeka Hendra Fatika bersama Fadli Afriadi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Banten. Perwakilan yang dikukuhkan: Pemateri Yeka Hendra Fatika menyampaikan penekanan pentingnya peran generasi muda dalam membangun bangsa: “Lima tahun ke depan, bahkan hari ini pun, kita sedang dihadapkan pada kondisi banyaknya pemimpin yang hanya memperbanyak diri. Itu adalah salah satu indikator dari merajalelanya korupsi. Kita harus banyak belajar agar tidak menjadi seperti itu. Menjadi responsif dan berkelanjutan adalah kunci.” pemateri juga menutup kuliah umumnya dengan pesan sederhana namun kuat: “Jangan malas. Kepedulian terhadap pelayanan publik dimulai dari kesadaran diri untuk berubah dan tidak apatis terhadap proses di sekeliling kita.” tutupnya. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen kampus dan masyarakat dari Provinsi Banten, di antaranya UNSERA, UNTIRTA, UIN SMH Banten, UPI Serang, Universitas Bina Bangsa, Universitas Mathla’ul Anwar, Universitas Tangerang Raya, STIA Banten, dan organisasi seperti IMM, HMI, GMNI, Bedah Institute, serta Yayasan Istana Belajar Anak Banten. Dan di akhiri dengan memberi plakat kegiatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus

Read More

Program Studi Administrasi Negara FISIPKUM UNSERA Mempelajari Administrasi Pemerintah Desa melalui Studi Wisata ke Baduy

Serang, 15 Februari 2025 – Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Hukum (FISIPKUM) Universitas Serang Raya (UNSERA) mengadakan kegiatan studi wisata ke Baduy. Kegiatan ini bertujuan untuk memahami sistem pemerintahan tradisional Baduy serta membandingkannya dengan administrasi desa modern. Dalam kegiatan ini, satu dosen pendamping turut serta, yaitu Rachmi Yulianti, M.Si., yang merupakan pengampu mata kuliah Administrasi Pemerintahan Desa. Melalui studi wisata ini, mahasiswa diharapkan dapat mengamati langsung tata kelola desa yang masih mempertahankan kearifan lokal. Adapun tujuan utama dari kegiatan ini adalah: Dosen pendamping, Rachmi Yulianti, M.Si., menyatakan, “Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat Baduy tentang bagaimana tradisi dan budaya tetap dipertahankan dalam sistem pemerintahan desa mereka.”Ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pelestarian budaya serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam administrasi pemerintahan desa yang lebih luas. “Kami ingin mahasiswa memahami bahwa kearifan lokal dapat menjadi bagian dari sistem pemerintahan desa yang lebih baik dan berkelanjutan,” tambahnya. Kegiatan studi wisata ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa Administrasi Negara UNSERA dalam memahami berbagai model pemerintahan desa, baik yang tradisional maupun modern. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mereka dalam mengembangkan sistem administrasi pemerintahan desa yang lebih baik di masa depan. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Serang Raya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi email info@unsera.ac.id atau mengunjungi laman resmi UNSERA di unsera.ac.id.

Read More

Bilah Aksesibilitas