Serang, 14 Agustus 2025 — Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan pelatihan batik cap khas Sukadiri di Kampung Sukadiri, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Produktivitas Pokdarwis Maulana Yusuf Melalui Inovasi Teknologi Cap Manual dalam Strategi Branding Produk Batik Khas Sukadiri Banten Lama”. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga menggali nilai historis yang menjadi identitas batik khas Sukadiri. Ketua Pokdarwis Maulana Yusuf, Bapak Saefudin, menjelaskan bahwa inspirasi utama lahirnya motif batik Sukadiri berasal dari peninggalan sejarah yang ditemukan oleh masyarakat setempat. “Awalnya, masyarakat menemukan berbagai artefak gerabah saat menggali sumur. Dari temuan tersebut, muncul inisiatif untuk menjadikan motif gerabah sebagai ciri khas batik Sukadiri,” jelasnya. Lebih lanjut, penamaan motif batik “Lor” dan “Kidul” juga memiliki makna tersendiri. Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian di wilayah Sukadiri, ditemukan perbedaan karakter motif antara wilayah utara (Lor) dan selatan (Kidul). Perbedaan inilah yang kemudian diangkat menjadi identitas visual dalam batik khas Sukadiri. “Motif Lor dan Kidul menjadi representasi wilayah sekaligus kekayaan budaya yang berbeda dalam satu daerah. Dari situlah lahir penamaan batik Lor dan batik Kidul sebagai ciri khas Sukadiri,” tambahnya. Dalam proses pembuatannya, batik tulis memiliki tantangan tersendiri, terutama pada tahap awal pembuatan pola yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi. Proses mencanting dari nol dinilai cukup rumit dan memakan waktu lama. Namun, melalui inovasi teknologi batik cap manual, proses produksi menjadi lebih efisien dan mampu menjawab kebutuhan pasar, terutama dalam pemenuhan pesanan dalam jumlah besar. Melalui kegiatan ini, diharapkan batik khas Sukadiri tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu berkembang sebagai produk unggulan daerah. Batik ini diharapkan dapat memperkuat identitas Banten Lama sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. “Harapan kami, batik Lor dan Kidul ini bisa menjadi ciri khas Sukadiri yang terus berkembang, maju, dan mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga ini menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis budaya,” tutup Bapak Saefudin. Kegiatan PKM ini menjadi wujud nyata kontribusi UNSERA dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui inovasi dan pendekatan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Universitas Serang Raya (Unsera) berkolaborasi dengan Lembaga Pers dan Diskusi Studi (LPDS) dalam penyelenggaraan webinar bertema “Masyarakat Kampus dan Jurnalis dalam Era Artificial Intelligence” pada Selasa, (3/2) secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi akademik mengenai peran, etika, tantangan, perkembangan, serta dampak penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia jurnalistik dan pendidikan tinggi. Dalam Webinar ini menghadirkan 4 tokoh penting sebagai pembicara utama: Diskusi ini dipandu oleh moderator Lestanya R Baskoro dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, jurnalis, serta masyarakat umum. Kegiatan ini menegaskan komitmen UNSERA dalam merespon isu-isu aktual di bidang media dan teknologi digital. Peringatan Hari Pers Nasional tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga sebagai momentum penguatan literasi media serta kesiapan sivitas akademika dalam menghadapi transformasi teknologi. Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. A.P. Delly Maulana, S.soc., MPA., selaku Dekan FISIPKUM UNSERA menyampaikan bahwa kehadiran AI dalam dunia jurnalistik dan akademik merupakan realitas yang tidak dapat dihindari. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga peran manusia dalam proses verifikasi informasi. “AI bukan sesuatu yang bisa kita tolak. Tantangannya adalah jangan sampai jurnalis hanya melakukan copy paste tanpa verifikasi. AI seharusnya menjadi alat bantu dalam proses kreatif dan pengecekan data, bukan menggantikan tanggung jawab profesional,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk membantu proses verifikasi data di tengah maraknya hoaks, dengan catatan tetap berada dalam koridor etika, transparansi, dan pedoman yang jelas. “AI bisa membantu proses verifikasi data di tengah maraknya hoaks. Namun penggunaannya harus tetap dalam koridor etika, transparansi, dan pedoman yang jelas,” tambah Prof. Dr. A.P. Delly Maulana. Sementara itu, Apni Jaya Putra selaku Praktisi AI membahas Disrupsi AI di tengah arus informasi digital yang semakin dikendalikan oleh algoritma platform. Ia menyoroti perubahan pola konsumsi informasi masyarakat serta meningkatnya peran teknologi dalam distribusi berita. “AI sudah menjadi bagian dari ekosistem informasi. Jika kampus tidak beradaptasi, maka akan tertinggal. Bukan yang paling pintar yang bertahan, tetapi yang paling adaptif terhadap perubahan,” jelasnya. Ia juga mengingatkan adanya risiko seperti hoaks, halusinasi data, dan deepfake, sehingga literasi digital serta kendali manusia menjadi faktor penting dalam pemanfaatan AI. “AI tidak menciptakan fakta, manusia yang menciptakan fakta. Selama jurnalis disiplin melakukan verifikasi, perannya tidak akan tergantikan,” tegas Apni. Melalui kolaborasi ini, UNSERA dan LPDS mendorong terciptanya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Diskusi ini juga memperkuat sinergi antara dunia kampus dan insan pers dalam menjaga kualitas informasi di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Peringatan Hari Pers Nasional 2026 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik dan jurnalistik yang adaptif, kritis, serta tetap berpegang pada etika dan integritas di era Artificial Intelligence (AI). Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Serang Raya (UNSERA) melaksanakan kegiatan Campus and Company Visit (CCV) 2026 ke Yogyakarta pada 11–14 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam memperkuat kompetensi mahasiswa serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi perkembangan dunia industri teknologi yang semakin dinamis. Ketua Pelaksana CCV 2026, Bapak Riyan Naufal Hay’s, menjelaskan bahwa pelaksanaan CCV tahun ini dirancang selaras dengan identitas program studi di Fakultas Teknologi Informasi serta perkembangan teknologi terkini. “Tema CCV 2026 dibagi berdasarkan tiga lokasi kunjungan, yaitu Inovasi Deep Learning dan Computer Vision untuk Meningkatkan Efisiensi Otomatisasi di Era Society 5.0, Inovasi Digital dan Transformasi Bisnis: Peran Software Development dalam Industri 5.0, serta Tren dan Tantangan Keamanan Internet of Things. Pemilihan tema ini disesuaikan dengan karakteristik tiga program studi di Fakultas Teknologi Informasi, dengan harapan mahasiswa memperoleh wawasan keilmuan yang relevan, terkini, dan selaras dengan perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan,” ujarnya. Rangkaian kegiatan CCV 2026 diawali dengan seminar dan kunjungan akademik ke Universitas AMIKOM Yogyakarta. Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. Kusrini, M.Kom, menyampaikan bahwa kolaborasi antarpenguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi. Menurutnya, diskusi akademik menjadi fondasi awal dalam merancang kerja sama yang relevan dan berdampak. Sebanyak 105 mahasiswa yang didampingi sembilan mentor mengikuti seminar yang dibawakan langsung oleh Prof. Dr. Kusrini, M.Kom, dengan tema “Inovasi Deep Learning dan Computer Vision untuk Meningkatkan Efisiensi Otomatisasi di Era Society 5.0”. Dalam pemaparannya, Beliau tidak hanya menyampaikan konsep, tetapi juga membagikan berbagai penerapan nyata yang dikembangkan di Fakultas Ilmu Komputer AMIKOM. Berbagai riset yang dipaparkan meliputi pemanfaatan kamera untuk analisis kepadatan lalu lintas, sistem deteksi hama tanaman berbasis citra digital, pemantauan potensi kebakaran hutan, serta pengembangan sistem cerdas untuk sektor peternakan dan pariwisata. “Teknologi deep learning dan computer vision bukan sekadar tren, tetapi alat yang harus diarahkan untuk menghasilkan solusi yang berdampak. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memastikan teknologi ini digunakan secara bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Prof. Dr. Kusrini, M.Kom. Selanjutnya, rombongan melaksanakan kunjungan industri ke PT Integra, perusahaan pengembang perangkat lunak terkemuka. Yuda Wicaksana Putra, S.T., MBA, Direktur Utama PT Integra, menyampaikan materi bertema “Inovasi Digital dan Transformasi Bisnis: Peran Software Development dalam Industri 5.0”. Dalam pemaparannya, Pak Yuda menjelaskan strategi transformasi digital yang digerakkan oleh pengembangan perangkat lunak yang agile dan scalable. Materi menyoroti peran software development sebagai enabler utama dalam menghadapi disrupsi industri, dengan contoh penerapan Internet of Things (IoT), cloud computing, dan big data analytics pada sektor logistik, fintech, dan ritel. Diskusi juga membahas keterampilan yang paling dibutuhkan di pasar kerja teknologi saat ini. Assoc. Prof. Sumiati, ST., MM., Ph.D. Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Serang Raya berharap kegiatan Campus and Company Visit (CCV) dapat memberikan dampak jangka panjang yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas dan daya saing mahasiswa FTI. CCV mampu membentuk mindset profesional dan visioner pada mahasiswa sejak dini, sehingga mereka memiliki gambaran yang jelas tentang arah pengembangan karier, kompetensi yang harus dipersiapkan, serta tuntutan dunia industri teknologi yang terus berkembang,selain itu kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi akademik dan praktis, karena mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan praktik nyata di industri. Pengalaman tersebut diharapkan memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan kemampuan teknis, mengikuti sertifikasi, riset terapan, maupun inovasi berbasis teknologi, dan memperkuat ejaring kerja sama strategis antara FTI UNSERA dengan perguruan tinggi dan mitra industri, yang pada akhirnya membuka peluang magang, rekrutmen lulusan, kolaborasi riset, dan pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri. “Interaksi langsung dengan pakar seperti Prof. Kusrini dan Pak Yuda memberikan perspektif autentik tentang bagaimana inovasi lahir dari kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Dialog antar pimpinan juga membuka peluang kerja sama riset serta pengembangan kurikulum yang lebih integratif,” ujarnya. Kegiatan CCV kemudian dilanjutkan dengan seminar dan kunjungan akademik ke Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang membahas penerapan serta otomatisasi Internet of Things (IoT). Dr. Ir. H. Teduh Dirgahayu, S.T., M.Sc., perwakilan dari UII, dalam sambutan balasannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan FTI UNSERA. “Kami menyambut hangat mahasiswa dan pimpinan FTI UNSERA. UII memiliki komitmen kuat dalam pengembangan teknologi yang aman dan beretika. Diskusi hari ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas, baik dalam penelitian, pengembangan kurikulum, maupun program pengabdian kepada masyarakat di bidang keamanan siber dan IoT,” tuturnya. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti agenda Jeep Lava Tour Merapi yang dikemas sebagai sesi refreshing untuk mempererat kebersamaan dan refleksi pascakegiatan. Sebagai fakultas yang adaptif terhadap perkembangan zaman, FTI UNSERA terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan industri. FTI UNSERA mengajak generasi muda bergabung bersama Universitas Serang Raya (UNSERA) untuk menyiapkan karier di bidang teknologi—ingin jadi bagian UNSERA? Ayo daftar sekarang! info-pmb.unsera.ac.id Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan studi lapangan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) di kawasan Ciboleger, Baduy, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan FISIPKUM, yaitu Program Studi Ilmu Hukum (S1) melalui mata kuliah Hukum Adat, Program Studi Ilmu Komunikasi (S1) melalui mata kuliah Komunikasi Antarbudaya, serta Program Studi Administrasi Negara (S1) melalui mata kuliah Pemerintahan Desa. Kolaborasi lintas program studi tersebut menjadi wujud nyata penerapan pembelajaran multidisipliner yang menjadi ciri khas FISIPKUM UNSERA. Bagi mahasiswa Ilmu Hukum semester III, studi lapangan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib yang bertujuan memperdalam pemahaman mengenai hukum adat yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Sementara itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester V dan Administrasi Negara semester VII memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika komunikasi lintas budaya serta praktik pemerintahan desa adat. Kegiatan studi lapangan ini didampingi oleh dosen dari masing-masing program studi. Dari Program Studi Ilmu Hukum, kegiatan didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Hukum Adat, Hikmatullah, S.HI., M.Sy., bersama asisten dosen A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA. Dari Program Studi Administrasi Negara, pendampingan dilakukan oleh Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si. dan Rethorika Berthanila, M.Si. Sementara itu, dari Program Studi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini didampingi oleh Endang Tri Santi, S.Sos., M.I.Kom. Kehadiran para dosen pendamping ini memperkuat proses pembelajaran dan pendampingan akademik selama kegiatan berlangsung. Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi, diskusi, dan refleksi akademik terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Baduy. Asisten dosen mata kuliah Hukum Adat, A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA, menjelaskan bahwa studi lapangan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa mengenai hukum adat. Menurutnya, hukum adat tidak dapat dipahami secara tekstual semata, melainkan harus dipelajari sebagai sistem hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. “Hukum adat itu hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, untuk menghindari pemahaman yang bersifat tekstual semata, diperlukan studi lapangan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih empiris mengenai perkembangan hukum adat,” ujarnya. Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa studi lapangan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berbeda dibandingkan perkuliahan di dalam kelas. “Melalui studi lapangan ini, kami dapat melihat secara langsung bagaimana hukum adat diterapkan dalam kehidupan masyarakat Baduy. Pengalaman ini sangat membantu kami dalam memahami materi perkuliahan secara lebih nyata dan mendalam,” ungkapnya. Dosen Program Studi Administrasi Negara, Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si., selaku salah satu perwakilan dosen pendamping, menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memahami secara langsung kearifan lokal masyarakat Baduy, khususnya nilai-nilai kesederhanaan, kejujuran, dan harmonisasi dengan alam. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengaitkan teori administrasi pemerintahan desa dengan praktik kehidupan sosial masyarakat adat. Hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, FISIPKUM UNSERA menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan analisis lapangan, serta pemahaman budaya yang kuat. FISIPKUM UNSERA terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri di bidang Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi Negara melalui kurikulum aplikatif, dosen yang kompeten, serta pengalaman belajar langsung di lapangan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang – Mata kuliah Public Relations Program Studi Ilmu Komunikasi (ILKOM) Universitas Serang Raya (UNSERA) menghadirkan kegiatan pembelajaran aplikatif berupa Table Manner Workshop for Public Relation Class pada Jumat, (23/1) bertempat di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengantar mata kuliah Public Relations yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar etika profesional di luar ruang kelas. Mengusung tema “Beyond the Table: Building Professional Image Through Dining Etiquette”, workshop ini menekankan pentingnya etika dan etiket jamuan makan sebagai bentuk komunikasi nonverbal yang melekat pada profesi Public Relations. Mahasiswa dibekali pemahaman praktis mengenai tata cara bersikap dalam situasi formal, mulai dari urutan penyajian, penggunaan alat makan yang tepat, hingga membangun citra profesional saat menghadiri jamuan resmi bersama relasi kerja. Dosen pengampu mata kuliah Public Relations, Annisarizki, M.I.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai pengantar agar mahasiswa memiliki kesadaran awal tentang pembentukan citra dan reputasi sejak dini. “Tujuan kegiatan ini agar mahasiswa Ilmu Komunikasi, khususnya yang berminat pada bidang Public Relations, memahami cara membentuk citra dan reputasi diri maupun institusi yang kelak mereka wakili melalui etika dan etiket di meja makan. Harapannya, mahasiswa tidak hanya mengetahui etika makan yang sopan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman dan pengetahuan yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNSERA, Indrianti Azhar Firdausi, M.I.Kom., menyampaikan bahwa integrasi praktik langsung dalam mata kuliah Public Relations merupakan upaya prodi dalam memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional. “Pembelajaran Public Relations tidak hanya menekankan aspek teori, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui kegiatan seperti Table Manner Workshop, mahasiswa dilatih untuk memahami pentingnya etika dan citra profesional sebagai bagian dari kompetensi seorang praktisi PR,” jelasnya. Sebagai peserta, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA merasakan langsung manfaat dari pembelajaran berbasis praktik ini. Dhafin Rahmatul Haya, mahasiswa semester 3, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang relevan dengan dunia profesional. “Saya jadi lebih paham bagaimana etika makan yang benar dalam dunia profesional. Hal-hal kecil seperti cara menggunakan alat makan ternyata sangat berpengaruh terhadap image kita saat berada di acara formal atau meeting dengan orang-orang profesional,” tuturnya. Melalui Table Manner Workshop for Public Relation Class sebagai bagian dari pengantar mata kuliah Public Relations, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSERA diharapkan memiliki fondasi awal yang kuat dalam membangun citra diri, etika profesional, dan kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja di bidang Public Relations. Untuk Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan Kuliah Pakar bertajuk “Implementasi & Evaluasi Kebijakan Kepemiluan” pada Kamis (22/01) bertempat di Ruang Kaca Lantai 1, Gedung A UNSERA. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari FISIPKUM UNSERA. Kuliah pakar ini menghadirkan Ali Faisal, S.H., M.H., M.E, Ketua Bawaslu Provinsi Banten, sebagai keynote speaker, serta dibuka dengan opening speech oleh Budi Hasnah, S.Sos., M.Si, Dosen Program Studi Administrasi Negara UNSERA. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai kebijakan kepemiluan, khususnya dalam aspek implementasi, pengawasan, dan evaluasi pemilu di Indonesia. Dalam opening speech-nya, Budi Hasnah, S.Sos., M.Si menekankan pentingnya kegiatan akademik seperti kuliah pakar sebagai sarana menjembatani teori dan praktik kepemiluan. Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga gambaran nyata tentang dinamika pelaksanaan pemilu di lapangan. “Melalui Kuliah Pakar ini, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga penjelasan langsung mengenai bagaimana kebijakan pemilu dijalankan di lapangan. Dari situ terlihat bahwa praktik kepemiluan memiliki banyak kendala dan tantangan yang perlu dipahami secara kritis,” ujarnya Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawasan dan evaluasi pemilu merupakan aspek krusial dalam menjaga kualitas demokrasi. Evaluasi formatif dinilai penting untuk mencegah potensi pelanggaran sejak tahapan awal pemilu, sementara evaluasi sumatif diperlukan untuk menilai keberhasilan kebijakan setelah seluruh proses pemilu selesai. Dengan pendekatan tersebut, pengawasan pemilu tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga menjadi dasar perbaikan kualitas pemilu pada periode berikutnya. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal kebijakan kepemiluan. Partisipasi aktif melalui pengawasan partisipatif, penyampaian pandangan kritis, serta penolakan terhadap praktik-praktik yang mencederai demokrasi seperti politik uang menjadi bagian penting dalam menjaga integritas pemilu. Antusiasme peserta terlihat dari respons positif mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini. Salah satu mahasiswa Jurusan Administrasi Negara, Rifa Maulida, menyampaikan bahwa kuliah pakar ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas implementasi kebijakan kepemiluan. “Kegiatan ini memberikan gambaran utuh tentang implementasi kebijakan pemilu, mulai dari dasar hukum, tahapan penyelenggaraan, hingga peran lembaga seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP. Saya menjadi lebih memahami bahwa kebijakan kepemiluan tidak hanya bersifat normatif, tetapi sangat kompleks dalam praktiknya,” ungkapnya. Mahasiswa tersebut juga menilai bahwa pengawasan dan evaluasi pemilu harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan agar pemilu tidak hanya berjalan sesuai prosedur, tetapi juga berkualitas dan dipercaya oleh masyarakat. Melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar ini, FISIPKUM UNSERA berharap mahasiswa dapat menjadi generasi akademik yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu demokrasi dan kepemiluan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam mendukung penguatan demokrasi melalui pendidikan dan literasi politik yang berkelanjutan. Untuk Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Komitmen Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam mendorong budaya akademik yang berorientasi pada kebermanfaatan diwujudkan melalui penganugerahan Penghargaan Dosen Berdampak kepada Dentik Karyaningsih, M.Kom., dosen Universitas Serang Raya, dalam rangkaian Wisuda ke-18.1 Universitas Serang Raya, pada Selasa (23/12), bertempat di Gedung Rachmatullah Convention Hall, Universitas Serang Raya. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Dentik Karyaningsih, M.Kom. dalam menghadirkan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan akademik yang aplikatif, ia dinilai mampu mengintegrasikan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi secara utuh. Salah satu bentuk kontribusi yang menjadi perhatian adalah keterlibatan Dentik Karyaningsih, M.Kom. dalam pengembangan riset berbasis teknologi informasi yang mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dan institusi. Dalam sejumlah karya akademiknya, ia terlibat dalam penelitian terkait pemanfaatan sistem informasi dan teknologi digital untuk mendukung efektivitas layanan, pengelolaan data, serta proses pembelajaran yang lebih adaptif. Selain riset, Dentik Karyaningsih, M.Kom. juga aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi bagi komunitas pendidikan dan masyarakat. Program-program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memahami dan mengoptimalkan teknologi sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan bahwa riset berdampak merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif dan solutif. “UNSERA mendorong dosen untuk menghasilkan riset yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Budaya berdampak ini menjadi bagian dari arah pengembangan UNSERA,” ujarnya. Menanggapi penghargaan tersebut, Dentik Karyaningsih, M.Kom. menuturkan bahwa apresiasi ini menjadi penguat komitmennya dalam menjaga mutu akademik dan keberlanjutan Tridarma Perguruan Tinggi. “Penghargaan ini saya maknai sebagai bentuk kepercayaan dan apresiasi institusi terhadap upaya dosen dalam menghadirkan riset dan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Bagi saya, riset yang baik adalah riset yang mampu menjawab kebutuhan riil dan berkontribusi secara berkelanjutan,” ujar Dentik Karyaningsih, M.Kom. Ia menambahkan bahwa integritas akademik, konsistensi, serta semangat pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci agar riset yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui penganugerahan ini, Universitas Serang Raya menegaskan keseriusannya dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, relevan, dan berorientasi pada dampak. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen UNSERA untuk terus berinovasi dan berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi yang berdaya saing. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Program Studi Teknik Kimia Universitas Serang Raya (UNSERA) menerima kunjungan akademik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam kegiatan Diskusi Pengelolaan Laboratorium pada Senin, (8/12). Kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium Kimia UNSERA ini menjadi ruang pertukaran wawasan terkait peralatan Operasi Teknik Kimia, penguatan tata kelola laboratorium, serta eksplorasi peluang kolaborasi akademik antara kedua institusi. Kunjungan tersebut menghadirkan delegasi dari UGM yang terdiri dari: 1. Prof. Dr. Ir. Aswati Mindaryani, M.Sc., IPU. – Kepala Laboratorium Proses Pemisahan, Departemen Teknik Kimia UGM 2. Ade Kurniawan, S.T., M.Eng., Ph.D. – Tim Akademik Departemen Teknik Kimia UGM 3. Mukmin Sapto Pamungkas, S.T., M.Eng. – Tim Akademik Departemen Teknik Kimia UGM 4. Ir. Yuni Kusumastuti, S.T., M.Eng., D.Eng., IPM. – Ketua Program Studi Magister Teknologi Pengendalian Pencemaran Industrial (MTPPI) UGM Pertemuan ini membuka ruang dialog mengenai pengembangan kurikulum, riset, hingga peluang kerja sama publikasi ilmiah yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa. Dr. Tiur Elysabeth, ST., MT. selaku Kepala Program Studi Teknik Kimia menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan perspektif baru yang sangat bermanfaat bagi penguatan program studi, khususnya pada aspek laboratorium dan penelitian. “Kunjungan UGM memberikan banyak perspektif baru bagi pengembangan laboratorium dan riset di Prodi Teknik Kimia UNSERA. Kami berdiskusi mengenai peralatan laboratorium Operasi Teknik Kimia, mendapatkan sosialisasi terkait program Magister Teknologi Pengendalian Pencemaran Industrial, dan sekaligus membuka peluang kolaborasi penulisan artikel. Kami berharap pertemuan ini menjadi pintu masuk menuju kerja sama riset yang dapat meningkatkan publikasi internasional bereputasi serta perolehan hibah penelitian kompetitif bagi dosen-dosen kami.” ungkapnya Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Ir. Aswati Mindaryani, M.Sc., IPU. memberikan apresiasi sekaligus pandangan akademik mengenai potensi penguatan laboratorium UNSERA. “Kami melihat bahwa UNSERA memiliki potensi besar dalam pengembangan laboratorium dan penelitian terapan, terutama di bidang operasi teknik kimia. Kesiapan prodi dalam memperkuat fasilitas dan komitmen peningkatan kompetensi dosen menjadi modal penting untuk pengembangan kolaborasi ke depan. Kami dari UGM sangat terbuka untuk mendukung UNSERA melalui pendampingan laboratorium, kerja sama riset, dan penguatan kapasitas akademik yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.” Beliau juga menambahkan bahwa pengelolaan laboratorium yang baik akan memberikan dampak langsung pada kualitas lulusan di masa mendatang. “Laboratorium adalah jantung dari pendidikan teknik. Ketika laboratorium dikelola dengan standar yang baik, baik dari sisi keselamatan, kelayakan alat, maupun sistem monitoring, maka kualitas pembelajaran dan pengalaman praktikum mahasiswa akan meningkat signifikan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat kemampuan mahasiswa UNSERA dalam memahami proses pemisahan, operasi teknik kimia, serta praktik laboratorium yang sesuai standar industri.” Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. S.i. turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menegaskan dukungan penuh terhadap langkah-langkah penguatan akademik di tingkat prodi. “UNSERA selalu terbuka terhadap kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi nasional. Kunjungan UGM ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kapasitas laboratorium, meningkatkan daya saing riset, dan memberikan pengalaman akademik yang lebih luas bagi mahasiswa serta dosen Teknik Kimia. Kami mendukung penuh langkah prodi dalam mendorong kerja sama strategis yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dan reputasi institusi.” Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi UNSERA dalam memperluas jejaring kolaborasi riset sekaligus meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Pertemuan tersebut diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan fasilitas laboratorium, peningkatan kualitas penelitian dosen, serta optimalisasi pengalaman belajar mahasiswa Teknik Kimia. Dengan komitmen pimpinan universitas dan prodi untuk terus meningkatkan mutu akademik, kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut dan memberikan dampak konkret bagi penguatan kapasitas laboratorium, peningkatan publikasi internasional bereputasi, serta perolehan hibah penelitian kompetitif di masa mendatang. UNSERA percaya bahwa kolaborasi strategis seperti ini merupakan fondasi penting dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Siti Mariyam | Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Fakultas Teknik Sipil Universitas Serang Raya (Unsera) melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWSC3) Direktorat Jenderal Kementerian PUPR pada 14 November 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Program Studi Teknik Sipil, Muhammad Oka Mahendra, S.ST., M.T., bersama dua dosen dan dua mahasiswa. Rombongan Unsera diterima oleh Ka Satker PJPA, Herri Ari Panuntun, serta Hanif Wasistono Adi dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun hubungan kerja sama yang saling mendukung antara Unsera dan BBWSC3. “Kami dari Unsera mengucapkan terima kasih kepada BBWSC3 yang telah menerima kami dengan sangat baik,” ujar Oka. Ia juga menegaskan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi upaya proaktif untuk menjajaki kemungkinan kerja sama formal dalam bidang akademik dan praktik lapangan. Muhammad Oka Mahendra, S.ST., M.T., menjelaskan bahwa salah satu bentuk kerja sama potensial adalah menghadirkan pihak BBWSC3 sebagai narasumber dalam seminar atau simposium yang akan diselenggarakan oleh Unsera. Hal ini diharapkan dapat memperkaya wawasan keilmuan mahasiswa dan dosen, terutama dalam bidang keairan dan konstruksi. Pihak BBWSC3 menyambut baik rencana tersebut dan meminta Unsera menyiapkan draft bentuk kerja sama yang lebih konkret. “Jika hanya terkait kerja praktik lapangan, cukup dengan surat permohonan. Namun untuk kerja sama yang lebih luas, perlu dibuat draft resmi,” ujar Herri. Melalui kunjungan ini, Fakultas Teknik Sipil Unsera berharap dapat membangun sinergi yang kuat dan berkelanjutan untuk pengembangan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea | Humas Unsera
Read More