Tag: PeduliLingkungan

UNSERA Berdampak Perkuat Gerakan Sungai Bersih melalui Gotong Royong Bersama Masyarakat

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mendorong hadirnya aksi nyata melalui gerakan UNSERA Berdampak. Pada 8 Agustus 2026, Salah satu bentuk implementasinya diwujudkan melalui Gerakan Sungai Bersih, yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan aliran sungai di wilayah RT 02 Desa Drangong. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya UNSERA untuk membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah dan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sungai yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka. Bagi UNSERA, sungai tidak hanya merupakan bagian dari lingkungan fisik, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Gerakan Sungai Bersih diarahkan tidak sekadar untuk membersihkan sungai pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan bersama untuk menjaga kebersihannya secara berkelanjutan. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat nyata. “Kami ingin kegiatan yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti sebagai program selama KKM, tetapi juga membawa nilai dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Gotong royong membersihkan aliran sungai ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana UNSERA hadir bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan. Dari kegiatan seperti inilah kepedulian dapat dibangun dan terus dikembangkan.” Sementara itu, Ketua Pelaksana UNSERA Berdampak, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Gerakan Sungai Bersih merupakan salah satu bentuk nyata semangat UNSERA Berdampak yang mendorong sivitas akademika untuk hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “UNSERA Berdampak hadir untuk mendorong berbagai inisiatif sivitas akademika yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Gerakan Sungai Bersih ini menunjukkan bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika mahasiswa, masyarakat, dan unsur kampus bergerak bersama, kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.” Koordinator Lapangan Gerakan Sungai Bersih, Entis Haryadi, S.E., M.Akt., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembersihan sungai, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama. “Gerakan Sungai Bersih ini kami dorong sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Membersihkan sungai adalah langkah awal, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana setelah kegiatan ini masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak kembali membuang sampah ke aliran sungai. Karena itu, kami berharap gerakan ini dapat terus dilanjutkan secara bersama-sama dan menjadi kebiasaan di lingkungan masyarakat.” Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan tersebut. Gotong royong diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian antara masyarakat dengan sivitas akademika UNSERA dalam menjaga lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 08 UNSERA turut menjadi bagian dari sivitas akademika yang terlibat langsung dalam Gerakan Sungai Bersih. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami persoalan lingkungan secara langsung serta mengembangkan kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berkolaborasi dengan masyarakat. Koordinator Bidang Lingkungan KKM 08 UNSERA, Hazel Daiva Nugraha, mengatakan bahwa kondisi aliran sungai menjadi salah satu perhatian mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan masyarakat. “Kami melihat aliran sungai sebagai bagian dari lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, kami fokus membersihkan sampah dan material yang dapat menghambat aliran air. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hasil pada saat pelaksanaan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.” Gerakan Sungai Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan gotong royong satu kali, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian dan kebiasaan menjaga sungai secara berkelanjutan. Kolaborasi antara UNSERA, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Melalui UNSERA Berdampak, UNSERA terus mendorong agar pengetahuan, kepedulian, dan energi sivitas akademika dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Gerakan Sungai Bersih menjadi bukti bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat: dari kepedulian, bergerak bersama, dan menjaga sungai untuk masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas Unsera

Read More

Dari Sampah Menjadi Harapan, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Ajak Anak Panti Belajar Peduli Lingkungan

Serang, 12 Juli 2026 – Kreativitas dapat menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan kepedulian. Semangat itulah yang dibawa mahasiswa Semester 4 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kegiatan Eco Creative Movement for Gen Z di Panti Asuhan Al Arif Kasemen, Kota Serang, Minggu (12/7/2026). Mengusung tema “Berbagi Kreativitas, Menumbuhkan Kepedulian”, mahasiswa mengajak anak-anak panti mengenal cara memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan bernilai guna melalui workshop daur ulang yang dikemas dengan suasana belajar sambil bermain. Kegiatan juga diisi dengan fun games serta penyerahan bantuan berupa sembako, Al-Qur’an, pakaian layak pakai, makanan ringan, dan kebutuhan lainnya. Kegiatan yang merupakan implementasi Mata Kuliah Manajemen Public Relations ini tidak hanya menjadi ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan pengalaman bermakna bagi anak-anak panti untuk mengenal pentingnya menjaga lingkungan sekaligus berbagi dengan sesama. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Ingin menjadi bagian dari generasi yang belajar, berkarya, dan memberi dampak bagi masyarakat? Universitas Serang Raya membuka ruang bagi generasi muda untuk bertumbuh melalui pengalaman belajar yang inovatif, kolaboratif, dan dekat dengan kebutuhan dunia nyata. Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru dapat diakses melalui kanal resmi Universitas Serang Raya. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa Universitas Serang Raya Siap Kolaborasi Bangun Banten Lewat KKM 2025

Serang, unsera.ac.id – Sebanyak 935 mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) resmi dilepas dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 2025 yang mengusung tema “Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas UMKM sebagai Pilar Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Banten.” Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 22 April 2025, bertempat di Gedung RCH, Universitas Serang Raya. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Banten, Andra Soni, S.M., M.A.P.; Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si.; jajaran pimpinan universitas; serta tamu undangan dari pemerintah daerah, DPRD, dan dinas-dinas terkait. Dalam pelaksanaan KKM ini, mahasiswa akan diterjunkan langsung ke 60 sekolah dan 60 UMKM yang tersebar di Kota dan Kabupaten Serang, serta Kota Cilegon. Program ini berfokus pada pendampingan UMKM, edukasi literasi keuangan, digitalisasi pemasaran, pengelolaan sampah, dan fasilitasi literasi di masyarakat. Sebanyak 60 dosen pendamping lapangan turut serta dalam membimbing mahasiswa, bekerja sama dengan mitra sekolah, komunitas pesantren, serta pelaku UMKM lokal. Kegiatan KKM 2025 ini dilaksanakan pada semester genap tahun akademik berjalan, di wilayah Banten—khususnya di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Tema yang diangkat mencerminkan semangat mahasiswa untuk berkontribusi dalam menyelesaikan dua persoalan besar yang tengah dihadapi masyarakat Banten, yakni persoalan lingkungan dan ekonomi. Berdasarkan data, Kota Cilegon menghasilkan 279 ton sampah per hari; Kabupaten Serang, 1.175 ton; dan Kota Serang, 601 ton per hari. Namun, hanya sekitar 350 ton sampah yang dapat terangkut setiap harinya. Di sisi lain, UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal masih menghadapi tantangan dalam hal pemasaran digital, pengelolaan keuangan, dan pengembangan produk. Sedangkan, potensi lokal Banten sangat kaya, mulai dari produk kerajinan tangan, makanan khas, jasa kreatif, hingga sektor pariwisata. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas. Mahasiswa akan menjadi agen perubahan di lapangan melalui edukasi, sosialisasi, serta implementasi langsung di lingkungan masyarakat. Ini menjadi wujud nyata dari komitmen UNSERA dalam menciptakan lulusan yang solutif, humanis, dan peduli terhadap isu-isu sosial di daerahnya. Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., selaku Rektor Universitas Serang Raya, menyampaikan:“Mahasiswa dalam konteks ini ingin menyampaikan beberapa gagasan pengabdian yang siap dikolaborasikan dengan permintaan provinsi. Salah satunya adalah kemitraan dan pendampingan UMKM. Kami siap mendampingi pelaku UMKM di berbagai wilayah, dengan fokus pada penguatan manajemen usaha, digitalisasi pemasaran, dan pelatihan literasi keuangan. Kami percaya, dengan pendampingan yang tepat, UMKM lokal akan tumbuh lebih kuat.” Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, S.M., M.A.P., mengajak semua pihak untuk membangun Banten secara bersama-sama.“Kita tidak boleh tertinggal. Potensi Banten sangat besar. Melalui kolaborasi antara kampus dan pemerintah, kita bisa mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan. Saya ingin agar hasil dari KKM ini tidak hanya menjadi laporan, tetapi juga bisa ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata melalui OPD maupun mitra pembangunan lainnya.” Kegiatan ini juga disambut antusias oleh para dosen, pembimbing lapangan, dan mahasiswa. Nina Arlofa, S.Si., M.Si., M.T., selaku Kepala Bagian Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Serang Raya sekaligus Ketua Panitia KKM 2025, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.“Kami berharap KKM ini dapat meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu sosial dan lingkungan, serta membangun kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola potensi yang dimiliki,” ujarnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus

Read More

Bilah Aksesibilitas