unsera.ac.id – Prestasi mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali bertambah dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMProv) Banten 2026. Kali ini, pasangan Nabila Rahmadina dari Program Studi Bisnis Digital dan Zalfa Suci Aulia dari Program Studi Manajemen berhasil meraih medali perak pada nomor ganda putri cabang olahraga bulutangkis. Pertandingan berlangsung pada Selasa (1/9) di ASA Sport Center Cilegon. Dengan persiapan yang relatif singkat, keduanya mampu tampil kompetitif dan mengantarkan ganda putri UNSERA hingga ke podium. Bagi Zalfa, perjalanan menuju medali menjadi pengalaman yang tidak lepas dari proses latihan, menjaga kondisi fisik, dan mempersiapkan mental. Ia berusaha tetap tenang dan fokus untuk memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan. “Perjalanannya cukup panjang dan pastinya tidak selalu mudah. Saya mulai dari latihan, menjaga kondisi fisik, sampai mempersiapkan mental sebelum bertanding. Saat pertandingan, saya berusaha menikmati prosesnya, tetap fokus, dan memberikan yang terbaik. Alhamdulillah, semua proses itu akhirnya terbayarkan dengan berhasil meraih medali,” ujar Zalfa. Sementara itu, Nabila mengungkapkan bahwa persiapannya menghadapi POMProv Banten 2026 hanya berlangsung sekitar satu bulan lebih. Meski memiliki waktu yang terbatas, ia tetap berupaya memaksimalkan latihan dan menjaga fokus selama pertandingan. “Persiapannya memang cukup singkat, sekitar satu bulan lebih sedikit. Alhamdulillah, dalam waktu yang singkat tersebut saya bisa berhasil membawa medali perak di ajang POMProv ini. Pengalaman ini sangat menyenangkan dan menjadi pembelajaran untuk ke depannya,” ungkap Nabila. Menjaga fokus dan mental menjadi tantangan tersendiri bagi keduanya, terutama ketika menghadapi lawan yang kuat. Bagi Zalfa, keberhasilan meraih medali bukan sekadar pencapaian di podium, tetapi juga menjadi pengalaman untuk terus berkembang. “Prestasi ini bukan cuma soal medali, tetapi tentang proses dan keberanian untuk mencoba. Saya bangga bisa membawa nama UNSERA di POMProv Banten 2026. Ke depannya, saya berharap bisa terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” tutur Zalfa. Bagi Nabila, capaian tersebut menjadi pencapaian pribadi sekaligus kebanggaan karena dapat membawa nama UNSERA dalam kompetisi olahraga tingkat Provinsi Banten. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang, baik dalam bidang olahraga maupun akademik. Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., mengapresiasi perjuangan Nabila dan Zalfa yang berhasil melampaui target UNSERA pada cabang olahraga bulutangkis. “Target kita di cabor bulutangkis terlampaui. Kami mengapresiasi perjuangan Nabila dan Zalfa yang telah memberikan kemampuan terbaik hingga berhasil meraih medali perak untuk UNSERA. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Abdul Fatah. Raihan medali perak tersebut menambah catatan prestasi kontingen UNSERA pada POMProv Banten 2026. Capaian Nabila dan Zalfa sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSERA terus mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam mengharumkan nama almamater melalui prestasi olahraga. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreCilegon, unsera.ac.id — Sempat mengalami foul dan terpeleset saat practice, Salim Pujianto kembali memperbaiki penampilannya di babak kualifikasi Pomprov Banten 2026. Mahasiswa semester 4 Program Studi Manajemen Universitas Serang Raya (UNSERA) itu mencatatkan best time dan lolos ke delapan besar. Bertanding pada Minggu (30/8) di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPLP) Banten, Salim turun pada kategori speed climbing. Di babak final, ia mencatatkan waktu terbaik ketiga dan meraih medali perunggu. “Saya sempat down karena pada sesi practice selalu terpeleset dan foul, tapi saya berhasil mendapatkan best time di kualifikasi dan itu menjadi titik balik,” ujar Salim. Medali tersebut menambah perolehan kontingen UNSERA menjadi dua emas dan dua perunggu di Pomprov Banten 2026. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read Moreunsera.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Universitas Serang Raya (UNSERA) pada Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMProv) Banten 2026. Atlet karate putri UNSERA, Haliza Humaira, berhasil menyumbangkan dua medali sekaligus melalui cabang olahraga karate yang berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026, di Mall Ramayana Cilegon. Mahasiswa Program Studi Teknik Industri semester 6 yang akrab disapa Icha tersebut turun pada dua kategori, yakni kata perorangan dan kumite kelas -61 kilogram. Dari dua nomor yang diikuti, Icha berhasil mempersembahkan medali perunggu pada kategori kata dan medali emas pada kategori kumite -61 kilogram. Pada pertandingan kata perorangan, Icha tampil dari sudut biru dan memberikan penampilan terbaiknya meski berada dalam kondisi kurang fit. Perjuangan tersebut mengantarkannya meraih medali perunggu sekaligus membuka torehan prestasi bagi kontingen UNSERA pada nomor yang diikutinya. Namun, perjuangan Icha belum berakhir. Setelah menyelesaikan pertandingan kata, ia kembali turun pada kategori kumite kelas -61 kilogram. Dalam kondisi mengalami cedera dan kelelahan akibat pertandingan sebelumnya, Icha tetap menunjukkan mental bertanding yang kuat dan tampil percaya diri menghadapi lawan-lawannya hingga berhasil melaju ke partai final. “Meski persiapan yang tidak maksimal dan dalam kondisi cedera, saya siap memberikan yang terbaik,” ujar Icha. Pada partai final, Icha berhadapan dengan atlet karate dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Di tengah kondisi fisik yang masih merasakan sakit, Icha mampu mempertahankan fokus dan memberikan perlawanan hingga akhirnya berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 6–4. Kemenangan tersebut memastikan medali emas bagi Icha sekaligus menjadi medali emas kedua untuk kontingen UNSERA pada POMProv Banten 2026, setelah sebelumnya Nicky Hardiana Caesar lebih dahulu meraih emas pada kategori kata perseorangan putra. Bagi Icha, keberhasilan tersebut memiliki arti khusus karena menjadi pengalaman pertamanya bertanding membawa nama almamater UNSERA. “Ini pertama kali saya bertanding membawa almamater UNSERA dan sangat bahagia bisa memberikan hasil terbaik. Saya masih tidak menyangka mendapatkan emas,” ungkap Icha. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., mengapresiasi perjuangan Haliza yang mampu meraih dua medali dalam kondisi yang tidak sepenuhnya prima. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA memiliki semangat juang dan karakter tangguh dalam menghadapi tantangan. “Prestasi yang diraih Haliza menjadi kebanggaan bagi UNSERA. Dua medali yang berhasil dipersembahkan menunjukkan bahwa prestasi lahir dari kerja keras, keberanian, dan ketangguhan. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi Haliza untuk terus berkembang dan bagi seluruh mahasiswa UNSERA untuk berani berprestasi di bidang masing-masing.” Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas perjuangan Haliza sekaligus menilai capaian tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan prestasi mahasiswa UNSERA. “Kami sangat bangga dengan perjuangan Haliza. Dalam kondisi cedera dan kelelahan, ia tetap mampu menunjukkan semangat bertanding dan memberikan yang terbaik untuk UNSERA. Dua medali ini menjadi bukti bahwa mental juang, disiplin, dan kerja keras memiliki peran penting dalam meraih prestasi,” tuturnya. Capaian Haliza menambah catatan positif bagi kontingen UNSERA pada POMProv Banten 2026. Tidak hanya berhasil menyumbangkan dua medali dalam satu hari pertandingan, Haliza juga menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA mampu tampil kompetitif di tengah persaingan atlet dari berbagai perguruan tinggi di Banten. Setelah menorehkan prestasi di POMProv Banten 2026, Haliza berharap dapat kembali memperoleh kesempatan untuk membawa nama UNSERA pada ajang olahraga mahasiswa tingkat nasional, khususnya Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) mendatang. Dua medali yang diraih Haliza menjadi bukti semangat juang srikandi UNSERA dalam mengharumkan nama almamater. Prestasi tersebut sekaligus menambah energi positif bagi perjuangan kontingen UNSERA dalam melanjutkan pertandingan pada POMProv Banten 2026. Selamat Haliza Humaira! Dua medali, satu perjuangan, dan kebanggaan untuk UNSERA. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreKarate Sumbang Emas Perdana, Nicky Hardiana Caesar Antar UNSERA Raih Prestasi di POMProv Banten 2026
SERANG, unsera.ac.id – Kontingen Universitas Serang Raya (UNSERA) berhasil meraih medali emas perdana pada Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMProv) Banten 2026 melalui cabang olahraga karate. Prestasi tersebut dipersembahkan oleh Nicky Hardiana Caesar, mahasiswa Program Studi Teknik Industri semester 6 UNSERA, pada kategori kata perseorangan putra. Pertandingan karate POMProv Banten 2026 berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026, di Mall Ramayana Cilegon. Nicky tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final dan berhasil melewati persaingan ketat dengan sejumlah atlet dari perguruan tinggi lainnya. Perjalanan Nicky menuju podium juara berlangsung penuh tantangan. Pada babak semifinal, Nicky berhasil mengalahkan atlet dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan memastikan tiket menuju partai final. Pada pertandingan perebutan medali emas, Nicky berhadapan dengan atlet dari Universitas Pamulang (Unpam) Serang. Di partai final, Nicky menampilkan jurus Unsu dengan sangat baik dan berhasil meyakinkan juri hingga dinobatkan sebagai juara pertama sekaligus menyumbangkan medali emas pertama bagi kontingen UNSERA pada POMProv Banten 2026. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNSERA, terlebih Nicky tidak hanya berstatus sebagai mahasiswa berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki pengalaman mewakili Provinsi Banten dalam ajang olahraga tingkat nasional. “Mendapatkan juara satu adalah pengalaman yang luar biasa dan sulit dilupakan. Rasa gembira, bangga, dan lega biasanya campur aduk jadi satu, apalagi kalau mengingat perjuangan dan pengorbanan yang sudah dilakukan sebelumnya,” ujar Nicky. Nicky diketahui merupakan bagian dari kontingen Provinsi Banten pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam perjalanan prestasinya dan menjadikannya salah satu atlet yang diproyeksikan untuk terus berkembang serta meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., mengapresiasi capaian Nicky sebagai medali emas pertama yang dipersembahkan untuk kontingen UNSERA dalam POMProv Banten 2026. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi melalui berbagai bidang. “Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih Nicky. Medali emas ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Nicky, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar UNSERA. Ini membuktikan bahwa mahasiswa UNSERA memiliki kemampuan, ketangguhan, dan semangat untuk berprestasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi Nicky untuk terus berkembang dan bagi mahasiswa UNSERA lainnya untuk berani mengejar prestasi di bidang yang mereka tekuni.” Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa capaian Nicky menjadi bukti pentingnya pembinaan dan dukungan terhadap mahasiswa yang memiliki potensi di bidang olahraga. “Kami bersyukur dan bangga atas capaian Nicky yang berhasil menyumbangkan emas perdana untuk UNSERA. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, latihan, dan mental bertanding yang kuat. Kami berharap keberhasilan ini dapat memacu semangat seluruh kontingen UNSERA yang masih akan bertanding pada cabang olahraga lainnya untuk memberikan kemampuan terbaik dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.” Keberhasilan Nicky juga menjadi energi positif bagi kontingen UNSERA yang tengah berjuang pada POMProv Banten 2026. Sebelumnya, UNSERA mengirimkan 32 mahasiswa untuk berlaga pada delapan cabang olahraga dalam ajang tersebut. Bagi UNSERA, pencapaian di POMProv Banten 2026 tidak hanya diukur dari jumlah medali yang berhasil diraih, tetapi juga dari proses pembinaan mahasiswa agar mampu menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, sportif, dan berintegritas. Medali emas yang diraih Nicky menjadi awal yang membanggakan bagi kontingen UNSERA. Dengan semangat yang sama, seluruh atlet mahasiswa UNSERA diharapkan terus berjuang dan memberikan penampilan terbaik hingga seluruh rangkaian pertandingan POMProv Banten 2026 berakhir. Selamat Nicky Hardiana Caesar! Terus berprestasi dan harumkan nama Universitas Serang Raya di tingkat nasional dan internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreSERANG – Universitas Serang Raya (UNSERA) melepas 32 mahasiswa yang akan mewakili universitas dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMProv) VIII Banten 2026. Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Universitas Serang Raya (UNSERA). Para mahasiswa akan bertanding pada delapan cabang olahraga (cabor) dalam kompetisi olahraga mahasiswa tingkat Provinsi Banten. Pelepasan kontingen POMProv VIII Banten 2026 menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam mendukung pengembangan potensi dan prestasi mahasiswa di bidang olahraga. Keikutsertaan ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, membangun mental kompetitif, serta membawa nama baik universitas melalui semangat sportivitas. Sebanyak 32 mahasiswa dari berbagai program studi tergabung dalam kontingen UNSERA. Berdasarkan daftar peserta, mahasiswa UNSERA mengikuti sejumlah cabang olahraga, di antaranya renang, panjat tebing, catur, karate, pencak silat, badminton, dan futsal. Peserta berasal dari berbagai program studi, mulai dari Teknik Industri, Manajemen, Teknik Kimia, Ekonomi Syariah, Administrasi Negara, Informatika, Ilmu Komunikasi, Bisnis Digital, hingga Teknik Sipil. Keterlibatan mahasiswa lintas program studi tersebut menunjukkan semangat mahasiswa UNSERA untuk berkontribusi dalam membawa nama universitas melalui jalur prestasi olahraga. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan bahwa para peserta POMProv VIII Banten 2026 tidak hanya bertanding sebagai atlet mahasiswa, tetapi juga membawa identitas sebagai duta UNSERA. “Kalian adalah duta UNSERA yang memiliki beban dan tanggung jawab untuk mengharumkan nama UNSERA, apa pun nanti hasil yang diperoleh. Karena itu, saya berpesan, bertandinglah dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA adalah mahasiswa yang disiplin, tangguh, dan berintegritas,” ujar Abdul Malik. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta untuk menjadikan POMProv VIII Banten 2026 tidak semata-mata sebagai ajang mengejar kemenangan, tetapi juga sebagai kesempatan menunjukkan karakter mahasiswa UNSERA melalui sikap disiplin, perjuangan, dan integritas selama mengikuti pertandingan. Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam ajang olahraga tingkat provinsi merupakan bagian dari proses pembinaan kemahasiswaan yang perlu terus didukung. “Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Persiapkan diri, jaga kondisi, dan tampilkan kemampuan terbaik. Yang terpenting, tetap junjung sportivitas dan bawa nama baik UNSERA selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan,” ungkap Abdul Fatah. Kontingen UNSERA diperkuat oleh mahasiswa dari berbagai latar belakang program studi. Pada cabang pencak silat, misalnya, UNSERA mengirimkan mahasiswa dari Program Studi Administrasi Negara, Informatika, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Teknik Industri. Sementara itu, cabang badminton diikuti mahasiswa dari Program Studi Teknik Kimia, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Bisnis Digital. Cabang futsal menjadi salah satu cabor dengan jumlah peserta terbanyak dalam kontingen UNSERA. Tim tersebut terdiri atas mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Teknik Sipil, dan Teknik Informatika. Melalui keikutsertaan dalam POMProv VIII Banten 2026, UNSERA berharap para mahasiswa dapat memberikan performa terbaik sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam kompetisi olahraga. Ajang ini juga menjadi bagian dari upaya universitas dalam mendorong mahasiswa untuk berkembang secara utuh, baik dari sisi kemampuan, mental, kerja sama, maupun karakter. Dengan semangat disiplin, tangguh, berintegritas, dan menjunjung sportivitas, 32 mahasiswa UNSERA siap membawa nama Universitas Serang Raya dan berjuang memberikan hasil terbaik dalam POMProv VIII Banten 2026. Selamat bertanding, kontingen UNSERA! Tunjukkan kemampuan terbaik dan harumkan nama Universitas Serang Raya! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, 16 Agustus 2026 — Suasana perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kelurahan Kramatwatu terasa berbeda pada Minggu (16/8/2026). Festival Kramatwatu yang digelar KKM 40 Universitas Serang Raya (Unsera) tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat sekaligus menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 20 hari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Kramatwatu Edi Jaya, S.IP., M.M., Kepala Desa Kramatwatu, Ketua RW 02 Ade Ahmad, serta Ketua KKM 40 Erlan Priadi. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah, mulai dari karnaval, perlombaan HUT RI, hingga acara malam yang diisi dengan pentas seni, pemutaran video dokumenter KKM 40, pemberian plakat, serta pengumuman juara Festival Anak Sholeh dan Karnaval. Selama berada di Kramatwatu, mahasiswa KKM 40 tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga ikut berbaur dalam berbagai kegiatan masyarakat. Keterlibatan tersebut mempertemukan mahasiswa dengan warga, pelaku UMKM, dan unsur pemerintahan setempat. Interaksi yang terjalin menjadi bagian dari upaya membangun hubungan sekaligus mengenalkan potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua RW 02 Ade Ahmad menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKM 40 yang telah hadir dan berbaur dengan masyarakat selama pelaksanaan KKM. “Tidak terasa mereka sudah 20 hari di sini. Kami berterima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang sudah bersama-sama dengan warga. Mohon maaf kalau selama kegiatan ada kekurangan.” Beliau juga menyoroti keterlibatan mahasiswa dalam membantu memperkenalkan potensi UMKM. Menurutnya, pemanfaatan ruang digital dapat membantu memperluas jangkauan pasar sehingga potensi lokal tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Camat Kramatwatu Edi Jaya, S.IP., M.M., dalam sambutannya turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan KKM 40 Unsera yang telah melibatkan mahasiswa dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui berbagai kegiatan di lingkungan setempat. Sementara itu, Kepala Desa Kramatwatu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKM. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan lingkungan. Bagi Ketua KKM 40 Erlan Priadi, Festival Kramatwatu menjadi salah satu rangkaian penutup perjalanan mahasiswa bersama masyarakat. Setelah kurang lebih 20 hari menjalankan berbagai program, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKM 40. Festival Kramatwatu kemudian ditutup dengan rangkaian pentas seni dan pengumuman pemenang berbagai perlombaan. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian KKM 40 Unsera di Kramatwatu, sekaligus meninggalkan pengalaman dan hubungan baik antara mahasiswa dengan masyarakat yang diharapkan dapat terus terjaga. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSERANG, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) memperkuat komitmennya dalam mendorong penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata melalui Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian yang dirangkaikan dengan KKM Fair 2026 dan Grand Launching Climate Action Center (CAC) UNSERA. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) Universitas Serang Raya. Mengusung tema “Inovasi untuk Masyarakat Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara gagasan akademik, pengalaman mahasiswa di lapangan, serta kebutuhan masyarakat. Seminar nasional tersebut diikuti oleh mahasiswa KKM UNSERA 2026, dosen pembimbing lapangan, jajaran rektorat, kepala lembaga dan biro di lingkungan UNSERA, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program pengabdian dan pengembangan inovasi kampus. Melalui KKM Fair 2026, berbagai pengalaman dan proses pembelajaran mahasiswa selama melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menjadi bagian dari ruang berbagi dan refleksi. Kegiatan ini menegaskan bahwa pembelajaran mahasiswa tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat, proses identifikasi persoalan, kolaborasi, serta upaya menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Penanggung Jawab KKM 2026, Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., mengatakan bahwa pengalaman mahasiswa selama berada di masyarakat memberikan pembelajaran yang berbeda dibandingkan proses pembelajaran di ruang kelas. “Kalau di kampus mahasiswa lebih banyak belajar teori, maka di lapangan mereka belajar bagaimana berkomunikasi dalam kelompok, berinteraksi dengan masyarakat, dan bersama-sama mencari solusi dari persoalan yang ada. Proses seperti ini penting karena mahasiswa tidak hanya belajar memahami masalah, tetapi juga belajar bagaimana menyelesaikannya,” ujarnya. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan KKM juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi melalui ide dan inovasi yang mereka miliki. Sementara itu, Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan pengetahuan dan inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Ada tiga hal yang harus kita dorong bersama, yaitu pengetahuan, inovasi, dan kebermanfaatan. Pengetahuan yang kita miliki harus melahirkan inovasi, tetapi inovasi juga tidak cukup hanya karena menghasilkan sesuatu yang baru. Ukurannya adalah apakah kebaruan itu benar-benar mampu menjawab persoalan dan memberikan manfaat,” jelasnya. Ia menambahkan, pendidikan tidak semestinya berhenti di ruang kelas. Lingkungan masyarakat juga menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus menguji pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. “Perguruan tinggi bukan hanya tempat memproduksi pengetahuan. Kita juga harus mampu mentransformasikan pengetahuan tersebut menjadi penguatan masyarakat melalui pendidikan, inovasi, dan pengabdian. Karena itu, penelitian dan pengabdian harus bertemu pada satu titik, yaitu dampak yang dapat dirasakan masyarakat,” ungkap Abdul Malik. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, S.Sos. sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, ia membagikan pengalaman mengenai pengembangan inovasi dan pendekatan modern dalam sektor pertanian, termasuk pengalaman mengembangkan produk dengan brand Jawara yang mendapat apresiasi dari Presiden Republik Indonesia. Ia juga menyoroti tiga tahapan penting dalam membangun sebuah perubahan di masyarakat, yaitu kesadaran, intervensi, dan keberlanjutan. Ketiga aspek tersebut menjadi penting agar program yang dilakukan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Selain seminar nasional, momentum tersebut juga menjadi bagian dari Grand Launching Climate Action Center (CAC) UNSERA, yang menjadi langkah UNSERA dalam memperkuat perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Kehadiran CAC melengkapi semangat UNSERA Berdampak untuk mendorong kolaborasi antara sivitas akademika, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam merespons tantangan lingkungan. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Serang Raya dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman KKM UNSERA 2026 juga menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat berperan sebagai bagian dari proses penyelesaian persoalan masyarakat melalui komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan inovasi. Melalui Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian, KKM Fair 2026, serta Grand Launching Climate Action Center, UNSERA terus mendorong agar kegiatan akademik tidak berhenti pada pencapaian pengetahuan, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mendorong hadirnya aksi nyata melalui gerakan UNSERA Berdampak. Pada 8 Agustus 2026, Salah satu bentuk implementasinya diwujudkan melalui Gerakan Sungai Bersih, yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan aliran sungai di wilayah RT 02 Desa Drangong. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya UNSERA untuk membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah dan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sungai yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka. Bagi UNSERA, sungai tidak hanya merupakan bagian dari lingkungan fisik, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Gerakan Sungai Bersih diarahkan tidak sekadar untuk membersihkan sungai pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan bersama untuk menjaga kebersihannya secara berkelanjutan. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat nyata. “Kami ingin kegiatan yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti sebagai program selama KKM, tetapi juga membawa nilai dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Gotong royong membersihkan aliran sungai ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana UNSERA hadir bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan. Dari kegiatan seperti inilah kepedulian dapat dibangun dan terus dikembangkan.” Sementara itu, Ketua Pelaksana UNSERA Berdampak, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Gerakan Sungai Bersih merupakan salah satu bentuk nyata semangat UNSERA Berdampak yang mendorong sivitas akademika untuk hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “UNSERA Berdampak hadir untuk mendorong berbagai inisiatif sivitas akademika yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Gerakan Sungai Bersih ini menunjukkan bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika mahasiswa, masyarakat, dan unsur kampus bergerak bersama, kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.” Koordinator Lapangan Gerakan Sungai Bersih, Entis Haryadi, S.E., M.Akt., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembersihan sungai, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama. “Gerakan Sungai Bersih ini kami dorong sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Membersihkan sungai adalah langkah awal, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana setelah kegiatan ini masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak kembali membuang sampah ke aliran sungai. Karena itu, kami berharap gerakan ini dapat terus dilanjutkan secara bersama-sama dan menjadi kebiasaan di lingkungan masyarakat.” Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan tersebut. Gotong royong diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian antara masyarakat dengan sivitas akademika UNSERA dalam menjaga lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 08 UNSERA turut menjadi bagian dari sivitas akademika yang terlibat langsung dalam Gerakan Sungai Bersih. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami persoalan lingkungan secara langsung serta mengembangkan kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berkolaborasi dengan masyarakat. Koordinator Bidang Lingkungan KKM 08 UNSERA, Hazel Daiva Nugraha, mengatakan bahwa kondisi aliran sungai menjadi salah satu perhatian mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan masyarakat. “Kami melihat aliran sungai sebagai bagian dari lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, kami fokus membersihkan sampah dan material yang dapat menghambat aliran air. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hasil pada saat pelaksanaan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.” Gerakan Sungai Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan gotong royong satu kali, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian dan kebiasaan menjaga sungai secara berkelanjutan. Kolaborasi antara UNSERA, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Melalui UNSERA Berdampak, UNSERA terus mendorong agar pengetahuan, kepedulian, dan energi sivitas akademika dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Gerakan Sungai Bersih menjadi bukti bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat: dari kepedulian, bergerak bersama, dan menjaga sungai untuk masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Semangat kolaborasi terasa di Desa Tembong Wakaf, Kota Serang, pada Sabtu (8/8/2026). KKM Kelompok 29 Universitas Serang Raya (UNSERA) menggelar kegiatan sosialisasi yang tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga mengajak masyarakat melihat potensi desa dari sisi ekonomi, ketahanan pangan, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna. Mengusung tema “Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan, Ketahanan Pangan, UMKM, dan Teknologi Tepat Guna untuk Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan”, kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Desa Tembong Wakaf mulai pukul 16.00 WIB tersebut mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dalam satu ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. selaku Rektor Universitas Serang Raya, Lina Marlina Dewi, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKM 29 Universitas Serang Raya, Entis Haryadi, S.E., M.Akt. selaku Dosen Universitas Serang Raya, serta Tubagus Yusuf Kusnadi selaku Ketua Poktan Sumur Kecapi Kelurahan Tembong. Kehadiran para narasumber membawa pembahasan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui sesi edukasi yang disampaikan Entis Haryadi, S.E., M.Akt. Masyarakat diajak memahami bahwa mengembangkan usaha tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga pengelolaan keuangan yang tertata. Mulai dari bagaimana memutar modal, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mengelola kas, hingga menyusun strategi bisnis menjadi bagian dari materi yang dibagikan. Hal sederhana tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengambil keputusan yang lebih terarah dalam mengembangkan usahanya. “Usaha yang berkembang bukan hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh bagaimana modal tersebut dikelola dengan baik dan berkelanjutan.” Beranjak dari persoalan ekonomi, pembahasan kemudian menyentuh potensi pangan yang ada di sekitar masyarakat. Tubagus Yusuf Kusnadi membagikan pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman pangan serta budidaya ikan lele yang memiliki potensi ekonomi. Bagi masyarakat, pengetahuan tersebut bukan sekadar materi. Pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia dapat menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan. Di tengah rangkaian kegiatan, kehadiran Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. turut memperkuat pesan bahwa kegiatan mahasiswa di masyarakat merupakan bagian dari proses pendidikan yang lebih luas. Kampus tidak hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk mengimplementasikan ilmu dan memberikan manfaat secara langsung. “Mahasiswa memiliki peran penting untuk hadir di tengah masyarakat, membawa pengetahuan yang dimiliki, sekaligus belajar dari kebutuhan dan potensi yang ada di lingkungan masyarakat.” Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat yang dibawa dalam kegiatan KKM Kelompok 29: bahwa pendidikan tidak berhenti ketika mahasiswa meninggalkan ruang kelas. Ilmu justru menemukan maknanya ketika dapat diterapkan, dibagikan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peresmian Peta Wilayah Desa Tembong Wakaf secara simbolis bersama warga. Momen tersebut menjadi penanda sederhana dari sebuah kolaborasi yang diharapkan dapat terus berkembang setelah kegiatan selesai. Bagi KKM Kelompok 29 UNSERA, kegiatan ini bukan sekadar agenda program kerja. Ada cerita tentang mahasiswa yang datang untuk berbagi, masyarakat yang membuka ruang untuk belajar bersama, serta berbagai pihak yang bertemu dalam satu tujuan: mendorong potensi desa agar semakin berkembang. Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari wajah UNSERA Berdampak ketika mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki kompetensi akademik, tetapi juga didorong untuk mampu berkolaborasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. Karena pada akhirnya, dampak tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa tumbuh dari satu pengetahuan yang dibagikan, satu kolaborasi yang dibangun, dan satu langkah kecil yang dilakukan bersama. UNSERA Berdampak. Berkarya bersama, tumbuh bersama, dan hadir untuk masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSERANG – Inovasi di bidang teknologi kesehatan kembali mengharumkan nama Universitas Serang Raya (UNSERA) di tingkat internasional. Tim UNSERA berhasil meraih Silver Medal pada ajang International Innovation & Invention Competition (IIC) 2026 melalui inovasi bertajuk “Smart Pill Dispenser: An IoT-Based Automated Medication Reminder and Compliance Monitoring System.” Kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) tersebut menjadi wadah bagi para inovator untuk menghadirkan berbagai gagasan dan karya inovatif dari beragam bidang keilmuan. Smart Pill Dispenser dikembangkan sebagai sistem pengingat konsumsi obat berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk membantu pengguna mengatur jadwal minum obat sekaligus mendukung pemantauan kepatuhan terhadap jadwal terapi pengobatan. Melalui sistem otomatis tersebut, teknologi tidak hanya dimanfaatkan sebagai pengingat, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu pengguna menjaga konsistensi dalam mengonsumsi obat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Inovasi Smart Pill Dispenser berkompetisi pada Kategori Online dengan Sub-theme Biotechnology, Health and Chemical dan berhasil memperoleh Silver Medal. Adapun tim pengembang Smart Pill Dispenser terdiri atas: 1. Siswanto, S.T., M.T. – Program Studi Sistem Komputer 2. Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T., Ph.D. – Program Studi Teknik Industri 3. Riyan Naufal Ha’s, M.Kom. – Program Studi Sistem Informasi 4. Mohamad Jihan Shofa, S.T., M.T. – Program Studi Teknik Industri 5. Vincensius Situmorang – Program Studi Sistem Komputer Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap capaian tim Smart Pill Dispenser. Menurutnya, keberhasilan meraih Silver Medal menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi dan inovasi sivitas akademika UNSERA mampu menghasilkan karya yang memiliki daya saing di tingkat internasional. “Capaian Silver Medal ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Serang Raya sekaligus menunjukkan bahwa sivitas akademika UNSERA mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi. Kami akan terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk berani mengembangkan gagasan, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata dan mampu bersaing di tingkat internasional.” Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Serang Raya, Wahyu Oktri Widyarto, S.T., M.T. Ph.D., menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas disiplin ilmu yang terbangun dalam proses pengembangan inovasi Smart Pill Dispenser. “Prestasi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas program studi dalam menjawab tantangan melalui pendekatan teknologi. Smart Pill Dispenser menggabungkan kompetensi dari beberapa bidang keilmuan untuk menghasilkan solusi di bidang kesehatan. Kami berharap budaya kolaborasi seperti ini semakin kuat sehingga Fakultas Teknik dapat terus menghasilkan inovasi yang aplikatif, relevan, dan memiliki daya saing global.” Keberhasilan tersebut juga mendapat respons positif dari Siswanto, S.T., M.T., selaku perwakilan tim Smart Pill Dispenser. Ia menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diperoleh sekaligus berharap capaian tersebut menjadi langkah awal untuk pengembangan inovasi lebih lanjut. “Kami bersyukur Smart Pill Dispenser berhasil mendapatkan Silver Medal pada kompetisi ini. Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi tim untuk terus menyempurnakan inovasi yang kami kembangkan. Harapannya, Smart Pill Dispenser tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga ke depan memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal konsumsi obat.” Melalui pemanfaatan teknologi IoT, pengembangan Smart Pill Dispenser diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan kepatuhan pengguna dalam mengonsumsi obat sesuai jadwal sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pengelolaan terapi pengobatan. Keberhasilan meraih Silver Medal pada IIC 2026 juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas program studi di lingkungan Universitas Serang Raya mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi keilmuan dari bidang Sistem Komputer, Teknik Industri, dan Sistem Informasi menjadi kekuatan dalam pengembangan solusi berbasis teknologi yang memiliki potensi untuk terus disempurnakan. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Serang Raya dalam membangun ekosistem akademik yang mendorong penelitian, inovasi, kolaborasi, dan pengembangan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pencapaian tersebut, UNSERA berharap semakin banyak dosen dan mahasiswa yang terdorong untuk menghasilkan karya inovatif, memperluas jejaring kolaborasi, serta membawa hasil penelitian dan inovasi Universitas Serang Raya untuk semakin dikenal dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas UNSERA
Read More