Kategori: UNSERA Berdampak

Mahasiswa Teknik Informatika UNSERA Raih Apresiasi dari Microsoft Bug Bounty Program

Serang – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Serang Raya (UNSERA). Rama Aryo Prambudi berhasil memperoleh apresiasi dari Microsoft melalui Microsoft Bug Bounty Program setelah menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan pada salah satu fitur milik Microsoft. Atas temuannya tersebut, Rama mendapatkan apresiasi berupa bounty senilai 6.000 dolar Amerika Serikat, serta pengakuan dalam Microsoft Hall of Fame dan merchandise resmi dari Microsoft. Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSERA mampu menunjukkan kompetensi dan kontribusi nyata dalam bidang keamanan siber (cybersecurity) di tingkat internasional. Rama menjelaskan bahwa pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Dalam prosesnya, ia harus melalui beberapa kali penolakan ketika melaporkan temuan kerentanan sebelum akhirnya mendapatkan apresiasi dari pihak Microsoft. “Dalam prosesnya saya sempat mengalami penolakan sebanyak enam kali karena beberapa kerentanan yang saya laporkan ternyata sudah lebih dulu dilaporkan oleh researcher lain. Ada juga laporan yang dinyatakan valid, tetapi tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan bounty maupun Hall of Fame. Namun saya terus mencoba hingga akhirnya menemukan satu kerentanan yang setelah melalui diskusi dan penjelasan lebih lanjut mengenai dampaknya, pihak Microsoft menaikkan tingkat keparahan bug tersebut sehingga saya mendapatkan apresiasi berupa bounty, Hall of Fame, dan merchandise,” jelas Rama. Ia juga mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap dunia keamanan siber mulai tumbuh sejak menempuh pendidikan di Program Studi Teknik Informatika UNSERA. Awalnya ia mengaku tidak terlalu menyukai pemrograman, namun ketertarikannya mulai berkembang ketika mempelajari dasar-dasar pengembangan web pada perkuliahan. “Ketika mulai mempelajari pengembangan web, saya memahami bagaimana sebuah aplikasi web bekerja dan bagaimana celah keamanan dapat terjadi jika sistem tidak dikembangkan dengan praktik keamanan yang baik. Dari situ saya mulai tertarik mendalami dunia bug hunting, apalagi saat itu isu kebocoran data di Indonesia sedang marak terjadi,” ungkapnya. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. Abdul Malik., M. Si, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih Rama menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSERA memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi di tingkat global. “Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Universitas Serang Raya. Capaian yang diraih oleh Rama Aryo Prambudi menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA memiliki kemampuan dan daya saing dalam bidang teknologi informasi, khususnya keamanan sistem digital. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor. Rama juga memberikan pesan kepada mahasiswa yang tertarik mendalami bidang cybersecurity agar terus belajar dan mengembangkan kemampuan secara konsisten. “Mulailah dari bidang yang paling kalian sukai, seperti web application, network, atau infrastruktur sistem. Pelajari bagaimana sistem bekerja dan pahami berbagai kerentanan yang mungkin terjadi. Saat ini banyak sumber belajar yang dapat diakses sehingga memudahkan siapa pun untuk mempelajari cybersecurity. Kunci utamanya adalah konsisten, tidak mudah menyerah, dan terus belajar hal-hal baru,” pesannya. Prestasi yang diraih oleh Rama Aryo Prambudi menjadi bukti bahwa ketekunan, rasa ingin tahu, serta kemampuan analitis yang kuat dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam ekosistem teknologi global. Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Serang Raya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi, riset, dan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan industri serta tantangan keamanan siber di era transformasi digital. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Komite Etik Penelitian UNSERA Buka Layanan Ethical Clearance

Serang – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Komite Etik Penelitian membuka layanan Ethical Clearance bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti eksternal yang akan melaksanakan penelitian. Layanan meliputi: Selain itu, tersedia Pelatihan Kaji Etik Penelitian untuk mendukung peningkatan pemahaman etika riset bagi sivitas akademika.Catatan: Layanan hanya untuk pengajuan penelitian yang akan dilaksanakan. Informasi & Pendaftaranhttps://lppm.unsera.ac.id/2025/09/12/dibuka-pendaftaran-pengajuan-ethical-clearance-melalui-komite-etik-penelitian-unsera 📱Wa: 0877-5716-9665📧 komisetik@unsera.ac.id Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Apresiasi Mahasiswa Berprestasi: UNSERA Perkuat Komitmen Dukungan Prestasi Akademik dan Non-Akademik

Serang, 13 Februari 2026 — Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Mahasiswa Berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas capaian mahasiswa di bidang akademik maupun non-akademik. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun budaya kompetitif yang sehat dan berkelanjutan di lingkungan kampus. Pada kesempatan tersebut, apresiasi diberikan kepada mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Pencak Silat Super Series 2025 Tingkat Provinsi yang diselenggarakan pada 20–21 Desember 2025 di GOR Tambun Selatan, Bekasi, serta pada Regional Parliamentary Festival 2025. Mahasiswa penerima apresiasi antara lain: Prestasi tersebut menjadi bukti nyata konsistensi mahasiswa UNSERA dalam mengembangkan potensi, baik di bidang olahraga maupun akademik, serta menunjukkan daya saing di tingkat regional dan provinsi. Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik dan Kreatif UNSERA, Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan institusi dalam mendorong penguatan daya saing mahasiswa di berbagai level kompetisi. “Prestasi mahasiswa merupakan indikator penting kualitas pembinaan di perguruan tinggi. UNSERA tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga memastikan adanya dukungan berkelanjutan agar mahasiswa mampu meningkatkan capaian dari tingkat regional, nasional, hingga internasional. Kami ingin membangun ekosistem yang mendorong mahasiswa berani berkompetisi dan terus berkembang.” Selaras dengan hal tersebut, penguatan dukungan kelembagaan tidak hanya diwujudkan dalam bentuk penghargaan simbolik, tetapi juga melalui kebijakan pembinaan dan alokasi sumber daya yang berorientasi pada peningkatan capaian prestasi secara bertahap dan terukur. Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, SE., MM., menegaskan bahwa apresiasi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung mahasiswa berprestasi. “Terkait dengan apresiasi yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi, ini adalah bentuk support lembaga kepada siapapun yang memperoleh prestasi akademik dan non-akademik. Hal ini sudah lama dilakukan dan menjadi komitmen institusi. Program lanjutan yang dilakukan oleh lembaga adalah selalu memberikan support untuk meningkatkan prestasi, misalnya dari regional ke nasional dan dari nasional ke internasional. Insya Allah lembaga selalu mendukung dengan cara memberikan anggaran untuk mengikuti kegiatan tersebut. Harapan kami ke depan, seluruh organisasi mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengikuti kegiatan maupun turnamen di semua tingkatan.” Melalui kegiatan ini, UNSERA menegaskan bahwa penguatan prestasi mahasiswa merupakan bagian integral dari strategi peningkatan mutu pendidikan tinggi. Dukungan yang sistematis melalui pembinaan, fasilitasi, dan penganggaran yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong terciptanya atmosfer akademik yang produktif, kompetitif, serta berorientasi pada capaian kinerja institusi di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Dosen Ilmu Komunikasi UNSERA Raih Anugerah Press Card Number One (PCNO) pada HPN 2026

unsera.ac.id – Kabar membanggakan datang dari Universitas Serang Raya (UNSERA). Salah satu dosen terbaik Program Studi Ilmu Komunikasi, Dr. Media Sucahya, M.Si, menerima penghargaan bergengsi Press Card Number One (PCNO) dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Muhaimin Iskandar selaku Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat yang mewakili Prabowo Subianto pada puncak perayaan Hari Pers Nasional 2026 yang digelar di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026). Press Card Number One (PCNO) merupakan penghargaan tertinggi dari PWI Pusat yang diberikan kepada wartawan profesional dengan kompetensi dan integritas tinggi yang telah mengabdi di dunia jurnalistik minimal 25 tahun secara konsisten tanpa jeda. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas dedikasi, kontribusi, dan perjuangan dalam memajukan pers Indonesia. Dr. Media Sucahya yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten diusulkan oleh PWI Banten sebagai calon penerima PCNO. Setelah melalui proses seleksi ketat dan bersaing dengan kandidat dari berbagai provinsi di Indonesia, beliau dinyatakan memenuhi syarat dan berhak menerima PCNO bersama 13 jurnalis lainnya dari seluruh Indonesia. Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran ini memulai karier jurnalistiknya sejak 1999 sebagai wartawan Majalah Prospek. Hingga kini, beliau aktif sebagai jurnalis di KoranBanten.com dan Majalah Teras.com. Sejak tahun 2017, Dr. Media Sucahya mengabdikan diri sebagai dosen di Universitas Serang Raya, memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik jurnalistik profesional. Selain aktif di dunia jurnalistik, Dr. Media Sucahya juga produktif dalam dunia akademik dan literasi. Beberapa karya yang telah diterbitkan pada tahun 2025 antara lain buku Ekonomi Politik Media Baru, editor buku Jojorong Kuliner Khas Banten, serta bunga rampai Media Sosial dalam Ilmu Komunikasi. Karya-karya tersebut menjadi bukti kontribusinya dalam pengembangan ilmu komunikasi dan kajian media. PCNO juga diberikan kepada tokoh pers yang konsisten memperjuangkan kemerdekaan pers serta berkontribusi dalam peningkatan sumber daya manusia wartawan melalui pelatihan dan organisasi. Dr. Media Sucahya aktif sebagai Sekretaris Litbang Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat serta Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Banten (2025). Beliau juga kerap menjadi narasumber dalam pelatihan jurnalistik, termasuk bagi Pers Kampus LPM WISMA UNSERA. Dalam pernyataannya, Dr. Media Sucahya menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga tanggung jawab moral dan profesional. “Anugerah Press Card Number One ini membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar terhadap kompetensi dan integritas profesi kewartawanan. Penghargaan ini juga semakin memperkuat basis keilmuan saya sebagai dosen komunikasi, khususnya dalam mengampu mata kuliah jurnalistik.”ujarnya. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika Universitas Serang Raya. Prestasi Dr. Media Sucahya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika untuk terus berkarya, menjaga integritas, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui keilmuan dan profesionalisme. Universitas Serang Raya terus berkomitmen mendukung dosen dan mahasiswa untuk berprestasi di tingkat regional maupun nasional sebagai bagian dari semangat Unity, Humanity, Integrity, Dignity. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

Dari Proses ke Prestasi: Perjalanan Duta Kampus Putra dan Putri UNSERA 2026

Serang, unsera.ac.id — Pemilihan Duta Kampus UNSERA 2026 menjadi momen penuh makna yang tidak hanya melahirkan sosok representatif, tetapi juga menghadirkan cerita tentang proses, perjuangan, dan pertumbuhan. Melalui rangkaian seleksi, pembekalan, hingga karantina selama satu bulan, terpilihlah mahasiswa-mahasiswi terbaik yang siap membawa nama UNSERA dengan semangat integritas dan kolaborasi. Adapun yang terpilih sebagai Duta Kampus Putra UNSERA 2026 adalah Abhiyasa Fikri Fatahillah, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum, Jurusan Ilmu Hukum. Sementara itu, Duta Kampus Putri UNSERA 2026 diraih oleh Putri Rasyel Syezli, mahasiswi dari fakultas dan jurusan yang sama. Putri Rasyel menyampaikan bahwa motivasinya mengikuti ajang Duta Kampus berangkat dari keinginan untuk menjadi representasi mahasiswa yang tidak hanya aktif, tetapi juga berintegritas. Ia percaya bahwa setiap mahasiswa memiliki cerita dan potensi luar biasa, dan dirinya ingin menjadi jembatan yang membawa energi positif tersebut ke ruang yang lebih luas. Di sisi lain, Abhiyasa mengungkapkan bahwa keikutsertaannya didasari oleh keinginan untuk mendapatkan pengalaman dalam mempromosikan UNSERA serta bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. Dalam proses seleksi, Putri Rasyel mengaku tantangan terbesarnya adalah melawan ekspektasi diri sendiri. Ia belajar untuk tetap tenang, fokus, dan percaya pada kapasitas diri tanpa kehilangan sisi autentiknya. Sementara itu, Abhiyasa menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara perkuliahan dan rangkaian pembekalan. Menjaga konsistensi serta rasa percaya diri menjadi pembelajaran penting selama proses tersebut. Bagi keduanya, ajang Duta Kampus UNSERA bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang perjalanan bertumbuh bersama. Proses pembekalan selama satu bulan, diskusi, serta interaksi bersama finalis lainnya menjadi pengalaman berharga yang memperkaya wawasan dan mempererat kebersamaan. Sebagai bentuk komitmen, Putri Rasyel menginisiasi “Growing Together Program” dengan jargon Leading With Values, Growing With UNSERA. Program ini berfokus pada peningkatan kemampuan public speaking anggota Duta Kampus UNSERA 2026, penguatan personal branding sebagai representasi kampus di media sosial, serta kolaborasi bersama civitas akademika dan organisasi mahasiswa untuk mempromosikan UNSERA secara lebih luas. Sementara itu, Abhiyasa berencana menghadirkan program konten kreatif yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga edukatif dan informatif, guna memberikan nilai tambah bagi mahasiswa sekaligus memperkuat citra positif UNSERA di ruang digital. Selain Duta Kampus Putra dan Putri, ajang ini juga menetapkan beberapa kategori penghargaan lainnya, yakni Duta Seni diwakili oleh Olivia Citra Utami dari Ilmu Hukum. Duta Persahabatan adalah Sabila Nadifa Mardhatillah dari Program Studi Administrasi Negara. Duta Bahasa diemban oleh Hilmy Bagus Setiawan dari Ilmu Komunikasi. Sementara itu, Duta Fakultas diwakili oleh Muhamad Nur Salam dari Program Studi Teknik Industri. Kehadiran para Duta dalam berbagai kategori ini menunjukkan bahwa ajang Duta Kampus UNSERA 2026 tidak hanya menilai dari satu aspek, tetapi juga mengapresiasi potensi, karakter, serta kontribusi mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan. Menutup pernyataannya, para Duta berpesan agar mahasiswa UNSERA tidak takut mencoba hal baru, berani mengambil peluang, dan terus percaya pada potensi diri. Mereka berharap UNSERA dapat menjadi ruang bagi setiap mahasiswa untuk bertumbuh dan memberikan dampak positif. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, seluruh Duta Kampus UNSERA 2026 diharapkan mampu menjadi role model yang menginspirasi civitas akademika dan membawa nama kampus semakin dikenal luas. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

Duta Kampus UNSERA Gelar Grand Final 2026, Cetak Mahasiswa Unggul dan Inspiratif

Serang, unsera.ac.id — Duta Kampus Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan Grand Final Duta Kampus 2026 pada Rabu (12/2) di Auditorium Lantai 6 UNSERA. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian seleksi mahasiswa yang akan mengemban amanah sebagai representasi kampus dalam mendukung visi dan citra universitas. Mengusung tema “Harmony in Diversity, Excellence in Action”, Grand Final tahun ini menegaskan bahwa keberagaman merupakan fondasi kekuatan, sementara keunggulan lahir dari tindakan nyata yang dibangun bersama dalam semangat kolaborasi. Bersatu tanpa kehilangan identitas, berkompetisi tanpa kehilangan empati, serta berprestasi tanpa meninggalkan nilai kebersamaan menjadi pesan utama dalam ajang ini. Wakil Rektor II sekaligus Pembina Duta Kampus UNSERA, Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Duta Kampus memiliki peran strategis sebagai representasi nilai dan karakter mahasiswa UNSERA. “Saya berharap Duta Kampus yang terpilih dapat menjalankan amanah ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan komunikasi yang baik, serta semangat kolaborasi. Duta Kampus harus mampu menjadi teladan dan membawa nama baik UNSERA dalam setiap kesempatan,” ungkapnya. Sementara itu, Leader Duta Kampus UNSERA 2025, Isnaeni Assyifa, menegaskan bahwa Duta Kampus memiliki kontribusi besar dalam mendukung visi dan citra UNSERA. “Duta Kampus menjadi perwakilan yang membawa nama baik kampus, baik di lingkungan internal maupun masyarakat. Kami berharap yang terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh komitmen, aktif berkontribusi melalui ide, karya, dan kegiatan yang bermanfaat, serta menjadi role model yang profesional dan inspiratif,” tuturnya. Grand Final Duta Kampus 2026 menjadi wujud komitmen Duta Kampus UNSERA dalam mencetak mahasiswa unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Melalui semangat harmoni dalam keberagaman dan keunggulan dalam aksi, Duta Kampus diharapkan mampu memperkuat citra UNSERA sebagai kampus yang aktif, berkualitas, dan inspiratif. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA Raih Gelar Guru Besar Bidang Kebijakan Lingkungan

Serang – Universitas Serang Raya (UNSERA) menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA, Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) UNSERA, atas diraihnya gelar Guru Besar pada bidang Kebijakan Lingkungan. Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi Prof. Delly Maulana dalam pengembangan keilmuan kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan isu lingkungan, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan berkelanjutan. Keahliannya menegaskan pentingnya kebijakan lingkungan sebagai fondasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Di lingkungan UNSERA, Prof. Delly Maulana dikenal aktif mendorong penguatan budaya akademik, riset, serta keterhubungan antara kajian ilmiah dan kebutuhan nyata masyarakat. Raihan gelar Guru Besar ini menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika sekaligus memperkuat komitmen UNSERA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak. Selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA atas amanah sebagai Guru Besar Bidang Kebijakan Lingkungan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

Webinar HPN 2026: UNSERA Kolaborasi dengan LPDS Soroti Peran AI dalam Dunia Jurnalisme dan Kampus

Serang, unsera.ac.id — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Universitas Serang Raya (Unsera) berkolaborasi dengan Lembaga Pers dan Diskusi Studi (LPDS) dalam penyelenggaraan webinar bertema “Masyarakat Kampus dan Jurnalis dalam Era Artificial Intelligence” pada Selasa, (3/2) secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi akademik mengenai peran, etika, tantangan, perkembangan, serta dampak penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia jurnalistik dan pendidikan tinggi. Dalam Webinar ini menghadirkan 4 tokoh penting sebagai pembicara utama: Diskusi ini dipandu oleh moderator Lestanya R Baskoro dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, jurnalis, serta masyarakat umum. Kegiatan ini menegaskan komitmen UNSERA dalam merespon isu-isu aktual di bidang media dan teknologi digital. Peringatan Hari Pers Nasional tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga sebagai momentum penguatan literasi media serta kesiapan sivitas akademika dalam menghadapi transformasi teknologi. Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. A.P. Delly Maulana, S.soc., MPA., selaku Dekan FISIPKUM UNSERA menyampaikan bahwa kehadiran AI dalam dunia jurnalistik dan akademik merupakan realitas yang tidak dapat dihindari. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga peran manusia dalam proses verifikasi informasi. “AI bukan sesuatu yang bisa kita tolak. Tantangannya adalah jangan sampai jurnalis hanya melakukan copy paste tanpa verifikasi. AI seharusnya menjadi alat bantu dalam proses kreatif dan pengecekan data, bukan menggantikan tanggung jawab profesional,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk membantu proses verifikasi data di tengah maraknya hoaks, dengan catatan tetap berada dalam koridor etika, transparansi, dan pedoman yang jelas. “AI bisa membantu proses verifikasi data di tengah maraknya hoaks. Namun penggunaannya harus tetap dalam koridor etika, transparansi, dan pedoman yang jelas,” tambah Prof. Dr. A.P. Delly Maulana. Sementara itu, Apni Jaya Putra selaku Praktisi AI membahas Disrupsi AI di tengah arus informasi digital yang semakin dikendalikan oleh algoritma platform. Ia menyoroti perubahan pola konsumsi informasi masyarakat serta meningkatnya peran teknologi dalam distribusi berita. “AI sudah menjadi bagian dari ekosistem informasi. Jika kampus tidak beradaptasi, maka akan tertinggal. Bukan yang paling pintar yang bertahan, tetapi yang paling adaptif terhadap perubahan,” jelasnya. Ia juga mengingatkan adanya risiko seperti hoaks, halusinasi data, dan deepfake, sehingga literasi digital serta kendali manusia menjadi faktor penting dalam pemanfaatan AI. “AI tidak menciptakan fakta, manusia yang menciptakan fakta. Selama jurnalis disiplin melakukan verifikasi, perannya tidak akan tergantikan,” tegas Apni. Melalui kolaborasi ini, UNSERA dan LPDS mendorong terciptanya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Diskusi ini juga memperkuat sinergi antara dunia kampus dan insan pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Peringatan Hari Pers Nasional 2026 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik dan jurnalistik yang adaptif, kritis, serta tetap berpegang pada etika dan integritas di era Artificial Intelligence (AI). Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA

Read More

FTI UNSERA Perkuat Kompetensi Mahasiswa Lewat Campus and Company Visit (CCV) 2026 ke Yogyakarta

Serang, unsera.ac.id — Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Serang Raya (UNSERA) melaksanakan kegiatan Campus and Company Visit (CCV) 2026 ke Yogyakarta pada 11–14 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam memperkuat kompetensi mahasiswa serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi perkembangan dunia industri teknologi yang semakin dinamis. Ketua Pelaksana CCV 2026, Bapak Riyan Naufal Hay’s, menjelaskan bahwa pelaksanaan CCV tahun ini dirancang selaras dengan identitas program studi di Fakultas Teknologi Informasi serta perkembangan teknologi terkini. “Tema CCV 2026 dibagi berdasarkan tiga lokasi kunjungan, yaitu Inovasi Deep Learning dan Computer Vision untuk Meningkatkan Efisiensi Otomatisasi di Era Society 5.0, Inovasi Digital dan Transformasi Bisnis: Peran Software Development dalam Industri 5.0, serta Tren dan Tantangan Keamanan Internet of Things. Pemilihan tema ini disesuaikan dengan karakteristik tiga program studi di Fakultas Teknologi Informasi, dengan harapan mahasiswa memperoleh wawasan keilmuan yang relevan, terkini, dan selaras dengan perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan,” ujarnya. Rangkaian kegiatan CCV 2026 diawali dengan seminar dan kunjungan akademik ke Universitas AMIKOM Yogyakarta. Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. Kusrini, M.Kom, menyampaikan bahwa kolaborasi antarpenguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi. Menurutnya, diskusi akademik menjadi fondasi awal dalam merancang kerja sama yang relevan dan berdampak. Sebanyak 105 mahasiswa yang didampingi sembilan mentor mengikuti seminar yang dibawakan langsung oleh Prof. Dr. Kusrini, M.Kom, dengan tema “Inovasi Deep Learning dan Computer Vision untuk Meningkatkan Efisiensi Otomatisasi di Era Society 5.0”. Dalam pemaparannya, Beliau tidak hanya menyampaikan konsep, tetapi juga membagikan berbagai penerapan nyata yang dikembangkan di Fakultas Ilmu Komputer AMIKOM. Berbagai riset yang dipaparkan meliputi pemanfaatan kamera untuk analisis kepadatan lalu lintas, sistem deteksi hama tanaman berbasis citra digital, pemantauan potensi kebakaran hutan, serta pengembangan sistem cerdas untuk sektor peternakan dan pariwisata. “Teknologi deep learning dan computer vision bukan sekadar tren, tetapi alat yang harus diarahkan untuk menghasilkan solusi yang berdampak. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memastikan teknologi ini digunakan secara bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Prof. Dr. Kusrini, M.Kom. Selanjutnya, rombongan melaksanakan kunjungan industri ke PT Integra, perusahaan pengembang perangkat lunak terkemuka. Yuda Wicaksana Putra, S.T., MBA, Direktur Utama PT Integra, menyampaikan materi bertema “Inovasi Digital dan Transformasi Bisnis: Peran Software Development dalam Industri 5.0”. Dalam pemaparannya, Pak Yuda menjelaskan strategi transformasi digital yang digerakkan oleh pengembangan perangkat lunak yang agile dan scalable. Materi menyoroti peran software development sebagai enabler utama dalam menghadapi disrupsi industri, dengan contoh penerapan Internet of Things (IoT), cloud computing, dan big data analytics pada sektor logistik, fintech, dan ritel. Diskusi juga membahas keterampilan yang paling dibutuhkan di pasar kerja teknologi saat ini. Assoc. Prof. Sumiati, ST., MM., Ph.D. Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Serang Raya berharap kegiatan Campus and Company Visit (CCV) dapat memberikan dampak jangka panjang yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas dan daya saing mahasiswa FTI. CCV mampu membentuk mindset profesional dan visioner pada mahasiswa sejak dini, sehingga mereka memiliki gambaran yang jelas tentang arah pengembangan karier, kompetensi yang harus dipersiapkan, serta tuntutan dunia industri teknologi yang terus berkembang,selain itu kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi akademik dan praktis, karena mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan praktik nyata di industri. Pengalaman tersebut diharapkan memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan kemampuan teknis, mengikuti sertifikasi, riset terapan, maupun inovasi berbasis teknologi, dan memperkuat ejaring kerja sama strategis antara FTI UNSERA dengan perguruan tinggi dan mitra industri, yang pada akhirnya membuka peluang magang, rekrutmen lulusan, kolaborasi riset, dan pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri. “Interaksi langsung dengan pakar seperti Prof. Kusrini dan Pak Yuda memberikan perspektif autentik tentang bagaimana inovasi lahir dari kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Dialog antar pimpinan juga membuka peluang kerja sama riset serta pengembangan kurikulum yang lebih integratif,” ujarnya. Kegiatan CCV kemudian dilanjutkan dengan seminar dan kunjungan akademik ke Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang membahas penerapan serta otomatisasi Internet of Things (IoT). Dr. Ir. H. Teduh Dirgahayu, S.T., M.Sc., perwakilan dari UII, dalam sambutan balasannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan FTI UNSERA. “Kami menyambut hangat mahasiswa dan pimpinan FTI UNSERA. UII memiliki komitmen kuat dalam pengembangan teknologi yang aman dan beretika. Diskusi hari ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas, baik dalam penelitian, pengembangan kurikulum, maupun program pengabdian kepada masyarakat di bidang keamanan siber dan IoT,” tuturnya. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti agenda Jeep Lava Tour Merapi yang dikemas sebagai sesi refreshing untuk mempererat kebersamaan dan refleksi pascakegiatan. Sebagai fakultas yang adaptif terhadap perkembangan zaman, FTI UNSERA terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan industri. FTI UNSERA mengajak generasi muda bergabung bersama Universitas Serang Raya (UNSERA) untuk menyiapkan karier di bidang teknologi—ingin jadi bagian UNSERA? Ayo daftar sekarang! info-pmb.unsera.ac.id Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

FISIPKUM UNSERA Perkuat Pembelajaran Kontekstual melalui Studi Lapangan di Kawasan Baduy

Serang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan studi lapangan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) di kawasan Ciboleger, Baduy, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan FISIPKUM, yaitu Program Studi Ilmu Hukum (S1) melalui mata kuliah Hukum Adat, Program Studi Ilmu Komunikasi (S1) melalui mata kuliah Komunikasi Antarbudaya, serta Program Studi Administrasi Negara (S1) melalui mata kuliah Pemerintahan Desa. Kolaborasi lintas program studi tersebut menjadi wujud nyata penerapan pembelajaran multidisipliner yang menjadi ciri khas FISIPKUM UNSERA. Bagi mahasiswa Ilmu Hukum semester III, studi lapangan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib yang bertujuan memperdalam pemahaman mengenai hukum adat yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Sementara itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester V dan Administrasi Negara semester VII memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika komunikasi lintas budaya serta praktik pemerintahan desa adat. Kegiatan studi lapangan ini didampingi oleh dosen dari masing-masing program studi. Dari Program Studi Ilmu Hukum, kegiatan didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Hukum Adat, Hikmatullah, S.HI., M.Sy., bersama asisten dosen A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA. Dari Program Studi Administrasi Negara, pendampingan dilakukan oleh Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si. dan Rethorika Berthanila, M.Si. Sementara itu, dari Program Studi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini didampingi oleh Endang Tri Santi, S.Sos., M.I.Kom. Kehadiran para dosen pendamping ini memperkuat proses pembelajaran dan pendampingan akademik selama kegiatan berlangsung. Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi, diskusi, dan refleksi akademik terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Baduy. Asisten dosen mata kuliah Hukum Adat, A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA, menjelaskan bahwa studi lapangan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa mengenai hukum adat. Menurutnya, hukum adat tidak dapat dipahami secara tekstual semata, melainkan harus dipelajari sebagai sistem hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. “Hukum adat itu hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, untuk menghindari pemahaman yang bersifat tekstual semata, diperlukan studi lapangan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih empiris mengenai perkembangan hukum adat,” ujarnya. Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa studi lapangan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berbeda dibandingkan perkuliahan di dalam kelas. “Melalui studi lapangan ini, kami dapat melihat secara langsung bagaimana hukum adat diterapkan dalam kehidupan masyarakat Baduy. Pengalaman ini sangat membantu kami dalam memahami materi perkuliahan secara lebih nyata dan mendalam,” ungkapnya. Dosen Program Studi Administrasi Negara, Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si., selaku salah satu perwakilan dosen pendamping, menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memahami secara langsung kearifan lokal masyarakat Baduy, khususnya nilai-nilai kesederhanaan, kejujuran, dan harmonisasi dengan alam. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengaitkan teori administrasi pemerintahan desa dengan praktik kehidupan sosial masyarakat adat. Hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, FISIPKUM UNSERA menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan analisis lapangan, serta pemahaman budaya yang kuat. FISIPKUM UNSERA terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri di bidang Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi Negara melalui kurikulum aplikatif, dosen yang kompeten, serta pengalaman belajar langsung di lapangan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

Bilah Aksesibilitas