Serang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan studi lapangan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) di kawasan Ciboleger, Baduy, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan FISIPKUM, yaitu Program Studi Ilmu Hukum (S1) melalui mata kuliah Hukum Adat, Program Studi Ilmu Komunikasi (S1) melalui mata kuliah Komunikasi Antarbudaya, serta Program Studi Administrasi Negara (S1) melalui mata kuliah Pemerintahan Desa. Kolaborasi lintas program studi tersebut menjadi wujud nyata penerapan pembelajaran multidisipliner yang menjadi ciri khas FISIPKUM UNSERA. Bagi mahasiswa Ilmu Hukum semester III, studi lapangan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib yang bertujuan memperdalam pemahaman mengenai hukum adat yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Sementara itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester V dan Administrasi Negara semester VII memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika komunikasi lintas budaya serta praktik pemerintahan desa adat. Kegiatan studi lapangan ini didampingi oleh dosen dari masing-masing program studi. Dari Program Studi Ilmu Hukum, kegiatan didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Hukum Adat, Hikmatullah, S.HI., M.Sy., bersama asisten dosen A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA. Dari Program Studi Administrasi Negara, pendampingan dilakukan oleh Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si. dan Rethorika Berthanila, M.Si. Sementara itu, dari Program Studi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini didampingi oleh Endang Tri Santi, S.Sos., M.I.Kom. Kehadiran para dosen pendamping ini memperkuat proses pembelajaran dan pendampingan akademik selama kegiatan berlangsung. Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi, diskusi, dan refleksi akademik terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Baduy. Asisten dosen mata kuliah Hukum Adat, A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA, menjelaskan bahwa studi lapangan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa mengenai hukum adat. Menurutnya, hukum adat tidak dapat dipahami secara tekstual semata, melainkan harus dipelajari sebagai sistem hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. “Hukum adat itu hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, untuk menghindari pemahaman yang bersifat tekstual semata, diperlukan studi lapangan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih empiris mengenai perkembangan hukum adat,” ujarnya. Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa studi lapangan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berbeda dibandingkan perkuliahan di dalam kelas. “Melalui studi lapangan ini, kami dapat melihat secara langsung bagaimana hukum adat diterapkan dalam kehidupan masyarakat Baduy. Pengalaman ini sangat membantu kami dalam memahami materi perkuliahan secara lebih nyata dan mendalam,” ungkapnya. Dosen Program Studi Administrasi Negara, Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si., selaku salah satu perwakilan dosen pendamping, menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memahami secara langsung kearifan lokal masyarakat Baduy, khususnya nilai-nilai kesederhanaan, kejujuran, dan harmonisasi dengan alam. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengaitkan teori administrasi pemerintahan desa dengan praktik kehidupan sosial masyarakat adat. Hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, FISIPKUM UNSERA menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan analisis lapangan, serta pemahaman budaya yang kuat. FISIPKUM UNSERA terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri di bidang Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi Negara melalui kurikulum aplikatif, dosen yang kompeten, serta pengalaman belajar langsung di lapangan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Komitmen Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam mendorong budaya akademik yang berorientasi pada kebermanfaatan diwujudkan melalui penganugerahan Penghargaan Dosen Berdampak kepada Dentik Karyaningsih, M.Kom., dosen Universitas Serang Raya, dalam rangkaian Wisuda ke-18.1 Universitas Serang Raya, pada Selasa (23/12), bertempat di Gedung Rachmatullah Convention Hall, Universitas Serang Raya. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Dentik Karyaningsih, M.Kom. dalam menghadirkan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan akademik yang aplikatif, ia dinilai mampu mengintegrasikan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi secara utuh. Salah satu bentuk kontribusi yang menjadi perhatian adalah keterlibatan Dentik Karyaningsih, M.Kom. dalam pengembangan riset berbasis teknologi informasi yang mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dan institusi. Dalam sejumlah karya akademiknya, ia terlibat dalam penelitian terkait pemanfaatan sistem informasi dan teknologi digital untuk mendukung efektivitas layanan, pengelolaan data, serta proses pembelajaran yang lebih adaptif. Selain riset, Dentik Karyaningsih, M.Kom. juga aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi bagi komunitas pendidikan dan masyarakat. Program-program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memahami dan mengoptimalkan teknologi sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan bahwa riset berdampak merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif dan solutif. “UNSERA mendorong dosen untuk menghasilkan riset yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Budaya berdampak ini menjadi bagian dari arah pengembangan UNSERA,” ujarnya. Menanggapi penghargaan tersebut, Dentik Karyaningsih, M.Kom. menuturkan bahwa apresiasi ini menjadi penguat komitmennya dalam menjaga mutu akademik dan keberlanjutan Tridarma Perguruan Tinggi. “Penghargaan ini saya maknai sebagai bentuk kepercayaan dan apresiasi institusi terhadap upaya dosen dalam menghadirkan riset dan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Bagi saya, riset yang baik adalah riset yang mampu menjawab kebutuhan riil dan berkontribusi secara berkelanjutan,” ujar Dentik Karyaningsih, M.Kom. Ia menambahkan bahwa integritas akademik, konsistensi, serta semangat pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci agar riset yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui penganugerahan ini, Universitas Serang Raya menegaskan keseriusannya dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, relevan, dan berorientasi pada dampak. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen UNSERA untuk terus berinovasi dan berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi yang berdaya saing. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera
Read MoreSerang, 23 Desember 2025 — Universitas Serang Raya (UNSERA) melaksanakan Wisuda Hari Kedua Wisuda ke-18 Gelombang I yang bertepatan dengan peringatan Dies Natalis Universitas Serang Raya ke-17. Momentum ini menjadi ruang refleksi akademik sekaligus peneguhan komitmen UNSERA sebagai perguruan tinggi yang terus bertumbuh dan berdampak bagi masyarakat. Mengusung tema “Rise and Roar”, wisuda dimaknai sebagai simbol kebangkitan dan keberanian lulusan untuk terus tumbuh sebagai pembelajar sepanjang hayat. Tema ini mencerminkan semangat generasi muda yang senantiasa mengisi pikiran dan hati dengan ilmu pengetahuan, nilai, serta kepedulian sosial guna menghilangkan keraguan dalam menghadapi tantangan dunia nyata. Semangat tersebut juga merepresentasikan karakter Generasi Z yang semakin peduli terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Prosesi wisuda secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Serang Raya. Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa UNSERA terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang berdampak. “Universitas Serang Raya terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang berdampak, bukan hanya melalui jumlah lulusan, tetapi melalui kontribusi nyata. Proses pendidikan di UNSERA tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlanjut melalui pengabdian kepada masyarakat, riset terapan yang menjawab persoalan lokal dan regional, serta peran alumni di berbagai sektor kehidupan,” ujarnya. Dalam suasana reflektif, UNSERA juga mengajak seluruh hadirin untuk menumbuhkan empati terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia. Pendidikan, menurut Rektor, harus melahirkan kepedulian dan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai wujud tanggung jawab sosial, UNSERA bekerja sama dengan Yayasan Amanah Ridha Sejahtera dalam melakukan penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan. Ketua Yayasan Pendidikan Informatika Serang, Bapak H. Mulya R. Rachmatoelloh, Lc., M.Hum., menekankan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik. “Wisuda bukan sekadar seremoni, tetapi ruang perenungan. Toga yang dikenakan hari ini adalah simbol tanggung jawab intelektual dan kemanusiaan. Ketika kita ingin mengembalikan sisi kemanusiaan, ilmu pengetahuan harus dikembangkan dalam bentuk aktualisasi nyata, hingga akhirnya kita dipertemukan bersama dalam prosesi wisuda ini,” ungkapnya. Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Kepala LLDIKTI Wilayah IV (Jawa Barat dan Banten), menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Serang Raya atas keberhasilan menyelesaikan studi. Ia berharap para lulusan UNSERA mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara bijak dan bertanggung jawab dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman. “Kecerdasan buatan harus dimaknai sebagai alat untuk memperkuat kualitas berpikir manusia, bukan untuk menggantikannya. Perguruan tinggi, termasuk Universitas Serang Raya, memiliki peran strategis dalam memastikan pemanfaatan AI tetap berlandaskan etika, nilai-nilai kemanusiaan, serta memberikan kebermanfaatan nyata bagi kehidupan bermasyarakat,” jelasnya. Sementara itu, Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati Universitas Serang Raya. Ia menegaskan posisi strategis Provinsi Banten sebagai salah satu pusat pertumbuhan nasional yang potensial. “Provinsi Banten memiliki potensi besar, mulai dari sektor pariwisata hingga kualitas sumber daya manusianya. Potensi ini belum sepenuhnya diberdayakan, dan di sinilah peran Universitas Serang Raya hadir menyiapkan generasi yang mampu berpikir global, siap berkolaborasi, serta mampu menghadapi tantangan dunia nyata,” tegasnya. Sebanyak 777 wisudawan dan wisudawati resmi dilantik dalam Wisuda ke-18 Gelombang I. Salah satu wisudawan menyampaikan bahwa wisuda menjadi awal tanggung jawab baru. “Bagi kami, wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk terus belajar, menjaga integritas, dan menghadirkan manfaat nyata. Nilai-nilai yang kami peroleh di UNSERA menjadi bekal untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” ujarnya. Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, Universitas Serang Raya berkomitmen menjaga keseimbangan antara keunggulan akademik, nilai kemanusiaan, dan kontribusi nyata. Dengan semangat Rise and Roar, UNSERA melangkah mantap menuju kampus yang semakin berdampak bagi Banten, Indonesia, dan dunia. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, Senin, 22 Desember 2025 – Universitas Serang Raya (UNSERA) secara resmi menyelenggarakan Soft Launching Climate Action Center (CAC) di sela rangkaian kegiatan Wisuda ke-18 Gelombang I, bertempat di Gedung Rachmatullah Convention Hall (RCH), Universitas Serang Raya, Kota Serang, Banten. Kegiatan ini menandai dimulainya operasional CAC sebagai pusat strategis pengembangan riset, pendidikan, dan aksi kolaboratif dalam merespons tantangan perubahan iklim secara berkelanjutan dengan mengusung semangat “Local Wisdom for Global Sustainability.” Soft launching ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, serta mitra dan pemangku kepentingan lintas sektor yang memiliki perhatian terhadap isu perubahan iklim, ketahanan lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Momentum ini menegaskan peran UNSERA sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen aktif dalam agenda keberlanjutan global melalui pendekatan ilmiah, kolaboratif, dan kontekstual. Climate Action Center (CAC) merupakan pusat inisiatif strategis UNSERA yang dirancang sebagai hub multidisipliner untuk menjembatani pengetahuan akademik dengan praktik nyata di masyarakat. CAC berfokus pada pengembangan solusi perubahan iklim berbasis riset, penguatan literasi lingkungan dan ekososial, komunikasi ekologis yang berakar pada kearifan lokal, serta pemberdayaan masyarakat dalam program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Serang Raya Assoc. Prof. Abdul Malik., M.Si., menegaskan bahwa pembentukan Climate Action Center merupakan wujud komitmen institusi dalam menjawab tantangan krisis iklim secara sistematis dan berkelanjutan. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial melalui riset terapan, inovasi, dan kemitraan lintas sektor. “UNSERA berkomitmen menjadikan Climate Action Center sebagai ruang kolaboratif yang mendorong lahirnya riset dan program aksi iklim yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di tingkat lokal dan regional, serta berkontribusi pada agenda keberlanjutan global,” ujar Rektor UNSERA. Sejalan dengan hal tersebut, Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky Putri, M.Kesos., M.I.Kom, selaku Director of the Climate Action Center (CAC) dan Head of Public Relations Universitas Serang Raya, menekankan bahwa CAC dibangun dengan pendekatan integratif yang menghubungkan sains, budaya, dan aksi komunitas. “Climate Action Center hadir sebagai ruang integrasi antara pengetahuan akademik, nilai-nilai kearifan lokal, dan praktik masyarakat. Kami meyakini bahwa solusi iklim yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbasis riset, komunikasi ilmiah yang inklusif, serta keterlibatan aktif komunitas. Melalui CAC, UNSERA berupaya menjembatani sains dan kebijakan agar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa CAC akan mengembangkan berbagai program strategis yang mencakup riset adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, aksi iklim berbasis komunitas, pengembangan kampus hijau, diplomasi hijau internasional, serta advokasi kebijakan dan diseminasi pengetahuan berbasis bukti ilmiah. Melalui Climate Action Center, UNSERA mendorong terbentuknya ekosistem akademik yang responsif terhadap isu perubahan iklim sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi dengan pemerintah, industri, komunitas lokal, dan mitra global. Kehadiran CAC diharapkan mampu memperkuat posisi UNSERA sebagai pusat unggulan dalam pengembangan aksi iklim yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada dampak jangka panjang. Soft launching Climate Action Center (CAC) menjadi langkah strategis Universitas Serang Raya dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan di tengah tantangan krisis iklim global. Dengan pendekatan multidisipliner, kolaboratif, dan berbasis kearifan lokal, CAC diharapkan mampu menjadi pusat rujukan pengembangan pengetahuan, inovasi, dan aksi nyata menuju pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang. Untuk Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera
Read MoreSerang – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan zaman. Melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif, lingkungan kampus yang suportif, serta kesempatan organisasi yang luas, UNSERA menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi sekaligus membangun karakter profesional. Berikut adalah kisah para alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor industri. Pengalaman mereka selama menempuh pendidikan di UNSERA menjadi bukti bahwa pembelajaran yang baik mampu membuka jalan menuju karier yang lebih luas. 1. Ashhabul Kahfi – Teknik Informatika, FTI (Lulusan 2023) – PT Krakatau Posco. Sebagai lulusan Teknik Informatika UNSERA, Ashhabul Kahfi merasakan secara langsung bagaimana kurikulum berbasis praktik membantu mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. UNSERA tidak hanya memberikan teori, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, manajemen proyek, serta kerja sama tim. “Sebagai lulusan Teknik Informatika UNSERA tahun 2023, saya merasa sangat terbantu oleh kurikulum dan pembelajaran yang aplikatif. Di UNSERA, saya tidak hanya belajar teori, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, bekerja dalam tim, dan menyelesaikan masalah secara mandiri,” ungkapnya. Kini ia berkarier di PT Krakatau Posco, dan mengakui bahwa berbagai pengalaman organisasi dan proyek kampus menjadi bekal penting dalam perjalanan profesionalnya. 2. Najjarullah, S.I.Kom – Ilmu Komunikasi, FISIP (Lulusan 2017) – Industrial Bank of Korea. Bagi Najjarullah, UNSERA adalah tempat yang mengenalkan arti kedisiplinan dan konsistensi. Selama menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi, ia aktif mengikuti kegiatan organisasi yang membentuk karakter dan komitmennya dalam berkarya. “Sejak kuliah di UNSERA, saya belajar bahwa orang yang serius mengerjakan sesuatu akan selalu menemukan jalannya. Prestasi akademik dan kegiatan organisasi membentuk disiplin, komitmen, dan keberanian saya untuk melangkah lebih jauh,” ceritanya. Selepas lulus pada 2017, ia berkarya di dunia perbankan hingga akhirnya dipercaya bekerja di Industrial Bank of Korea. Ia berharap UNSERA terus melahirkan alumni yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. 3. Elsi Nurfauzi – Ilmu Komunikasi, FISIP (Lulusan 2016–2021) – FYC Agency (Marketing Communication & Social Media Specialist). Elsi adalah contoh alumni yang memanfaatkan kesempatan kampus dengan maksimal. Selama kuliah, ia aktif di Pers Kampus, mengikuti berbagai event prodi, hingga melaksanakan magang di Polda Banten dan Pertamina Group. “Semua pengalaman itu ternyata jadi bekal penting buat aku ketika masuk ke dunia kerja. Insight yang aku dapat selama handle event dan organisasi di kampus bener-bener ngebantu aku memahami workflow kerja, mengelola media sosial brand, dan komunikasi tim,” ujarnya. Kini, ia bekerja di industri kreatif sebagai Marketing Communication & Social Media Specialist dan memanfaatkan sepenuhnya pengalaman praktis yang ia dapatkan selama berkuliah di UNSERA. Melalui kisah para alumni di atas, UNSERA menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada penguatan kompetensi praktis yang dibutuhkan di dunia kerja. Implementasi pembelajaran yang aplikatif, kesempatan pengembangan diri melalui kegiatan organisasi dan program magang, serta dukungan akademik yang sistematis menjadi fondasi strategis dalam membentuk kesiapan profesional para lulusan. UNSERA meyakini bahwa setiap mahasiswa memiliki kapasitas untuk berkembang secara akademik maupun personal. Oleh karena itu, kampus berperan sebagai ekosistem pendidikan yang mendorong terbentuknya generasi muda yang adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi bermakna dalam konteks nasional maupun global. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: maryam Humas Unsera
Read MoreMalaysia, 5 Desember 2025 – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali memperlihatkan perkembangan kapasitas akademiknya di kancah internasional melalui partisipasi sebagai Keynote Speaker dalam Global Conference on Research, Sustainability, and Societal Impact (GlobeCoReS) 2025. Konferensi bergengsi ini mempertemukan 25 pembicara internasional dari sepuluh negara, yaitu Singapura, Amerika Serikat, Malaysia, Indonesia, Australia, Jerman, Austria, Korea, China, dan United Kingdom. Pertemuan lintas negara tersebut menghasilkan berbagai pemikiran strategis mengenai masa depan riset dan keberlanjutan global. Konsistensi UNSERA dalam mengembangkan riset berkelanjutan menjadi salah satu alasan terpilihnya sebagai representasi Indonesia pada Subtheme 4: Aligning Research, Policy, and Practice for Sustainable Health, Society, and Environment. Kepercayaan ini juga sejalan dengan meningkatnya kualitas penelitian, penguatan jejaring akademik, serta keterlibatan aktif UNSERA. UNSERA mempresentasikan hasil kolaborasi berjudul “Multidisciplinary Collaboration Bridging Climate Action & Societal Impact: Healthcare, Communication and Innovation” yang mencerminkan ciri khas pendekatan ilmiah di UNSERA kolaboratif, aplikatif, dan memberi dampak langsung pada masyarakat. Tiga akademisi UNSERA yang menjadi pembicara, yakni Dr. Liza Diniarizky Putri, S.I.P., M.Kesos., M.I.kom., Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., dan Dr. Sheena Ramazanu Guest Asisstant professor lecturer Mereka memaparkan bagaimana integrasi komunikasi, teknik, dan kesehatan menjadi kekuatan riset yang semakin banyak dikembangkan di UNSERA, terutama dalam upaya menghadirkan solusi nyata terhadap isu perubahan iklim dan keberlanjutan. Rektor UNSERA, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. Si. mengapresiasi pencapaian ini. “Keikutsertaan UNSERA di forum internasional ini menunjukkan relevansi riset kampus kita terhadap tantangan global. Transformasi riset menuju aksi nyata merupakan komitmen UNSERA dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, kesehatan, dan masyarakat,” ujarnya. Ketua LPPM UNSERA, Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., menambahkan bahwa partisipasi ini mencerminkan berkembangnya budaya riset yang kuat. “Integrasi penelitian lintas bidang adalah fondasi penting agar riset dapat berkontribusi terhadap kebijakan dan praktik berkelanjutan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Climate Action Center UNSERA, Dr. Liza Diniarizky Putri, S.I.P., M.Kesos., M.I.kom., menegaskan pentingnya kolaborasi multidisiplin. “Riset harus mampu diterjemahkan menjadi aksi nyata. Pendekatan lintas bidang yang kami bangun memungkinkan kampus hadir memberikan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Dengan keikutsertaan ini, UNSERA mempertegas komitmennya sebagai kampus yang terus mengembangkan riset terapan, memperluas kolaborasi internasional, dan menghadirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Fakultas Teknik Sipil Universitas Serang Raya (Unsera) melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWSC3) Direktorat Jenderal Kementerian PUPR pada 14 November 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Program Studi Teknik Sipil, Muhammad Oka Mahendra, S.ST., M.T., bersama dua dosen dan dua mahasiswa. Rombongan Unsera diterima oleh Ka Satker PJPA, Herri Ari Panuntun, serta Hanif Wasistono Adi dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun hubungan kerja sama yang saling mendukung antara Unsera dan BBWSC3. “Kami dari Unsera mengucapkan terima kasih kepada BBWSC3 yang telah menerima kami dengan sangat baik,” ujar Oka. Ia juga menegaskan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi upaya proaktif untuk menjajaki kemungkinan kerja sama formal dalam bidang akademik dan praktik lapangan. Muhammad Oka Mahendra, S.ST., M.T., menjelaskan bahwa salah satu bentuk kerja sama potensial adalah menghadirkan pihak BBWSC3 sebagai narasumber dalam seminar atau simposium yang akan diselenggarakan oleh Unsera. Hal ini diharapkan dapat memperkaya wawasan keilmuan mahasiswa dan dosen, terutama dalam bidang keairan dan konstruksi. Pihak BBWSC3 menyambut baik rencana tersebut dan meminta Unsera menyiapkan draft bentuk kerja sama yang lebih konkret. “Jika hanya terkait kerja praktik lapangan, cukup dengan surat permohonan. Namun untuk kerja sama yang lebih luas, perlu dibuat draft resmi,” ujar Herri. Melalui kunjungan ini, Fakultas Teknik Sipil Unsera berharap dapat membangun sinergi yang kuat dan berkelanjutan untuk pengembangan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea | Humas Unsera
Read MoreUniversitas Serang Raya (UNSERA) bersama Sahabat Relawan Indonesia menggelar aksi pengabdian masyarakat di wilayah adat Baduy. Kegiatan di Kampung Cisadane dan Kampung Ciranji ini melibatkan 11 mahasiswa relawan yang memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, mengelola sumber daya alam secara bijak, dan membangun kesadaran sosial sesuai kearifan lokal. Materi disampaikan secara holistik berbasis nilai dan tradisi masyarakat Baduy yang menjunjung prinsip hidup selaras dengan alam serta menjaga jarak dari pengaruh luar. Kesadaran ekologis dan sosial menjadi isu penting di tengah perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan tantangan keberlanjutan. Berdasarkan pengamatan lapangan, praktik tradisional masyarakat Baduy dapat diperkuat dengan literasi tambahan agar mampu menghadapi dinamika sosial-ekologis tanpa kehilangan identitas budaya. Dosen pendamping, Dr. Liza Diniarizky Putri, menegaskan: “Tanpa intervensi dan peningkatan literasi kesehatan, siklus stunting akan terus berulang dan mengancam kelangsungan generasi Baduy.” Dengan metode penyuluhan langsung, diskusi interaktif, dan pendekatan partisipatif, program ini diharapkan menjadi langkah awal membangun kesadaran kolektif dan perilaku berkelanjutan. Ketua Sahabat Relawan Indonesia, Arif Kirdiat, mengatakan: “Kami ingin masyarakat Baduy semakin kuat menjaga lingkungan dan budaya mereka di tengah perubahan zaman.” Aksi ini menjadi wujud nyata komitmen UNSERA mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah terpencil dan komunitas adat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, 14 Agustus 2025 — Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan pelatihan batik cap khas Sukadiri di Kampung Sukadiri, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kegiatan ini bertema “Peningkatan Produktivitas Pokdarwis Maulana Yusuf Melalui Inovasi Teknologi Cap Manual dalam Strategi Branding Produk Batik Khas Sukadiri Banten Lama”. Batik Sukadiri mengangkat ragam hias gerabah hasil temuan arkeologis di kawasan Banten Lama, dengan dua motif utama: Sukadiri Lor dan Sukadiri Kidul. Ketua Tim Pengabdian, Eka Indah Yuslistyari, S.T., M.T., menjelaskan bahwa nama motif diambil dari kearifan lokal. “Lor dan Kidul adalah sebutan arah yang biasa digunakan warga sini. Kami ingin batik ini punya ikatan emosional dengan masyarakat. Prosesnya tidak sebentar, bahkan bisa memakan waktu hingga tiga bulan, tapi hasilnya adalah karya yang menyimpan jejak sejarah.” Rektor UNSERA, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah awal untuk menggerakkan ekonomi kreatif di masyarakat. “Kami ingin pelatihan ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga. Ke depan, batik ini bisa hadir bukan hanya sebagai kain, tapi juga produk turunan seperti tas dan selendang. Targetnya, UMKM lokal bisa naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi.” Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Bapak Rochaendi, S.Pd., M.Par., mewakili Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, menilai batik ini memiliki nilai jual tinggi sebagai ikon daerah. “Motifnya bukan sekadar indah, tapi punya cerita. Wisatawan yang datang ke Banten Lama bisa pulang membawa batik sebagai oleh-oleh khas. Ini potensial sekali untuk dikembangkan.” ujarnya. Ibu Savira Alia Muktamara, SH. M.Kn., Anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan ini bukan hanya melestarikan budaya, tetapi juga mendorong Batik Sukadiri menjadi ikon ekonomi kreatif Banten,” tutupnya. Sebagai kampus berdampak, UNSERA terus berkomitmen membangun sinergi dengan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian, mencetak lulusan berdaya saing tinggi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan pelestarian budaya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) pada Rabu, 2 Juli 2025, bertempat di Gedung Rachmatoellah Convention Hall (RCH), Universitas Serang Raya. Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Serang Raya Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc., Ph.D. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian KKM FAIR 2025, yang mengangkat tema “Membagi Gagasan, Memberi Dampak Nyata”. Dalam kesempatan ini, turut dilaksanakan Seminar Nasional, serta Pemaparan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat oleh civitas akademika UNSERA. Dalam sambutannya, Rektor UNSERA menyampaikan, “Kolaborasi ini bukan hanya sebatas MoU, tetapi langkah strategis untuk membumikan nilai-nilai kebermanfaatan lewat sinergi riset, pengabdian, dan inovasi digital. Kami yakin, kerja sama ini akan memberi kontribusi nyata untuk masyarakat.” Sementara itu, Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc., Ph.D. menekankan pentingnya peran kampus dalam mendukung transformasi digital lembaga sosial. Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap UNSERA sebagai mitra yang visioner dalam membangun jejaring kolaboratif untuk kemaslahatan umat. “Dalam hal penguatan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat khususnya pada ekosistem pendidikan, kami mendorong sinergitas BAZNAS dan Universitas Serang Raya dapat dilakukan dalam lingkup sosialisasi, edukasi, dan pengumpulan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di lingkungan Universitas Serang Raya (UNSERA) maupun pelaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc., Ph.D. Penandatanganan MoU ini menjadi fondasi bagi terwujudnya program kolaboratif antara UNSERA dan BAZNAS RI dalam mendukung pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan masyarakat di lingkungan akademik. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read More