Serang, 16 Agustus 2026 ā Suasana perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kelurahan Kramatwatu terasa berbeda pada Minggu (16/8/2026). Festival Kramatwatu yang digelar KKM 40 Universitas Serang Raya (Unsera) tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat sekaligus menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 20 hari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Kramatwatu Edi Jaya, S.IP., M.M., Kepala Desa Kramatwatu, Ketua RW 02 Ade Ahmad, serta Ketua KKM 40 Erlan Priadi. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah, mulai dari karnaval, perlombaan HUT RI, hingga acara malam yang diisi dengan pentas seni, pemutaran video dokumenter KKM 40, pemberian plakat, serta pengumuman juara Festival Anak Sholeh dan Karnaval. Selama berada di Kramatwatu, mahasiswa KKM 40 tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga ikut berbaur dalam berbagai kegiatan masyarakat. Keterlibatan tersebut mempertemukan mahasiswa dengan warga, pelaku UMKM, dan unsur pemerintahan setempat. Interaksi yang terjalin menjadi bagian dari upaya membangun hubungan sekaligus mengenalkan potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua RW 02 Ade Ahmad menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKM 40 yang telah hadir dan berbaur dengan masyarakat selama pelaksanaan KKM. āTidak terasa mereka sudah 20 hari di sini. Kami berterima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang sudah bersama-sama dengan warga. Mohon maaf kalau selama kegiatan ada kekurangan.ā Beliau juga menyoroti keterlibatan mahasiswa dalam membantu memperkenalkan potensi UMKM. Menurutnya, pemanfaatan ruang digital dapat membantu memperluas jangkauan pasar sehingga potensi lokal tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Camat Kramatwatu Edi Jaya, S.IP., M.M., dalam sambutannya turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan KKM 40 Unsera yang telah melibatkan mahasiswa dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui berbagai kegiatan di lingkungan setempat. Sementara itu, Kepala Desa Kramatwatu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKM. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan lingkungan. Bagi Ketua KKM 40 Erlan Priadi, Festival Kramatwatu menjadi salah satu rangkaian penutup perjalanan mahasiswa bersama masyarakat. Setelah kurang lebih 20 hari menjalankan berbagai program, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKM 40. Festival Kramatwatu kemudian ditutup dengan rangkaian pentas seni dan pengumuman pemenang berbagai perlombaan. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian KKM 40 Unsera di Kramatwatu, sekaligus meninggalkan pengalaman dan hubungan baik antara mahasiswa dengan masyarakat yang diharapkan dapat terus terjaga. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: š Website resmi: www.unsera.ac.idā Email: info@unsera.ac.idš· Instagram: @unseracampusšŗ YouTube: Unsera TVš¦ Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang,Ā unsera.ac.idĀ ā Dalam rangka pelaksanaan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 2026 dengan tema āInovasi untuk Masyarakat Berkelanjutanā, Universitas Serang Raya (UNSERA) mengimbau seluruh mahasiswa peserta KKM 2026, mahasiswa UNSERA, dan civitas academica untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Hari/Tanggal: Rabu, 12 Agustus 2026Waktu: 08.00 WIB ā selesaiTempat: Rachmatoellah Convention Hall, Universitas Serang Raya Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan KKM Fair 2026 dan Grand Launching Climate Action Center (CAC) UNSERA. Mari bersama-sama hadir dan berpartisipasi dalam rangka memperluas wawasan, bertukar gagasan, serta mendukung inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: š Website resmi: www.unsera.ac.idā Email: info@unsera.ac.idš· Instagram: @unseracampusšŗ YouTube: Unsera TVš¦ Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, unsera.ac.id ā Universitas Serang Raya (UNSERA) terus mendorong hadirnya aksi nyata melalui gerakan UNSERA Berdampak. Pada 8 Agustus 2026, Salah satu bentuk implementasinya diwujudkan melalui Gerakan Sungai Bersih, yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan aliran sungai di wilayah RT 02 Desa Drangong. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya UNSERA untuk membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah dan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sungai yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka. Bagi UNSERA, sungai tidak hanya merupakan bagian dari lingkungan fisik, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Gerakan Sungai Bersih diarahkan tidak sekadar untuk membersihkan sungai pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan bersama untuk menjaga kebersihannya secara berkelanjutan. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat nyata. āKami ingin kegiatan yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti sebagai program selama KKM, tetapi juga membawa nilai dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Gotong royong membersihkan aliran sungai ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana UNSERA hadir bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan. Dari kegiatan seperti inilah kepedulian dapat dibangun dan terus dikembangkan.ā Sementara itu, Ketua Pelaksana UNSERA Berdampak, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Gerakan Sungai Bersih merupakan salah satu bentuk nyata semangat UNSERA Berdampak yang mendorong sivitas akademika untuk hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. āUNSERA Berdampak hadir untuk mendorong berbagai inisiatif sivitas akademika yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Gerakan Sungai Bersih ini menunjukkan bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika mahasiswa, masyarakat, dan unsur kampus bergerak bersama, kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.ā Koordinator Lapangan Gerakan Sungai Bersih, Entis Haryadi, S.E., M.Akt., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembersihan sungai, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama. āGerakan Sungai Bersih ini kami dorong sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Membersihkan sungai adalah langkah awal, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana setelah kegiatan ini masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak kembali membuang sampah ke aliran sungai. Karena itu, kami berharap gerakan ini dapat terus dilanjutkan secara bersama-sama dan menjadi kebiasaan di lingkungan masyarakat.ā Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan tersebut. Gotong royong diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian antara masyarakat dengan sivitas akademika UNSERA dalam menjaga lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 08 UNSERA turut menjadi bagian dari sivitas akademika yang terlibat langsung dalam Gerakan Sungai Bersih. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami persoalan lingkungan secara langsung serta mengembangkan kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berkolaborasi dengan masyarakat. Koordinator Bidang Lingkungan KKM 08 UNSERA, Hazel Daiva Nugraha, mengatakan bahwa kondisi aliran sungai menjadi salah satu perhatian mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan masyarakat. āKami melihat aliran sungai sebagai bagian dari lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, kami fokus membersihkan sampah dan material yang dapat menghambat aliran air. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hasil pada saat pelaksanaan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.ā Gerakan Sungai Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan gotong royong satu kali, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian dan kebiasaan menjaga sungai secara berkelanjutan. Kolaborasi antara UNSERA, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Melalui UNSERA Berdampak, UNSERA terus mendorong agar pengetahuan, kepedulian, dan energi sivitas akademika dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Gerakan Sungai Bersih menjadi bukti bahwa dampak dapat dimulai dari lingkungan terdekat: dari kepedulian, bergerak bersama, dan menjaga sungai untuk masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: š Website resmi: www.unsera.ac.idā Email: info@unsera.ac.idš· Instagram: @unseracampusšŗ YouTube: Unsera TVš¦ Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam|Humas Unsera
Read MoreSerang,Ā unsera.ac.idĀ ā Semangat kolaborasi terasa di Desa Tembong Wakaf, Kota Serang, pada Sabtu (8/8/2026). KKM Kelompok 29 Universitas Serang Raya (UNSERA) menggelar kegiatan sosialisasi yang tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga mengajak masyarakat melihat potensi desa dari sisi ekonomi, ketahanan pangan, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna. Mengusung tema āSosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan, Ketahanan Pangan, UMKM, dan Teknologi Tepat Guna untuk Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutanā, kegiatan yang berlangsung di Halaman Masjid Desa Tembong Wakaf mulai pukul 16.00 WIB tersebut mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dalam satu ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. selaku Rektor Universitas Serang Raya, Lina Marlina Dewi, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKM 29 Universitas Serang Raya, Entis Haryadi, S.E., M.Akt. selaku Dosen Universitas Serang Raya, serta Tubagus Yusuf Kusnadi selaku Ketua Poktan Sumur Kecapi Kelurahan Tembong. Kehadiran para narasumber membawa pembahasan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui sesi edukasi yang disampaikan Entis Haryadi, S.E., M.Akt. Masyarakat diajak memahami bahwa mengembangkan usaha tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga pengelolaan keuangan yang tertata. Mulai dari bagaimana memutar modal, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mengelola kas, hingga menyusun strategi bisnis menjadi bagian dari materi yang dibagikan. Hal sederhana tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengambil keputusan yang lebih terarah dalam mengembangkan usahanya. āUsaha yang berkembang bukan hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh bagaimana modal tersebut dikelola dengan baik dan berkelanjutan.ā Beranjak dari persoalan ekonomi, pembahasan kemudian menyentuh potensi pangan yang ada di sekitar masyarakat. Tubagus Yusuf Kusnadi membagikan pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman pangan serta budidaya ikan lele yang memiliki potensi ekonomi. Bagi masyarakat, pengetahuan tersebut bukan sekadar materi. Pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia dapat menjadi salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan. Di tengah rangkaian kegiatan, kehadiran Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. turut memperkuat pesan bahwa kegiatan mahasiswa di masyarakat merupakan bagian dari proses pendidikan yang lebih luas. Kampus tidak hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk mengimplementasikan ilmu dan memberikan manfaat secara langsung. āMahasiswa memiliki peran penting untuk hadir di tengah masyarakat, membawa pengetahuan yang dimiliki, sekaligus belajar dari kebutuhan dan potensi yang ada di lingkungan masyarakat.ā Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat yang dibawa dalam kegiatan KKM Kelompok 29: bahwa pendidikan tidak berhenti ketika mahasiswa meninggalkan ruang kelas. Ilmu justru menemukan maknanya ketika dapat diterapkan, dibagikan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peresmian Peta Wilayah Desa Tembong Wakaf secara simbolis bersama warga. Momen tersebut menjadi penanda sederhana dari sebuah kolaborasi yang diharapkan dapat terus berkembang setelah kegiatan selesai. Bagi KKM Kelompok 29 UNSERA, kegiatan ini bukan sekadar agenda program kerja. Ada cerita tentang mahasiswa yang datang untuk berbagi, masyarakat yang membuka ruang untuk belajar bersama, serta berbagai pihak yang bertemu dalam satu tujuan: mendorong potensi desa agar semakin berkembang. Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari wajah UNSERA Berdampak ketika mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki kompetensi akademik, tetapi juga didorong untuk mampu berkolaborasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. Karena pada akhirnya, dampak tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa tumbuh dari satu pengetahuan yang dibagikan, satu kolaborasi yang dibangun, dan satu langkah kecil yang dilakukan bersama. UNSERA Berdampak. Berkarya bersama, tumbuh bersama, dan hadir untuk masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: š Website resmi: www.unsera.ac.idā Email: info@unsera.ac.idš· Instagram: @unseracampusšŗ YouTube: Unsera TVš¦ Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, 2 Juli 2025 ā KKM FAIR 2025 kembali menjadi bukti komitmen Universitas Serang Raya dalam mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara konkret. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi sekaligus perayaan dari seluruh hasil kerja keras mahasiswa KKM yang tersebar di berbagai desa dan kota di Banten. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pameran hasil KKM, tetapi juga menghadirkan: Partisipasi aktif dari seluruh civitas akademika, termasuk kehadiran Chandra Asri Group, memperkaya wawasan mahasiswa terkait tanggung jawab industri dalam ekonomi sirkular, serta memperkuat pengembangan teknologi dan inovasi di lingkungan kampus. Sebagai bentuk refleksi dan capaian kegiatan tahun ini, Ketua LPPM Universitas Serang Raya, Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., menyampaikan: “Tahun ini, KKM UNSERA melibatkan 935 mahasiswa dengan program yang menyasar isu prioritas seperti pengelolaan sampah, pemberdayaan UMKM, edukasi masyarakat, dan pembentukan bank sampah sebagai langkah menuju Kampus Zero Waste. KKM juga menjalin kemitraan dengan 60 lembaga, termasuk 57 madrasah di Kabupaten Serang. Rangkaian kegiatan KKM FAIR turut diisi dengan penandatanganan MoU bersama BAZNAS RI, seminar nasional, dan sesi pemakalah sebagai kontribusi nyata UNSERA dalam pengabdian masyarakat” ujarnya. Tak kalah menarik, bazar KKM FAIR pun berlangsung sangat meriah dan penuh antusiasme. Puluhan stand mahasiswa ramai dikunjungi oleh pengunjung yang antusias mencoba berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner khas daerah hingga kerajinan tangan lokal. Suasana ini menjadi wujud nyata semangat kewirausahaan dan inovasi mahasiswa dalam menyampaikan kontribusi mereka ke tengah masyarakat. KKM FAIR juga menjadi platform untuk mempererat hubungan antar fakultas, unit kegiatan mahasiswa, dan mitra eksternal dalam membangun ekosistem pembelajaran yang kolaboratif. Rektor Universitas Serang Raya Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat: “Kegiatan ini menjadi ruang temu gagasan dan perayaan atas kontribusi nyata mahasiswa dalam pembangunan masyarakat. Kami berharap, seluruh hasil dari KKM FAIR dapat dilanjutkan dalam program berkelanjutan,” tutupnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:š Website resmi: www.unsera.ac.idā Email: info@unsera.ac.idš· Instagram: @unseracampusšŗ YouTube: Unsera TVš¦ Twitter: @unseracampus
Read MoreUniversitas Serang Raya (UNSERA) menggelar kegiatan bertema Zero Waste sebagai bagian dari rangkaian Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tahun ini, yang menjadi tahun dengan jumlah peserta terbanyak. Jumat, 20 Juni 2025 diadakan bersih-bersih Zero Waste di lingkungan kampus UNSERA sebagai bentuk aksi peduli lingkungan oleh civitas akademika. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Parkir UNSERA, dibuka secara simbolis oleh Rektor UNSERA, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.S, dan Ketua Yayasan, H. Mulya R. Rachmalollah, Lc, M.Hum. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pentingnya peran kampus dalam membentuk kesadaran lingkungan. āZero Waste ini adalah bentuk kepedulian nyata kita terhadap bumi. Dengan memilah dan mengelola sampah, kita membangun lingkungan kampus yang lebih baik,ā ujarnya. Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama LPPM UNSERA atas inisiasi program dan kolaborasi dalam pengabdian masyarakat. Ketua Yayasan UNSERA, H. Mulya R. Rachmalollah, menambahkan, āKampus bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat membentuk karakter peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.ā Acara ditandai dengan simbolis penggunaan tempat sampah botol plastik karya mahasiswa Teknik Industri, diikuti simulasi pemilahan sampah dan kerja bakti massal. Kegiatan ini menjadi langkah kecil dengan dampak besar dalam mendukung UNSERA sebagai kampus peduli lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:š Website resmi: www.unsera.ac.idā Email: info@unsera.ac.idš· Instagram: @unseracampusšŗ YouTube: Unsera TVš¦ Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, unsera.ac.id ā Kegiatan KKM yang dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2025 di SMAN 3 Kota Serang menjadi tonggak awal gerakan lingkungan yang inspiratif. Mahasiswa Universitas Serang Raya (Unsera) dari Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 34 memulai program utama mereka berupa pendirian Bank Sampah SASMATA, sebuah langkah nyata mengatasi permasalahan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi sekolah dan masyarakat sekitar. Melalui momen Launching Bank Sampah dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang dan SMAN 3 Kota Serang, kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. MoU ini menandai sinergi lintas sektor antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat, dalam mengembangkan model pengelolaan sampah terpadu yang bisa direplikasi di banyak tempat lainnya. Berbekal semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, tim KKM 34 bekerja sama dengan Bank Sampah Induk Poliran Polda Banten dan DLH Kota Serang. Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan, sambutan resmi, dilanjutkan dengan sosialisasi, penyuluhan, serta pelatihan teknis pengelolaan sampah yang diikuti oleh siswa, guru, dan warga sekitar. šÆ Tiga Misi Hebat di Balik Program Ini: Tim KKM 34 hadir sebagai fasilitator, edukator, dan motivator. Mereka membangun sistem pencatatan Bank Sampah, mengajarkan pentingnya memilah sampah, serta merancang manajemen operasional yang bisa berjalan berkelanjutan. Semuanya dilakukan demi satu visi: lingkungan bersih, ekonomi bangkit, dan masyarakat sadar akan pentingnya pengelolaan sampah Ketua KKM 34 syafiq menegaskan āKami ingin menjadi jembatan perubahan. Mahasiswa bukan sekadar menjalankan program, tapi hadir untuk menciptakan dampak. Kami berharap, setelah KKM ini selesai, budaya memilah dan mengelola sampah tetap hidup di SMAN 3 dan menyebar ke komunitas lainnya.ā Harapan dari Dosen Pembimbing Lapangan KKM 34 Muhammad Oka Mahendra, ST., M.T. menyampaikan āSaya berharap Bank Sampah ini tidak berhenti sebagai proyek sesaat, tapi menjadi bagian dari kurikulum pendidikan lingkungan. Mahasiswa KKM 34 bisa menjadi agen perubahan, dan program ini bisa direplikasi di sekolah dan kampus lain di Serang.āTak hanya selesai di SMAN 3, model Bank Sampah ini akan terus dikembangkan dan diintegrasikan dengan dukungan stakeholder seperti DLH dan Bank Sampah Poliran, termasuk pelatihan daur ulang dan pemasaran produk olahan sampah. š Dari Kampus untuk Lingkungan: Gerakan Kecil, Dampak Besar!Inisiatif ini membuktikan bahwa generasi muda bisa menjadi ujung tombak perubahan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, mahasiswa KKM 34 menunjukkan bahwa masa depan yang berkelanjutan bisa dimulai hari ini ā dari sekolah, dari kampus, dan dari kita semua. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:š Website resmi: www.unsera.ac.idā Email: info@unsera.ac.idš· Instagram: @unseracampusšŗ YouTube: Unsera TVš¦ Twitter: @unseracampus
Read MoreUniversitas Serang Raya (UNSERA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Kuliah Umum sekaligus Pelepasan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tahun 2025 dengan tema “Sinergi Pemerintah Provinsi Banten dan UNSERA Membangun Banten yang Berkeadilan”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 22 April 2025, bertempat di Gedung RCH, Universitas Serang Raya, dan dimulai pukul 12.30 WIB hingga selesai. Acara ini menghadirkan dua tokoh penting yaitu Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si, selaku Rektor Universitas Serang Raya dan Andra Soni, S.M., M.A.P., Gubernur Banten. Kehadiran keduanya menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkeadilan di Provinsi Banten. Melalui kegiatan ini, UNSERA menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan masyarakat melalui pengabdian dan kolaborasi strategis bersama pemerintah daerah. Kegiatan KKM ini menjadi bagian dari upaya civitas akademika UNSERA untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat dan turut serta dalam pembangunan daerah yang inklusif dan merata. Bagi masyarakat dan civitas akademika yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang kegiatan ini, dapat menghubungi LPPM UNSERA di nomor 0813 8311 6136 atau melalui media sosial dan situs resmi di laman lppm.unsera.ac.id Mari bersama UNSERA membangun Banten yang adil, unggul, dan berdaya saing melalui sinergi nyata antara kampus dan pemerintah! Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:š Website resmi: www.unsera.ac.idā Email: info@unsera.ac.idš· Instagram: @unseracampusšŗ YouTube: Unsera TVš¦ Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, unsera.ac.id ā Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Serang Raya mengadakan sosialisasi dengan tema āLegalitas dan Manajemen Keuangan untuk UMKMā sebagai bagian dari program kerja Pengabdian kepada Masyarakat. Sosialisasi ini berlangsung pada 20 Maret 2025 dengan partisipasi para dosen pembimbing Kuliah Kerja MahasiswaĀ dari Universitas Serang Raya. Sumber foto: margil unsera Acara ini menghadirkan tiga pemateri yang ahli di bidangnya, yaitu: 2. M. Jihan Shofa, S.T., M.T ā dengan materi Legalitas Nomor Induk Berusaha (NIB) 3. Muhammad Nurhaula H.SE., M.Sc ā dengan materi Manajemen Pemasaran Usaha Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para dosen pembimbing lapangan dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang aspek pembukuan, legalitas, dan pemasaran bagi UMKM, sehingga dapat diterapkan dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa tahun 2025. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa nantinya dapat memberikan pendampingan yang optimal bagi pelaku UMKM di daerah binaan. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi, di mana para peserta aktif berdiskusi dan menggali lebih dalam terkait kendala yang dihadapi UMKM di lapangan. Dengan adanya program ini, LPPM Universitas Serang Raya terus berkomitmen dalam mendukung perkembangan UMKM melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: š Website resmi UNSERA:Ā www.unsera.ac.id āļø Email:Ā info@unsera.ac.id š· Instagram:Ā @unseracampus šŗ YouTube:Ā Unsera TV š¦ Twitter:Ā @unseracampus
Read Moreunsera.ac.id ā Dalam rangka persiapan dosen pembimbing Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tahun 2025, Universitas Serang Raya menggelar kegiatan pembekalan pada 13 ā 14 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada dosen dalam membimbing mahasiswa dalam program pengabdian kepada masyarakat yang lebih berdampak dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah pengelolaan sampah melalui pemilahan sampah dan pembentukan bank sampah serta praktik pengolahan sampah organik menjadi kompos, pupuk cair dan eco enzyme serta pembuatan biopori. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya kampus dalam menerapkan konsep lingkungan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengolahan sampah yang tepat. Kegiatan ini menghadirkan Desty Eka Putri Sari, S. Sos., CEO Bank Sampah Digital, sebagai pemateri utama. Dalam sesi yang inspiratif, Desty membahas mengenai strategi digital dalam pengelolaan bank sampah serta bagaimana inovasi ini dapat diterapkan dalam program KKM. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi wawasan baru bagi para dosen dalam membimbing mahasiswa dalam program pengabdian berbasis lingkungan. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., yang menegaskan pentingnya peran dosen dalam membentuk mahasiswa yang peduli terhadap isu lingkungan dan sosial. Selain itu, Kepala Bagian Pengabdian Kepada Masyarakat sekaligus Ketua KKM 2025, Nina Arlofa, S.Si., M.Si, M.T., turut memberikan arahan mengenai mekanisme dan strategi pelaksanaan KKM tahun ini. Dengan adanya kegiatan persiapan ini, diharapkan para dosen pembimbing KKM Universitas Serang Raya dapat lebih siap dalam mengarahkan mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program-program berbasis lingkungan dan inovasi sosial. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Serang Raya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi emailĀ info@unsera.ac.idĀ atau mengunjungi laman resmi UNSERA diĀ unsera.ac.id.
Read More