Serang, unsera.ac.id — Pemilihan Duta Kampus UNSERA 2026 menjadi momen penuh makna yang tidak hanya melahirkan sosok representatif, tetapi juga menghadirkan cerita tentang proses, perjuangan, dan pertumbuhan. Melalui rangkaian seleksi, pembekalan, hingga karantina selama satu bulan, terpilihlah mahasiswa-mahasiswi terbaik yang siap membawa nama UNSERA dengan semangat integritas dan kolaborasi. Adapun yang terpilih sebagai Duta Kampus Putra UNSERA 2026 adalah Abhiyasa Fikri Fatahillah, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum, Jurusan Ilmu Hukum. Sementara itu, Duta Kampus Putri UNSERA 2026 diraih oleh Putri Rasyel Syezli, mahasiswi dari fakultas dan jurusan yang sama. Putri Rasyel menyampaikan bahwa motivasinya mengikuti ajang Duta Kampus berangkat dari keinginan untuk menjadi representasi mahasiswa yang tidak hanya aktif, tetapi juga berintegritas. Ia percaya bahwa setiap mahasiswa memiliki cerita dan potensi luar biasa, dan dirinya ingin menjadi jembatan yang membawa energi positif tersebut ke ruang yang lebih luas. Di sisi lain, Abhiyasa mengungkapkan bahwa keikutsertaannya didasari oleh keinginan untuk mendapatkan pengalaman dalam mempromosikan UNSERA serta bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. Dalam proses seleksi, Putri Rasyel mengaku tantangan terbesarnya adalah melawan ekspektasi diri sendiri. Ia belajar untuk tetap tenang, fokus, dan percaya pada kapasitas diri tanpa kehilangan sisi autentiknya. Sementara itu, Abhiyasa menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara perkuliahan dan rangkaian pembekalan. Menjaga konsistensi serta rasa percaya diri menjadi pembelajaran penting selama proses tersebut. Bagi keduanya, ajang Duta Kampus UNSERA bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang perjalanan bertumbuh bersama. Proses pembekalan selama satu bulan, diskusi, serta interaksi bersama finalis lainnya menjadi pengalaman berharga yang memperkaya wawasan dan mempererat kebersamaan. Sebagai bentuk komitmen, Putri Rasyel menginisiasi “Growing Together Program” dengan jargon Leading With Values, Growing With UNSERA. Program ini berfokus pada peningkatan kemampuan public speaking anggota Duta Kampus UNSERA 2026, penguatan personal branding sebagai representasi kampus di media sosial, serta kolaborasi bersama civitas akademika dan organisasi mahasiswa untuk mempromosikan UNSERA secara lebih luas. Sementara itu, Abhiyasa berencana menghadirkan program konten kreatif yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga edukatif dan informatif, guna memberikan nilai tambah bagi mahasiswa sekaligus memperkuat citra positif UNSERA di ruang digital. Selain Duta Kampus Putra dan Putri, ajang ini juga menetapkan beberapa kategori penghargaan lainnya, yakni Duta Seni diwakili oleh Olivia Citra Utami dari Ilmu Hukum. Duta Persahabatan adalah Sabila Nadifa Mardhatillah dari Program Studi Administrasi Negara. Duta Bahasa diemban oleh Hilmy Bagus Setiawan dari Ilmu Komunikasi. Sementara itu, Duta Fakultas diwakili oleh Muhamad Nur Salam dari Program Studi Teknik Industri. Kehadiran para Duta dalam berbagai kategori ini menunjukkan bahwa ajang Duta Kampus UNSERA 2026 tidak hanya menilai dari satu aspek, tetapi juga mengapresiasi potensi, karakter, serta kontribusi mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan. Menutup pernyataannya, para Duta berpesan agar mahasiswa UNSERA tidak takut mencoba hal baru, berani mengambil peluang, dan terus percaya pada potensi diri. Mereka berharap UNSERA dapat menjadi ruang bagi setiap mahasiswa untuk bertumbuh dan memberikan dampak positif. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, seluruh Duta Kampus UNSERA 2026 diharapkan mampu menjadi role model yang menginspirasi civitas akademika dan membawa nama kampus semakin dikenal luas. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Duta Kampus Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan Grand Final Duta Kampus 2026 pada Rabu (12/2) di Auditorium Lantai 6 UNSERA. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian seleksi mahasiswa yang akan mengemban amanah sebagai representasi kampus dalam mendukung visi dan citra universitas. Mengusung tema “Harmony in Diversity, Excellence in Action”, Grand Final tahun ini menegaskan bahwa keberagaman merupakan fondasi kekuatan, sementara keunggulan lahir dari tindakan nyata yang dibangun bersama dalam semangat kolaborasi. Bersatu tanpa kehilangan identitas, berkompetisi tanpa kehilangan empati, serta berprestasi tanpa meninggalkan nilai kebersamaan menjadi pesan utama dalam ajang ini. Wakil Rektor II sekaligus Pembina Duta Kampus UNSERA, Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Duta Kampus memiliki peran strategis sebagai representasi nilai dan karakter mahasiswa UNSERA. “Saya berharap Duta Kampus yang terpilih dapat menjalankan amanah ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan komunikasi yang baik, serta semangat kolaborasi. Duta Kampus harus mampu menjadi teladan dan membawa nama baik UNSERA dalam setiap kesempatan,” ungkapnya. Sementara itu, Leader Duta Kampus UNSERA 2025, Isnaeni Assyifa, menegaskan bahwa Duta Kampus memiliki kontribusi besar dalam mendukung visi dan citra UNSERA. “Duta Kampus menjadi perwakilan yang membawa nama baik kampus, baik di lingkungan internal maupun masyarakat. Kami berharap yang terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh komitmen, aktif berkontribusi melalui ide, karya, dan kegiatan yang bermanfaat, serta menjadi role model yang profesional dan inspiratif,” tuturnya. Grand Final Duta Kampus 2026 menjadi wujud komitmen Duta Kampus UNSERA dalam mencetak mahasiswa unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Melalui semangat harmoni dalam keberagaman dan keunggulan dalam aksi, Duta Kampus diharapkan mampu memperkuat citra UNSERA sebagai kampus yang aktif, berkualitas, dan inspiratif. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Universitas Serang Raya (UNSERA) menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA, Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) UNSERA, atas diraihnya gelar Guru Besar pada bidang Kebijakan Lingkungan. Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi Prof. Delly Maulana dalam pengembangan keilmuan kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan isu lingkungan, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan berkelanjutan. Keahliannya menegaskan pentingnya kebijakan lingkungan sebagai fondasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Di lingkungan UNSERA, Prof. Delly Maulana dikenal aktif mendorong penguatan budaya akademik, riset, serta keterhubungan antara kajian ilmiah dan kebutuhan nyata masyarakat. Raihan gelar Guru Besar ini menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika sekaligus memperkuat komitmen UNSERA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak. Selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA atas amanah sebagai Guru Besar Bidang Kebijakan Lingkungan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Universitas Serang Raya (Unsera) berkolaborasi dengan Lembaga Pers dan Diskusi Studi (LPDS) dalam penyelenggaraan webinar bertema “Masyarakat Kampus dan Jurnalis dalam Era Artificial Intelligence” pada Selasa, (3/2) secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi akademik mengenai peran, etika, tantangan, perkembangan, serta dampak penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia jurnalistik dan pendidikan tinggi. Dalam Webinar ini menghadirkan 4 tokoh penting sebagai pembicara utama: Diskusi ini dipandu oleh moderator Lestanya R Baskoro dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, jurnalis, serta masyarakat umum. Kegiatan ini menegaskan komitmen UNSERA dalam merespon isu-isu aktual di bidang media dan teknologi digital. Peringatan Hari Pers Nasional tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga sebagai momentum penguatan literasi media serta kesiapan sivitas akademika dalam menghadapi transformasi teknologi. Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. A.P. Delly Maulana, S.soc., MPA., selaku Dekan FISIPKUM UNSERA menyampaikan bahwa kehadiran AI dalam dunia jurnalistik dan akademik merupakan realitas yang tidak dapat dihindari. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga peran manusia dalam proses verifikasi informasi. “AI bukan sesuatu yang bisa kita tolak. Tantangannya adalah jangan sampai jurnalis hanya melakukan copy paste tanpa verifikasi. AI seharusnya menjadi alat bantu dalam proses kreatif dan pengecekan data, bukan menggantikan tanggung jawab profesional,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk membantu proses verifikasi data di tengah maraknya hoaks, dengan catatan tetap berada dalam koridor etika, transparansi, dan pedoman yang jelas. “AI bisa membantu proses verifikasi data di tengah maraknya hoaks. Namun penggunaannya harus tetap dalam koridor etika, transparansi, dan pedoman yang jelas,” tambah Prof. Dr. A.P. Delly Maulana. Sementara itu, Apni Jaya Putra selaku Praktisi AI membahas Disrupsi AI di tengah arus informasi digital yang semakin dikendalikan oleh algoritma platform. Ia menyoroti perubahan pola konsumsi informasi masyarakat serta meningkatnya peran teknologi dalam distribusi berita. “AI sudah menjadi bagian dari ekosistem informasi. Jika kampus tidak beradaptasi, maka akan tertinggal. Bukan yang paling pintar yang bertahan, tetapi yang paling adaptif terhadap perubahan,” jelasnya. Ia juga mengingatkan adanya risiko seperti hoaks, halusinasi data, dan deepfake, sehingga literasi digital serta kendali manusia menjadi faktor penting dalam pemanfaatan AI. “AI tidak menciptakan fakta, manusia yang menciptakan fakta. Selama jurnalis disiplin melakukan verifikasi, perannya tidak akan tergantikan,” tegas Apni. Melalui kolaborasi ini, UNSERA dan LPDS mendorong terciptanya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Diskusi ini juga memperkuat sinergi antara dunia kampus dan insan pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Peringatan Hari Pers Nasional 2026 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik dan jurnalistik yang adaptif, kritis, serta tetap berpegang pada etika dan integritas di era Artificial Intelligence (AI). Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Serang Raya (UNSERA) melaksanakan kegiatan Campus and Company Visit (CCV) 2026 ke Yogyakarta pada 11–14 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam memperkuat kompetensi mahasiswa serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi perkembangan dunia industri teknologi yang semakin dinamis. Ketua Pelaksana CCV 2026, Bapak Riyan Naufal Hay’s, menjelaskan bahwa pelaksanaan CCV tahun ini dirancang selaras dengan identitas program studi di Fakultas Teknologi Informasi serta perkembangan teknologi terkini. “Tema CCV 2026 dibagi berdasarkan tiga lokasi kunjungan, yaitu Inovasi Deep Learning dan Computer Vision untuk Meningkatkan Efisiensi Otomatisasi di Era Society 5.0, Inovasi Digital dan Transformasi Bisnis: Peran Software Development dalam Industri 5.0, serta Tren dan Tantangan Keamanan Internet of Things. Pemilihan tema ini disesuaikan dengan karakteristik tiga program studi di Fakultas Teknologi Informasi, dengan harapan mahasiswa memperoleh wawasan keilmuan yang relevan, terkini, dan selaras dengan perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan,” ujarnya. Rangkaian kegiatan CCV 2026 diawali dengan seminar dan kunjungan akademik ke Universitas AMIKOM Yogyakarta. Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. Kusrini, M.Kom, menyampaikan bahwa kolaborasi antarpenguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi. Menurutnya, diskusi akademik menjadi fondasi awal dalam merancang kerja sama yang relevan dan berdampak. Sebanyak 105 mahasiswa yang didampingi sembilan mentor mengikuti seminar yang dibawakan langsung oleh Prof. Dr. Kusrini, M.Kom, dengan tema “Inovasi Deep Learning dan Computer Vision untuk Meningkatkan Efisiensi Otomatisasi di Era Society 5.0”. Dalam pemaparannya, Beliau tidak hanya menyampaikan konsep, tetapi juga membagikan berbagai penerapan nyata yang dikembangkan di Fakultas Ilmu Komputer AMIKOM. Berbagai riset yang dipaparkan meliputi pemanfaatan kamera untuk analisis kepadatan lalu lintas, sistem deteksi hama tanaman berbasis citra digital, pemantauan potensi kebakaran hutan, serta pengembangan sistem cerdas untuk sektor peternakan dan pariwisata. “Teknologi deep learning dan computer vision bukan sekadar tren, tetapi alat yang harus diarahkan untuk menghasilkan solusi yang berdampak. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memastikan teknologi ini digunakan secara bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Prof. Dr. Kusrini, M.Kom. Selanjutnya, rombongan melaksanakan kunjungan industri ke PT Integra, perusahaan pengembang perangkat lunak terkemuka. Yuda Wicaksana Putra, S.T., MBA, Direktur Utama PT Integra, menyampaikan materi bertema “Inovasi Digital dan Transformasi Bisnis: Peran Software Development dalam Industri 5.0”. Dalam pemaparannya, Pak Yuda menjelaskan strategi transformasi digital yang digerakkan oleh pengembangan perangkat lunak yang agile dan scalable. Materi menyoroti peran software development sebagai enabler utama dalam menghadapi disrupsi industri, dengan contoh penerapan Internet of Things (IoT), cloud computing, dan big data analytics pada sektor logistik, fintech, dan ritel. Diskusi juga membahas keterampilan yang paling dibutuhkan di pasar kerja teknologi saat ini. Assoc. Prof. Sumiati, ST., MM., Ph.D. Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Serang Raya berharap kegiatan Campus and Company Visit (CCV) dapat memberikan dampak jangka panjang yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas dan daya saing mahasiswa FTI. CCV mampu membentuk mindset profesional dan visioner pada mahasiswa sejak dini, sehingga mereka memiliki gambaran yang jelas tentang arah pengembangan karier, kompetensi yang harus dipersiapkan, serta tuntutan dunia industri teknologi yang terus berkembang,selain itu kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi akademik dan praktis, karena mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan praktik nyata di industri. Pengalaman tersebut diharapkan memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan kemampuan teknis, mengikuti sertifikasi, riset terapan, maupun inovasi berbasis teknologi, dan memperkuat ejaring kerja sama strategis antara FTI UNSERA dengan perguruan tinggi dan mitra industri, yang pada akhirnya membuka peluang magang, rekrutmen lulusan, kolaborasi riset, dan pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri. “Interaksi langsung dengan pakar seperti Prof. Kusrini dan Pak Yuda memberikan perspektif autentik tentang bagaimana inovasi lahir dari kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Dialog antar pimpinan juga membuka peluang kerja sama riset serta pengembangan kurikulum yang lebih integratif,” ujarnya. Kegiatan CCV kemudian dilanjutkan dengan seminar dan kunjungan akademik ke Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang membahas penerapan serta otomatisasi Internet of Things (IoT). Dr. Ir. H. Teduh Dirgahayu, S.T., M.Sc., perwakilan dari UII, dalam sambutan balasannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan FTI UNSERA. “Kami menyambut hangat mahasiswa dan pimpinan FTI UNSERA. UII memiliki komitmen kuat dalam pengembangan teknologi yang aman dan beretika. Diskusi hari ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas, baik dalam penelitian, pengembangan kurikulum, maupun program pengabdian kepada masyarakat di bidang keamanan siber dan IoT,” tuturnya. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti agenda Jeep Lava Tour Merapi yang dikemas sebagai sesi refreshing untuk mempererat kebersamaan dan refleksi pascakegiatan. Sebagai fakultas yang adaptif terhadap perkembangan zaman, FTI UNSERA terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan industri. FTI UNSERA mengajak generasi muda bergabung bersama Universitas Serang Raya (UNSERA) untuk menyiapkan karier di bidang teknologi—ingin jadi bagian UNSERA? Ayo daftar sekarang! info-pmb.unsera.ac.id Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan studi lapangan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) di kawasan Ciboleger, Baduy, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan FISIPKUM, yaitu Program Studi Ilmu Hukum (S1) melalui mata kuliah Hukum Adat, Program Studi Ilmu Komunikasi (S1) melalui mata kuliah Komunikasi Antarbudaya, serta Program Studi Administrasi Negara (S1) melalui mata kuliah Pemerintahan Desa. Kolaborasi lintas program studi tersebut menjadi wujud nyata penerapan pembelajaran multidisipliner yang menjadi ciri khas FISIPKUM UNSERA. Bagi mahasiswa Ilmu Hukum semester III, studi lapangan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib yang bertujuan memperdalam pemahaman mengenai hukum adat yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Sementara itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester V dan Administrasi Negara semester VII memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika komunikasi lintas budaya serta praktik pemerintahan desa adat. Kegiatan studi lapangan ini didampingi oleh dosen dari masing-masing program studi. Dari Program Studi Ilmu Hukum, kegiatan didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Hukum Adat, Hikmatullah, S.HI., M.Sy., bersama asisten dosen A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA. Dari Program Studi Administrasi Negara, pendampingan dilakukan oleh Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si. dan Rethorika Berthanila, M.Si. Sementara itu, dari Program Studi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini didampingi oleh Endang Tri Santi, S.Sos., M.I.Kom. Kehadiran para dosen pendamping ini memperkuat proses pembelajaran dan pendampingan akademik selama kegiatan berlangsung. Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi, diskusi, dan refleksi akademik terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Baduy. Asisten dosen mata kuliah Hukum Adat, A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA, menjelaskan bahwa studi lapangan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa mengenai hukum adat. Menurutnya, hukum adat tidak dapat dipahami secara tekstual semata, melainkan harus dipelajari sebagai sistem hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. “Hukum adat itu hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, untuk menghindari pemahaman yang bersifat tekstual semata, diperlukan studi lapangan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih empiris mengenai perkembangan hukum adat,” ujarnya. Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa studi lapangan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berbeda dibandingkan perkuliahan di dalam kelas. “Melalui studi lapangan ini, kami dapat melihat secara langsung bagaimana hukum adat diterapkan dalam kehidupan masyarakat Baduy. Pengalaman ini sangat membantu kami dalam memahami materi perkuliahan secara lebih nyata dan mendalam,” ungkapnya. Dosen Program Studi Administrasi Negara, Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si., selaku salah satu perwakilan dosen pendamping, menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memahami secara langsung kearifan lokal masyarakat Baduy, khususnya nilai-nilai kesederhanaan, kejujuran, dan harmonisasi dengan alam. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengaitkan teori administrasi pemerintahan desa dengan praktik kehidupan sosial masyarakat adat. Hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, FISIPKUM UNSERA menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan analisis lapangan, serta pemahaman budaya yang kuat. FISIPKUM UNSERA terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri di bidang Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi Negara melalui kurikulum aplikatif, dosen yang kompeten, serta pengalaman belajar langsung di lapangan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang – Mata kuliah Public Relations Program Studi Ilmu Komunikasi (ILKOM) Universitas Serang Raya (UNSERA) menghadirkan kegiatan pembelajaran aplikatif berupa Table Manner Workshop for Public Relation Class pada Jumat, (23/1) bertempat di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengantar mata kuliah Public Relations yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar etika profesional di luar ruang kelas. Mengusung tema “Beyond the Table: Building Professional Image Through Dining Etiquette”, workshop ini menekankan pentingnya etika dan etiket jamuan makan sebagai bentuk komunikasi nonverbal yang melekat pada profesi Public Relations. Mahasiswa dibekali pemahaman praktis mengenai tata cara bersikap dalam situasi formal, mulai dari urutan penyajian, penggunaan alat makan yang tepat, hingga membangun citra profesional saat menghadiri jamuan resmi bersama relasi kerja. Dosen pengampu mata kuliah Public Relations, Annisarizki, M.I.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai pengantar agar mahasiswa memiliki kesadaran awal tentang pembentukan citra dan reputasi sejak dini. “Tujuan kegiatan ini agar mahasiswa Ilmu Komunikasi, khususnya yang berminat pada bidang Public Relations, memahami cara membentuk citra dan reputasi diri maupun institusi yang kelak mereka wakili melalui etika dan etiket di meja makan. Harapannya, mahasiswa tidak hanya mengetahui etika makan yang sopan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman dan pengetahuan yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Indrianti Azhar Firdausi, M.I.Kom., menyampaikan bahwa integrasi praktik langsung dalam mata kuliah Public Relations merupakan upaya prodi dalam memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional. “Pembelajaran Public Relations tidak hanya menekankan aspek teori, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui kegiatan seperti Table Manner Workshop, mahasiswa dilatih untuk memahami pentingnya etika dan citra profesional sebagai bagian dari kompetensi seorang praktisi PR,” jelasnya. Sebagai peserta, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA merasakan langsung manfaat dari pembelajaran berbasis praktik ini. Dhafin Rahmatul Haya, mahasiswa semester 3, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang relevan dengan dunia profesional. “Saya jadi lebih paham bagaimana etika makan yang benar dalam dunia profesional. Hal-hal kecil seperti cara menggunakan alat makan ternyata sangat berpengaruh terhadap image kita saat berada di acara formal atau meeting dengan orang-orang profesional,” tuturnya. Melalui Table Manner Workshop for Public Relation Class sebagai bagian dari pengantar mata kuliah Public Relations, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA diharapkan memiliki fondasi awal yang kuat dalam membangun citra diri, etika profesional, dan kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja di bidang Public Relations. Untuk Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan Kuliah Pakar bertajuk “Implementasi & Evaluasi Kebijakan Kepemiluan” pada Kamis (22/01) bertempat di Ruang Kaca Lantai 1, Gedung A UNSERA. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari FISIPKUM UNSERA. Kuliah pakar ini menghadirkan Ali Faisal, S.H., M.H., M.E, Ketua Bawaslu Provinsi Banten, sebagai keynote speaker, serta dibuka dengan opening speech oleh Budi Hasnah, S.Sos., M.Si, Dosen Program Studi Administrasi Negara UNSERA. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai kebijakan kepemiluan, khususnya dalam aspek implementasi, pengawasan, dan evaluasi pemilu di Indonesia. Dalam opening speech-nya, Budi Hasnah, S.Sos., M.Si menekankan pentingnya kegiatan akademik seperti kuliah pakar sebagai sarana menjembatani teori dan praktik kepemiluan. Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga gambaran nyata tentang dinamika pelaksanaan pemilu di lapangan. “Melalui Kuliah Pakar ini, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga penjelasan langsung mengenai bagaimana kebijakan pemilu dijalankan di lapangan. Dari situ terlihat bahwa praktik kepemiluan memiliki banyak kendala dan tantangan yang perlu dipahami secara kritis,” ujarnya Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawasan dan evaluasi pemilu merupakan aspek krusial dalam menjaga kualitas demokrasi. Evaluasi formatif dinilai penting untuk mencegah potensi pelanggaran sejak tahapan awal pemilu, sementara evaluasi sumatif diperlukan untuk menilai keberhasilan kebijakan setelah seluruh proses pemilu selesai. Dengan pendekatan tersebut, pengawasan pemilu tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga menjadi dasar perbaikan kualitas pemilu pada periode berikutnya. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal kebijakan kepemiluan. Partisipasi aktif melalui pengawasan partisipatif, penyampaian pandangan kritis, serta penolakan terhadap praktik-praktik yang mencederai demokrasi seperti politik uang menjadi bagian penting dalam menjaga integritas pemilu. Antusiasme peserta terlihat dari respons positif mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini. Salah satu mahasiswa Jurusan Administrasi Negara, Rifa Maulida, menyampaikan bahwa kuliah pakar ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas implementasi kebijakan kepemiluan. “Kegiatan ini memberikan gambaran utuh tentang implementasi kebijakan pemilu, mulai dari dasar hukum, tahapan penyelenggaraan, hingga peran lembaga seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP. Saya menjadi lebih memahami bahwa kebijakan kepemiluan tidak hanya bersifat normatif, tetapi sangat kompleks dalam praktiknya,” ungkapnya. Mahasiswa tersebut juga menilai bahwa pengawasan dan evaluasi pemilu harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan agar pemilu tidak hanya berjalan sesuai prosedur, tetapi juga berkualitas dan dipercaya oleh masyarakat. Melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar ini, FISIPKUM UNSERA berharap mahasiswa dapat menjadi generasi akademik yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu demokrasi dan kepemiluan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam mendukung penguatan demokrasi melalui pendidikan dan literasi politik yang berkelanjutan. Untuk Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA
Read MoreSerang – Kabar membanggakan datang dari Universitas Serang Raya (UNSERA). Muhammad Rifqi Rahmatullah, mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris semester 3, berhasil berpartisipasi sebagai presenter dalam Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) 2026. Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh APPBIPA Banten bekerja sama dengan Universitas Buddhi Dharma Tangerang dan menghadirkan akademisi serta praktisi bahasa dari berbagai institusi nasional maupun internasional. Kegiatan dilaksanakan secara bauran (hybrid) pada Sabtu, (17/1), bertempat di Auditorium Vipassi Universitas Buddhi Dharma Tangerang serta melalui platform Zoom Meeting. Mengusung tema “Integrasi Digital dan Kearifan Lokal dalam Pengajaran BIPA: Menjembatani Tradisi dan Inovasi”, konferensi ini menjadi forum akademik internasional yang membahas pengembangan pengajaran bahasa Indonesia dalam konteks global. Partisipasi mahasiswa UNSERA sebagai presenter menunjukkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam forum ilmiah internasional sejak dini. Kehadiran Muhammad Rifqi Rahmatullah sebagai presenter merepresentasikan kontribusi mahasiswa UNSERA dalam diskursus akademik internasional, khususnya di bidang bahasa dan pendidikan. Capaian ini sekaligus mencerminkan komitmen UNSERA dalam mendorong mahasiswa untuk berani tampil, berprestasi, dan berkontribusi di tingkat global. Rektor dan segenap Civitas Akademika Universitas Serang Raya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas partisipasi tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi akademik dan aktif dalam kegiatan ilmiah berskala internasional. UNSERA terus berkomitmen mendukung mahasiswa untuk berprestasi dan berdaya saing global. Tertarik menjadi bagian dari UNSERA? Kunjungi http://www.unsera.ac.id dan temukan program studi unggulan sesuai minat dan bakatmu. Untuk informasi selengkapnya, silahkan kunjungi: 🌐 Website: www.unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter/X: @unseracampus Edito: Maryam | Humas UNSERA
Read MoreSerang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA). TB M Kasyif Ulum Kaliba, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, berhasil lolos sebagai salah satu dari 36 peserta terpilih YILA Academy Special Batch 2026 tingkat Asia Tenggara. YILA Academy Special Batch 2026 merupakan program pengembangan kepemudaan internasional yang berfokus pada isu perdamaian, sosial, dan kerja sama lintas negara di kawasan Asia Tenggara. Program ini diikuti oleh pemuda terpilih dari berbagai negara dan dilaksanakan secara daring (full online) melalui rangkaian diskusi serta forum interaktif. Berbeda dari ajang kompetisi, YILA Academy menitikberatkan pada pengembangan kapasitas dan kontribusi pemikiran peserta. Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan, kualitas gagasan, serta partisipasi dalam diskusi publik internasional. Program ini didukung oleh Rotary Peace International serta Rotary Otto & Fran Walter Peace Center yang berpusat di Bahcesehir University, Turki, dengan jejaring global di bidang perdamaian dan kepemudaan. Rektor dan segenap Civitas Akademika Universitas Serang Raya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSERA mampu berperan aktif dan berkontribusi di forum internasional. UNSERA terus berkomitmen mencetak generasi muda berdaya saing global. Tertarik menjadi bagian dari UNSERA? Kunjungi www.unsera.ac.id dan temukan program studi unggulan sesuai minat dan bakatmu. Untuk informasi selengkapnya, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA
Read More