Kategori: Penelitian Berdampak

Researcher Stories: Ketika Riset Menjadi Harapan bagi Masyarakat Nelayan Banten

Bagi sebagian orang, penelitian mungkin hanya identik dengan jurnal, data, dan laporan akademik. Namun, bagi Dr. A.P. Delly Maulana, penelitian adalah cara menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Berangkat dari kepeduliannya terhadap kehidupan nelayan di Banten, ia mengembangkan riset yang berhasil memperoleh pendanaan Hibah Penelitian Nasional DRTPM Tahun 2025. Sebagai dosen Universitas Serang Raya (UNSERA), Dr. A.P. Delly Maulana menaruh perhatian pada isu-isu sosial yang dekat dengan masyarakat, khususnya persoalan kemiskinan yang masih dihadapi oleh komunitas nelayan pesisir. Ketertarikannya pada bidang penelitian sosial mendorongnya untuk menghasilkan kajian yang tidak hanya memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi dasar dalam penyusunan solusi dan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Perjalanan hingga memperoleh pendanaan nasional bukanlah proses yang singkat. Menyusun proposal penelitian membutuhkan kajian yang mendalam, pengumpulan data awal, penyusunan metodologi yang matang, hingga berbagai penyempurnaan agar penelitian memiliki nilai kebaruan sekaligus manfaat yang nyata bagi masyarakat. Di sisi lain, sebagai dosen, beliau juga harus menjalankan tanggung jawab dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara bersamaan. Titik balik datang ketika gagasan penelitian yang dibangun berhasil menunjukkan relevansinya terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat pesisir. Fokus penelitian yang tidak hanya menyoroti masalah, tetapi juga menawarkan pendekatan berbasis data untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan menjadi salah satu kekuatan utama yang mengantarkan proposal tersebut memperoleh pendanaan dari DRTPM. Keberhasilan meraih Hibah Penelitian Nasional DRTPM 2025 menjadi pencapaian yang membuktikan bahwa riset di lingkungan UNSERA terus berkembang dan mampu menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat. Lebih dari sekadar pendanaan, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan kebijakan, pemberdayaan masyarakat nelayan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Banten. Dampak yang ingin diwujudkan melalui penelitian ini bukan hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga membangun kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan. Melalui riset yang aplikatif, perguruan tinggi dapat mengambil peran sebagai mitra strategis dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat. “Penelitian seharusnya tidak berhenti di atas kertas. Ilmu pengetahuan akan memberikan makna ketika hasilnya dapat dirasakan dan memberi manfaat bagi masyarakat.” — Dr. A.P. Delly Maulana. Melalui perjalanan ini, Dr. A.P. Delly Maulana ingin menunjukkan bahwa setiap penelitian memiliki potensi untuk menciptakan perubahan. Dengan kepedulian terhadap persoalan di sekitar serta semangat untuk terus menghasilkan inovasi, riset dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. Harapannya, semakin banyak dosen dan mahasiswa yang terdorong melakukan penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak yang berkelanjutan bagi bangsa. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Researcher Stories: Menjaga Kearifan Lokal Baduy Melalui Riset yang Berdampak

Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat adat Baduy tetap teguh mempertahankan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun. Keunikan tersebut menjadi perhatian Dr. Liza Diniarizky Putri, dosen Universitas Serang Raya (UNSERA), yang memilih mengangkat literasi sosial dan ekologi masyarakat Baduy sebagai fokus penelitiannya hingga berhasil memperoleh Pendanaan Hibah Penelitian Nasional DRTPM Tahun 2025. Bagi Dr. Liza, penelitian bukan hanya tentang menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga menjadi upaya untuk memahami sekaligus menjaga pengetahuan lokal yang dimiliki masyarakat. Ketertarikannya pada isu sosial, budaya, dan lingkungan mendorongnya melakukan riset yang menghubungkan dunia akademik dengan kehidupan masyarakat adat yang memiliki nilai-nilai keberlanjutan. Meneliti masyarakat adat tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Selain membutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap budaya lokal, proses penelitian juga menuntut pendekatan yang menghormati adat istiadat, membangun kepercayaan dengan masyarakat, serta memastikan setiap tahapan penelitian dilakukan secara etis. Di sisi lain, penyusunan proposal hingga memenuhi standar hibah nasional juga memerlukan proses yang panjang dan penuh penyempurnaan. Perjalanan tersebut menjadi semakin bermakna ketika penelitian yang diusulkan dinilai memiliki relevansi terhadap isu keberlanjutan dan pelestarian pengetahuan lokal. Literasi sosial dan ekologi yang diwariskan masyarakat Baduy dinilai memiliki nilai penting sebagai sumber pembelajaran dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan di masa kini. Dari situlah lahir keyakinan bahwa hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi dunia akademik tetapi juga bagi masyarakat. Kepercayaan tersebut akhirnya terjawab melalui keberhasilan Dr. Liza memperoleh Pendanaan Hibah Penelitian Nasional DRTPM 2025. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa penelitian yang berangkat dari kearifan lokal mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus mendukung pelestarian budaya Indonesia. Lebih dari sekadar hibah penelitian, riset ini diharapkan mampu memperkuat dokumentasi pengetahuan masyarakat Baduy, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, serta menjadi referensi bagi berbagai pihak dalam menyusun kebijakan maupun program pemberdayaan masyarakat adat. “Kearifan lokal bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga sumber pengetahuan yang dapat menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang berkelanjutan.” — Dr. Liza Diniarizky Putri Melalui penelitian ini, Dr. Liza ingin menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dapat tumbuh dari kehidupan masyarakat dan kembali memberikan manfaat bagi mereka. Harapannya, semakin banyak dosen maupun mahasiswa yang terdorong melakukan penelitian yang tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai budaya dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Internasional di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Penguatan kolaborasi internasional menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan tantangan global. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Kolaborasi ini menghadirkan berbagai aktivitas akademik dan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi. Kegiatan tersebut meliputi guest lecturing, international community service, pengembangan kampanye komunikasi lingkungan, hingga keterlibatan dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional. Melalui Program Educompreneur 2026, dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA berkolaborasi dengan sivitas akademika UiTM untuk mengembangkan berbagai inisiatif kreatif yang berfokus pada isu keberlanjutan lingkungan. Berbagai luaran dihasilkan dalam kegiatan ini, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang mengangkat isu perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi internasional menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperluas wawasan global bagi mahasiswa. “Kolaborasi internasional ini menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar nyata bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan global,” ujar Dr. Siska Mardiana. Senada dengan hal tersebut, perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA menyampaikan bahwa keterlibatan dalam program ini memberikan pengalaman berharga untuk memahami perspektif lintas budaya dan mengembangkan keterampilan komunikasi di tingkat internasional. “Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya belajar bekerja sama dengan mahasiswa dari negara lain, tetapi juga memahami bagaimana ide dan kreativitas dapat menjadi solusi atas berbagai isu global. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkontribusi di tingkat internasional,” ujar perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media UiTM, di antaranya Professor Dr. Abd Rasid Abd Rahman selaku Dean, Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad selaku Deputy Dean of Industry Linkage, Research and Alumni Network, Dr. Wan Norbani Wan Nordin selaku Head of Centre for Strategic Communication, Encik Mohd Nur Najmi Nuji selaku Senior Lecturer bidang Public Relations, serta Dr. Abdul Hamid Saifuddin selaku Coordinator of Industry Linkage and Alumni Network. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 yang dikembangkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran global yang inovatif dan berdampak. Partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam kolaborasi Tri Dharma internasional ini menjadi wujud komitmen UNSERA dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, mendorong kontribusi akademik lintas negara, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global. Melalui penguatan kerja sama internasional, UNSERA terus mempertegas perannya sebagai kampus yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat di tingkat nasional maupun global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Melampaui Batas Negara, Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Bersinar di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) menunjukkan potensi dan kreativitasnya dalam kegiatan International Community Service yang diselenggarakan bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi mahasiswa untuk mengembangkan kampanye komunikasi lingkungan berbasis kreativitas dan teknologi digital. Program yang merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 ini dirancang untuk memperkuat jejaring akademik internasional, menghadirkan pengalaman belajar lintas budaya, serta mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Mengusung tema “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability”, mahasiswa UNSERA dan UiTM Malaysia berkolaborasi dalam tim lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi yang mengangkat berbagai isu keberlanjutan, mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, hingga dampak industri fesyen terhadap lingkungan. Beragam ide kreatif lahir dari setiap kelompok. Tim Peony mengusung tema “Pause Before Plastic: Small Habits, Big Impact” melalui mock-up campaign presentation serta konten media sosial untuk Instagram dan TikTok. Sementara itu, Tim Rose mengangkat isu “The Environmental Impact of Fast Fashion in Indonesia and Malaysia” melalui poster digital dan konten media sosial. Kampanye pengurangan sampah plastik juga menjadi fokus Tim Anggrek melalui tema “Reduce Plastic, Protect Our Earth” yang dikemas dalam poster digital dan konten TikTok. Tim Edelweiss mengangkat isu plastic waste melalui poster digital dan konten Instagram, sedangkan Tim Lily mengajak audiens lebih peduli terhadap paparan mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari melalui kampanye bertajuk “Invisible Exposure: Microplastics in Daily Life”. Di sisi lain, isu fesyen berkelanjutan menjadi perhatian beberapa kelompok. Tim Lotus mengangkat tema “The Environmental Impact of Fast Fashion in Global” dan “UnfastenFashion”, sementara Tim Tulip menghadirkan kampanye “Breaking the Fast Fashion Cycle Through Sustainable Consumption”. Adapun Tim Lavender mengajak generasi muda untuk merefleksikan dampak jangka panjang industri fesyen melalui tema “Fast Fashion, Slow Future”. Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA mengungkapkan bahwa pengalaman berkolaborasi dengan mahasiswa dari negara lain memberikan wawasan baru mengenai pentingnya komunikasi dalam mendorong perubahan sosial. “Kegiatan ini membuka kesempatan bagi kami untuk bertukar ide, memahami perspektif lintas budaya, dan mengasah kreativitas dalam menyusun kampanye yang relevan dengan isu lingkungan. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkolaborasi di tingkat internasional,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital, tetapi juga belajar membangun kolaborasi lintas budaya serta merancang solusi kreatif terhadap isu-isu global. Partisipasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA dalam International Community Service menjadi wujud komitmen kampus dalam menciptakan lulusan yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing global. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, Program Educompreneur 2026 terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam forum internasional dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Dosen Ilmu Komunikasi UNSERA dorong Transformasi Eco-Anxiety Menjadi Aksi Lingkungan di Forum Internasional di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Krisis lingkungan yang semakin nyata tidak hanya berdampak pada kondisi alam, tetapi juga memengaruhi kesehatan psikologis generasi muda. Fenomena yang dikenal sebagai eco-anxiety atau kecemasan terhadap masa depan lingkungan menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam forum akademik internasional yang diselenggarakan oleh Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Dalam forum tersebut, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA), Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky Putri, S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom., hadir sebagai Guest Lecturer dengan membawakan materi bertajuk “Eco-Anxiety to Advocacy: The Digital Green SEAblings of Nusantara’s Youth.” Melalui paparannya, Dr. Liza menyoroti bagaimana kecemasan generasi muda terhadap perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan ketidakpastian masa depan dapat menjadi kekuatan positif apabila diarahkan menjadi gerakan advokasi yang konstruktif. Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu menjadi pihak yang terdampak, tetapi juga harus berperan sebagai agen perubahan yang mampu membangun kesadaran publik melalui komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital. “Perubahan iklim telah melahirkan berbagai bentuk kekhawatiran di kalangan anak muda. Namun, eco-anxiety tidak boleh berhenti pada rasa cemas. Kecemasan tersebut perlu ditransformasikan menjadi aksi nyata melalui edukasi, advokasi, kolaborasi, dan gerakan digital yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Dr. Liza. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana media sosial, kampanye digital, dan kreativitas komunikasi dapat menjadi sarana untuk membangun gerakan lingkungan yang lebih inklusif dan relevan bagi generasi muda di kawasan Asia Tenggara. Pendekatan ini dinilai penting mengingat tantangan lingkungan yang dihadapi negara-negara ASEAN memiliki karakteristik yang serupa dan membutuhkan respons kolaboratif lintas batas negara. Kegiatan Guest Lecturing ini merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 yang dikembangkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran global bagi mahasiswa. Forum ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi dan mahasiswa Indonesia-Malaysia dalam membahas isu keberlanjutan lingkungan dari perspektif komunikasi. Selain mengikuti sesi kuliah tamu, mahasiswa UNSERA dan UiTM terlibat dalam aktivitas kolaboratif lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi lingkungan berbasis media digital. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta pemecahan masalah terhadap isu-isu global yang dihadapi masyarakat saat ini. Partisipasi dosen UNSERA dalam forum akademik internasional ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, meningkatkan kolaborasi akademik regional, serta mendorong kontribusi keilmuan yang relevan terhadap berbagai tantangan global. Kehadiran UNSERA di forum ini juga menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan dalam menghadapi masa depan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, UNSERA terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang mendorong kolaborasi internasional, inovasi komunikasi, dan pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan perubahan positif bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Prestasi Membanggakan! Dosen UNSERA Terpilih Ikuti Inspiring Lecturer Program 2026

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui terpilihnya sejumlah dosen dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026, program pengembangan dosen bergengsi yang diselenggarakan oleh Paragon Technology and Innovation. Adapun dosen UNSERA yang terpilih mengikuti program tersebut adalah: Keikutsertaan dosen UNSERA dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan kompetensi dosen melalui program-program nasional yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi saat ini. Melalui program ini, para dosen akan mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas profesional, serta membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas. Capaian ini sejalan dengan komitmen UNSERA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, serta pengembangan kompetensi dosen yang berkelanjutan. Dengan dosen yang terus bertumbuh dan berprestasi, UNSERA semakin siap mencetak lulusan unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Climate Action Center UNSERA Dorong Aksi Nyata Hadapi Krisis Iklim melalui Penanaman Mangrove

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Climate Action Center (CAC) UNSERA kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu keberlanjutan lingkungan melalui kegiatan penanaman bibit mangrove yang dilaksanakan pada Selasa, 20 Mei 2026, di kawasan pesisir Sawah Luhur, Banten. Kegiatan ini melibatkan Duta Perubahan Iklim CAC serta mahasiswa UNSERA sebagai bentuk kolaborasi lintas disiplin dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Kegiatan penanaman mangrove tersebut menjadi bagian dari langkah nyata UNSERA dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi krisis iklim yang saat ini menjadi perhatian global. Mangrove dipilih karena memiliki peran ekologis yang penting, seperti mencegah abrasi pantai, menyerap emisi karbon biru (blue carbon), serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan habitat biota laut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya terlibat secara langsung dalam aksi pelestarian lingkungan, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlanjutan lingkungan hidup. Edukasi tersebut menjadi penguatan nilai akademik sekaligus implementasi nyata kepedulian generasi muda terhadap isu perubahan iklim. Direktur Climate Action Center UNSERA, Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky P., S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan bentuk komitmen generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. “Krisis iklim bukan lagi isu masa depan, tetapi tantangan yang sedang kita hadapi bersama saat ini. Melalui aksi sederhana seperti penanaman mangrove, mahasiswa diajak untuk hadir langsung memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan,” ujarnya. Sementara itu, Duta Climate Action Center UNSERA, Prof. Dr. A.P. Delly Maulana, M.P.A. mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa. “Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya memahami isu lingkungan secara teori, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat,” katanya. Salah satu mahasiswa peserta kegiatan, Firdaus, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir. “Kegiatan ini membuat kami lebih sadar bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana seperti penanaman mangrove,” ujarnya. Sebanyak 13 peserta yang terdiri dari anggota Climate Action Center, Duta Perubahan Iklim CAC, dan mahasiswa Fakultas Teknik UNSERA mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi penanaman bibit mangrove, edukasi lingkungan, serta kampanye digital melalui media sosial. Dokumentasi kegiatan turut dilakukan sebagai sarana penyebaran pesan positif mengenai pentingnya aksi iklim kepada masyarakat luas. Sebagai institusi pendidikan tinggi, UNSERA terus mendorong terciptanya budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa perubahan besar terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif. Kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi nyata demi terciptanya lingkungan yang lebih lestari dan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Hadirkan Akademisi Dunia, Bahas Penelitian Komunitas Adat dan Peran Seni dalam Pemberdayaan Masyarakat

Serang, 30 Mei 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Climate Action Centre (CAC) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menghadirkan program internasional melalui kegiatan International Guest Lecture bertema “Researching Indigenous Communities: Ethics, Methods, and Field Experiences” yang berlangsung di Hall Lantai 3 Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi internasional dari Thailand dan Prancis, di antaranya Dr. Gabriel Facal, Deputy Director Research Institute on Contemporary Southeast Asia (IRASEC), Bangkok, Thailand, serta Charles Garcin, praktisi seni dan pemberdayaan masyarakat asal Prancis. Turut hadir pula Dr. Olivier Tessier, Prof. Xavier Guillot, dan Prof. Dr. Jérôme Ballet yang berbagi pengalaman mengenai penelitian komunitas adat, etika penelitian lapangan, pendekatan partisipatif, hingga peran seni dalam pembangunan masyarakat. Acara dibuka oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. selaku Wakil Rektor I Universitas Serang Raya. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi sivitas akademika UNSERA. “Kita harus memiliki perspektif global. Kehadiran akademisi internasional ini bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama akademik yang lebih luas antara Indonesia dan Prancis,” ujar Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Pada sesi materi, Dr. Gabriel Facal membagikan pengalaman risetnya mengenai masyarakat adat dan komunitas agraria di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ia menjelaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam penelitian sosial agar masyarakat turut berperan dalam proses penciptaan pengetahuan. “Pendekatan partisipatif memungkinkan masyarakat tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses menghasilkan pengetahuan,” ujar Dr. Gabriel Facal. Selain membahas metodologi penelitian, Dr. Gabriel Facal juga menjelaskan pentingnya menjaga etika penelitian, membangun kepercayaan dengan masyarakat, serta memahami konteks budaya lokal sebelum melakukan pengumpulan data di lapangan. Pada sesi berikutnya, Charles Garcin membahas bagaimana seni dapat berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Ia menjelaskan berbagai proyek seni kolaboratif yang melibatkan masyarakat, akademisi, dan berbagai profesi untuk menciptakan dampak sosial yang nyata. “Seni tidak hanya hadir di ruang pamer atau galeri. Seni dapat menjadi media untuk membangun dialog, memahami masyarakat, dan menciptakan perubahan sosial yang berdampak,” jelas Charles Garcin. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap isu penelitian masyarakat adat, pembangunan berkelanjutan, serta kolaborasi internasional. Melalui kegiatan ini, UNSERA kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional serta memperkuat budaya riset dan kolaborasi global di lingkungan kampus. Ingin merasakan pengalaman belajar bersama akademisi dunia dan memiliki kesempatan berkolaborasi dalam berbagai program internasional? Saatnya bergabung bersama Universitas Serang Raya (UNSERA)! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Jadi Mahasiswa Produktif? Yuk Tunjukkan Prestasimu Bersama UNSERA!

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya terus mendorong mahasiswa untuk aktif, kreatif, dan produktif melalui berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik. Melalui informasi terbaru yang dibagikan UNSERA, mahasiswa diajak untuk membagikan prestasi, pengalaman organisasi, volunteer, konferensi, exchange, hingga kegiatan nasional dan internasional agar dapat dipublikasikan di media sosial resmi kampus. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa UNSERA untuk menunjukkan potensi dan karya terbaiknya kepada publik. Tidak hanya prestasi juara lomba, mahasiswa juga dapat membagikan pengalaman inspiratif lainnya yang berdampak positif bagi pengembangan diri. Mahasiswa dapat mengirimkan kegiatan maupun prestasi melalui link pendaftaran berikut:🔗 https://bit.ly/4bhW7zJ Selain menjadi bentuk apresiasi kampus terhadap mahasiswa berprestasi, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi mahasiswa lain agar semakin aktif mengikuti kompetisi, organisasi, dan berbagai kegiatan pengembangan diri selama masa perkuliahan. ✨ Di UNSERA, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga didukung untuk berkembang, berprestasi, dan membangun pengalaman yang berguna untuk masa depan. 🎓 Yuk jadi bagian dari mahasiswa produktif UNSERA dan tunjukkan prestasimu sekarang juga! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Prodi Ilmu Komunikasi UNSERA Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi sebagai Langkah Penguatan Mutu Pendidikan

Serang,  unsera.ac.id – Universitas Serang Raya melalui Program Studi Ilmu Komunikasi melaksanakan kegiatan asesmen lapangan akreditasi pada 24–26 Mei 2026. Kegiatan diawali dengan penyambutan asesor dan sambutan di Ruang Rektor UNSERA sebelum dilanjutkan dengan peninjauan berbagai fasilitas dan sarana pendukung akademik yang dimiliki Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA. Dua asesor yang hadir dalam kegiatan ini yaitu Prof. Dr. Engkus Kuswarno, M.S. dan Prof. Dra. Prahastiwi Utari, M.Si., Ph.D.. Setelah agenda pembukaan, asesor melakukan visitasi ke berbagai fasilitas penunjang seperti ruang kelas, laboratorium, sarana pembelajaran, hingga fasilitas mahasiswa sebagai bagian dari proses asesmen lapangan. Kegiatan asesmen lapangan turut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, serta stakeholder yang terlibat dalam pengembangan Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA. Rektor Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung proses asesmen lapangan tersebut. “UNSERA saat ini masih terus tumbuh dan berkembang. Meski usia universitas belum genap 20 tahun, proses asesmen ini menjadi momentum evaluasi dan pembelajaran agar kualitas pendidikan terus meningkat serta kepercayaan masyarakat terhadap UNSERA semakin baik,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Beliau juga menambahkan bahwa proses akreditasi bukan hanya sekadar penilaian, tetapi menjadi ruang evaluasi untuk melihat berbagai kekurangan dan potensi pengembangan yang dapat dilakukan ke depannya. Dalam proses asesmen, para asesor melakukan diskusi dan konfirmasi terkait penelitian dosen, capaian mahasiswa, pengabdian masyarakat, hingga keterlibatan alumni dalam mendukung pengembangan Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA. “Kegiatan asesmen ini menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan program studi, baik dari sisi akademik, penelitian, fasilitas, maupun keterlibatan mahasiswa dan alumni. Harapannya, hasil evaluasi ini dapat menjadi langkah perbaikan dan penguatan kualitas ke depan,” ujar Prof. Dr. Engkus Kuswarno, M.S. Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan akademik, serta menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing di dunia kerja. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Bilah Aksesibilitas