Mangunreja, 21 Agustus 2026 — Climate Action Center (CAC) Universitas Serang Raya (UNSERA) bersama PT INTI Everspring Indonesia dan Pemerintah Desa Mangunreja menjajaki kolaborasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Mangunreja. Penjajakan ini dilakukan melalui diskusi awal untuk memetakan persoalan, kebutuhan, serta potensi solusi yang dapat dikembangkan melalui program CSR. Persoalan sampah rumah tangga menjadi salah satu isu utama yang dibahas, mulai dari belum optimalnya pemilahan sampah dari sumber, sampah yang masih ditemukan di lingkungan dan aliran sungai, hingga perlunya sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir. Tim CAC UNSERA bersama mitra meninjau kondisi lingkungan dan pengelolaan sampah di Desa Mangunreja. Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA, selaku Peneliti pada Pusat Studi CAC sekaligus Koordinator Program Kolaborasi CAC UNSERA–PT INTI Everspring Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini perlu diawali dengan pemetaan kondisi dan kebutuhan masyarakat. “Kita tidak ingin program hanya berhenti pada bantuan atau penyediaan teknologi. Yang lebih penting adalah bagaimana membangun sistem dan perubahan perilaku masyarakat sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Prof. Dr. Delly Maulana, M.PA. Direktur CAC UNSERA, Dr. Liza Diniarizky Putri, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, termasuk kelompok PKK, dalam membangun kebiasaan pengelolaan lingkungan dari tingkat keluarga. “PKK memiliki peran yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Keterlibatan Pokja 1 sampai Pokja 4 dapat diintegrasikan dalam gerakan pengelolaan sampah. Pokja 1 dapat memperkuat nilai dan kepedulian terhadap lingkungan, Pokja 2 melalui edukasi keluarga, Pokja 3 melalui keterampilan dan pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang bernilai, sedangkan Pokja 4 dapat menguatkan aspek kesehatan lingkungan. Jadi, pengelolaan sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi dapat menjadi gerakan bersama yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,” jelas Dr. Liza Diniarizky Putri. Menurutnya, edukasi juga perlu diperluas kepada anak-anak sekolah agar perubahan perilaku tidak hanya terjadi di tingkat rumah tangga, tetapi tumbuh sejak generasi muda. Salah satu gagasan yang dibahas adalah pengembangan proyek lingkungan di sekolah yang mendorong siswa untuk memahami dan mempraktikkan pemilahan sampah. Sementara itu, Kepala Desa Mangunreja, H. Abdul Latif, S.Mn., M.Si., menyampaikan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan yang membutuhkan penanganan serius dan kolaboratif. “Persoalan sampah ini tidak cukup hanya dengan sosialisasi. Kami berharap ada solusi yang konkret dan berkelanjutan, termasuk bagaimana sampah dapat dikelola dan memiliki nilai ekonomi sehingga masyarakat juga mendapatkan manfaat,” ungkap H. Abdul Latif, S.Mn., M.Si. Dari pihak PT INTI Everspring Indonesia, Koordinator CSR Ahmad Nahudin, menyampaikan bahwa penjajakan ini menjadi bagian dari upaya melihat kebutuhan masyarakat secara langsung sebelum menentukan bentuk program CSR. “Kami ingin melihat terlebih dahulu kondisi dan kebutuhan di lapangan. Harapannya, kolaborasi dengan desa dan UNSERA dapat menghasilkan program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Ahmad Nahudin. Dalam diskusi turut muncul sejumlah gagasan, antara lain edukasi pemilahan sampah rumah tangga dan sekolah, pengembangan biopori di lingkungan rumah dan sekolah, penguatan sistem pengumpulan, serta kajian kemungkinan pengolahan dan daur ulang sampah yang memiliki nilai ekonomi. Pertemuan ini masih berada pada tahap penjajakan dan pemetaan awal, sehingga bentuk program dan dukungan yang akan dikembangkan selanjutnya masih akan dikaji bersama berdasarkan hasil assessment di lapangan. Melalui kolaborasi antara CAC UNSERA, PT INTI Everspring Indonesia, dan Pemerintah Desa Mangunreja, pengelolaan sampah diharapkan dapat dikembangkan tidak hanya sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari perubahan perilaku, edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa yang berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea | Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) mengadakan kegiatan silaturahmi ke Pondok Pesantren Nasyrul Ulum di Kota Cilegon, Banten, pada 18 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara UNSERA dan lingkungan pesantren serta mendorong peningkatan kualitas akademik dan keislaman di lingkungan kampus. Acara ini dihadiri oleh jajaran akademik UNSERA, termasuk dosen dan mahasiswa, serta perwakilan dari Pondok Pesantren Nasyrul Ulum. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Serang Raya, Dr. H. Abdul Malik, M.Si, menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam menciptakan generasi unggul. “Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya UNSERA dalam memperkuat hubungan dengan berbagai lembaga pendidikan, termasuk pesantren, yang memiliki peran penting dalam mencetak generasi unggul. Kami berharap sinergi antara dunia akademik dan pesantren dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, baik dalam pengembangan akademik maupun dalam pembentukan karakter mahasiswa. Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keislaman di Banten,” ujarnya. Ketua Yayasan Nasyrul Ulum, Kyai Milhayudi PP Nasyrul Ulum, turut menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi inisiatif UNSERA dalam menjalin kemitraan dengan lembaga pesantren. “Kami menyambut baik kunjungan dari Universitas Serang Raya sebagai wujud kebersamaan dalam membangun pendidikan yang lebih berkualitas. Sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga berakhlak mulia. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak serta masyarakat luas,” ungkapnya. Selain silaturahmi, acara ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tausiyah yang memberikan wawasan keislaman bagi para peserta. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi UNSERA untuk terus menjalin hubungan erat dengan pesantren dan lembaga pendidikan lainnya guna meningkatkan mutu pendidikan di Banten. Ke depan, UNSERA berencana untuk terus mengadakan kegiatan serupa sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pendidikan keagamaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:Email: info@unsera.ac.idWebsite: unsera.ac.id
Read More