SERANG – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mendorong lahirnya kegiatan kemahasiswaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga penguatan karakter dan nilai-nilai spiritual. Komitmen tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Karisma Islamic Fair (KAIFA) 2026 yang digagas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LDK Karisma UNSERA pada Rabu (8/7) di Auditorium Gedung A UNSERA.
Mengusung semangat syiar Islam yang inklusif, KAIFA 2026 menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk menyalurkan bakat, mempererat ukhuwah, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan seni Islam. Tahun ini, kegiatan menghadirkan dua cabang perlombaan, yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Marawis, yang diikuti peserta dari berbagai sekolah dan pondok pesantren di Provinsi Banten.
Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Serang Raya, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., mengapresiasi inisiatif LDK Karisma dalam menghadirkan kegiatan yang mampu menjadi media pembinaan karakter mahasiswa sekaligus memperkuat syiar Islam di lingkungan kampus.
“KAIFA merupakan kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga spiritual dan sosial. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena mampu membentuk generasi muda yang berakhlak, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Rangkaian hari pertama diawali dengan registrasi peserta, pembukaan resmi kegiatan, hingga pelaksanaan babak perlombaan MTQ dan Marawis. Suasana kompetisi berlangsung semarak dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang mengikuti setiap sesi perlombaan secara sportif.
Ketua Pelaksana KAIFA 2026, Eka Rizki Ramdhani, mengatakan bahwa penyelenggaraan KAIFA tahun ini dilatarbelakangi oleh keinginan LDK Karisma untuk kembali menghadirkan ruang syiar Islam yang dekat dengan generasi muda setelah beberapa tahun tidak diselenggarakan.
“KAIFA bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi salah satu ikhtiar LDK Karisma untuk menghadirkan syiar Islam yang lebih dekat dengan mahasiswa dan pelajar. Kami melihat banyak generasi muda memiliki potensi di bidang keislaman, hanya saja mereka membutuhkan ruang untuk menunjukkan kemampuan tersebut. Karena itu, kami ingin KAIFA menjadi tempat mereka belajar, berkompetisi, memperluas relasi, sekaligus semakin mencintai Al-Qur’an dan seni Islam,” jelas Eka.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menjadi bukti bahwa kegiatan bernuansa keislaman masih mendapat sambutan positif dari generasi muda. Antusiasme tersebut terlihat sejak proses registrasi hingga pelaksanaan perlombaan yang berlangsung sepanjang hari pertama.
Di balik kelancaran acara, Eka mengungkapkan terdapat proses persiapan yang tidak singkat. Salah satu tantangan terbesar panitia adalah memastikan informasi mengenai KAIFA dapat menjangkau calon peserta secara luas dalam waktu yang terbatas. Hal tersebut diatasi melalui koordinasi antardivisi yang intensif serta optimalisasi media sosial sebagai sarana publikasi.
“Momen yang paling berkesan bagi saya justru ketika melihat seluruh panitia tetap saling membantu meskipun sudah lelah. Di balik acara yang terlihat lancar, ada banyak proses dan kerja keras yang mungkin tidak terlihat. Saat seluruh rangkaian hari pertama selesai dengan baik dan semua dapat tersenyum, kami merasa perjuangan selama berbulan-bulan benar-benar terbayarkan,” ungkapnya.
Melalui KAIFA 2026, LDK Karisma berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam, membangun karakter generasi muda, serta memperluas jejaring silaturahmi antar pelajar dan mahasiswa di Provinsi Banten.
Rangkaian KAIFA 2026 masih akan berlanjut pada hari kedua dengan berbagai agenda, mulai dari tabligh akbar, santunan anak yatim, pengumuman pemenang perlombaan, hingga penutupan kegiatan.
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi:
🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id
✉️ Email: info@unsera.ac.id
📷 Instagram: @unseracampus
📺 YouTube: Unsera TV
🐦 Twitter: @unseracampus
Editor: Maryam|Humas UNSERA