Kategori: Kemitraan Berdampak

Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA Hadirkan Educompreneur 2026, Mahasiswa Belajar Praktik Komunikasi di Singapura dan Malaysia

Serang, unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) mengikuti program Educompreneur 2026 melalui perjalanan edukatif ke Singapura dan Malaysia pada 8–12 Juni 2026. Program ini dirancang sebagai pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari secara langsung praktik komunikasi, public relations, branding destinasi, komunikasi budaya, hingga komunikasi internasional di luar ruang kelas. Kegiatan ini menjadi solusi atas keterbatasan pembelajaran yang selama ini lebih banyak berlangsung secara teoritis di kampus. Melalui Educompreneur, mahasiswa tidak hanya memahami konsep komunikasi dari buku dan perkuliahan, tetapi juga dapat mengamati secara langsung bagaimana komunikasi diterapkan dalam berbagai sektor, mulai dari industri, pariwisata, pendidikan, hingga kehidupan sosial masyarakat di tingkat internasional. Ketua Pelaksana Educompreneur 2026, Annisarizki, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi perkembangan global dan persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. “Educompreneur memberikan ruang belajar yang lebih nyata bagi mahasiswa. Mereka dapat melihat langsung bagaimana praktik public relations, komunikasi budaya, komunikasi internasional, jurnalistik, hingga branding destinasi diterapkan di berbagai lingkungan. Pengalaman ini penting untuk meningkatkan value diri mahasiswa agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi, globalisasi, dan kebutuhan industri di masa depan,” ujarnya. Selama berada di Singapura, mahasiswa mengunjungi sejumlah destinasi unggulan seperti Jewel Changi Airport, Merlion Park, Gardens by the Bay, Universal Studios Singapore, Masjid Sultan, dan Chinatown. Destinasi tersebut menjadi media pembelajaran untuk memahami strategi city branding, komunikasi pariwisata, promosi destinasi, serta komunikasi lintas budaya yang berhasil membangun citra Singapura sebagai salah satu destinasi global. Perjalanan berlanjut ke Malaysia dengan mengunjungi Melaka, Jonker Street, Putrajaya, KLCC Twin Towers, Dataran Merdeka, Batu Caves, Genting Highlands, Kwai Chai Hong, hingga Mitsui Outlet Park. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman akademik dan profesional melalui kunjungan ke Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia serta mengikuti Public Relations Professional Exposure Program di Burson Malaysia untuk mengenal praktik komunikasi strategis dan public relations di tingkat internasional. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai komunikasi organisasi, manajemen reputasi, hubungan masyarakat, komunikasi budaya, hingga strategi branding yang diterapkan oleh berbagai institusi dan destinasi internasional. Pengalaman ini sekaligus membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang karier di bidang komunikasi yang semakin luas dan kompetitif. Salah satu peserta Educompreneur 2026, Dirga, mengaku kegiatan ini memberikan perspektif baru mengenai luasnya ruang lingkup ilmu komunikasi yang selama ini dipelajarinya di bangku kuliah. “Yang paling berkesan bagi saya adalah bisa melihat langsung bagaimana komunikasi diterapkan di berbagai bidang, mulai dari pariwisata, pendidikan, sampai industri. Selama ini kami mempelajarinya dalam teori, tetapi melalui Educompreneur kami bisa menyaksikan praktiknya secara nyata. Pengalaman ini membuat saya lebih memahami bahwa kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan adaptasi sangat dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja yang semakin global,” ungkapnya. Melalui Educompreneur 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA terus menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pemahaman praktik di tingkat internasional. Program ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi, memperluas wawasan global, serta mempersiapkan mahasiswa menjadi komunikator yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa UNSERA dan UiTM Malaysia Kolaborasikan International Community Service untuk Kampanye Lingkungan Lintas Negara

Serang, unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) bersama mahasiswa Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, menginisiasi proyek International Community Service bertema Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability. Program ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi generasi muda dalam merancang kampanye komunikasi lingkungan yang relevan dengan tantangan global saat ini. Melalui pembentukan kelompok internasional yang terdiri atas mahasiswa Indonesia dan Malaysia, peserta bersama-sama mengidentifikasi berbagai isu lingkungan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari sampah plastik, mikroplastik, hingga dampak industri fast fashion. Berbagai isu tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kampanye edukatif berbasis media digital yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran publik, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu tim mengangkat kampanye “Pause Before Plastic: Small Habits, Big Impact”, yang mendorong perubahan perilaku sederhana untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Sementara itu, beberapa kelompok lainnya mengangkat isu plastic waste, microplastic exposure in daily life, serta pentingnya mengurangi konsumsi plastik demi menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain isu sampah plastik, sejumlah kelompok juga menyoroti dampak lingkungan dari industri fast fashion melalui tema “The Environmental Impact of Fast Fashion in Indonesia and Malaysia”, “Breaking the Fast Fashion Cycle Through Sustainable Consumption”, “Fast Fashion, Slow Future”, hingga kampanye “Unfasten Fashion”. Melalui pendekatan komunikasi kreatif, mahasiswa mengajak masyarakat untuk lebih memahami konsekuensi lingkungan dari pola konsumsi yang tidak berkelanjutan. Sebagai luaran program, setiap tim menghasilkan berbagai produk komunikasi berupa poster digital, konten media sosial Instagram dan TikTok, serta rancangan kampanye yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi publik. Produk-produk tersebut dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik audiens muda yang aktif mengakses informasi melalui platform digital. Ketua delegasi UNSERA, Dr. Liza Diniarizky Putri, menjelaskan bahwa International Community Service ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu komunikasi untuk menjawab isu-isu global yang dihadapi masyarakat. “Permasalahan lingkungan tidak mengenal batas negara. Karena itu, penyelesaiannya juga membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas budaya. Melalui program ini, mahasiswa Indonesia dan Malaysia belajar bekerja bersama, bertukar perspektif, sekaligus menghasilkan kampanye komunikasi yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan lingkungan,” ujarnya. Program ini tidak hanya memperkuat kompetensi komunikasi strategis mahasiswa, tetapi juga membangun kemampuan kolaborasi internasional, literasi lingkungan, kreativitas digital, serta kepedulian sosial terhadap tantangan global. Melalui kerja sama antara UNSERA dan UiTM Malaysia, mahasiswa didorong untuk menjadi generasi muda yang mampu berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan. International Community Service ini menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pembelajaran yang berdampak melalui kolaborasi global, pengabdian masyarakat, dan pengembangan solusi komunikasi terhadap berbagai isu keberlanjutan yang dihadapi dunia saat ini. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Internasional di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Penguatan kolaborasi internasional menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan tantangan global. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Kolaborasi ini menghadirkan berbagai aktivitas akademik dan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi. Kegiatan tersebut meliputi guest lecturing, international community service, pengembangan kampanye komunikasi lingkungan, hingga keterlibatan dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional. Melalui Program Educompreneur 2026, dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA berkolaborasi dengan sivitas akademika UiTM untuk mengembangkan berbagai inisiatif kreatif yang berfokus pada isu keberlanjutan lingkungan. Berbagai luaran dihasilkan dalam kegiatan ini, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang mengangkat isu perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi internasional menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperluas wawasan global bagi mahasiswa. “Kolaborasi internasional ini menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar nyata bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan global,” ujar Dr. Siska Mardiana. Senada dengan hal tersebut, perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA menyampaikan bahwa keterlibatan dalam program ini memberikan pengalaman berharga untuk memahami perspektif lintas budaya dan mengembangkan keterampilan komunikasi di tingkat internasional. “Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya belajar bekerja sama dengan mahasiswa dari negara lain, tetapi juga memahami bagaimana ide dan kreativitas dapat menjadi solusi atas berbagai isu global. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkontribusi di tingkat internasional,” ujar perwakilan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media UiTM, di antaranya Professor Dr. Abd Rasid Abd Rahman selaku Dean, Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad selaku Deputy Dean of Industry Linkage, Research and Alumni Network, Dr. Wan Norbani Wan Nordin selaku Head of Centre for Strategic Communication, Encik Mohd Nur Najmi Nuji selaku Senior Lecturer bidang Public Relations, serta Dr. Abdul Hamid Saifuddin selaku Coordinator of Industry Linkage and Alumni Network. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 yang dikembangkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran global yang inovatif dan berdampak. Partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam kolaborasi Tri Dharma internasional ini menjadi wujud komitmen UNSERA dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, mendorong kontribusi akademik lintas negara, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global. Melalui penguatan kerja sama internasional, UNSERA terus mempertegas perannya sebagai kampus yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat di tingkat nasional maupun global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Melampaui Batas Negara, Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Bersinar di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) menunjukkan potensi dan kreativitasnya dalam kegiatan International Community Service yang diselenggarakan bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi mahasiswa untuk mengembangkan kampanye komunikasi lingkungan berbasis kreativitas dan teknologi digital. Program yang merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 ini dirancang untuk memperkuat jejaring akademik internasional, menghadirkan pengalaman belajar lintas budaya, serta mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Mengusung tema “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability”, mahasiswa UNSERA dan UiTM Malaysia berkolaborasi dalam tim lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi yang mengangkat berbagai isu keberlanjutan, mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, hingga dampak industri fesyen terhadap lingkungan. Beragam ide kreatif lahir dari setiap kelompok. Tim Peony mengusung tema “Pause Before Plastic: Small Habits, Big Impact” melalui mock-up campaign presentation serta konten media sosial untuk Instagram dan TikTok. Sementara itu, Tim Rose mengangkat isu “The Environmental Impact of Fast Fashion in Indonesia and Malaysia” melalui poster digital dan konten media sosial. Kampanye pengurangan sampah plastik juga menjadi fokus Tim Anggrek melalui tema “Reduce Plastic, Protect Our Earth” yang dikemas dalam poster digital dan konten TikTok. Tim Edelweiss mengangkat isu plastic waste melalui poster digital dan konten Instagram, sedangkan Tim Lily mengajak audiens lebih peduli terhadap paparan mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari melalui kampanye bertajuk “Invisible Exposure: Microplastics in Daily Life”. Di sisi lain, isu fesyen berkelanjutan menjadi perhatian beberapa kelompok. Tim Lotus mengangkat tema “The Environmental Impact of Fast Fashion in Global” dan “UnfastenFashion”, sementara Tim Tulip menghadirkan kampanye “Breaking the Fast Fashion Cycle Through Sustainable Consumption”. Adapun Tim Lavender mengajak generasi muda untuk merefleksikan dampak jangka panjang industri fesyen melalui tema “Fast Fashion, Slow Future”. Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA mengungkapkan bahwa pengalaman berkolaborasi dengan mahasiswa dari negara lain memberikan wawasan baru mengenai pentingnya komunikasi dalam mendorong perubahan sosial. “Kegiatan ini membuka kesempatan bagi kami untuk bertukar ide, memahami perspektif lintas budaya, dan mengasah kreativitas dalam menyusun kampanye yang relevan dengan isu lingkungan. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkolaborasi di tingkat internasional,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital, tetapi juga belajar membangun kolaborasi lintas budaya serta merancang solusi kreatif terhadap isu-isu global. Partisipasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA dalam International Community Service menjadi wujud komitmen kampus dalam menciptakan lulusan yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing global. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, Program Educompreneur 2026 terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam forum internasional dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Kolaborasi Berkelanjutan UNSERA–UiTM Malaysia: Wujudkan Kampus Berdampak melalui Implementasi Kerja Sama Internasional

Serang, Unsera.ac.id – Komitmen Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam memperluas jejaring internasional terus diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Pada Rabu (10/6/2026), kedua institusi melaksanakan serangkaian program kolaboratif yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi kerja sama internasional yang berkelanjutan. Kolaborasi ini menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan pimpinan akademik dari kedua perguruan tinggi, mulai dari guest lecturing, international community service, pengembangan kampanye komunikasi lingkungan, hingga keterlibatan dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional. Melalui Program Educompreneur 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media UiTM mendorong lahirnya ruang belajar kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada penguatan kompetensi akademik, tetapi juga pada pengembangan kepedulian terhadap isu-isu global, khususnya keberlanjutan lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dari UNSERA dan UiTM berkolaborasi dalam tim lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi digital yang mengangkat isu perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Berbagai karya kreatif dihasilkan, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kerja sama internasional menjadi langkah penting dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan dunia saat ini. “Kerja sama internasional tidak hanya membuka peluang pertukaran pengetahuan, tetapi juga memperkuat kapasitas mahasiswa dan dosen dalam menghadapi tantangan global. Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan UiTM Malaysia, kami berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Siska Mardiana. Lebih dari sekadar program pertukaran akademik, kolaborasi UNSERA dan UiTM Malaysia menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan berdampak. Sinergi ini membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan solusi kreatif terhadap isu-isu global, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Implementasi kerja sama internasional antara UNSERA dan UiTM Malaysia menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, UNSERA terus memperluas ruang kolaborasi global untuk menciptakan inovasi, memperkuat kompetensi sivitas akademika, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Jejak Global Ilmu Komunikasi UNSERA: Dosen Jadi Juri Internasional di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam memperluas jejaring akademik internasional kembali diwujudkan melalui Program Educompreneur 2026. Kali ini, dua dosen Ilmu Komunikasi UNSERA, Dr. Siska Mardiana, S.Sos., M.M. dan Endang Tri Santi, M.I.Kom., dipercaya menjadi juri dalam kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Keterlibatan kedua dosen tersebut menjadi bagian dari kolaborasi akademik antara UNSERA dan UiTM Malaysia yang mempertemukan mahasiswa dan akademisi dari kedua institusi dalam pengembangan kampanye komunikasi lingkungan. Melalui tim lintas negara, para peserta merancang berbagai luaran kreatif, mulai dari poster digital, konten media sosial, video singkat, hingga presentasi kampanye yang berfokus pada peningkatan kesadaran terhadap isu keberlanjutan lingkungan. Dalam perannya sebagai juri, Dr. Siska Mardiana, S. Sos., MM dan Endang Tri Santi, M.Ikom,  menilai kreativitas, efektivitas pesan, serta relevansi kampanye yang dikembangkan peserta. Penilaian tersebut tidak hanya berfokus pada kualitas visual, tetapi juga pada kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan yang mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap isu lingkungan. “Keterlibatan dosen sebagai juri internasional menjadi bagian dari upaya Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dalam memperluas jejaring akademik global sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan industri komunikasi,” ujar Dr. Siska Mardiana. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Komunikasi dan Pengajian Media UiTM, di antaranya Professor Dr. Abd Rasid Abd Rahman selaku Dean, Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad selaku Deputy Dean of Industry Linkage, Research and Alumni Network, Dr. Wan Norbani Wan Nordin selaku Head of Centre for Strategic Communication, Encik Mohd Nur Najmi Nuji selaku Senior Lecturer bidang Public Relations, serta Dr. Abdul Hamid Saifuddin selaku Coordinator of Industry Linkage and Alumni Network. Partisipasi dosen Ilmu Komunikasi UNSERA sebagai juri internasional mencerminkan komitmen universitas dalam memperkuat kolaborasi global, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong sivitas akademika untuk aktif berkontribusi dalam forum internasional. Langkah ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang terus diusung UNSERA dalam mencetak lulusan berdaya saing global dan adaptif terhadap tantangan masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Dosen Ilmu Komunikasi UNSERA dorong Transformasi Eco-Anxiety Menjadi Aksi Lingkungan di Forum Internasional di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Krisis lingkungan yang semakin nyata tidak hanya berdampak pada kondisi alam, tetapi juga memengaruhi kesehatan psikologis generasi muda. Fenomena yang dikenal sebagai eco-anxiety atau kecemasan terhadap masa depan lingkungan menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam forum akademik internasional yang diselenggarakan oleh Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Dalam forum tersebut, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA), Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky Putri, S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom., hadir sebagai Guest Lecturer dengan membawakan materi bertajuk “Eco-Anxiety to Advocacy: The Digital Green SEAblings of Nusantara’s Youth.” Melalui paparannya, Dr. Liza menyoroti bagaimana kecemasan generasi muda terhadap perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan ketidakpastian masa depan dapat menjadi kekuatan positif apabila diarahkan menjadi gerakan advokasi yang konstruktif. Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu menjadi pihak yang terdampak, tetapi juga harus berperan sebagai agen perubahan yang mampu membangun kesadaran publik melalui komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital. “Perubahan iklim telah melahirkan berbagai bentuk kekhawatiran di kalangan anak muda. Namun, eco-anxiety tidak boleh berhenti pada rasa cemas. Kecemasan tersebut perlu ditransformasikan menjadi aksi nyata melalui edukasi, advokasi, kolaborasi, dan gerakan digital yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Dr. Liza. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana media sosial, kampanye digital, dan kreativitas komunikasi dapat menjadi sarana untuk membangun gerakan lingkungan yang lebih inklusif dan relevan bagi generasi muda di kawasan Asia Tenggara. Pendekatan ini dinilai penting mengingat tantangan lingkungan yang dihadapi negara-negara ASEAN memiliki karakteristik yang serupa dan membutuhkan respons kolaboratif lintas batas negara. Kegiatan Guest Lecturing ini merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 yang dikembangkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran global bagi mahasiswa. Forum ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi dan mahasiswa Indonesia-Malaysia dalam membahas isu keberlanjutan lingkungan dari perspektif komunikasi. Selain mengikuti sesi kuliah tamu, mahasiswa UNSERA dan UiTM terlibat dalam aktivitas kolaboratif lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi lingkungan berbasis media digital. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta pemecahan masalah terhadap isu-isu global yang dihadapi masyarakat saat ini. Partisipasi dosen UNSERA dalam forum akademik internasional ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, meningkatkan kolaborasi akademik regional, serta mendorong kontribusi keilmuan yang relevan terhadap berbagai tantangan global. Kehadiran UNSERA di forum ini juga menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan dalam menghadapi masa depan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, UNSERA terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang mendorong kolaborasi internasional, inovasi komunikasi, dan pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan perubahan positif bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Prestasi Membanggakan! Dosen UNSERA Terpilih Ikuti Inspiring Lecturer Program 2026

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui terpilihnya sejumlah dosen dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026, program pengembangan dosen bergengsi yang diselenggarakan oleh Paragon Technology and Innovation. Adapun dosen UNSERA yang terpilih mengikuti program tersebut adalah: Keikutsertaan dosen UNSERA dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan kompetensi dosen melalui program-program nasional yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi saat ini. Melalui program ini, para dosen akan mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas profesional, serta membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas. Capaian ini sejalan dengan komitmen UNSERA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, serta pengembangan kompetensi dosen yang berkelanjutan. Dengan dosen yang terus bertumbuh dan berprestasi, UNSERA semakin siap mencetak lulusan unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Gandeng Akademisi Prancis Perkuat Kolaborasi Riset Global di Banten

Serang, 26 Mei 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui kolaborasi riset bersama École Française d’Extrême-Orient (EFEO) Prancis dan Institute of Research on Contemporary Southeast Asia (IRASEC). Kegiatan ini mempertemukan akademisi dari Indonesia dan Prancis untuk membahas dinamika sosial serta budaya masyarakat lokal melalui kunjungan lapangan, diskusi akademik, dan pertukaran perspektif lintas budaya. Kolaborasi ini dipimpin oleh Prof. Xavier Guillot dari EFEO Prancis sebagai Project Leader, serta melibatkan Dr. Gabriel Facal dari IRASEC dan akademisi UNSERA Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. Si. Kegiatan menjadi ruang berbagi pengalaman penelitian sekaligus memperkuat kerja sama akademik internasional yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Menurut Prof. Xavier Guillot, kolaborasi lintas negara menjadi langkah penting untuk menghasilkan penelitian yang lebih kaya perspektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kolaborasi internasional memungkinkan kita memahami suatu komunitas dari berbagai sudut pandang. Melalui kerja sama ini, pengetahuan yang dihasilkan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Gabriel Facal menegaskan bahwa penelitian sosial membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar mampu menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap realitas masyarakat. “Pertukaran perspektif antara peneliti lokal dan internasional sangat penting untuk membangun penelitian yang lebih reflektif, inklusif, dan berdampak,” jelasnya. Akademisi UNSERA Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. Si. menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi peluang berharga bagi sivitas akademika UNSERA untuk memperluas wawasan serta memperkuat kapasitas riset di tingkat global. “Melalui kolaborasi ini, UNSERA tidak hanya menjadi mitra penelitian, tetapi juga bagian dari jaringan akademik internasional yang terus berkembang,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, UNSERA kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya riset yang kuat, memperluas kolaborasi internasional, dan menghadirkan pengalaman akademik berkelas dunia bagi mahasiswa maupun dosen. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

UNSERA Hadirkan Akademisi Dunia, Bahas Penelitian Komunitas Adat dan Peran Seni dalam Pemberdayaan Masyarakat

Serang, 30 Mei 2026 – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Climate Action Centre (CAC) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menghadirkan program internasional melalui kegiatan International Guest Lecture bertema “Researching Indigenous Communities: Ethics, Methods, and Field Experiences” yang berlangsung di Hall Lantai 3 Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi internasional dari Thailand dan Prancis, di antaranya Dr. Gabriel Facal, Deputy Director Research Institute on Contemporary Southeast Asia (IRASEC), Bangkok, Thailand, serta Charles Garcin, praktisi seni dan pemberdayaan masyarakat asal Prancis. Turut hadir pula Dr. Olivier Tessier, Prof. Xavier Guillot, dan Prof. Dr. Jérôme Ballet yang berbagi pengalaman mengenai penelitian komunitas adat, etika penelitian lapangan, pendekatan partisipatif, hingga peran seni dalam pembangunan masyarakat. Acara dibuka oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. selaku Wakil Rektor I Universitas Serang Raya. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi sivitas akademika UNSERA. “Kita harus memiliki perspektif global. Kehadiran akademisi internasional ini bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama akademik yang lebih luas antara Indonesia dan Prancis,” ujar Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Pada sesi materi, Dr. Gabriel Facal membagikan pengalaman risetnya mengenai masyarakat adat dan komunitas agraria di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ia menjelaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam penelitian sosial agar masyarakat turut berperan dalam proses penciptaan pengetahuan. “Pendekatan partisipatif memungkinkan masyarakat tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses menghasilkan pengetahuan,” ujar Dr. Gabriel Facal. Selain membahas metodologi penelitian, Dr. Gabriel Facal juga menjelaskan pentingnya menjaga etika penelitian, membangun kepercayaan dengan masyarakat, serta memahami konteks budaya lokal sebelum melakukan pengumpulan data di lapangan. Pada sesi berikutnya, Charles Garcin membahas bagaimana seni dapat berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Ia menjelaskan berbagai proyek seni kolaboratif yang melibatkan masyarakat, akademisi, dan berbagai profesi untuk menciptakan dampak sosial yang nyata. “Seni tidak hanya hadir di ruang pamer atau galeri. Seni dapat menjadi media untuk membangun dialog, memahami masyarakat, dan menciptakan perubahan sosial yang berdampak,” jelas Charles Garcin. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap isu penelitian masyarakat adat, pembangunan berkelanjutan, serta kolaborasi internasional. Melalui kegiatan ini, UNSERA kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional serta memperkuat budaya riset dan kolaborasi global di lingkungan kampus. Ingin merasakan pengalaman belajar bersama akademisi dunia dan memiliki kesempatan berkolaborasi dalam berbagai program internasional? Saatnya bergabung bersama Universitas Serang Raya (UNSERA)! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Bilah Aksesibilitas