Serang, 16 Agustus 2026 — Suasana perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kelurahan Kramatwatu terasa berbeda pada Minggu (16/8/2026). Festival Kramatwatu yang digelar KKM 40 Universitas Serang Raya (Unsera) tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat sekaligus menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 20 hari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Kramatwatu Edi Jaya, S.IP., M.M., Kepala Desa Kramatwatu, Ketua RW 02 Ade Ahmad, serta Ketua KKM 40 Erlan Priadi. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah, mulai dari karnaval, perlombaan HUT RI, hingga acara malam yang diisi dengan pentas seni, pemutaran video dokumenter KKM 40, pemberian plakat, serta pengumuman juara Festival Anak Sholeh dan Karnaval. Selama berada di Kramatwatu, mahasiswa KKM 40 tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga ikut berbaur dalam berbagai kegiatan masyarakat. Keterlibatan tersebut mempertemukan mahasiswa dengan warga, pelaku UMKM, dan unsur pemerintahan setempat. Interaksi yang terjalin menjadi bagian dari upaya membangun hubungan sekaligus mengenalkan potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua RW 02 Ade Ahmad menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKM 40 yang telah hadir dan berbaur dengan masyarakat selama pelaksanaan KKM. “Tidak terasa mereka sudah 20 hari di sini. Kami berterima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang sudah bersama-sama dengan warga. Mohon maaf kalau selama kegiatan ada kekurangan.” Beliau juga menyoroti keterlibatan mahasiswa dalam membantu memperkenalkan potensi UMKM. Menurutnya, pemanfaatan ruang digital dapat membantu memperluas jangkauan pasar sehingga potensi lokal tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Camat Kramatwatu Edi Jaya, S.IP., M.M., dalam sambutannya turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan KKM 40 Unsera yang telah melibatkan mahasiswa dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui berbagai kegiatan di lingkungan setempat. Sementara itu, Kepala Desa Kramatwatu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKM. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan lingkungan. Bagi Ketua KKM 40 Erlan Priadi, Festival Kramatwatu menjadi salah satu rangkaian penutup perjalanan mahasiswa bersama masyarakat. Setelah kurang lebih 20 hari menjalankan berbagai program, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKM 40. Festival Kramatwatu kemudian ditutup dengan rangkaian pentas seni dan pengumuman pemenang berbagai perlombaan. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian KKM 40 Unsera di Kramatwatu, sekaligus meninggalkan pengalaman dan hubungan baik antara mahasiswa dengan masyarakat yang diharapkan dapat terus terjaga. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSERANG, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) memperkuat komitmennya dalam mendorong penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata melalui Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian yang dirangkaikan dengan KKM Fair 2026 dan Grand Launching Climate Action Center (CAC) UNSERA. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) Universitas Serang Raya. Mengusung tema “Inovasi untuk Masyarakat Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara gagasan akademik, pengalaman mahasiswa di lapangan, serta kebutuhan masyarakat. Seminar nasional tersebut diikuti oleh mahasiswa KKM UNSERA 2026, dosen pembimbing lapangan, jajaran rektorat, kepala lembaga dan biro di lingkungan UNSERA, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program pengabdian dan pengembangan inovasi kampus. Melalui KKM Fair 2026, berbagai pengalaman dan proses pembelajaran mahasiswa selama melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menjadi bagian dari ruang berbagi dan refleksi. Kegiatan ini menegaskan bahwa pembelajaran mahasiswa tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat, proses identifikasi persoalan, kolaborasi, serta upaya menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Penanggung Jawab KKM 2026, Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., mengatakan bahwa pengalaman mahasiswa selama berada di masyarakat memberikan pembelajaran yang berbeda dibandingkan proses pembelajaran di ruang kelas. “Kalau di kampus mahasiswa lebih banyak belajar teori, maka di lapangan mereka belajar bagaimana berkomunikasi dalam kelompok, berinteraksi dengan masyarakat, dan bersama-sama mencari solusi dari persoalan yang ada. Proses seperti ini penting karena mahasiswa tidak hanya belajar memahami masalah, tetapi juga belajar bagaimana menyelesaikannya,” ujarnya. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan KKM juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi melalui ide dan inovasi yang mereka miliki. Sementara itu, Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan pengetahuan dan inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Ada tiga hal yang harus kita dorong bersama, yaitu pengetahuan, inovasi, dan kebermanfaatan. Pengetahuan yang kita miliki harus melahirkan inovasi, tetapi inovasi juga tidak cukup hanya karena menghasilkan sesuatu yang baru. Ukurannya adalah apakah kebaruan itu benar-benar mampu menjawab persoalan dan memberikan manfaat,” jelasnya. Ia menambahkan, pendidikan tidak semestinya berhenti di ruang kelas. Lingkungan masyarakat juga menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus menguji pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. “Perguruan tinggi bukan hanya tempat memproduksi pengetahuan. Kita juga harus mampu mentransformasikan pengetahuan tersebut menjadi penguatan masyarakat melalui pendidikan, inovasi, dan pengabdian. Karena itu, penelitian dan pengabdian harus bertemu pada satu titik, yaitu dampak yang dapat dirasakan masyarakat,” ungkap Abdul Malik. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, S.Sos. sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, ia membagikan pengalaman mengenai pengembangan inovasi dan pendekatan modern dalam sektor pertanian, termasuk pengalaman mengembangkan produk dengan brand Jawara yang mendapat apresiasi dari Presiden Republik Indonesia. Ia juga menyoroti tiga tahapan penting dalam membangun sebuah perubahan di masyarakat, yaitu kesadaran, intervensi, dan keberlanjutan. Ketiga aspek tersebut menjadi penting agar program yang dilakukan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Selain seminar nasional, momentum tersebut juga menjadi bagian dari Grand Launching Climate Action Center (CAC) UNSERA, yang menjadi langkah UNSERA dalam memperkuat perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Kehadiran CAC melengkapi semangat UNSERA Berdampak untuk mendorong kolaborasi antara sivitas akademika, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam merespons tantangan lingkungan. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Serang Raya dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman KKM UNSERA 2026 juga menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat berperan sebagai bagian dari proses penyelesaian persoalan masyarakat melalui komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan inovasi. Melalui Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian, KKM Fair 2026, serta Grand Launching Climate Action Center, UNSERA terus mendorong agar kegiatan akademik tidak berhenti pada pencapaian pengetahuan, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Dalam rangka pelaksanaan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 2026 dengan tema “Inovasi untuk Masyarakat Berkelanjutan”, Universitas Serang Raya (UNSERA) mengimbau seluruh mahasiswa peserta KKM 2026, mahasiswa UNSERA, dan civitas academica untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Hari/Tanggal: Rabu, 12 Agustus 2026Waktu: 08.00 WIB – selesaiTempat: Rachmatoellah Convention Hall, Universitas Serang Raya Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan KKM Fair 2026 dan Grand Launching Climate Action Center (CAC) UNSERA. Mari bersama-sama hadir dan berpartisipasi dalam rangka memperluas wawasan, bertukar gagasan, serta mendukung inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mendorong hadirnya aksi nyata melalui gerakan UNSERA Berdampak. Pada 8 Agustus 2026, Salah satu bentuk implementasinya diwujudkan melalui Gerakan Sungai Bersih, yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan aliran sungai di wilayah RT 02 Desa Drangong. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya UNSERA untuk membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah dan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sungai yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka. Bagi UNSERA, sungai tidak hanya merupakan bagian dari lingkungan fisik, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Gerakan Sungai Bersih diarahkan tidak sekadar untuk membersihkan sungai pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan bersama untuk menjaga kebersihannya secara berkelanjutan. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat nyata. “Kami ingin kegiatan yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti sebagai program selama KKM, tetapi juga membawa nilai dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Gotong royong membersihkan aliran sungai ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana UNSERA hadir bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan. Dari kegiatan seperti inilah kepedulian dapat dibangun dan terus dikembangkan.” Sementara itu, Ketua Pelaksana UNSERA Berdampak, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Gerakan Sungai Bersih merupakan salah satu bentuk nyata semangat UNSERA Berdampak yang mendorong sivitas akademika untuk hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “UNSERA Berdampak hadir untuk mendorong berbagai inisiatif sivitas akademika yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Gerakan Sungai Bersih ini menunjukkan bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika mahasiswa, masyarakat, dan unsur kampus bergerak bersama, kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.” Koordinator Lapangan Gerakan Sungai Bersih, Entis Haryadi, S.E., M.Akt., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembersihan sungai, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama. “Gerakan Sungai Bersih ini kami dorong sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Membersihkan sungai adalah langkah awal, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana setelah kegiatan ini masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak kembali membuang sampah ke aliran sungai. Karena itu, kami berharap gerakan ini dapat terus dilanjutkan secara bersama-sama dan menjadi kebiasaan di lingkungan masyarakat.” Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan tersebut. Gotong royong diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian antara masyarakat dengan sivitas akademika UNSERA dalam menjaga lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 08 UNSERA turut menjadi bagian dari sivitas akademika yang terlibat langsung dalam Gerakan Sungai Bersih. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami persoalan lingkungan secara langsung serta mengembangkan kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berkolaborasi dengan masyarakat. Koordinator Bidang Lingkungan KKM 08 UNSERA, Hazel Daiva Nugraha, mengatakan bahwa kondisi aliran sungai menjadi salah satu perhatian mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan masyarakat. “Kami melihat aliran sungai sebagai bagian dari lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, kami fokus membersihkan sampah dan material yang dapat menghambat aliran air. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hasil pada saat pelaksanaan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.” Gerakan Sungai Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan gotong royong satu kali, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian dan kebiasaan menjaga sungai secara berkelanjutan. Kolaborasi antara UNSERA, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Melalui UNSERA Berdampak, UNSERA terus mendorong agar pengetahuan, kepedulian, dan energi sivitas akademika dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Gerakan Sungai Bersih menjadi bukti bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat: dari kepedulian, bergerak bersama, dan menjaga sungai untuk masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Semangat kolaborasi terasa di Desa Tembong Wakaf, Kota Serang, pada Sabtu (8/8/2026). KKM Kelompok 29 Universitas Serang Raya (UNSERA) menggelar kegiatan sosialisasi yang tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga mengajak masyarakat melihat potensi desa dari sisi ekonomi, ketahanan pangan, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna. Mengusung tema “Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan, Ketahanan Pangan, UMKM, dan Teknologi Tepat Guna untuk Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan”, kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Desa Tembong Wakaf mulai pukul 16.00 WIB tersebut mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dalam satu ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. selaku Rektor Universitas Serang Raya, Lina Marlina Dewi, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKM 29 Universitas Serang Raya, Entis Haryadi, S.E., M.Akt. selaku Dosen Universitas Serang Raya, serta Tubagus Yusuf Kusnadi selaku Ketua Poktan Sumur Kecapi Kelurahan Tembong. Kehadiran para narasumber membawa pembahasan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui sesi edukasi yang disampaikan Entis Haryadi, S.E., M.Akt. Masyarakat diajak memahami bahwa mengembangkan usaha tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga pengelolaan keuangan yang tertata. Mulai dari bagaimana memutar modal, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mengelola kas, hingga menyusun strategi bisnis menjadi bagian dari materi yang dibagikan. Hal sederhana tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengambil keputusan yang lebih terarah dalam mengembangkan usahanya. “Usaha yang berkembang bukan hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh bagaimana modal tersebut dikelola dengan baik dan berkelanjutan.” Beranjak dari persoalan ekonomi, pembahasan kemudian menyentuh potensi pangan yang ada di sekitar masyarakat. Tubagus Yusuf Kusnadi membagikan pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman pangan serta budidaya ikan lele yang memiliki potensi ekonomi. Bagi masyarakat, pengetahuan tersebut bukan sekadar materi. Pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia dapat menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan. Di tengah rangkaian kegiatan, kehadiran Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. turut memperkuat pesan bahwa kegiatan mahasiswa di masyarakat merupakan bagian dari proses pendidikan yang lebih luas. Kampus tidak hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk mengimplementasikan ilmu dan memberikan manfaat secara langsung. “Mahasiswa memiliki peran penting untuk hadir di tengah masyarakat, membawa pengetahuan yang dimiliki, sekaligus belajar dari kebutuhan dan potensi yang ada di lingkungan masyarakat.” Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat yang dibawa dalam kegiatan KKM Kelompok 29: bahwa pendidikan tidak berhenti ketika mahasiswa meninggalkan ruang kelas. Ilmu justru menemukan maknanya ketika dapat diterapkan, dibagikan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peresmian Peta Wilayah Desa Tembong Wakaf secara simbolis bersama warga. Momen tersebut menjadi penanda sederhana dari sebuah kolaborasi yang diharapkan dapat terus berkembang setelah kegiatan selesai. Bagi KKM Kelompok 29 UNSERA, kegiatan ini bukan sekadar agenda program kerja. Ada cerita tentang mahasiswa yang datang untuk berbagi, masyarakat yang membuka ruang untuk belajar bersama, serta berbagai pihak yang bertemu dalam satu tujuan: mendorong potensi desa agar semakin berkembang. Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari wajah UNSERA Berdampak ketika mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki kompetensi akademik, tetapi juga didorong untuk mampu berkolaborasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. Karena pada akhirnya, dampak tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa tumbuh dari satu pengetahuan yang dibagikan, satu kolaborasi yang dibangun, dan satu langkah kecil yang dilakukan bersama. UNSERA Berdampak. Berkarya bersama, tumbuh bersama, dan hadir untuk masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSERANG – Komitmen mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 08. Berkolaborasi dengan UPT Perpustakaan Universitas Serang Raya dan Kimichigo, KKM 08 sukses menyelenggarakan program kerja bidang pendidikan bertajuk “Kelas Literasi Kreatif: Membangun Minat Baca dan Kreativitas Anak Melalui Storytelling dan Kegiatan Membaca Interaktif” pada 26 Juli 2026 di Aula Desa Drangong RT 02 RW 07, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Mengusung konsep belajar yang interaktif dan menyenangkan, kegiatan tersebut berhasil menarik antusiasme 100 peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kolaborasi antara mahasiswa KKM 08, UPT Perpustakaan UNSERA, dan Kimichigo bertujuan untuk menanamkan budaya literasi sejak dini sekaligus mengembangkan kreativitas anak-anak melalui pendekatan yang edukatif dan inovatif. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan Tim KKM 08, UPT Perpustakaan Universitas Serang Raya, serta Kimichigo kepada seluruh peserta. Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, peserta diajak mengikuti ice breaking dan senam ringan sebelum memasuki sesi utama. Acara kemudian dilanjutkan dengan storytelling interaktif yang mengajak anak-anak menyimak cerita sekaligus berpartisipasi aktif selama proses berlangsung. Setelah itu, peserta mengikuti sesi tanya jawab untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan keberanian dalam menyampaikan pendapat. Keseruan semakin terasa melalui games literasi yang menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Anak-anak kemudian diajak mengikuti kegiatan kreatif pembuatan karya, yang selanjutnya dipresentasikan di hadapan peserta lainnya. Sebagai penutup, panitia mengadakan quiz berhadiah yang disambut antusias oleh seluruh peserta. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM 08 Universitas Serang Raya, Nurhaula Huddin, S.E., M.Sc., mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut. “Program Kelas Literasi Kreatif ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, UPT Perpustakaan UNSERA, dan Kimichigo menunjukkan bahwa peningkatan budaya literasi dapat dilakukan secara inovatif, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan anak-anak. Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan membaca sekaligus mengembangkan kreativitas generasi muda di Desa Drangong,” ujarnya. Koordinator Program Kerja Bidang Pendidikan KKM 08 Universitas Serang Raya, Siti Mariyam, menjelaskan bahwa konsep kegiatan sengaja dirancang agar anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga mampu memahami isi bacaan, berimajinasi, dan berani mengekspresikan ide. “Melalui Kelas Literasi Kreatif, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Storytelling, permainan edukatif, hingga kegiatan membuat karya menjadi media agar anak-anak semakin mencintai membaca dan mampu mengembangkan kreativitasnya. Kami berharap semangat literasi ini terus tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak di Desa Drangong,” jelasnya. Antusiasme juga disampaikan oleh salah satu peserta kegiatan, Aisyah (11), siswi sekolah dasar yang mengikuti seluruh rangkaian acara. Menurutnya, kegiatan literasi yang dikemas secara interaktif membuat membaca menjadi lebih menyenangkan. “Aku senang sekali ikut kegiatan ini karena ceritanya seru dan kakak-kakaknya baik. Tadi kami juga bermain sambil belajar, membuat karya, dan dapat hadiah. Jadi membaca ternyata menyenangkan. Semoga nanti ada kegiatan seperti ini lagi di desa kami,” ungkapnya dengan penuh semangat. Melalui kolaborasi antara KKM 08 Universitas Serang Raya, UPT Perpustakaan UNSERA, dan Kimichigo, kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan mitra dapat menghadirkan program pengabdian masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga mendorong anak-anak untuk berpikir kreatif, berani berkomunikasi, dan membangun rasa percaya diri melalui berbagai aktivitas yang telah dirancang. Ke depan, KKM 08 Universitas Serang Raya berharap Kelas Literasi Kreatif dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menghadirkan program-program literasi yang berkelanjutan demi menciptakan generasi yang gemar membaca, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Untuk Informasi lebih lanjut, bisa hubungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya meninggalkan dampak nyata bagi lingkungan, tetapi juga menyimpan banyak cerita inspiratif yang layak untuk didokumentasikan. Melalui kompetisi SOROT! (Short Movie & Video Competition), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten mengajak mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), maupun program pengabdian sejenis untuk mengabadikan setiap proses, inovasi, dan perubahan yang terjadi di tengah masyarakat melalui karya visual kreatif. Mengusung tema “Menyoroti Potensi Lokal yang Berdampak”, kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengangkat kisah-kisah inspiratif selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya berfokus pada hasil akhir program, karya yang dihasilkan juga diharapkan mampu merekam proses kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, hingga potensi lokal yang berkembang berkat kontribusi mahasiswa. Kompetisi dibuka dalam dua kategori, yaitu Short Movie dengan durasi maksimal lima menit berformat horizontal (16:9) dan Short Video berdurasi maksimal tiga menit berformat vertikal (9:16). Seluruh peserta didorong menghadirkan karya yang kreatif, komunikatif, dan mampu menggambarkan makna pengabdian kepada masyarakat melalui sudut pandang yang inspiratif. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh LLDIKTI Wilayah IV, rangkaian kegiatan dimulai dengan tahap sosialisasi pada Juli 2026, dilanjutkan seleksi internal perguruan tinggi, pengiriman karya pada 23–27 Agustus 2026, hingga pengumuman pemenang pada September 2026. Para pemenang akan memperoleh sertifikat penghargaan serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya terbaik. Bagi mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA), kompetisi ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai program KKM yang telah dilaksanakan di berbagai daerah sekaligus menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan masyarakat. Dokumentasi yang dikemas melalui media visual tidak hanya menjadi arsip kegiatan, tetapi juga dapat menjadi media edukasi, inspirasi, dan promosi potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui kompetisi ini, UNSERA mengajak seluruh kelompok KKM UNSERA 2026 untuk turut berpartisipasi dengan mengirimkan karya terbaik yang merepresentasikan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Setiap program kerja yang telah dilaksanakan memiliki cerita yang layak untuk diabadikan, dibagikan, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Jangan biarkan setiap momen berharga selama KKM hanya tersimpan di galeri atau folder penyimpanan. Jadikan karya visual sebagai media untuk menyampaikan dampak nyata pengabdian mahasiswa sekaligus mengharumkan nama Universitas Serang Raya di tingkat regional maupun nasional. Partisipasi dalam kompetisi ini juga menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kreativitas, inovasi, dan kemampuan bercerita melalui media digital, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan narasi positif tentang potensi lokal serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Kali ini, Kelompok KKM 08 UNSERA menjalin kolaborasi dengan UPT Perpustakaan Universitas Serang Raya dan Komunitas Kimichigo dalam penyelenggaraan Kelas Literasi Kreatif sebagai bagian dari program kerja bidang pendidikan di Lingkungan Drangong, Kota Serang. Kolaborasi tersebut mengusung tema “Kelas Literasi Kreatif: Membangun Minat Baca dan Kreativitas Anak melalui Storytelling dan Kegiatan Membaca Interaktif”. Program ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat budaya literasi pada anak-anak melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif. Melalui kegiatan ini, peserta akan mengikuti berbagai aktivitas edukatif, mulai dari storytelling interaktif, permainan literasi, membaca bersama, hingga aktivitas kreatif yang bertujuan menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan berbahasa, mengembangkan daya imajinasi, serta membangun rasa percaya diri anak sejak dini. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih aktif dan bermakna bagi peserta. Sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan komunitas literasi menjadi salah satu upaya dalam memperluas akses pendidikan nonformal yang berkualitas bagi masyarakat. Kehadiran UPT Perpustakaan UNSERA sebagai mitra strategis bersama Komunitas Kimichigo memperkuat pelaksanaan program literasi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan membaca, tetapi juga mendorong kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan karakter anak melalui aktivitas yang edukatif. Program Kelas Literasi Kreatif menjadi salah satu implementasi pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan mahasiswa selama pelaksanaan KKM UNSERA 2026. Melalui kolaborasi lintas unit dan komunitas, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran Universitas Serang Raya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif dan inovatif. Sejalan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, KKM UNSERA terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang adaptif terhadap kebutuhan lingkungan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara sivitas akademika dan mitra masyarakat mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata serta memperkuat budaya literasi sebagai fondasi dalam menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya resmi melaksanakan kegiatan pelepasan peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026 pada Senin, 18 Mei 2026 bertempat di Aula Lantai 6 Gedung A Universitas Serang Raya. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Penguatan Pendidikan, Ekonomi, dan Lingkungan Berkelanjutan dengan Teknologi Tepat Guna.” KKM Universitas Serang Raya Tahun 2026 melibatkan 42 kelompok mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kota Serang, terdiri dari 35 kelompok reguler dan 7 kelompok Reguler 2. Program kerja mahasiswa difokuskan pada bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, lingkungan berkelanjutan, serta penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan KKM berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 yang mencakup tahapan penyusunan program, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, seminar hasil, hingga pelaporan hasil program kerja mahasiswa. Laporan kegiatan disampaikan oleh Nina Arlofa, S.Si., M.T. selaku Ketua Pelaksana KKM 2026. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan KKM menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal dan kebutuhan masyarakat. “KKM 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan berkelanjutan, serta penerapan teknologi tepat guna yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Nina Arlofa, S.Si., M.T. Kegiatan pelepasan peserta KKM dibuka dengan sambutan Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. yang menyampaikan bahwa KKM bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi momentum belajar bersama masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. “Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan KKM, tetapi bagaimana mahasiswa mampu menjadi agen perubahan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Dalam sambutannya, beliau juga menekankan pentingnya penguatan edukasi lingkungan, literasi digital, pendampingan pendidikan, pemberdayaan ekonomi kreatif UMKM, hingga penataan lingkungan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Selain itu, Rektor UNSERA juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga etika, tanggung jawab, serta membangun kesan positif selama berada di tengah masyarakat. Apresiasi turut disampaikan kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mendampingi 42 kelompok mahasiswa selama proses pengabdian berlangsung. Kegiatan juga diisi dengan pemaparan materi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, M.M. yang mengajak mahasiswa untuk turut memperkenalkan Universitas Serang Raya kepada masyarakat sebagai kampus yang aktif dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Satgas PPKPT UNSERA sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan saling menghargai. yang di sampaikan oleh ketua satgas ppkt unsera pak hendry gunawan, m.kom Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Ketua Satgas PPKPT Universitas Serang Raya, Hendry Gunawan, M.Kom sebagai bentuk edukasi tentang pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan saling menghargai. Melalui kegiatan KKM 2026, Universitas Serang Raya berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di masyarakat serta menciptakan program-program yang bermanfaat, inovatif, dan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, 19 Februari 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Serang Raya secara resmi membuka pendaftaran Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat serta komitmen kampus dalam mewujudkan pembelajaran berdampak. Mengusung semangat “From campus to community, we turn knowledge into meaningful impact”, KKM Universitas Serang Raya (UNSERA) dirancang sebagai wadah mahasiswa untuk mengimplementasikan keilmuan secara langsung di tengah masyarakat. Jadwal Pendaftaran KKM UNSERA 2026 Adapun jadwal pelaksanaan pendaftaran sebagai berikut: Mahasiswa diharapkan memperhatikan setiap tahapan agar proses administrasi berjalan lancar. Tata Cara Pendaftaran KKM Universitas Serang Raya Berikut prosedur pendaftaran KKM yang wajib diikuti mahasiswa: Kelengkapan Berkas Validasi: Seluruh proses validasi dilakukan paling lambat 7 Maret 2026. Komitmen UNSERA dalam Program Pengabdian Masyarakat Program KKM merupakan bagian dari strategi akademik Universitas Serang Raya dalam mendorong mahasiswa berkontribusi nyata kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat nilai kolaborasi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. UNSERA terus berkomitmen menghadirkan program pembelajaran yang relevan, aplikatif, serta selaras dengan semangat UNSERA Berdampak. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman http://www.unsera.ac.id/ atau melalui LPPM Universitas Serang Raya. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read More