Tag: LingkunganBerkelanjutan

UNSERA Resmi Lepas Peserta KKM 2026 untuk Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

info-pmb.unsera — Universitas Serang Raya resmi melaksanakan kegiatan pelepasan peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026 pada Senin, 18 Mei 2026 bertempat di Aula Lantai 6 Gedung A Universitas Serang Raya. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Penguatan Pendidikan, Ekonomi, dan Lingkungan Berkelanjutan dengan Teknologi Tepat Guna.” KKM Universitas Serang Raya Tahun 2026 melibatkan 42 kelompok mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kota Serang, terdiri dari 35 kelompok reguler dan 7 kelompok Reguler 2. Program kerja mahasiswa difokuskan pada bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, lingkungan berkelanjutan, serta penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan KKM berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 yang mencakup tahapan penyusunan program, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, seminar hasil, hingga pelaporan hasil program kerja mahasiswa. Laporan kegiatan disampaikan oleh Nina Arlofa, S.Si., M.T. selaku Ketua Pelaksana KKM 2026. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan KKM menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal dan kebutuhan masyarakat. “KKM 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan berkelanjutan, serta penerapan teknologi tepat guna yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Nina Arlofa, S.Si., M.T. Kegiatan pelepasan peserta KKM dibuka dengan sambutan Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. yang menyampaikan bahwa KKM bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi momentum belajar bersama masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. “Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan KKM, tetapi bagaimana mahasiswa mampu menjadi agen perubahan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Dalam sambutannya, beliau juga menekankan pentingnya penguatan edukasi lingkungan, literasi digital, pendampingan pendidikan, pemberdayaan ekonomi kreatif UMKM, hingga penataan lingkungan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Selain itu, Rektor UNSERA juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga etika, tanggung jawab, serta membangun kesan positif selama berada di tengah masyarakat. Apresiasi turut disampaikan kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mendampingi 42 kelompok mahasiswa selama proses pengabdian berlangsung. Kegiatan juga diisi dengan pemaparan materi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, M.M. yang mengajak mahasiswa untuk turut memperkenalkan Universitas Serang Raya kepada masyarakat sebagai kampus yang aktif dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Satgas PPKPT UNSERA sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan saling menghargai. yang di sampaikan oleh ketua satgas ppkt unsera pak hendry gunawan, m.kom Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Ketua Satgas PPKPT Universitas Serang Raya, Hendry Gunawan, M.Kom sebagai bentuk edukasi tentang pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan saling menghargai. Melalui kegiatan KKM 2026, Universitas Serang Raya berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di masyarakat serta menciptakan program-program yang bermanfaat, inovatif, dan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Hari Air Sedunia: Akademisi UNSERA Soroti Risiko Eksploitasi Air Tanah di Banten

Serang – Peringatan Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 22 Maret menjadi momentum penting untuk merefleksikan kondisi pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Hingga saat ini, akses terhadap air minum yang benar-benar aman masih menjadi tantangan nasional. Meskipun sebagian besar rumah tangga telah memiliki akses air minum layak, proporsi rumah tangga yang memperoleh air minum aman sesuai standar kesehatan masih berada di kisaran sekitar 11–12 persen (Kompas.com, 2026). Guru Besar Kebijakan Lingkungan Universitas Serang Raya (UNSERA), Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya air, termasuk air tanah, harus menjadi perhatian serius berbagai pihak. Di Provinsi Banten, penggunaan air tanah oleh masyarakat, pemerintah, maupun sektor swasta terus meningkat. Apabila pemanfaatannya tidak memperhatikan prinsip keberlanjutan, maka potensi kerusakan lingkungan akan semakin besar. Menurut Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, penggunaan air tanah secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai dampak lingkungan, seperti penurunan muka tanah (land subsidence) yang berpotensi memicu banjir rob di wilayah pesisir. Selain itu, eksploitasi air tanah juga dapat menyebabkan intrusi air laut sehingga air tawar berubah menjadi payau serta mengakibatkan mengeringnya mata air dan aliran sungai.Lebih lanjut, eksploitasi air tanah yang tidak terkendali juga berpotensi menimbulkan kontaminasi. Peningkatan konsentrasi logam berat seperti tembaga dan timbal, serta kandungan klorida dalam air tanah, dapat berdampak terhadap kesehatan manusia sekaligus mengganggu keseimbangan ekosistem. Secara regulasi, pengelolaan air tanah telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air yang menegaskan bahwa air tanah merupakan bagian dari sumber daya air yang harus dilindungi dan dikelola secara berkelanjutan. Ketentuan ini juga diperkuat melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2024 yang mengatur pemanfaatan air tanah agar tidak terjadi praktik eksploitasi yang merusak tanpa memperhatikan aspek konservasi. Selain itu, perlindungan terhadap lingkungan hidup juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mewajibkan adanya upaya pelestarian fungsi lingkungan melalui perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, dan pengawasan terhadap sumber daya lingkungan. Namun dalam praktiknya, pengelolaan air bersih oleh pemerintah daerah melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di sejumlah kabupaten dan kota di Banten dinilai belum berjalan optimal. Akibatnya, sebagian besar masyarakat masih memanfaatkan air tanah secara mandiri dengan memasang mesin pompa air tanpa adanya pengendalian dan pengawasan yang memadai. Menurut Prof. Dr. Delly Maulana, MPA, kondisi tersebut perlu segera dimitigasi agar tidak menimbulkan krisis air bersih dan kerusakan lingkungan di masa depan. Oleh karena itu, beberapa langkah strategis perlu dilakukan. Pertama, pemerintah perlu memperkuat advokasi dan penegakan aturan terkait eksploitasi air tanah serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi sumber daya air. Kedua, optimalisasi fungsi PDAM sebagai pengelola air bersih di tingkat daerah perlu diperkuat agar ketergantungan masyarakat terhadap air tanah dapat dikurangi. Ketiga, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu mendorong keseimbangan antara pengambilan dan pengisian ulang air tanah melalui berbagai upaya konservasi, seperti pembangunan sumur resapan atau biopori. Keempat, pemanfaatan teknologi juga perlu didorong guna mengurangi potensi kontaminasi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan air tanah. Melalui momentum Hari Air Sedunia, Prof. Dr. Delly Maulana, MPA menekankan bahwa pengelolaan sumber daya air harus dilakukan secara lebih bijak dan berkelanjutan. Pandangan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi akademisi UNSERA dalam mendorong kesadaran publik serta kebijakan pengelolaan air yang berkelanjutan di Banten. Opini oleh: Prof. Dr. Delly Maulana, MPA Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Bilah Aksesibilitas