pmb.unsera.ac.id — Antrean panjang sering kita temui di berbagai layanan, mulai dari bank, rumah sakit, hingga pelayanan di kampus. Fenomena ini kerap dianggap sepele dan sering dikaitkan dengan pelayanan yang lambat atau kurangnya petugas. Padahal, dalam sudut pandang Teknik Industri, antrean merupakan sebuah sistem pelayanan yang dapat dianalisis dan diperbaiki secara ilmiah. Inilah salah satu contoh permasalahan nyata yang dipelajari di Program Studi Teknik Industri Universitas Serang Raya (UNSERA). Melalui pembelajaran yang aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, mahasiswa dibekali kemampuan menganalisis masalah dan merancang solusi yang efisien. Pendaftaran mahasiswa baru UNSERA saat ini telah dibuka dan dapat diakses melalui link pmb.unsera.ac.id pendaftaran resmi UNSERA. Dalam Teknik Industri, panjang atau pendeknya antrean tidak terjadi tanpa sebab. Terdapat beberapa faktor utama yang saling berkaitan, sebagai berikut. 1. Antrean dipengaruhi oleh sistem pelayanan.Di Program Studi Teknik Industri Universitas Serang Raya (UNSERA), mahasiswa mempelajari bahwa panjang atau pendeknya antrean ditentukan oleh pola kedatangan, waktu pelayanan, dan jumlah petugas. Konsep ini dipelajari melalui mata kuliah Sistem Antrian dan Riset Operasi, yang membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang sistem pelayanan yang lebih efisien dan berbasis data. 2. Analisis dan simulasi digunakan sebelum solusi diterapkan.Mahasiswa Teknik Industri UNSERA juga dibekali kemampuan menggunakan aplikasi simulasi seperti Arena Simulation atau Simul8 untuk memodelkan sistem antrean. Dengan simulasi ini, solusi dapat diuji terlebih dahulu sehingga keputusan yang diambil lebih tepat dan aplikatif. 3. Tata letak fasilitas memengaruhi kelancaran antrean.Melalui mata kuliah Perancangan Tata Letak Fasilitas, mahasiswa Teknik Industri UNSERA belajar menata alur ruang pelayanan agar lebih tertib, efisien, dan nyaman bagi pengguna layanan. 4. Faktor manusia menjadi perhatian utama.UNSERA menekankan pendekatan manusiawi melalui mata kuliah Ergonomi. Kenyamanan dan keselamatan kerja petugas menjadi bagian penting agar pelayanan tetap optimal dan antrean dapat diminimalkan. 5. Semua proses dikelola secara menyeluruh.Seluruh konsep tersebut disatukan dalam Manajemen Operasi, yang membekali mahasiswa Teknik Industri UNSERA untuk mengelola sistem pelayanan secara efektif dan berkelanjutan. Melalui pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri, Teknik Industri UNSERA hadir sebagai jurusan yang mencetak lulusan solutif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Karena bagi mahasiswa Teknik Industri UNSERA, antrean bukan sekadar masalah, melainkan peluang untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan manusiawi. 👉 Tertarik Kenapa antrean bisa lama? Anak Teknik Industri punya jawabannya.Pendaftaran Mahasiswa Baru UNSERA telah dibuka — daftar sekarang dan wujudkan masa depanmu! 🔗 pmb.unsera.ac.id Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Pengabdian bukan sekadar hadir, tetapi tentang membersamai dan memberi makna. Semangat inilah yang dibawa Dea Marseliana, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA), saat berperan sebagai Mentor dalam Gerakan Mengajar Desa Provinsi Banten 2025 yang dilaksanakan selama sepekan, pada 12–18 Januari 2025 di SDN Pejaten 1 Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Dalam kegiatan ini, Dea mendampingi 11 Tutor Inspiratif yang terlibat langsung di lapangan. Para tutor inspiratif memiliki tugas utama mengajar, memotivasi, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan ramah bagi anak-anak sekolah dasar melalui pendekatan kreatif dan komunikatif. Sementara itu, 1 mentor berperan sebagai pendamping utama yang mengoordinasikan kegiatan, memastikan kesiapan tutor, serta menjembatani komunikasi dengan pihak sekolah dan masyarakat agar seluruh program berjalan efektif dan berdampak. Program kerja yang dijalankan berfokus pada pendidikan, literasi, dan penguatan karakter. Kegiatan edukatif dikemas melalui pembuatan mading bertema Literasi Membaca dan Stop Bullying, seminar edukasi interaktif, serta pendampingan belajar yang mendorong anak-anak untuk berani bertanya, berbicara, dan mengekspresikan pendapat. Proses belajar dibangun dalam suasana yang hangat, aman, dan penuh empati, sehingga anak-anak merasa nyaman dan dihargai. Suasana belajar di SDN Pejaten 1 menjadi bagian paling berkesan dalam proses pengabdian ini. Antusiasme anak-anak terasa sejak awal kegiatan hingga akhir pendampingan. Dea membagikan pengalamannya: “Saat pertama kali tiba di sekolah, sebelum sempat masuk kelas, beberapa murid berlari menghampiri sambil bertanya kapan belajar dimulai dan apa yang akan dipelajari hari itu. Dari situ aku menyadari bahwa belajar bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukan hanya bagi mereka, tetapi juga bagiku. Seiring berjalannya waktu, kedekatan itu tumbuh secara alami. Aku semakin mengenal karakter anak-anak, cara mereka berpikir, dan bagaimana mereka mengekspresikan perasaan. Tanpa terasa, kebersamaan ini meninggalkan rasa hangat dan berat untuk berpisah.” Kutipan tersebut menggambarkan hangatnya suasana belajar di SDN Pejaten 1, tempat terbangunnya kedekatan emosional antara mahasiswa, tutor, dan anak-anak. Kehadiran para tutor dan mentor tidak hanya menghadirkan materi pembelajaran, tetapi juga menciptakan rasa aman, perhatian, serta kebahagiaan sederhana yang membuat anak-anak memandang sekolah sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan penuh makna. Sebagai penguatan literasi, kegiatan pengabdian juga menghadirkan Perpustakaan Keliling dari Perpustakaan Provinsi Banten yang disambut dengan rasa penasaran dan kegembiraan. Deretan buku bacaan berwarna, cerita bergambar, serta bacaan edukatif menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Kegiatan ini dilengkapi dengan bedah film edukatif yang mengajak siswa memahami nilai-nilai kehidupan seperti empati, kejujuran, dan kerja sama melalui diskusi ringan yang menyenangkan. Pendampingan membaca yang dilakukan secara berkelanjutan membuat anak-anak semakin berani memilih buku sendiri, berbagi cerita tentang isi bacaan, serta mengaitkan cerita dengan pengalaman sehari-hari. Kehadiran perpustakaan keliling tidak hanya menghadirkan buku, tetapi juga membuka ruang imajinasi dan menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai bagian dari keseharian anak-anak. Sebagai penutup, Dea Marseliana menyampaikan terima kasih kepada 11 Tutor Inspiratif atas dedikasi dan ketulusan selama kegiatan, kepada pihak SDN Pejaten 1 dan Perpustakaan Provinsi Banten atas dukungan dalam proses pembelajaran dan literasi, serta kepada masyarakat Desa Pejaten yang telah menerima dan mendukung pengabdian ini dengan penuh kehangatan. Melalui perannya sebagai Mentor Gerakan Mengajar Desa Provinsi Banten 2025, Dea Marseliana menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA mampu hadir sebagai penggerak perubahan—mengajar dengan hati, membimbing dengan empati, dan menghadirkan pengalaman belajar yang berkesan. Dari Desa Pejaten, pengabdian ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang dijalankan dengan ketulusan mampu meninggalkan dampak yang bermakna. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga (UKM PO) Pencak Silat. Pada ajang Kejuaraan Nasional Super Series Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), atlet Pencak Silat UNSERA berhasil meraih sejumlah podium dan mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Kejuaraan ini berlangsung pada 20–21 Desember 2025 di GOR Tambun Selatan, Kota Bekasi, dan diikuti oleh atlet-atlet pencak silat terbaik dari berbagai perguruan tinggi serta daerah di Indonesia. Melalui persiapan yang matang dan dukungan penuh dari universitas, para atlet UNSERA tampil percaya diri, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas sepanjang pertandingan. Dalam ajang tersebut, Aan Kartini (41124001) dari Program Studi Administrasi Negara berhasil meraih Juara 2 Nasional Kelas Dewasa B, disusul Siti Mahmudoh (41124028) yang juga berasal dari Program Studi Administrasi Negara dengan capaian Juara 2 Nasional Kelas Dewasa C. Sementara itu, dari Program Studi Teknik Informatika Semester 3, Andika Cahya Dewanta (11224008) sukses meraih Juara 2 (Perak) Kelas Dewasa E, Aldhio Duta Narendra (11224005) memperoleh Juara 3 Nasional Kelas Dewasa E, serta Auly Nanda Pratama (11224012) yang turut menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara 3 Nasional Kelas Dewasa A. Salah satu atlet peraih prestasi, udoh menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lainnya. “Harapan saya, jangan pernah takut untuk mencoba dan gagal. Jadikan setiap tantangan sebagai batu loncatan, karena prestasi bukan hanya soal hasil akhir, tapi tentang seberapa jauh kita berani melampaui batas kemampuan diri sendiri.” Ia juga menambahkan bahwa “Lingkungannya kompetitif tapi tetap suportif, jadi kita terdorong buat ikut lomba-lomba atau proyekan bareng teman.” Capaian ini menegaskan komitmen UNSERA sebagai kampus yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga nonakademik. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam membawa nama baik UNSERA di kancah nasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dalam Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya. Dwi Yuniarni, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi (Sarjana) dari Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum, berhasil meraih IPK tertinggi 3,97 dengan NIM 51121038. Sebuah pencapaian yang bukan hanya soal angka, tetapi juga hasil dari proses panjang penuh disiplin dan pengelolaan diri yang matang. Di balik prestasi gemilang tersebut, Dwi mengungkapkan bahwa tantangan terberat selama masa perkuliahan bukan semata-mata materi kuliah yang kompleks. “Tantangan paling berat justru saat harus melawan rasa jenuh dan burnout,” ujarnya. Jadwal yang padat, tugas yang datang bersamaan, serta rutinitas yang monoton berangkat kuliah, mengerjakan tugas dan pekerjaan, lalu beristirahat sebelum mengulang kembali menjadi fase yang cukup menguras energi dan motivasi. Namun, Dwi tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Ia menerapkan manajemen prioritas sebagai strategi utama dalam menghadapi burnout. Tugas dengan tenggat terdekat serta bersifat penting dan mendesak dikerjakan lebih dahulu, kemudian disusul tugas lain dengan jangkauan waktu yang lebih panjang. Dengan cara ini, ia mampu menyelesaikan rangkaian tugas hampir bersamaan tanpa mengorbankan kualitas hasil.Untuk mengatasi rasa jenuh dan monoton, Dwi memilih aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif yang mendukung pengembangan diri. “It works,” ungkapnya, karena dari kegiatan tersebut ia tidak hanya terhindar dari kejenuhan, tetapi juga memperoleh banyak pengalaman dan wawasan baru. Menurut Dwi, menjadi wisudawan terbaik bukan berarti harus belajar 24 jam non-stop. Kunci utamanya terletak pada sistem dan manajemen yang tepat, disertai rasa penasaran yang tinggi untuk terus mengeksplorasi hal-hal baru. Strategi yang paling membantunya menjaga konsistensi dan prestasi akademik adalah self management. Tanpa kemampuan mengatur diri sendiri, konsistensi sulit untuk dibangun. Ia membagikan rumus sederhana yang ia terapkan sejak awal perkuliahan: rajin mengikuti perkuliahan dengan sungguh-sungguh, mengerjakan tugas sesuai tenggat waktu, memanfaatkan rasa ingin tahu untuk memperdalam bidang yang diminati, serta aktif mencari program dan kegiatan yang memberikan insight dan pengalaman. Tak kalah penting, Dwi juga menekankan pentingnya persiapan skripsi sejak dini. Sejak semester 3, setelah mendapatkan mata kuliah metodologi penelitian, ia mulai mencari tahu dan merancang arah skripsinya. Dengan begitu, ketika memasuki semester akhir, proses penyusunan skripsi tidak lagi terasa mengejutkan. Sebagai penutup, Dwi memberikan pesan inspiratif bagi mahasiswa yang masih berjibaku dengan kelas pagi, tugas menumpuk, atau begadang mengerjakan skripsi dan revisian. Menurutnya, masa kuliah adalah ruang untuk mencoba banyak hal positif yang membangun dan membuat diri produktif. Jadikan masa kuliah lebih berwarna, kenali potensi diri, dan temukan arah masa depan. Yang paling penting, jangan pernah berhenti untuk penasaran dan terus mengeksplorasi. Prestasi Dwi Yuniarni menjadi bukti bahwa dengan self management yang baik, konsistensi, dan keberanian untuk berkembang, pencapaian akademik tertinggi bukanlah hal yang mustahil. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Momen Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya (UNSERA) yang digelar pada 22–23 Desember 2025 di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) UNSERA bukan hanya tentang toga dan ijazah. Di balik angka IPK yang tinggi, tersimpan cerita perjuangan, konsistensi, dan manajemen diri yang patut jadi inspirasi. Pada Wisuda ke-18 Gelombang 1, Universitas Serang Raya (UNSERA) memberikan penghargaan kepada para lulusan yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di setiap fakultas. Penetapan wisudawan terbaik tersebut dibacakan oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Serang Raya Nomor 143/UNSERA/S SK/XII/2025 tentang penetapan lulusan dengan IPK tertinggi per fakultas pada Tahun Akademik 2025–2026. Adapun deretan wisudawan terbaik pada Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya adalah sebagai berikut: Sebagai perwakilan wisudawan terbaik, Intan Alya Putri dan Dwi Yuniarni membagikan cerita di balik pencapaian mereka. Bagi Intan Alya, tantangan terbesarnya adalah beradaptasi di lingkungan Teknik Industri yang mayoritas laki-laki, ditambah latar belakang SMA IPA yang membuatnya sempat merasakan jarak antara teori dan praktikum. Namun, ia memilih tidak menyerah. Dengan aktif menjadi Asisten Laboratorium, Intan berhasil menyeimbangkan teori dan praktik. Menurutnya, mengenali karakter dosen, membangun relasi positif dengan kakak tingkat, dan menjaga konsistensi adalah kunci bertahan dan berkembang selama kuliah. Sementara itu, Dwi Yuniarni justru menghadapi tantangan yang lebih “sunyi”, yaitu rasa jenuh dan burnout. Jadwal padat, tugas menumpuk, dan rutinitas yang terasa monoton sempat membuatnya kelelahan. Cara Dwi mengatasinya cukup sederhana namun efektif: manajemen prioritas. Ia mengerjakan tugas yang paling mendesak lebih dulu, sambil tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif di luar kelas. Baginya, menjadi wisudawan terbaik bukan soal belajar 24 jam tanpa henti, melainkan tentang punya sistem, self-management yang baik, dan rasa penasaran untuk terus belajar dan mengeksplorasi diri. Keduanya sepakat bahwa IPK tinggi bukanlah garis finish, melainkan titik awal. Dunia kerja memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan dunia perkuliahan, sehingga pengalaman, keaktifan, dan konsistensi menjadi bekal penting. “IPK tetap dijaga, tapi jangan lupa cari pengalaman dan jangan malas masuk kelas,” pesan Intan. Senada dengan itu, Dwi berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang untuk mencoba banyak hal positif, terus penasaran, dan berani mengeksplorasi potensi diri. Lewat kisah para wisudawan terbaik ini, UNSERA berharap semangat belajar, berkembang, dan berproses tidak berhenti di momen wisuda. Karena pada akhirnya, angka IPK hanyalah bagian kecil dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih besar. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, 23 Desember 2025 — Universitas Serang Raya (UNSERA) melaksanakan Wisuda Hari Kedua Wisuda ke-18 Gelombang I yang bertepatan dengan peringatan Dies Natalis Universitas Serang Raya ke-17. Momentum ini menjadi ruang refleksi akademik sekaligus peneguhan komitmen UNSERA sebagai perguruan tinggi yang terus bertumbuh dan berdampak bagi masyarakat. Mengusung tema “Rise and Roar”, wisuda dimaknai sebagai simbol kebangkitan dan keberanian lulusan untuk terus tumbuh sebagai pembelajar sepanjang hayat. Tema ini mencerminkan semangat generasi muda yang senantiasa mengisi pikiran dan hati dengan ilmu pengetahuan, nilai, serta kepedulian sosial guna menghilangkan keraguan dalam menghadapi tantangan dunia nyata. Semangat tersebut juga merepresentasikan karakter Generasi Z yang semakin peduli terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Prosesi wisuda secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Serang Raya. Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa UNSERA terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang berdampak. “Universitas Serang Raya terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang berdampak, bukan hanya melalui jumlah lulusan, tetapi melalui kontribusi nyata. Proses pendidikan di UNSERA tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlanjut melalui pengabdian kepada masyarakat, riset terapan yang menjawab persoalan lokal dan regional, serta peran alumni di berbagai sektor kehidupan,” ujarnya. Dalam suasana reflektif, UNSERA juga mengajak seluruh hadirin untuk menumbuhkan empati terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia. Pendidikan, menurut Rektor, harus melahirkan kepedulian dan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai wujud tanggung jawab sosial, UNSERA bekerja sama dengan Yayasan Amanah Ridha Sejahtera dalam melakukan penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan. Ketua Yayasan Pendidikan Informatika Serang, Bapak H. Mulya R. Rachmatoelloh, Lc., M.Hum., menekankan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik. “Wisuda bukan sekadar seremoni, tetapi ruang perenungan. Toga yang dikenakan hari ini adalah simbol tanggung jawab intelektual dan kemanusiaan. Ketika kita ingin mengembalikan sisi kemanusiaan, ilmu pengetahuan harus dikembangkan dalam bentuk aktualisasi nyata, hingga akhirnya kita dipertemukan bersama dalam prosesi wisuda ini,” ungkapnya. Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Kepala LLDIKTI Wilayah IV (Jawa Barat dan Banten), menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Serang Raya atas keberhasilan menyelesaikan studi. Ia berharap para lulusan UNSERA mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara bijak dan bertanggung jawab dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman. “Kecerdasan buatan harus dimaknai sebagai alat untuk memperkuat kualitas berpikir manusia, bukan untuk menggantikannya. Perguruan tinggi, termasuk Universitas Serang Raya, memiliki peran strategis dalam memastikan pemanfaatan AI tetap berlandaskan etika, nilai-nilai kemanusiaan, serta memberikan kebermanfaatan nyata bagi kehidupan bermasyarakat,” jelasnya. Sementara itu, Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati Universitas Serang Raya. Ia menegaskan posisi strategis Provinsi Banten sebagai salah satu pusat pertumbuhan nasional yang potensial. “Provinsi Banten memiliki potensi besar, mulai dari sektor pariwisata hingga kualitas sumber daya manusianya. Potensi ini belum sepenuhnya diberdayakan, dan di sinilah peran Universitas Serang Raya hadir menyiapkan generasi yang mampu berpikir global, siap berkolaborasi, serta mampu menghadapi tantangan dunia nyata,” tegasnya. Sebanyak 777 wisudawan dan wisudawati resmi dilantik dalam Wisuda ke-18 Gelombang I. Salah satu wisudawan menyampaikan bahwa wisuda menjadi awal tanggung jawab baru. “Bagi kami, wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk terus belajar, menjaga integritas, dan menghadirkan manfaat nyata. Nilai-nilai yang kami peroleh di UNSERA menjadi bekal untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” ujarnya. Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, Universitas Serang Raya berkomitmen menjaga keseimbangan antara keunggulan akademik, nilai kemanusiaan, dan kontribusi nyata. Dengan semangat Rise and Roar, UNSERA melangkah mantap menuju kampus yang semakin berdampak bagi Banten, Indonesia, dan dunia. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, 17 Desember 2025 — Dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Serang Raya (UNSERA) yang ke-17 dengan tema Rise & Roar, UNSERA menyelenggarakan kegiatan corporate gathering yang berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di D’Mangku Farm, Mancak, Serang. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan universitas, dosen, dan seluruh civitas akademika sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan nilai kekeluargaan di lingkungan UNSERA. Rektor UNSERA.Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen quality time bagi seluruh civitas akademika. UNSERA secara berkala perlu menghadirkan ruang kebersamaan di luar aktivitas rutin akademik. Menurut beliau, yang diutamakan dalam kegiatan ini bukanlah kuantitas aktivitas, melainkan kualitas hubungan antarindividu. “Urusan mengajar hari ini kita liburkan sejenak, kita perkuat nilai kekeluargaan, humanity, unity, dan integrity. Dari kebersamaan inilah semangat UNSERA akan terus tumbuh,” ujar Rektor UNSERA.Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. Si. Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya menjaga hal-hal positif yang telah terbangun serta menumbuhkan sikap saling menghargai satu sama lain di lingkungan kerja. Semangat kebersamaan yang tercipta dari kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan suasana kerja yang harmonis. Di akhir sambutannya, Rektor berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh civitas akademika UNSERA. Pada kesempatan yang sama, Rektor UNSERA juga menyampaikan kesan dan pesan khusus dalam rangka ulang tahun UNSERA yang tepat berusia 17 tahun. Usia ini menjadi tonggak kedewasaan institusi untuk terus memberikan dampak nyata. “Di usia ke-17 ini, UNSERA harus semakin memiliki manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kehadiran UNSERA bukan sekadar hadir, tetapi kehadirannya ditunggu dan diharapkan karena mampu memberi manfaat, khususnya bagi masyarakat di Provinsi Banten,” tegas beliau. Sementara dari Perwakilan Dosen UNSERA Dr. Media Sucahya, M.Si. turut menyampaikan semangat dan harapannya dalam momentum Dies Natalis UNSERA ke-17. Beliau menegaskan komitmennya untuk terus memberikan yang terbaik bagi UNSERA melalui pengalaman, ilmu pengetahuan, serta kontribusi nyata yang dibutuhkan oleh mahasiswa. “Saya memberikan yang terbaik dari apa yang saya miliki, baik pengalaman, ilmu pengetahuan, maupun hal-hal yang dibutuhkan oleh mahasiswa, sehingga kampus kita dapat memberikan pengalaman belajar terbaik bagi mahasiswa,” ungkap Dr. Media Sucahya, M.Si. Melalui kegiatan corporate gathering ini, UNSERA berharap semangat kebersamaan, saling menghargai, dan komitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dapat terus terjaga. Momentum Dies Natalis ke-17 ini menjadi pengingat bahwa UNSERA terus bertumbuh sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada kemanusiaan, persatuan, dan kebermanfaatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, 16 Desember 2025 — Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP UNSERA) kembali membuka pendaftaran Uji Kompetensi (Ujikom) Batch 2 bagi mahasiswa dan alumni. Program ini menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui penguatan kompetensi profesional yang terstandar dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Uji Kompetensi yang diselenggarakan LSP UNSERA bertujuan untuk memastikan peserta memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi nasional. Sertifikasi kompetensi ini menjadi bukti resmi kapabilitas profesional yang diakui, sekaligus memperkuat daya saing lulusan UNSERA di tengah persaingan kerja yang semakin ketat. Melalui pelaksanaan Ujikom Batch 2, UNSERA terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan industri. LSP UNSERA hadir sebagai lembaga profesional yang menjembatani dunia akademik dan dunia kerja dengan menghadirkan sertifikasi kompetensi yang kredibel dan terukur. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai proses penilaian, tetapi juga sebagai sarana pembekalan profesional bagi mahasiswa dan alumni. Dengan mengikuti Uji Kompetensi, peserta diharapkan memiliki kepercayaan diri, kesiapan karier, serta peluang kerja yang lebih luas setelah menyelesaikan pendidikan di UNSERA. Pembukaan Uji Kompetensi (Ujikom) Batch 2 ini merupakan langkah strategis Universitas Serang Raya dalam mengokohkan standar mutu lulusan di era kompetisi global. Melalui sertifikasi kompetensi yang terstandar, UNSERA menegaskan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing secara profesional di tingkat nasional maupun global. Informasi lengkap terkait jadwal pendaftaran, persyaratan peserta, skema uji kompetensi, serta mekanisme pelaksanaan akan diumumkan melalui kanal resmi LSP UNSERA. Mahasiswa dan alumni dapat memantau pengumuman melalui Instagram resmi LSP UNSERA, serta menghubungi layanan WhatsApp 0877-2674-6726 dan email lsp@unsera.ac.id. Seluruh informasi resmi juga dapat diakses melalui laman www.unsera.ac.id. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera
Read Morepmb.unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui pembukaan Kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini dirancang khusus bagi masyarakat yang telah bekerja dan ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas profesional. Dengan sistem perkuliahan Sabtu–Minggu, UNSERA memberikan solusi nyata bagi pekerja untuk tetap produktif sekaligus meningkatkan kualifikasi akademik. Kelas RPL UNSERA memungkinkan pengakuan atas pengalaman kerja, pelatihan, sertifikasi, serta pembelajaran nonformal dan informal yang telah dimiliki calon mahasiswa. Melalui mekanisme ini, masa studi dapat menjadi lebih efisien karena capaian pembelajaran sebelumnya dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS) sesuai ketentuan yang berlaku. Syarat dan Ketentuan Klik Disini unsera.ac.idprogram-rpl. Pelaksanaan perkuliahan pada akhir pekan dirancang fleksibel dan adaptif, didukung oleh dosen berpengalaman serta kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Model pembelajaran ini diharapkan mampu menjawab tantangan pekerja profesional yang memiliki keterbatasan waktu namun tetap berorientasi pada peningkatan kompetensi dan jenjang karier.Pendaftaran Klik disini pmb.unsera.ac.id Rektor Universitas Serang Raya menyampaikan bahwa pembukaan Kelas RPL merupakan bagian dari strategi kampus dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banten dan sekitarnya. Program ini juga sejalan dengan semangat lifelong learning serta kebijakan nasional dalam pemerataan akses pendidikan tinggi. Dengan hadirnya Kelas RPL, UNSERA mengajak para pekerja, praktisi, dan masyarakat umum untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan. Kerja bisa banget, kuliah juga bisa banget — UNSERA solusinya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:Informasi Pendaftaran Klik disini pmb.unsera.ac.id Syarat dan Ketentuan Klik Disini unsera.ac.idprogram-rpl 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, 11 Desember 2025 – Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan Inagurasi dan Yudisium 2025 sebagai bentuk penghormatan kepada para lulusan dari tiga program studi, yaitu Teknik Kimia, Teknik Sipil, dan Teknik Industri. Kegiatan ini mengusung tema “Cracking the New Journey: From Campus Vibes to Real Life Strides” dan menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya perjalanan akademik di bangku kuliah sekaligus dimulainya langkah baru menuju dunia profesional. Inagurasi dan yudisium menjadi momen reflektif bagi para calon wisudawan untuk menutup satu fase perjalanan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan kehidupan selanjutnya. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UNSERA Wahyu Oktri Widyarto, S.T., MT. Ph.D menegaskan makna penting dari kegiatan ini sebagai gerbang awal sebelum memasuki prosesi wisuda. “Inagurasi dan yudisium yang kita selenggarakan adalah gerbang awal, sebuah pra-wisuda, tempat kita menandai akhir dari satu perjalanan dan awal dari langkah yang lebih jauh.” Lebih lanjut, Dekan menyampaikan bahwa inagurasi dan yudisium memiliki peran penting sebagai penguat mental dan emosional bagi para lulusan sebelum memasuki dunia nyata. Momen ini menjadi pengingat bahwa setiap proses panjang yang telah dilalui selama masa perkuliahan memiliki nilai dan makna. “Jika wisuda adalah puncak, maka inagurasi dan yudisium adalah napas peneguh, yang berkata kepada setiap dari Anda: ‘Lihatlah, perjuanganmu tidak sia-sia, dan perjalananmu baru saja hendak dimulai.’” Kegiatan ini juga menjadi ruang transisi bagi para lulusan yang kini berada di antara dunia kampus dan dunia profesional. “Inagurasi dan yudisium bukan sekadar formalitas akademik. Di sinilah Anda diakui sebagai individu yang telah menyelesaikan proses panjang, namun belum menutup buku—karena wisuda adalah bab berikutnya, dan karier serta kehidupan adalah kisah sesudahnya.” Pada sesi refleksi lulusan, Asyifa Cahyani selaku perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa pengalaman selama kuliah memberikan banyak pembelajaran di luar teori di kelas. “Selama kuliah, kami nggak cuma belajar teori, tapi juga dilatih buat berpikir kritis dan kerja sama lewat praktikum, proyek, sampai ikut organisasi. Semua pengalaman itu jadi bekal penting buat kami menghadapi dunia kerja yang dinamis,” ujar Asyifa Cahyani. Sejalan dengan tema kegiatan, inagurasi dan yudisium ini mengajak para lulusan untuk melangkah dari suasana kampus menuju dunia nyata dengan keberanian dan optimisme. Transisi dari teori ke praktik serta dari lingkungan akademik ke dunia profesional menjadi proses penting yang harus dijalani dengan kesiapan dan kepercayaan diri. Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik UNSERA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri modern, serta mencetak lulusan yang siap berkontribusi secara nyata bagi pembangunan dan kemajuan bangsa. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read More