Haliza Humaira, mahasiswi semester 3 dari Program Studi Teknik Industri di Universitas Serang Raya (UNSERA), mencatatkan prestasi gemilang di dua ajang karate bergengsi. Ia berhasil meraih juara 2 di Liga Karate Inkai (LKI) Banten, yang menjadi ajang seleksi menuju Kejurnas Inkai, dan juara 1 pada turnamen kedua yang diadakan di Kabupaten Serang. Pada LKI Banten yang diselenggarakan di Cibubur, Jakarta Timur, 8-10 November 2024, Haliza tampil maksimal meskipun persiapannya hanya sekitar 50% dari targetnya. “Saya hanya sempat berlatih 3-4 kali sebelum LKI karena sudah lama tidak latihan, tapi alhamdulillah bisa meraih juara 2,” ungkapnya. Turnamen kedua yang diikuti Haliza adalah Fortie Kabupaten Serang, yang juga merupakan seleksi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Di kategori Kumite Min 61 kg Under 21 Putri, Haliza berhasil menyabet juara 1. “Meskipun hanya latihan dua kali sebelum kejuaraan, alhamdulillah bisa juara 1,” ujarnya. Rasa pesimis dan minimnya latihan sempat menjadi tantangan besar bagi Haliza, yang awalnya merasa tidak percaya diri menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman. “Saya sempat ragu dan merasa akan kalah, tetapi saya tetap berusaha dan berjuang hingga akhirnya bisa menang,” kata Haliza. Haliza juga mengutarakan harapannya agar para atlet UNSERA, baik di cabang karate maupun olahraga lainnya, terus mengukir prestasi dan membawa nama baik kampus. “Saya berharap atlet UNSERA bisa semakin dikenal dengan mengikuti lebih banyak event, sehingga nama UNSERA semakin harum sebagai kampus berprestasi,” tambahnya. Di kedua ajang tersebut, Haliza bertanding dalam kategori Kumite Min 55 kg Under 21 Putri di LKI Banten dan Min 61 kg Under 21 Putri di turnamen Fortie Kabupaten Serang. Melalui pengalamannya, Haliza ingin menginspirasi teman-temannya agar tidak mudah menyerah dan tetap percaya diri. “Pesan saya, jangan malas latihan dan tetap optimis, bahkan menghadapi lawan di tingkat nasional sekalipun. Kalian juga layak menjadi juara di Kejurnas,” tutupnya.
Read MoreSiapa nih yang udah gak sabar nonton Squid Game season 2? Sebelum seru-seruan nonton sekuelnya yang tayang 26 Desember nanti, yuk kita throwback sedikit ke season pertama. Gimana, sih, pemainnya harus adu strategi dan dan keberanian buat bertahan? Kalau dipikir-pikir, ternyata kisah di Squid Game relate banget sama kehidupan sehari-hari, terutama buat mahasiswa di dunia perkuliahan. Pernah ngerasa ga kalo dunia kuliah itu kayak ‘kompetisi’ yang menuntut kita buat survive gila-gilaan? Kayak jadi pemain di Squid Game, kita juga harus punya strategi biar bisa bertahan sampai wisuda! Yuk, kita ulik bareng strategi survive ala Squid Game supaya bisa lolos tiap ‘permainan’ di kampus! Mirip kayak di Squid Game, tiap semester punya tantangan dan “game” yang beda-beda. Mulai dari SKS yang kian bertambah, tugas yang makin rumit, sampai project kelompok yang kadang lebih drama dari serial TV. Jangan cuma asal main, pahami aturan tiap mata kuliah, ketahui dosen-dosen favorit yang bisa diajak kerjasama, dan atur strategi dari awal. Gak cuma di permainan tali tambang, di dunia kampus, kerja tim itu kunci banget buat bertahan. Misalnya saat ada tugas kelompok atau jadwal ujian yang rapat banget, teman-teman bisa jadi partner yang bikin tugas terasa lebih ringan. Cari teman yang satu frekuensi dan punya tujuan sama, biar bisa saling dukung dan bantu saat butuh. Kuliah gak cuma soal otak, tapi juga fisik dan mental. Lama-lama bakal terasa capek dengan rutinitas, begadang, dan deadline. Makanya, penting banget untuk punya pola tidur yang cukup, olahraga, dan makan sehat. Gak lucu kan, kalau kita kelelahan di pertengahan semester? Kadang kita mudah terpengaruh sama orang lain, terutama kalau lihat teman yang kayaknya selalu dapat nilai bagus atau aktif banget di organisasi. Tapi ingat, kayak pemain Squid Game yang harus tetap fokus di permainannya, kita juga perlu fokus sama tujuan utama kita sendiri. Jangan habis energi cuma karena membandingkan diri dengan orang lain! Ada kalanya, kita dihadapkan sama kesempatan yang kelihatannya seru, tapi ada tantangan besar di baliknya. Misalnya, ikut organisasi baru atau exchange program yang mungkin bikin kita harus adaptasi lagi. Kayak pemain Squid Game yang perlu keberanian buat maju, kita juga perlu siap ambil risiko, tapi tetap pikir panjang dan pertimbangkan dampaknya. Memang, perjalanan di dunia kampus penuh tantangan, tapi dengan strategi yang tepat, pasti bisa dilalui. Semangat survive dan terus berjuang sampai akhir—ingat, kita gak cuma bertahan buat dapat gelar, tapi juga pengalaman dan ilmu yang berharga buat masa depan! (H)
Read MoreBadan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Serang Raya (UNSERA) mengadakan pameran UMKM bertajuk “UNSERA Expo 2024” pada 5-6 November 2024. Mengusung tema “Ekonomi Kreatif melalui Exhibition yang Inklusif dan Berbudaya,” BEM UNSERA berhasil menyukseskan acara ini dengan menghadirkan UMKM lokal. Acara ini mendapat sambutan antusias dari mahasiswa yang menikmati beragam produk dan jajanan kekinian. Wildan Faiz, mahasiswa Ilmu Hukum UNSERA, menyatakan ketertarikannya terhadap produk kreatif seperti aksesori dan jajanan yang terjangkau. “Banyak jajanan viral yang terlihat enak, dan aksesori di sini lebih murah daripada di luar kampus,” ujarnya. Pameran ini bertujuan mendukung ekonomi lokal Banten dengan mempromosikan produk UMKM agar lebih dikenal. Wildan juga mengapresiasi peran acara ini dalam membantu UMKM kecil. “Acara seperti ini bisa membuat UMKM yang sepi mendapat perhatian lebih, sehingga mendukung ekonomi lokal,” tambahnya. Melalui acara ini, BEM UNSERA membangun sinergi antara mahasiswa dan pelaku UMKM, tidak hanya mendukung ekonomi lokal tetapi juga mengajak mahasiswa untuk mengapresiasi karya dalam negeri.
Read MoreKabar baik nih buat kamu yang udah nunggu kesempatan besar! Program MSIB Batch 8 akan segera dibuka, jadi ini saatnya buat kamu yang punya mimpi besar buat mempersiapkan diri sebaik mungkin. Biar nggak cuma jadi penonton, yuk mulai persiapin hal-hal penting yang bakal bikin kamu standout di antara pelamar lain. Apa aja yang harus disiapin? Nah, kalau kamu tertarik ikut program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) seperti Kampus Mengajar, Pertukaran Mahasiswa Merdeka, atau Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), berikut beberapa tips supaya peluangmu makin gede: CV itu ibarat “first impression” kamu, jadi pastikan tampilannya menarik dan isinya relevan. Fokus pada bagian-bagian yang menunjukkan keterampilan dan pengalaman kamu. Contohnya, kalau kamu mau ikut MSIB di bidang teknologi, sebutkan pengalaman atau proyek yang pernah kamu kerjakan dalam coding, data analysis, atau bidang terkait lainnya. Gunakan bahasa profesional dan hindari typo! Tambahkan juga informasi yang konkret, misalnya: “Meningkatkan efisiensi proyek sebesar 20%.” Ini akan membuat CV kamu lebih meyakinkan. Portfolio adalah bukti nyata dari skill kamu. Kalau kamu mendaftar untuk program yang menuntut keterampilan kreatif atau teknis, seperti desain grafis, fotografi, videografi, atau pemrograman, siapkan portfolio yang menampilkan hasil terbaik. Buatlah layout yang rapi dan estetik, tapi jangan sampai mengorbankan kejelasan konten. Pilih karya yang menunjukkan variasi kemampuanmu dan paling relevan dengan bidang yang kamu tuju. Misalnya, jika kamu melamar MSIB di perusahaan startup teknologi, tunjukkan aplikasi atau website yang pernah kamu buat, lengkap dengan penjelasan singkat tentang proses pembuatannya. Pengalaman kerja atau organisasi yang relevan bisa jadi kunci buat menarik perhatian rekruter. Kalau kamu mau masuk Kampus Mengajar, misalnya, pengalaman ngajar di komunitas, menjadi tutor, atau volunteer di sekolah bisa jadi bukti keseriusanmu. Selain pengalaman langsung, pengalaman yang menunjukkan soft skills seperti kepemimpinan, kerjasama, dan kemampuan komunikasi juga penting. Kamu bisa menambahkan contoh konkret, misalnya: “Memimpin tim dalam proyek sosial selama tiga bulan, dengan hasil peningkatan literasi baca sebesar 15% pada anak-anak binaan.” Sertifikat bisa jadi nilai tambah yang menunjukkan kamu proaktif dalam belajar. Pilih kursus atau pelatihan yang benar-benar relevan. Misalnya, untuk MSIB di bidang bisnis, sertifikat kursus digital marketing atau manajemen proyek akan sangat mendukung aplikasi kamu. Ini menunjukkan kamu nggak cuma punya minat, tapi juga sudah membekali diri dengan keterampilan yang dibutuhkan. Jangan lupa, pastikan sertifikatnya dikeluarkan oleh lembaga atau platform yang kredibel, ya! Dengan persiapan yang matang, kesempatanmu buat jadi bagian dari MBKM bakal makin terbuka lebar. Jadi, jangan sampai ketinggalan! (H)
Read MoreHi Serapeeps! Mau cari pengalaman praktis ke luar negeri tapi bingung karena mahal? atau ragu karena takut kendala bahasa? Sini deh minpeeps kasih rekomendasi! Ada 100% FULLY FUNDED LEADERSHIP TO JAPAN yang bisa jadi kesempatan buat kamu. Gak cuma diajak trip, tapi kamu juga bakal punya banyak pengalaman soal leadership dan skill luar biasa lainnya. Tunggu apalagi? kuy daftarin diri kamu sekarang di: dealls.com/sfl-daftar Semua informasi dan ketentuan ada di link atas yaa. Minpeeps tunggu life update kamu di negeri sakura!
Read MoreHi Serapeeps! Ada kabar seru nih buat kalian! Mulai tanggal 1 November 2024, Instagram @unserajawara resmi berubah nama jadi @unseracampus! Dengan nama baru ini, kita siap menghadirkan konsep konten yang pastinya lebih fresh, seru, dan beragam buat kalian semua. @unseracampus hadir dengan new look, membawa semangat baru buat konten kampus UNSERA. Bayangin deh, mulai dari info kegiatan kampus, tips & trik kuliah, sampai konten hiburan yang bikin ngakak – semuanya bakal tersaji dengan gaya baru yang lebih eye-catching dan bikin kalian betah scroll terus! Gak hanya nama yang berubah, tapi juga template konten yang lebih segar dan keren abis! 🎨🔥 So, biar gak ketinggalan info dan keseruan dari kampus tercinta, yuk follow sekarang juga! Pastikan kalian selalu update dengan segala aktivitas kampus yang makin kreatif dan informatif. Follow @unseracampus dan mari jadi bagian dari perjalanan baru UNSERA bareng kami! (Z)
Read MoreHai, calon wisudawan! Ada kabar gembira nih: pendaftaran Wisuda XVII Gelombang 2 Universitas Serang Raya (UNSERA) sudah resmi dibuka! Acara wisuda ini bakal berlangsung pada Rabu, 23 Desember 2024, bertempat di Rachmatolellah Convention Hall. Ini momen penting banget buat kita semua, jadi pastikan kamu nggak ketinggalan ya! Untuk pendaftaran dan info lengkapnya, kamu bisa langsung cek di www.wisuda.unsera.ac.id. Segera daftarkan dirimu dan persiapkan segala keperluan buat perayaan kelulusan yang penuh makna ini. Jangan samapi kelewatan ya!
Read MoreSerang, 31 Oktober 2024 – Duta Kampus Universitas Serang Raya (UNSERA) turut berpartisipasi dalam Banten Edufair yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Serang. Acara ini menjadi ajang untuk memperkenalkan pendidikan tinggi kepada para siswa SMA/sederajat se-Banten, serta memotivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Selain mempromosikan program-program akademik, mereka juga berbagi pengalaman terkait kehidupan kampus, kesempatan beasiswa, dan program unggulan lainnya yang ditawarkan UNSERA. Nasywa, salah satu Duta Kampus UNSERA yang hadir dalam acara ini, menyampaikan antusiasmenya, “Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari Banten Edufair tahun ini. Ini kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan UNSERA kepada teman-teman SMA yang ingin melanjutkan pendidikan. Harapannya, mereka bisa terinspirasi untuk berkuliah dan meraih cita-cita mereka di UNSERA.” Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Non Akademik dan Kreatif, Dr. Kamil Husain, Lc., M.Si. juga menyatakan dukungannya terhadap keikutsertaan Duta Kampus dalam kegiatan seperti ini. “UNSERA berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan generasi muda melalui pendidikan tinggi yang berkualitas. Partisipasi Duta Kampus dalam Edufair ini sangat penting dalam membangun kedekatan antara kampus dan calon mahasiswa, sekaligus menunjukkan bahwa UNSERA adalah pilihan tepat bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.” Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, UNSERA berharap dapat semakin dekat dengan para calon mahasiswa dan menjadi pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Duta Kampus UNSERA juga aktif mengajak para siswa untuk meraih mimpi mereka dengan pendidikan berkualitas yang ditawarkan di UNSERA. (H)
Read MoreMenjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) film bertajuk “Tepatilah Janji” di Auditorium Lantai 6 Universitas Serang Raya (UNSERA). Kegiatan ini juga disertai sosialisasi mengenai pentingnya pemilu, mengundang antusiasme sebanyak 350 mahasiswa UNSERA yang hadir pada Rabu, 30 Oktober 2024. Acara dimulai dengan sambutan dari Rektor UNSERA, Dr. H. Abdul Malik, M.Si., yang menekankan pentingnya partisipasi pemilih muda dalam pemilu. “Kegiatan ini sangat penting sekali diadakan karena akan menentukan bagaimana Provinsi Banten di lima tahun yang akan datang,” ujarnya. Dr. Malik juga berharap agar para mahasiswa UNSERA bisa menjadi pemilih yang bijaksana dan turut serta dalam menciptakan pemilu yang berkualitas dan bermartabat. Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Banten, Mohamad Ihsan, dalam sambutannya menyoroti peran sosialisasi pemilu dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Banten. “Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mampu menguatkan kualitas demokrasi dan pemilihnya di Provinsi Banten. Selain itu, juga sebagai edukasi kepada masyarakat untuk bijaksana dalam memilih pemimpin,” tegasnya. Film “Tepatilah Janji” mengusung tema pentingnya janji dan komitmen seorang pemimpin dalam menjalankan tanggung jawabnya. Melalui cerita yang inspiratif, film ini menggambarkan dilema yang sering dihadapi para pemimpin dan bagaimana masyarakat berhak untuk menuntut kepastian dan keteguhan dalam janji-janji yang diberikan. Selain menjadi hiburan, film ini juga menjadi sarana refleksi bagi peserta, terutama generasi muda, tentang arti pemilu dan pilihan yang akan mempengaruhi nasib Provinsi Banten di masa depan. Antusiasme para mahasiswa terlihat jelas sepanjang acara. Tidak hanya menyaksikan film, para peserta juga mendapatkan informasi mengenai proses pemilu dan pentingnya setiap suara dalam menentukan masa depan daerah. Kegiatan ini menjadi ajang untuk mendidik calon pemilih baru yang cerdas dan paham akan tanggung jawab demokratis. Dengan adanya kegiatan nobar ini, KPU Provinsi Banten berharap dapat mendorong partisipasi pemilih yang lebih tinggi, khususnya dari kalangan mahasiswa sebagai generasi muda. Sebagai elemen yang sangat berpengaruh, kaum muda diharapkan mampu membawa perubahan positif dan berkontribusi dalam pemilihan yang jujur, adil, serta sesuai dengan harapan masyarakat Banten. (Z)
Read MoreSerang, 29 Oktober 2024 — Universitas Serang Raya (Unsera) menyelenggarakan seminar bertajuk “Public Lecture on The Strategic Value of Indonesia in the South East Asia Region,” yang menghadirkan antropolog ternama asal Prancis, Prof. Gabriel Facal, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 60 peserta, termasuk dosen dan mahasiswa, di Gedung A Lantai 3. Seminar ini dibuka dengan sambutan dari Rektor Unsera, Dr. H. Abdul Malik, M.Si.Dalam sambutannya, Dr. Abdul Malik menekankan pentingnya acara ini sebagai ajang berbagi pengalaman riset budaya di Indonesia. “Ini adalah momentum yang baik untuk kita berbagi pengalaman melakukan penelitian di Indonesia, khususnya tentang budaya, apalagi Prof. Gabriel juga menguasai silat,” ujar Abdul Malik. Prof. Gabriel Facal sendiri memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap pencak silat, terutama di Banten, dan telah menerbitkan buku melalui Yayasan Obor Pustaka. Selain pencak silat, Prof. Gabriel juga meneliti masyarakat adat, termasuk Kasepuhan dan komunitas Cikoneng di Lampung. Prof. Gabriel, yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur di Research Institute for Contemporary Southeast Asia (IRASEC) di Bangkok dan peneliti di Southeast Asia Center (CASE) di Paris. Penelitiannya di Provinsi Banten pada 2012 fokus pada hubungan antara kelompok bela diri, jaringan politik, dan kelompok Islam. Selama beberapa tahun, ia juga meneliti berbagai gerakan sosial di Asia Tenggara. Pada 2020, ia mendirikan Observatory of Political Alternatives in Southeast Asia (ALTERSEA), yang bertujuan menjadi platform pengetahuan tentang gerakan sosial di kawasan ini. Ia menyatakan harapannya agar mahasiswa Unsera semakin terdorong untuk mempelajari tokoh-tokoh lokal yang memiliki pengetahuan dan pengalaman luas. “Saya sangat berharap setelah ini para mahasiswa dapat mencari tokoh-tokoh yang memiliki pengetahuan dan pengalaman luar biasa untuk bisa belajar dan mengkaji agar penelitiannya bisa menjadi inovasi,” Kegiatan ini juga menghadirkan M. Arif Kirdiat, S.H., Ketua Sahabat Relawan Indonesia, yang menyampaikan harapan bahwa seminar ini dapat mendorong masyarakat di lingkungan Unsera dan wilayah Banten untuk memberikan perhatian lebih pada kajian-kajian budaya dan sosial seperti ini. Public lecture ini memperlihatkan nilai strategis Unsera sebagai platform kajian budaya dan sosial di wilayah Banten, menjadikannya tempat yang menarik bagi para peneliti internasional seperti Prof. Gabriel Facal. Bagi Unsera, kehadiran antropolog asal Prancis ini menjadi sebuah langkah penting dalam memperluas cakupan penelitian budaya lokal dan memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional. (H)
Read More