Sebuah ide besar sering kali lahir dari kesamaan tujuan. Bagi Syifa Husna dan tim, perjalanan meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2024 berawal dari semangat sederhana untuk berkarya dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan. Syifa Husna merupakan ketua tim PKM-Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Serang Raya (UNSERA) yang berhasil memperoleh pendanaan hibah PKM Tahun 2024. Bersama Sion Ira Cahyati, Moch. Lingga Ramadhani, Muhammad Dimas Adhitya, dan Muhammad Alam Adeyaka Putra, serta di bawah bimbingan Sahrupi, S.T., M.T., mereka mengembangkan inovasi berupa mesin pengolah sampah botol plastik berbasis energi terbarukan yang diberi nama Eco.Revine. Inovasi ini dirancang untuk mendaur ulang sampah botol plastik menjadi filamen mesin 3D printing dengan memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber energi. Menariknya, tim Eco.Revine tidak terbentuk secara kebetulan. Syifa menceritakan bahwa tim tersebut lahir dari sekelompok asisten Laboratorium Teknik Industri UNSERA yang berasal dari berbagai angkatan. Berbekal visi yang sama untuk mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa, mereka memutuskan membangun sebuah tim yang mampu menggabungkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan kemampuan teknis dalam satu inovasi. Dalam proses penyusunan proposal, tim menyadari bahwa menghasilkan ide yang baik saja tidak cukup. Mereka harus mempelajari panduan PKM, menyusun proposal secara sistematis, serta terus melakukan penyempurnaan agar gagasan yang diajukan memenuhi kriteria penilaian. Setiap tahapan menjadi proses belajar yang memperkuat kemampuan mereka dalam berpikir kritis, bekerja sama, dan menyelesaikan permasalahan secara kolaboratif. Semangat kebersamaan menjadi titik balik yang membuat seluruh proses terasa lebih ringan. Bagi Syifa dan tim, setiap diskusi, proses perancangan, hingga pembuatan alat menjadi pengalaman yang menyenangkan karena dikerjakan bersama dengan penuh kekompakan. Dukungan dari dosen pembimbing juga menjadi motivasi untuk terus menyempurnakan inovasi yang mereka kembangkan hingga akhirnya berhasil memperoleh pendanaan PKM 2024. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap persoalan lingkungan dapat melahirkan inovasi yang memiliki nilai dan manfaat. Melalui Eco.Revine, tim berharap pengolahan sampah plastik tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menghasilkan produk yang bernilai guna melalui pemanfaatan energi terbarukan. “Selama menjalani proses pembuatan alat ini selalu menyenangkan. Kami selalu senang karena dikerjakan bersama-sama, dengan kompak dan penuh semangat. Semoga setelah lolos hibah pendanaan, kami bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu PIMNAS,” ungkap Syifa Husna. Menutup kisah perjalanannya, Syifa berharap Program Kreativitas Mahasiswa di UNSERA terus berkembang dan semakin banyak mahasiswa yang berani mengambil kesempatan untuk berkarya. Baginya, setiap ide memiliki peluang untuk menjadi solusi nyata apabila dikerjakan dengan kesungguhan, kolaborasi, dan semangat untuk terus belajar. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSebuah inovasi sering kali lahir dari persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Hal itu pula yang menjadi awal perjalanan Uswatun Hasanah bersama tim mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) hingga berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2024 pada skema PKM-Karsa Cipta (PKM-KC). Uswatun Hasanah bersama Azrina Raisha Leman, Rifki Anwar, dan Roy Ainurroffi mengembangkan sebuah inovasi bertajuk Aquaditech, yaitu filter air alami berbasis sensor turbidity yang dirancang untuk membantu proses penyaringan air secara otomatis. Tim ini berada di bawah bimbingan Sahrupi, S.T., M.T. dan menjadi salah satu dari empat tim mahasiswa UNSERA yang berhasil memperoleh pendanaan PKM 8 Bidang Tahun 2024. Gagasan tersebut berangkat dari kepedulian terhadap masih terbatasnya akses air bersih di sejumlah wilayah, terutama saat musim kemarau. Melalui inovasi yang mereka rancang, tim berharap teknologi sederhana dapat menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa karya mahasiswa mampu menjawab kebutuhan di lapangan. Di balik keberhasilan tersebut, perjalanan yang dilalui tentu tidak instan. Menyusun proposal PKM membutuhkan proses diskusi yang panjang, penyempurnaan ide, pembagian tugas di antara anggota tim, hingga berbagai revisi agar proposal memiliki nilai inovasi dan kelayakan untuk bersaing di tingkat nasional. Kesibukan perkuliahan juga menjadi tantangan tersendiri yang harus diimbangi dengan komitmen menyelesaikan setiap tahapan penyusunan proposal. Kerja sama tim menjadi salah satu kunci yang membawa mereka terus berkembang. Dengan arahan dosen pembimbing dan semangat untuk terus memperbaiki setiap kekurangan, proposal yang mereka susun akhirnya berhasil memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Program Kreativitas Mahasiswa 8 Bidang Tahun 2024. Pencapaian ini menjadi langkah awal bagi Uswatun Hasanah dan tim untuk merealisasikan inovasi yang telah mereka rancang. Lebih dari sekadar keberhasilan memperoleh pendanaan, inovasi Aquaditech diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memperoleh akses air yang lebih bersih sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan solusi melalui kreativitas dan teknologi. “Kami berharap inovasi ini tidak hanya menjadi sebuah karya ilmiah, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengembangkan ide dan mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa.” Ujar Uswatun Hasanah Keberhasilan Uswatun Hasanah dan tim menunjukkan bahwa sebuah ide sederhana dapat berkembang menjadi inovasi yang berdampak ketika dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Melalui semangat kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap permasalahan di sekitar, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga berkontribusi menghadirkan solusi bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreDi balik sebuah prestasi nasional, selalu ada proses panjang yang penuh perjuangan. Hal itulah yang menggambarkan perjalanan Kaila Tazkia bersama dua rekannya, Shinta Yuhanida dan Muhammad Ihsan Idzharuddien, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Serang Raya (UNSERA), yang berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Insentif Artikel Ilmiah (PKM-AI) Tahun 2026. Keberhasilan mereka menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa UNSERA mampu menghadirkan karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan dunia pendidikan. Kaila Tazkia bersama tim merupakan mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada bidang pendidikan dan penelitian, khususnya dalam pengembangan pembelajaran matematika berbasis teknologi. Berbekal semangat untuk menghadirkan inovasi di dunia pendidikan, mereka menyusun artikel ilmiah berjudul “Eksplorasi Struktur Faktor Kemampuan Berpikir Aljabar Siswa Melalui Area Model Berbantuan PhET Interactive Simulation” di bawah bimbingan Dr. Rina Oktaviyanthi, M.Pd. Perjalanan menuju pendanaan nasional tentu tidak berjalan mudah. Menyusun artikel ilmiah yang layak bersaing membutuhkan ketelitian, konsistensi, dan kerja sama tim yang kuat. Berbagai proses mulai dari pengumpulan data, penyusunan naskah, diskusi intensif, hingga revisi berulang menjadi bagian dari perjalanan yang harus mereka lalui. Di tengah kesibukan menjalani perkuliahan, mereka juga dituntut mampu membagi waktu agar seluruh tahapan penelitian dapat diselesaikan dengan optimal. Semangat untuk terus belajar menjadi titik balik yang mengantarkan tim ini menuju keberhasilan. Setiap masukan dari dosen pembimbing dijadikan bahan evaluasi untuk menyempurnakan artikel ilmiah yang disusun. Proses yang awalnya penuh tantangan perlahan berubah menjadi pengalaman berharga yang memperkuat kualitas penelitian mereka. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Tim Kaila Tazkia resmi dinyatakan lolos pendanaan PKM Skema Insentif 2026 tingkat nasional. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim, tetapi juga memperkuat budaya riset dan inovasi yang terus berkembang di lingkungan Universitas Serang Raya. Lebih dari sekadar memperoleh pendanaan, keberhasilan ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak mahasiswa untuk berani meneliti, menghasilkan karya ilmiah, serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan melalui pendekatan akademik. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA memiliki daya saing untuk berkompetisi di tingkat nasional. “Kami percaya setiap proses yang dijalani, sekecil apa pun, akan membawa kami lebih dekat pada tujuan. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan tidak takut mencoba.” Ujar Kaila. Bagi Kaila dan tim, perjalanan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah yang lebih besar dalam mengembangkan budaya riset di lingkungan kampus. Mereka berharap semakin banyak mahasiswa UNSERA yang berani keluar dari zona nyaman, menuangkan ide-ide inovatif, dan membuktikan bahwa kerja keras serta kolaborasi mampu menghasilkan karya yang berdampak bagi dunia pendidikan maupun masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSERANG, unsera.ac.id – Komitmen Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi dunia profesional kembali diwujudkan melalui Wisuda XVIII Gelombang 2 yang diselenggarakan pada Selasa (7/7) di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) UNSERA. Momentum ini menjadi penanda lahirnya generasi baru alumni UNSERA yang siap berkarya, berkontribusi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sebanyak 224 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi resmi dikukuhkan dalam prosesi tersebut. Prosesi wisuda dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Yayasan Pendidikan Informatika, dosen, tenaga kependidikan, orang tua wisudawan, serta tamu undangan. Selain menjadi seremoni akademik, wisuda juga menjadi refleksi atas perjalanan belajar para mahasiswa sekaligus awal dari langkah baru menuju dunia profesional, wirausaha, maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Rektor Universitas Serang Raya, Asocc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai insan akademik yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Hari ini bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi, tetapi menjadi awal perjalanan baru untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Saya berharap para lulusan mampu menjaga integritas, terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta menjadi pribadi yang membawa manfaat di mana pun berada.” Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Informatika, H. Mulya R. Rachmatoellah, Lc., M.Hum., mengajak para lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki. “Titiplah nama baik almamater di pundak Saudara. Jadilah alumni yang membanggakan, yang mampu menjaga integritas, menjunjung tinggi etika, serta tetap membumi dalam setiap keberhasilan yang diraih. Terbanglah setinggi mungkin menggapai cita-cita, namun jangan pernah melupakan akar tempat Saudara bertumbuh. Universitas Serang Raya akan selalu menjadi rumah bagi para alumninya.” Kebahagiaan juga dirasakan oleh para wisudawan. Najmi, lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi, mengaku perjalanan selama menempuh pendidikan di UNSERA telah memberinya banyak pengalaman yang menjadi bekal berharga memasuki dunia kerja. “Rasanya tentu senang dan bangga karena setelah kurang lebih empat tahun akhirnya resmi menjadi sarjana. Selama kuliah saya mendapat banyak pengalaman, mulai dari aktif berorganisasi, magang di Tim Humas UNSERA, hingga mengikuti penelitian ke Baduy. Semua pengalaman itu membuat CV saya lebih kaya dan menjadi bekal yang berharga untuk memasuki dunia kerja. Ke depan saya ingin membangun karier di bidang media, perlahan merintis bisnis sendiri, dan melanjutkan studi S2. Semoga UNSERA terus berkembang dan semakin maju, serta untuk teman-teman yang akan menyusul, selamat datang di kehidupan yang sesungguhnya.” Hal senada disampaikan oleh Dede Yuliani, wisudawati Program Studi Ilmu Komunikasi, yang mengaku momen wisuda menjadi akhir dari perjuangan panjang sekaligus awal dari perjalanan baru. “Jujur rasanya campur aduk banget. Senang karena akhirnya bisa menyelesaikan skripsi setelah banyak perjuangan, tapi di sisi lain juga sedih karena harus berpisah dengan teman-teman yang sudah bersama sejak awal kuliah. Yang paling berharga buat saya bukan hanya ilmunya, tapi juga relasi dan semua pengalaman yang didapat selama di UNSERA. Saya belajar beradaptasi, bekerja sama, dan menghargai banyak perbedaan. Alhamdulillah dosen-dosen dan lingkungan kampus juga sangat suportif, jadi selama kuliah saya merasa tidak pernah berjuang sendirian. Setelah wisuda saya ingin fokus mencari pengalaman kerja terlebih dahulu, dan semoga nanti ada kesempatan untuk melanjutkan studi. Harapan saya, UNSERA terus berkembang dan melahirkan lulusan-lulusan hebat. Untuk teman-teman yang masih berjuang menyelesaikan skripsi, tetap semangat. Ingat, skripsi yang baik bukan yang sempurna, tetapi yang selesai.” Melalui Wisuda XVIII Gelombang 2, Universitas Serang Raya kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengalaman, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman organisasi, serta berbagai kesempatan pengembangan diri yang diperoleh selama masa studi, para lulusan diharapkan mampu menjadi alumni yang adaptif, profesional, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri, maupun pembangunan bangsa. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read MoreSerang – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Kementerian PUPR dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) menyelenggarakan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bagi 40 peserta dari mahasiswa dan alumni Teknik Sipil. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/6) di Aula Lantai 3 Gedung A UNSERA ini merupakan upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan dalam menghadapi kebutuhan industri konstruksi. Ketua Program Studi Teknik Sipil UNSERA, Ratu Thifal Zulfa Amelia, S.T., M.T., menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting bagi lulusan karena memberikan pengakuan atas kemampuan yang telah sesuai dengan standar industri konstruksi. “Melalui sertifikasi kompetensi, lulusan memiliki bukti pengakuan atas kemampuan yang sesuai dengan standar industri konstruksi. Hal ini meningkatkan kepercayaan dunia kerja terhadap kompetensi lulusan sekaligus memperkuat daya saing mereka, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Sarah Annisaa Nurwan, S.Ars., Pembina Jasa Konstruksi Ahli Pertama BJKW III Jakarta Kementerian PUPR, menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia konstruksi yang profesional dan berkualitas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.” Dengan SDM yang kompeten, pembangunan dapat berjalan lebih aman, berkualitas, dan berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi penting untuk mempersiapkan calon tenaga konstruksi yang siap menghadapi kebutuhan industri,” jelasnya. Sementara itu, asesor LSP, Ricky Nugraha, menyampaikan bahwa proses sertifikasi dilakukan melalui tahapan validasi dokumen, verifikasi identitas, presentasi kompetensi, dan wawancara sesuai standar kompetensi kerja nasional. “Mahasiswa Teknik Sipil UNSERA menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang dipresentasikan, mulai dari metode kerja, mutu material, hingga aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta mampu menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik di lapangan,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman asesmen profesional, tetapi juga pengakuan kompetensi yang dapat menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja konstruksi yang semakin kompetitif. Kolaborasi antara UNSERA, BJKW III Jakarta Kementerian PUPR, dan LSP diharapkan terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi Indonesia. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Kabar baik bagi mahasiswa dan alumni Universitas Serang Raya (UNSERA)! Kini, UNSERA Career Development Center (UCDC) resmi hadir sebagai pusat layanan pengembangan karier yang siap membantu mempersiapkan langkah menuju dunia profesional. Melalui UCDC, mahasiswa dan alumni dapat memperoleh berbagai informasi dan peluang pengembangan karier, mulai dari info magang, lowongan kerja terbaru, campus hiring, tips penyusunan CV dan wawancara kerja, hingga seminar dan career talk bersama praktisi maupun mitra industri. Kehadiran UCDC merupakan bagian dari komitmen UNSERA dalam mendukung mahasiswa dan alumni agar lebih siap menghadapi dunia kerja serta memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai peluang karier dan pengembangan kompetensi. 📌 Ikuti informasi terbaru melalui Instagram @unseracareercenter dan jangan lewatkan berbagai peluang emas untuk masa depan kariermu. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreMenginspirasi! Muhammad Syahid Alumni FISIPKUM UNSERA Sukses Berkarir di Sekretariat Jenderal DPR RI
Serang – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mencetak lulusan yang mampu bersaing dan berkontribusi di dunia profesional. Salah satunya adalah Muhammad Syahid, alumni Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) UNSERA, yang kini berkarier di Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai Staf Analis pada Biro Sumber Daya Manusia. Berbekal ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNSERA, Muhammad Syahid berhasil menapaki dunia kerja profesional di lingkungan pemerintahan. Saat ini, ia menjalankan tugas di bidang kepegawaian dan pengelolaan sumber daya manusia, sebuah posisi yang menuntut ketelitian, kemampuan analisis, serta tanggung jawab tinggi. Muhammad Syahid mengungkapkan bahwa pengalaman awalnya memasuki dunia kerja di Sekretariat Jenderal DPR RI menjadi tantangan tersendiri. Sebagai Staf Analis Biro Sumber Daya Manusia, ia harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang profesional, ritme kerja yang cepat, serta tuntutan untuk bekerja secara mandiri dan penuh tanggung jawab. “Setelah lulus dari UNSERA, pengalaman awal saya di dunia kerja di Sekretariat Jenderal DPR RI cukup menantang. Saya harus beradaptasi dengan lingkungan profesional, ritme kerja yang cepat, serta tuntutan untuk lebih mandiri dan bertanggung jawab. Akan tetapi, hal tersebut menjadi langkah awal dan proses pembelajaran yang sangat berharga untuk pengembangan diri saya ke depannya,” ujarnya. Ia juga menuturkan bahwa selama kuliah, keterampilan yang paling membantunya dalam dunia kerja adalah kemampuan administrasi, pengelolaan dokumen, serta komunikasi yang baik. Menurutnya, pengalaman magang selama masa perkuliahan turut memberikan gambaran nyata mengenai dinamika dunia kerja, sehingga memudahkannya dalam proses adaptasi setelah lulus. “Keterampilan yang paling membantu selama kuliah adalah kemampuan administrasi, pengelolaan dokumen, serta komunikasi yang baik. Selain itu, pengalaman magang saat kuliah juga sangat berperan dalam memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja,” jelasnya. Sebagai alumni, Muhammad Syahid juga memberikan pesan kepada mahasiswa UNSERA agar aktif membangun pengalaman sejak masa kuliah, baik melalui magang, organisasi, maupun pengembangan keterampilan yang relevan dengan bidang yang ditekuni. “Saran saya untuk mahasiswa UNSERA adalah mulai memperbanyak pengalaman, seperti magang atau organisasi, baik intra maupun ekstra kampus, serta mengasah soft skill dan hard skill seperti komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, kedisiplinan, dan kemampuan yang menunjang di jurusan yang dipilih. Selain itu, penting juga untuk mulai membangun relasi dan memahami bidang yang ingin ditekuni sejak masa perkuliahan, sehingga langkah ke depannya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan di dunia kerja nanti,” tuturnya. Kisah Muhammad Syahid menjadi salah satu bukti bahwa lulusan UNSERA memiliki daya saing dan kesiapan untuk berkiprah di dunia kerja profesional, termasuk di instansi pemerintahan tingkat nasional. Melalui pengalaman, kompetensi, dan kemauan untuk terus belajar, alumni UNSERA terus menunjukkan kontribusi nyata di berbagai bidang. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mencatat jejak alumni yang berkontribusi di berbagai bidang pekerjaan. Salah satunya adalah Muhamad Fachruroji, alumni Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) Universitas Serang Raya yang lulus pada tahun 2025. Saat ini, Muhamad Fachruroji berkarier di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Banten dengan jabatan sebagai Teknisi. Menariknya, ia telah memulai karier profesionalnya sejak tahun 2019, bahkan sebelum melanjutkan pendidikan di UNSERA. Menurutnya, keputusan untuk melanjutkan studi di UNSERA merupakan langkah untuk meningkatkan kapasitas diri, meskipun bidang pekerjaan yang dijalani tidak memiliki korelasi langsung dengan program studi yang dipilih. “Untuk pertanyaan pertama mungkin saya tidak bisa menjawab secara spesifik terkait hubungan antara pekerjaan dan studi saya, karena saya sudah bekerja sebelum masuk kuliah di UNSERA. Saya masuk UNSERA hanya untuk melanjutkan studi, dan bidang kerja serta studi yang saya pilih memang tidak memiliki korelasi langsung,” ujarnya. Meski demikian, pengalaman selama menempuh pendidikan di UNSERA tetap memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan dirinya. Ia merasakan peningkatan dalam kemampuan komunikasi, pola pikir analitis dan kritis, serta memperluas relasi yang bermanfaat dalam kehidupan profesional. “Menurut saya, ketika saya kuliah khususnya di UNSERA, cukup membawa pengaruh baik kepada saya. Salah satunya dalam pengembangan diri, komunikasi yang lebih baik, kemampuan analisis dan berpikir kritis, serta relasi. Banyak hal yang saya dapatkan selama kuliah yang membantu saya dalam kehidupan kerja,” ungkapnya. Melalui pengalamannya, Muhamad Fachruroji juga memberikan pesan kepada mahasiswa UNSERA yang sedang mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. “Untuk mahasiswa UNSERA sebelum lulus dan akan menghadapi dunia kerja atau dunia yang sesungguhnya, saran saya sederhana. Buang rasa malas dan mulai disiplin. Perbanyak mengembangkan diri sesuai skill, minat, dan bakat yang dimiliki. Selain itu, perluas koneksi dan relasi karena setelah lulus hal tersebut sangat penting untuk membuka peluang yang lebih luas di dunia kerja, baik di perusahaan, lembaga swasta, maupun instansi pemerintahan,” pesannya. Kisah perjalanan Muhamad Fachruroji menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan tinggi tidak hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk kemampuan komunikasi, pola pikir, serta jaringan relasi yang sangat bermanfaat dalam perjalanan karier. Melalui program Jejak Alumni, Universitas Serang Raya berharap kisah inspiratif para alumni dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Pendidikan tinggi tidak hanya menjadi langkah awal memasuki dunia kerja, tetapi juga berperan dalam memperkuat kompetensi dan membuka peluang pengembangan karier. Hal ini dirasakan oleh Primadya Pradipta, alumni Program Studi Teknik Kimia Universitas Serang Raya (UNSERA), yang saat ini berkarier di PT Merak Chemicals Indonesia sebagai Technical Coordination & Quality Assurance Officer. Berbeda dari sebagian lulusan pada umumnya, Primadya telah lebih dahulu bekerja sebelum menyelesaikan studinya. Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa setelah lulus dari UNSERA, terdapat peningkatan signifikan dalam cara pandang dan pemahamannya terhadap pekerjaan di industri. “Saya sudah bekerja sebelum lulus, tetapi setelah menyelesaikan studi di UNSERA, saya merasakan perubahan yang cukup signifikan. Ilmu yang saya peroleh selama kuliah membantu saya memahami pekerjaan di industri dengan lebih mendalam,” ujarnya. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di UNSERA tidak hanya relevan bagi pencari kerja, tetapi juga bagi profesional yang ingin meningkatkan kapasitas dan kualitas kerja di bidangnya. Dalam menjalankan perannya di perusahaan multinasional, Primadya menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis dan soft skill, terutama dalam hal komunikasi dan kerja sama tim. “Di lingkungan kerja, terutama di perusahaan multinasional, kemampuan komunikasi dan kerja sama tim sangat dibutuhkan, selain kompetensi teknis. Selama kuliah di UNSERA, saya mendapatkan pengalaman pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif, sehingga sangat membantu dalam dunia kerja,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa dasar keilmuan Teknik Kimia yang diperoleh selama perkuliahan menjadi fondasi penting dalam mendukung pekerjaannya, khususnya dalam bidang quality assurance yang menuntut ketelitian dan pemahaman proses secara menyeluruh. Sebagai alumni, Primadya memberikan pesan kepada mahasiswa UNSERA agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi dunia kerja. “Kuliah memang bukan satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan, namun pendidikan tinggi dapat memperbesar peluang untuk berkembang. Manfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan potensi diri, fokus pada bidang keahlian, dan jangan takut untuk bermimpi besar,” pesannya. Kisah Primadya Pradipta menegaskan bahwa lulusan Teknik Kimia UNSERA memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai profesional yang terus mengembangkan kompetensi di tengah dinamika industri. Oleh karena itu, mahasiswa UNSERA diharapkan dapat memanfaatkan proses pembelajaran secara optimal, meningkatkan kompetensi teknis dan non-teknis, serta mempersiapkan diri secara berkelanjutan agar mampu bersaing dan berkembang di dunia kerja yang semakin dinamis Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus membuktikan perannya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi di dunia kerja. Hal ini tercermin dari kiprah Maudy Agustien, alumni Program Studi Teknik Kimia yang kini berkarier sebagai guru di SMKN 2 Cilegon. Selama masa perkuliahan, Maudy aktif sebagai asisten laboratorium di Laboratorium Operasi Teknik Kimia (OTK), Kimia Dasar, dan Kimia Fisika. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan teknis sekaligus keterampilan interpersonal yang dibutuhkan di dunia profesional. “Pengalaman sebagai asisten laboratorium membuat saya lebih percaya diri, lebih dekat dengan dosen, dan memiliki banyak relasi. Itu sangat membantu ketika masuk ke dunia kerja,” ungkapnya. UNSERA melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif, termasuk keterlibatan dosen praktisi dan aktivitas laboratorium, dinilai memberikan kontribusi nyata dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia pendidikan. “Ilmu yang saya dapatkan selama kuliah sangat membantu, terutama dalam mengajarkan penggunaan alat, SOP, dan keselamatan kerja kepada siswa,” jelas Maudy. Kisah Maudy Agustien menegaskan bahwa lulusan UNSERA memiliki kompetensi dan kesiapan kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman selama perkuliahan, khususnya keterlibatan dalam kegiatan laboratorium, menjadi faktor penting dalam membentuk kemampuan teknis, komunikasi, serta kepercayaan diri. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa UNSERA diharapkan dapat lebih aktif mengembangkan potensi diri, meningkatkan soft skill, serta membangun pengalaman praktis sebagai bekal utama agar lebih siap kerja dan mampu bersaing di dunia profesional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read More