Tag: GlobalCollaboration

Melampaui Batas Negara, Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Bersinar di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) menunjukkan potensi dan kreativitasnya dalam kegiatan International Community Service yang diselenggarakan bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi mahasiswa untuk mengembangkan kampanye komunikasi lingkungan berbasis kreativitas dan teknologi digital. Program yang merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 ini dirancang untuk memperkuat jejaring akademik internasional, menghadirkan pengalaman belajar lintas budaya, serta mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Mengusung tema “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability”, mahasiswa UNSERA dan UiTM Malaysia berkolaborasi dalam tim lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi yang mengangkat berbagai isu keberlanjutan, mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, hingga dampak industri fesyen terhadap lingkungan. Beragam ide kreatif lahir dari setiap kelompok. Tim Peony mengusung tema “Pause Before Plastic: Small Habits, Big Impact” melalui mock-up campaign presentation serta konten media sosial untuk Instagram dan TikTok. Sementara itu, Tim Rose mengangkat isu “The Environmental Impact of Fast Fashion in Indonesia and Malaysia” melalui poster digital dan konten media sosial. Kampanye pengurangan sampah plastik juga menjadi fokus Tim Anggrek melalui tema “Reduce Plastic, Protect Our Earth” yang dikemas dalam poster digital dan konten TikTok. Tim Edelweiss mengangkat isu plastic waste melalui poster digital dan konten Instagram, sedangkan Tim Lily mengajak audiens lebih peduli terhadap paparan mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari melalui kampanye bertajuk “Invisible Exposure: Microplastics in Daily Life”. Di sisi lain, isu fesyen berkelanjutan menjadi perhatian beberapa kelompok. Tim Lotus mengangkat tema “The Environmental Impact of Fast Fashion in Global” dan “UnfastenFashion”, sementara Tim Tulip menghadirkan kampanye “Breaking the Fast Fashion Cycle Through Sustainable Consumption”. Adapun Tim Lavender mengajak generasi muda untuk merefleksikan dampak jangka panjang industri fesyen melalui tema “Fast Fashion, Slow Future”. Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA mengungkapkan bahwa pengalaman berkolaborasi dengan mahasiswa dari negara lain memberikan wawasan baru mengenai pentingnya komunikasi dalam mendorong perubahan sosial. “Kegiatan ini membuka kesempatan bagi kami untuk bertukar ide, memahami perspektif lintas budaya, dan mengasah kreativitas dalam menyusun kampanye yang relevan dengan isu lingkungan. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkolaborasi di tingkat internasional,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital, tetapi juga belajar membangun kolaborasi lintas budaya serta merancang solusi kreatif terhadap isu-isu global. Partisipasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA dalam International Community Service menjadi wujud komitmen kampus dalam menciptakan lulusan yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing global. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, Program Educompreneur 2026 terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam forum internasional dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Jejak Global Ilmu Komunikasi UNSERA: Dosen Jadi Juri Internasional di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam memperluas jejaring akademik internasional kembali diwujudkan melalui Program Educompreneur 2026. Kali ini, dua dosen Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M. dan Endang Tri Santi, M.I.Kom., dipercaya menjadi juri dalam kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Keterlibatan kedua dosen tersebut menjadi bagian dari kolaborasi akademik antara UNSERA dan UiTM Malaysia yang mempertemukan mahasiswa dan akademisi dari kedua institusi dalam pengembangan kampanye komunikasi lingkungan. Melalui tim lintas negara, para peserta merancang berbagai luaran kreatif, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang berfokus pada peningkatan kesadaran terhadap isu keberlanjutan lingkungan. Dalam perannya sebagai juri, Dr. Siska Mardiana, S. Sos., MM dan Endang Tri Santi, M.Ikom,  menilai kreativitas, efektivitas pesan, serta relevansi kampanye yang dikembangkan peserta. Penilaian tersebut tidak hanya berfokus pada kualitas visual, tetapi juga pada kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan yang mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap isu lingkungan. “Keterlibatan dosen sebagai juri internasional menjadi bagian dari upaya Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dalam memperluas jejaring akademik global sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan industri komunikasi,” ujar Dr. Siska Mardiana. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Komunikasi dan Pengajian Media UiTM, di antaranya Professor Dr. Abd Rasid Abd Rahman selaku Dean, Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad selaku Deputy Dean of Industry Linkage, Research and Alumni Network, Dr. Wan Norbani Wan Nordin selaku Head of Centre for Strategic Communication, Encik Mohd Nur Najmi Nuji selaku Senior Lecturer bidang Public Relations, serta Dr. Abdul Hamid Saifuddin selaku Coordinator of Industry Linkage and Alumni Network. Partisipasi dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional mencerminkan komitmen universitas dalam memperkuat kolaborasi global, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong sivitas akademika untuk aktif berkontribusi dalam forum internasional. Langkah ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang terus diusung UNSERA dalam mencetak lulusan berdaya saing global dan adaptif terhadap tantangan masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Hadirkan Akademisi Dunia, Bahas Penelitian Komunitas Adat dan Peran Seni dalam Pemberdayaan Masyarakat

Serang, 30 Mei 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Climate Action Centre (CAC) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menghadirkan program internasional melalui kegiatan International Guest Lecture bertema “Researching Indigenous Communities: Ethics, Methods, and Field Experiences” yang berlangsung di Hall Lantai 3 Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi internasional dari Thailand dan Prancis, di antaranya Dr. Gabriel Facal, Deputy Director Research Institute on Contemporary Southeast Asia (IRASEC), Bangkok, Thailand, serta Charles Garcin, praktisi seni dan pemberdayaan masyarakat asal Prancis. Turut hadir pula Dr. Olivier Tessier, Prof. Xavier Guillot, dan Prof. Dr. Jérôme Ballet yang berbagi pengalaman mengenai penelitian komunitas adat, etika penelitian lapangan, pendekatan partisipatif, hingga peran seni dalam pembangunan masyarakat. Acara dibuka oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. selaku Wakil Rektor I Universitas Serang Raya. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi sivitas akademika UNSERA. “Kita harus memiliki perspektif global. Kehadiran akademisi internasional ini bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama akademik yang lebih luas antara Indonesia dan Prancis,” ujar Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Pada sesi materi, Dr. Gabriel Facal membagikan pengalaman risetnya mengenai masyarakat adat dan komunitas agraria di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ia menjelaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam penelitian sosial agar masyarakat turut berperan dalam proses penciptaan pengetahuan. “Pendekatan partisipatif memungkinkan masyarakat tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses menghasilkan pengetahuan,” ujar Dr. Gabriel Facal. Selain membahas metodologi penelitian, Dr. Gabriel Facal juga menjelaskan pentingnya menjaga etika penelitian, membangun kepercayaan dengan masyarakat, serta memahami konteks budaya lokal sebelum melakukan pengumpulan data di lapangan. Pada sesi berikutnya, Charles Garcin membahas bagaimana seni dapat berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Ia menjelaskan berbagai proyek seni kolaboratif yang melibatkan masyarakat, akademisi, dan berbagai profesi untuk menciptakan dampak sosial yang nyata. “Seni tidak hanya hadir di ruang pamer atau galeri. Seni dapat menjadi media untuk membangun dialog, memahami masyarakat, dan menciptakan perubahan sosial yang berdampak,” jelas Charles Garcin. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap isu penelitian masyarakat adat, pembangunan berkelanjutan, serta kolaborasi internasional. Melalui kegiatan ini, UNSERA kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional serta memperkuat budaya riset dan kolaborasi global di lingkungan kampus. Ingin merasakan pengalaman belajar bersama akademisi dunia dan memiliki kesempatan berkolaborasi dalam berbagai program internasional? Saatnya bergabung bersama Universitas Serang Raya (UNSERA)! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Fakultas Teknik Universitas Serang Raya Gelar Guest Lecturer “Engineering Economics” Bersama Misamis University, Filipina

Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa, Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecturer bertajuk “Engineering Economics” pada Selasa, 21 Oktober 2025, pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di Aula Lt. 6 Gedung A Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Misamis University, Filipina, yaitu Ms. Rean Angelie B. Cayanpat, CPA dan Mr. Ariel A. Apao, MBA. Pelaksanaan guest lecture ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Serang Raya dan Misamis University sebagai bentuk implementasi kerja sama dalam bidang akademik dan pertukaran pengetahuan. Acara dibuka dengan sambutan oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi Dalam sambutannya, Dr. Deny menekankan pentingnya kegiatan internasional seperti ini sebagai bentuk pembelajaran lintas negara. “Guest Lecturer ini bukan hanya berbicara soal teori, tetapi membuka pemahaman lintas budaya dan lintas ekonomi. Mahasiswa UNSERA harus mampu melihat bagaimana prinsip ekonomi teknik diterapkan secara global agar siap menghadapi tantangan industri masa depan,” ujarnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Wahyu Oktri Widyarto, S.T., MT. Ph.D menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi internasional ini. “Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Teknik terus berkomitmen mengembangkan kurikulum yang adaptif dan berorientasi global. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga memiliki perspektif ekonomi dan sosial dalam setiap pengambilan keputusan teknik,” tuturnya. Dalam sesi kuliah tamu, narasumber menyampaikan materi Pengantar Industri Elektronik di Filipina. Industri elektronik menjadi pilar utama ekonomi Filipina, menyumbang lebih dari 27% total ekspor, berperan penting dalam penciptaan lapangan kerja, dan mendorong inovasi teknologi. Produk utama meliputi semikonduktor, elektronik konsumen, dan peralatan telekomunikasi, penting untuk konsumsi domestik maupun ekspor ke pasar global seperti Amerika Serikat, Jepang, dan China. Selama sesi diskusi, seorang peserta menanyakan strategi Filipina jika PDB kembali turun akibat situasi seperti COVID-19. Narasumber menjelaskan bahwa pemerintah dan industri telah menyiapkan langkah adaptif, termasuk diversifikasi ekonomi melalui sektor digital, layanan virtual assistant, serta ekspor berbasis agrikultur dan produk alami. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNSERA diharapkan mampu memperluas pemahaman tentang hubungan antara ekonomi dan teknik, serta menumbuhkan semangat kolaboratif dan daya saing internasional. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus

Read More

Unsera & AeU Malaysia Kolaborasi Hadapi Era Digital 6.0

Serang, unsera.ac.id – Acara yang berlangsung di Asia E-University ini menghadirkan tiga pakar terkemuka dari Malaysia dan Indonesia pada Rabu 3 September 2025. Universitas Serang Raya (Unsera) bersama Asia E-University (AeU) Malaysia dan Universitas Kuningan sukses menyelenggarakan General Lecture bertajuk “Strategic Communication and Leadership: Key Drivers of Digital Transformation in Global Supply Chains”. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi akademik lintas negara sekaligus menegaskan peran penting pendidikan tinggi dalam menghadapi era digital 6.0. Acara diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unsera, AeU Malaysia, dan Universitas Kuningan, yang menegaskan komitmen bersama dalam menghadapi dinamika era digital dan memperkuat jejaring internasional. Dalam sesi kuliah umum, hadir sebagai Keynote Speaker: Rektor Unsera, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si, menegaskan pentingnya sinergi lintas perguruan tinggi untuk menghadapi tantangan global. “Kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen tentang dinamika global. Para pemimpin masa depan harus memiliki kompetensi komunikasi dan kepemimpinan yang kuat agar mampu mengarahkan perubahan digital, terutama dalam konteks rantai pasok global,” jelasnya. Senada, Rektor Universitas Kuningan, Dikdik Harjadi, menambahkan bahwa transformasi digital lebih dari sekadar teknologi. “Komunikasi strategis dan kepemimpinan adaptif menjadi fondasi agar rantai pasok global tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh dalam menghadapi ketidakpastian,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Unsera menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu menjawab kebutuhan zaman. General Lecture ini juga diharapkan menjadi jembatan kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta pengembangan kurikulum berbasis digital yang berdaya saing global. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus

Read More

Bilah Aksesibilitas