Tag: GreenInfluencers

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA dan UiTM Wujudkan Kolaborasi Kreatif dalam Program Green Influencers

Serang, unsera.ac.id – Isu lingkungan menjadi titik temu kolaborasi akademik internasional antara mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia, melalui kegiatan bertajuk “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability” yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026 di Dewan Kolej Seroja. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar kolaboratif yang mempertemukan 43 mahasiswa UNSERA dengan mahasiswa Faculty of Communication and Media Studies (FKPM) UiTM dalam satu ruang kerja kreatif lintas negara. Melalui pendekatan berbasis praktik, mahasiswa didorong untuk merancang strategi komunikasi lingkungan yang dikemas dalam bentuk konten digital yang relevan dengan audiens muda saat ini, sekaligus menantang mereka untuk berpikir cepat, kreatif, dan adaptif dalam kerja tim internasional. Dalam kelompok kerja campuran (groupwork), mahasiswa dari kedua universitas menghasilkan berbagai luaran kreatif seperti poster digital (infografis), konten media sosial untuk Instagram dan TikTok, video kampanye pendek, hingga presentasi konsep kampanye (mock campaign presentation). Seluruh karya dirancang untuk menyampaikan pesan edukatif terkait perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, dan keberlanjutan lingkungan dengan pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda. Deputy Dean, Industry Linkage, Research and Alumni Network FKPM UiTM, Yang Mulia Associate Professor Dr. Tengku Elena Tengku Mahamad, mengapresiasi dinamika kolaborasi yang terbangun antara mahasiswa UNSERA dan UiTM selama kegiatan berlangsung. “Kami sangat mengapresiasi bagaimana mahasiswa dari kedua universitas dapat beradaptasi dengan cepat, saling bertukar ide, dan menghasilkan karya yang sangat kreatif dalam waktu singkat. Program Green Influencers ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan melalui cara yang lebih segar dan relevan. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya. Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA, Nasywa Assyifa Huda, turut membagikan pengalamannya selama terlibat dalam proses kolaborasi bersama mahasiswa UiTM. “Awalnya sempat ada rasa canggung karena baru pertama kali bekerja dengan mahasiswa dari negara lain, tapi ternyata prosesnya sangat menyenangkan. Kami banyak berdiskusi, saling bertukar perspektif tentang tren media sosial di Indonesia dan Malaysia, lalu menggabungkan ide untuk membuat konten kampanye lingkungan. Dari sini saya belajar bahwa komunikasi bukan hanya soal bahasa, tapi juga soal bagaimana menyatukan ide dari latar belakang yang berbeda,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA dan UiTM menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara tidak hanya memperkuat kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga melahirkan kreativitas komunikasi yang berdampak dalam isu-isu sosial dan lingkungan di tingkat global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Mahasiswa UNSERA dan UiTM Malaysia Kolaborasikan International Community Service untuk Kampanye Lingkungan Lintas Negara

Serang, unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) bersama mahasiswa Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, menginisiasi proyek International Community Service bertema Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability. Program ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi generasi muda dalam merancang kampanye komunikasi lingkungan yang relevan dengan tantangan global saat ini. Melalui pembentukan kelompok internasional yang terdiri atas mahasiswa Indonesia dan Malaysia, peserta bersama-sama mengidentifikasi berbagai isu lingkungan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari sampah plastik, mikroplastik, hingga dampak industri fast fashion. Berbagai isu tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kampanye edukatif berbasis media digital yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran publik, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu tim mengangkat kampanye “Pause Before Plastic: Small Habits, Big Impact”, yang mendorong perubahan perilaku sederhana untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Sementara itu, beberapa kelompok lainnya mengangkat isu plastic waste, microplastic exposure in daily life, serta pentingnya mengurangi konsumsi plastik demi menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain isu sampah plastik, sejumlah kelompok juga menyoroti dampak lingkungan dari industri fast fashion melalui tema “The Environmental Impact of Fast Fashion in Indonesia and Malaysia”, “Breaking the Fast Fashion Cycle Through Sustainable Consumption”, “Fast Fashion, Slow Future”, hingga kampanye “Unfasten Fashion”. Melalui pendekatan komunikasi kreatif, mahasiswa mengajak masyarakat untuk lebih memahami konsekuensi lingkungan dari pola konsumsi yang tidak berkelanjutan. Sebagai luaran program, setiap tim menghasilkan berbagai produk komunikasi berupa poster digital, konten media sosial Instagram dan TikTok, serta rancangan kampanye yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi publik. Produk-produk tersebut dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik audiens muda yang aktif mengakses informasi melalui platform digital. Ketua delegasi UNSERA, Dr. Liza Diniarizky Putri, menjelaskan bahwa International Community Service ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu komunikasi untuk menjawab isu-isu global yang dihadapi masyarakat. “Permasalahan lingkungan tidak mengenal batas negara. Karena itu, penyelesaiannya juga membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas budaya. Melalui program ini, mahasiswa Indonesia dan Malaysia belajar bekerja bersama, bertukar perspektif, sekaligus menghasilkan kampanye komunikasi yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan lingkungan,” ujarnya. Program ini tidak hanya memperkuat kompetensi komunikasi strategis mahasiswa, tetapi juga membangun kemampuan kolaborasi internasional, literasi lingkungan, kreativitas digital, serta kepedulian sosial terhadap tantangan global. Melalui kerja sama antara UNSERA dan UiTM Malaysia, mahasiswa didorong untuk menjadi generasi muda yang mampu berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan. International Community Service ini menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pembelajaran yang berdampak melalui kolaborasi global, pengabdian masyarakat, dan pengembangan solusi komunikasi terhadap berbagai isu keberlanjutan yang dihadapi dunia saat ini. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA

Read More

Melampaui Batas Negara, Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA Bersinar di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) menunjukkan potensi dan kreativitasnya dalam kegiatan International Community Service yang diselenggarakan bersama Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi mahasiswa untuk mengembangkan kampanye komunikasi lingkungan berbasis kreativitas dan teknologi digital. Program yang merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 ini dirancang untuk memperkuat jejaring akademik internasional, menghadirkan pengalaman belajar lintas budaya, serta mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Mengusung tema “Green Influencers: Youth Collaboration for Environmental Sustainability”, mahasiswa UNSERA dan UiTM Malaysia berkolaborasi dalam tim lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi yang mengangkat berbagai isu keberlanjutan, mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah plastik, hingga dampak industri fesyen terhadap lingkungan. Beragam ide kreatif lahir dari setiap kelompok. Tim Peony mengusung tema “Pause Before Plastic: Small Habits, Big Impact” melalui mock-up campaign presentation serta konten media sosial untuk Instagram dan TikTok. Sementara itu, Tim Rose mengangkat isu “The Environmental Impact of Fast Fashion in Indonesia and Malaysia” melalui poster digital dan konten media sosial. Kampanye pengurangan sampah plastik juga menjadi fokus Tim Anggrek melalui tema “Reduce Plastic, Protect Our Earth” yang dikemas dalam poster digital dan konten TikTok. Tim Edelweiss mengangkat isu plastic waste melalui poster digital dan konten Instagram, sedangkan Tim Lily mengajak audiens lebih peduli terhadap paparan mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari melalui kampanye bertajuk “Invisible Exposure: Microplastics in Daily Life”. Di sisi lain, isu fesyen berkelanjutan menjadi perhatian beberapa kelompok. Tim Lotus mengangkat tema “The Environmental Impact of Fast Fashion in Global” dan “UnfastenFashion”, sementara Tim Tulip menghadirkan kampanye “Breaking the Fast Fashion Cycle Through Sustainable Consumption”. Adapun Tim Lavender mengajak generasi muda untuk merefleksikan dampak jangka panjang industri fesyen melalui tema “Fast Fashion, Slow Future”. Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA mengungkapkan bahwa pengalaman berkolaborasi dengan mahasiswa dari negara lain memberikan wawasan baru mengenai pentingnya komunikasi dalam mendorong perubahan sosial. “Kegiatan ini membuka kesempatan bagi kami untuk bertukar ide, memahami perspektif lintas budaya, dan mengasah kreativitas dalam menyusun kampanye yang relevan dengan isu lingkungan. Pengalaman ini membuat kami lebih percaya diri untuk berkolaborasi di tingkat internasional,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital, tetapi juga belajar membangun kolaborasi lintas budaya serta merancang solusi kreatif terhadap isu-isu global. Partisipasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA dalam International Community Service menjadi wujud komitmen kampus dalam menciptakan lulusan yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing global. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, Program Educompreneur 2026 terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam forum internasional dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Dosen Ilmu Komunikasi UNSERA dorong Transformasi Eco-Anxiety Menjadi Aksi Lingkungan di Forum Internasional di UiTM Malaysia

Serang, Unsera.ac.id – Krisis lingkungan yang semakin nyata tidak hanya berdampak pada kondisi alam, tetapi juga memengaruhi kesehatan psikologis generasi muda. Fenomena yang dikenal sebagai eco-anxiety atau kecemasan terhadap masa depan lingkungan menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam forum akademik internasional yang diselenggarakan oleh Fakulti Komunikasi dan Pengajian Media, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada Rabu (10/6/2026). Dalam forum tersebut, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA), Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky Putri, S.I.P., M.Kesos., M.I.Kom., hadir sebagai Guest Lecturer dengan membawakan materi bertajuk “Eco-Anxiety to Advocacy: The Digital Green SEAblings of Nusantara’s Youth.” Melalui paparannya, Dr. Liza menyoroti bagaimana kecemasan generasi muda terhadap perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan ketidakpastian masa depan dapat menjadi kekuatan positif apabila diarahkan menjadi gerakan advokasi yang konstruktif. Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu menjadi pihak yang terdampak, tetapi juga harus berperan sebagai agen perubahan yang mampu membangun kesadaran publik melalui komunikasi strategis dan pemanfaatan media digital. “Perubahan iklim telah melahirkan berbagai bentuk kekhawatiran di kalangan anak muda. Namun, eco-anxiety tidak boleh berhenti pada rasa cemas. Kecemasan tersebut perlu ditransformasikan menjadi aksi nyata melalui edukasi, advokasi, kolaborasi, dan gerakan digital yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Dr. Liza. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana media sosial, kampanye digital, dan kreativitas komunikasi dapat menjadi sarana untuk membangun gerakan lingkungan yang lebih inklusif dan relevan bagi generasi muda di kawasan Asia Tenggara. Pendekatan ini dinilai penting mengingat tantangan lingkungan yang dihadapi negara-negara ASEAN memiliki karakteristik yang serupa dan membutuhkan respons kolaboratif lintas batas negara. Kegiatan Guest Lecturing ini merupakan bagian dari implementasi Program Educompreneur 2026 yang dikembangkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran global bagi mahasiswa. Forum ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi dan mahasiswa Indonesia-Malaysia dalam membahas isu keberlanjutan lingkungan dari perspektif komunikasi. Selain mengikuti sesi kuliah tamu, mahasiswa UNSERA dan UiTM terlibat dalam aktivitas kolaboratif lintas negara untuk merancang kampanye komunikasi lingkungan berbasis media digital. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta pemecahan masalah terhadap isu-isu global yang dihadapi masyarakat saat ini. Partisipasi dosen UNSERA dalam forum akademik internasional ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, meningkatkan kolaborasi akademik regional, serta mendorong kontribusi keilmuan yang relevan terhadap berbagai tantangan global. Kehadiran UNSERA di forum ini juga menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan dalam menghadapi masa depan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, UNSERA terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang mendorong kolaborasi internasional, inovasi komunikasi, dan pengembangan generasi muda yang mampu menciptakan perubahan positif bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA

Read More

Bilah Aksesibilitas