SERANG – Tim Universitas Serang Raya (UNSERA) berhasil meraih Bronze Medal pada ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 melalui inovasi kesehatan berjudul “GlucoSense: A Non-Invasive Blood Glucose Prediction System Using Photoplethysmograph and Explainable Machine Learning.”
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) tersebut mempertemukan berbagai inovator dari berbagai negara untuk menampilkan karya terbaik di bidang sains, teknologi, dan inovasi yang berorientasi pada solusi bagi masyarakat.
GlucoSense dikembangkan sebagai sistem prediksi kadar gula darah tanpa prosedur invasif dengan memanfaatkan teknologi Photoplethysmograph (PPG) yang dipadukan dengan Explainable Machine Learning, sehingga mampu memberikan hasil prediksi yang lebih mudah dipahami sekaligus berpotensi meningkatkan kenyamanan pengguna dalam melakukan pemantauan kadar gula darah.
Inovasi ini berkompetisi pada kategori Offline dengan Sub-theme Health dan berhasil meraih Bronze Medal, membuktikan kualitas riset dan inovasi yang dikembangkan oleh sivitas akademika Universitas Serang Raya di tingkat internasional.
Adapun tim pengembang GlucoSense terdiri atas:
1. Syaina Ulfah Azhara, S.Si., M.T.
2. Ir. Miranti Putry, S.T., M.T.
3. Firyaliza Dwi Putri
4. Mochammad Lingga Ramadhani
5. M. Alam Adeyaka
Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., mengapresiasi pencapaian yang diraih tim GlucoSense sebagai salah satu bukti bahwa budaya riset dan inovasi di lingkungan UNSERA terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat global.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa sivitas akademika Universitas Serang Raya memiliki kemampuan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, serta memperluas kolaborasi penelitian di tingkat internasional.”
Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Dr. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara dosen dan mahasiswa dalam membangun budaya penelitian yang berorientasi pada pemecahan masalah nyata.
“Inovasi GlucoSense merupakan salah satu contoh bagaimana kolaborasi multidisiplin dapat menghasilkan solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat. Fakultas Teknik akan terus mendukung pengembangan riset, inovasi, serta kolaborasi lintas bidang agar karya-karya yang dihasilkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan memiliki daya saing di tingkat internasional.”
Sementara itu, Syaina Ulfah Azhara, S.Si., M.T., selaku perwakilan tim, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih sekaligus berharap inovasi tersebut dapat terus dikembangkan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas penghargaan Bronze Medal yang kami raih. GlucoSense lahir dari semangat untuk menghadirkan solusi yang lebih nyaman bagi masyarakat dalam memantau kadar gula darah tanpa prosedur invasif. Kami berharap penelitian ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia kesehatan.”
Melalui pengembangan GlucoSense, tim berharap teknologi kesehatan dapat menjadi lebih mudah diakses, nyaman digunakan masyarakat, serta mendukung deteksi dini bagi penderita diabetes tanpa harus melakukan pengambilan sampel darah secara terus-menerus.
Prestasi ini menjadi salah satu bukti kontribusi Universitas Serang Raya dalam pengembangan inovasi digital di bidang kesehatan yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan menuju implementasi nyata sekaligus memperkuat komitmen UNSERA dalam menghasilkan riset yang berdampak bagi masyarakat.
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi:
🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id
✉ Email: info@unsera.ac.id
📷 Instagram: @unseracampus
📺 YouTube: Unsera TV
🐦 Twitter: @unseracampus
Editor: Mariyam|Humas UNSERA