pmb.unsera.ac.id — Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Serang Raya (UNSERA) berkomitmen mencetak calon pendidik matematika yang profesional, inovatif, dan berdaya saing. Mahasiswa dibekali penguasaan konsep matematika, kemampuan pedagogik, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran. Berikut tips dan trik sukses kuliah di Jurusan Pendidikan Matematika UNSERA: Melalui kurikulum aplikatif dan dosen berpengalaman, Pendidikan Matematika UNSERA siap mencetak lulusan pendidik yang unggul dan inspiratif. 📌 Wujudkan cita-cita jadi guru matematika bersama UNSERA!👉 Daftar melalui link registrasi berikut:🔗 pmb.unsera.ac.id Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang – Program Studi Teknik Informatika Universitas Serang Raya (UNSERA) hadir sebagai solusi pendidikan tinggi bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang Teknologi Informasi (IT). Dengan kurikulum berbasis KKNI dan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, Teknik Informatika UNSERA mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap kerja di era digital. Didukung oleh dosen praktisi dan tersertifikasi profesi, mahasiswa dibekali keahlian di bidang Artificial Intelligence, Data Analyst, Pemrograman, dan Multimedia melalui pembelajaran aplikatif dan berorientasi masa depan. Fokus Keilmuan Teknik Informatika UNSERA • Pemrograman (Website, Android, dan Desktop) • Multimedia • Data Analyst Fasilitas dan Prospek Lulusan UNSERA menyediakan laboratorium multimedia berstandar industri, ruang kelas ber-AC, serta perpustakaan digital untuk mendukung pembelajaran. Lulusan memiliki peluang karier sebagai Software Engineer, Hardware Engineer, Data Analyst, hingga Technopreneur. Program Studi Teknik Informatika UNSERA telah meraih Akreditasi Baik Sekali, sejalan dengan komitmen UNSERA Berdampak dalam mencetak profesional IT masa depan. Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026/2027 Segera daftarkan diri Anda dan mulai perjalanan menjadi Profesional IT bersama UNSERA. 👉 Daftar sekarang: https://info-pmb.unsera.ac.id👉 Informasi lengkap: https://www.unsera.ac.id📞 Layanan PMB: 0877 8890 2251 / 0877 8890 2252 Untuk Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA
Read Morepmb.unsera.ac.id — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, dunia industri membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan kebutuhan bisnis. Jurusan Sistem Informasi Universitas Serang Raya (UNSERA) hadir sebagai pilihan cerdas bagi kamu yang ingin membangun karier digital dengan bekal kemampuan analisis, teknologi, dan pemahaman bisnis yang seimbang. Melalui kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri serta lingkungan perkuliahan yang aktif dan suportif, UNSERA membekali mahasiswa agar siap menghadapi tantangan era digital secara nyata. Di era digital saat ini, dunia industri membutuhkan talenta yang mampu menghubungkan teknologi dengan kebutuhan bisnis. Jurusan Sistem Informasi Universitas Serang Raya (UNSERA) hadir sebagai pilihan cerdas bagi kamu yang ingin membangun karier digital melalui pembelajaran teknologi, analisis sistem, dan pemahaman proses bisnis. Dengan kurikulum yang relevan dan lingkungan perkuliahan yang aktif, UNSERA membekali mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern. Register sekarang di link ini pmb.unsera.ac.id. Selama menempuh pendidikan di Jurusan Sistem Informasi UNSERA, mahasiswa akan mempelajari analisis sistem, pengolahan data, perancangan sistem informasi, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses bisnis. Agar perkuliahan berjalan lebih optimal dan terarah, berikut tips dan trik yang dapat diterapkan sejak awal oleh mahasiswa Sistem Informasi. Berikut ini Tips & Trik Sukses Kuliah di Jurusan Sistem Informasi UNSERA: Dengan penerapan tips tersebut, mahasiswa Sistem Informasi UNSERA akan lebih siap menghadapi perkuliahan dan tantangan dunia kerja. Lulusan jurusan ini memiliki peluang karier yang luas, mulai dari System Analyst, Business Analyst, IT Consultant, hingga Digital Entrepreneur. Bersama UNSERA, kamu tidak hanya menempuh pendidikan, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang kompetitif dan berkelanjutan. 👉 Siap berkarier di dunia digital? Daftar sekarang di Sistem Informasi UNSERA dan wujudkan masa depan cerdasmu!Register sekarang melalui link berikut: 🔗 pmb.unsera.ac.id Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) hadir untuk menyiapkan generasi muda yang kompeten, kreatif, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan dunia komunikasi dan media di era digital. Melalui kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, mahasiswa dibekali keseimbangan antara penguasaan teori dan keterampilan praktik yang aplikatif. Adapun beberapa Fokus Keilmuan Jurusan Ilmu Komunikasi sebagai berikut: 🎙️ Jurnalistik & Penyiaran 📢 Public Relations 🎨 Periklanan & Creative Content 💻 Komunikasi Digital & Media Digital Proses pembelajaran menekankan pada kegiatan praktikum, proyek kolaboratif, dan studi kasus, sehingga mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi publik, serta produksi konten media secara profesional. Lingkungan akademik yang kolaboratif dan dinamis mendorong mahasiswa untuk aktif, inovatif, dan siap bersaing di dunia kerja. Akreditasi Institusi: Baik Sekali UNSERA – Kampus Berdampak 👉 REGISTER NOW! Scan QR Code atau kunjungi: info-pmb.unsera.ac.id Untuk Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA
Read Morepmb.unsera.ac.id — Antrean panjang sering kita temui di berbagai layanan, mulai dari bank, rumah sakit, hingga pelayanan di kampus. Fenomena ini kerap dianggap sepele dan sering dikaitkan dengan pelayanan yang lambat atau kurangnya petugas. Padahal, dalam sudut pandang Teknik Industri, antrean merupakan sebuah sistem pelayanan yang dapat dianalisis dan diperbaiki secara ilmiah. Inilah salah satu contoh permasalahan nyata yang dipelajari di Program Studi Teknik Industri Universitas Serang Raya (UNSERA). Melalui pembelajaran yang aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, mahasiswa dibekali kemampuan menganalisis masalah dan merancang solusi yang efisien. Pendaftaran mahasiswa baru UNSERA saat ini telah dibuka dan dapat diakses melalui link pmb.unsera.ac.id pendaftaran resmi UNSERA. Dalam Teknik Industri, panjang atau pendeknya antrean tidak terjadi tanpa sebab. Terdapat beberapa faktor utama yang saling berkaitan, sebagai berikut. 1. Antrean dipengaruhi oleh sistem pelayanan.Di Program Studi Teknik Industri Universitas Serang Raya (UNSERA), mahasiswa mempelajari bahwa panjang atau pendeknya antrean ditentukan oleh pola kedatangan, waktu pelayanan, dan jumlah petugas. Konsep ini dipelajari melalui mata kuliah Sistem Antrian dan Riset Operasi, yang membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang sistem pelayanan yang lebih efisien dan berbasis data. 2. Analisis dan simulasi digunakan sebelum solusi diterapkan.Mahasiswa Teknik Industri UNSERA juga dibekali kemampuan menggunakan aplikasi simulasi seperti Arena Simulation atau Simul8 untuk memodelkan sistem antrean. Dengan simulasi ini, solusi dapat diuji terlebih dahulu sehingga keputusan yang diambil lebih tepat dan aplikatif. 3. Tata letak fasilitas memengaruhi kelancaran antrean.Melalui mata kuliah Perancangan Tata Letak Fasilitas, mahasiswa Teknik Industri UNSERA belajar menata alur ruang pelayanan agar lebih tertib, efisien, dan nyaman bagi pengguna layanan. 4. Faktor manusia menjadi perhatian utama.UNSERA menekankan pendekatan manusiawi melalui mata kuliah Ergonomi. Kenyamanan dan keselamatan kerja petugas menjadi bagian penting agar pelayanan tetap optimal dan antrean dapat diminimalkan. 5. Semua proses dikelola secara menyeluruh.Seluruh konsep tersebut disatukan dalam Manajemen Operasi, yang membekali mahasiswa Teknik Industri UNSERA untuk mengelola sistem pelayanan secara efektif dan berkelanjutan. Melalui pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri, Teknik Industri UNSERA hadir sebagai jurusan yang mencetak lulusan solutif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Karena bagi mahasiswa Teknik Industri UNSERA, antrean bukan sekadar masalah, melainkan peluang untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan manusiawi. 👉 Tertarik Kenapa antrean bisa lama? Anak Teknik Industri punya jawabannya.Pendaftaran Mahasiswa Baru UNSERA telah dibuka — daftar sekarang dan wujudkan masa depanmu! 🔗 pmb.unsera.ac.id Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Pengabdian bukan sekadar hadir, tetapi tentang membersamai dan memberi makna. Semangat inilah yang dibawa Dea Marseliana, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA), saat berperan sebagai Mentor dalam Gerakan Mengajar Desa Provinsi Banten 2025 yang dilaksanakan selama sepekan, pada 12–18 Januari 2025 di SDN Pejaten 1 Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Dalam kegiatan ini, Dea mendampingi 11 Tutor Inspiratif yang terlibat langsung di lapangan. Para tutor inspiratif memiliki tugas utama mengajar, memotivasi, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan ramah bagi anak-anak sekolah dasar melalui pendekatan kreatif dan komunikatif. Sementara itu, 1 mentor berperan sebagai pendamping utama yang mengoordinasikan kegiatan, memastikan kesiapan tutor, serta menjembatani komunikasi dengan pihak sekolah dan masyarakat agar seluruh program berjalan efektif dan berdampak. Program kerja yang dijalankan berfokus pada pendidikan, literasi, dan penguatan karakter. Kegiatan edukatif dikemas melalui pembuatan mading bertema Literasi Membaca dan Stop Bullying, seminar edukasi interaktif, serta pendampingan belajar yang mendorong anak-anak untuk berani bertanya, berbicara, dan mengekspresikan pendapat. Proses belajar dibangun dalam suasana yang hangat, aman, dan penuh empati, sehingga anak-anak merasa nyaman dan dihargai. Suasana belajar di SDN Pejaten 1 menjadi bagian paling berkesan dalam proses pengabdian ini. Antusiasme anak-anak terasa sejak awal kegiatan hingga akhir pendampingan. Dea membagikan pengalamannya: “Saat pertama kali tiba di sekolah, sebelum sempat masuk kelas, beberapa murid berlari menghampiri sambil bertanya kapan belajar dimulai dan apa yang akan dipelajari hari itu. Dari situ aku menyadari bahwa belajar bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukan hanya bagi mereka, tetapi juga bagiku. Seiring berjalannya waktu, kedekatan itu tumbuh secara alami. Aku semakin mengenal karakter anak-anak, cara mereka berpikir, dan bagaimana mereka mengekspresikan perasaan. Tanpa terasa, kebersamaan ini meninggalkan rasa hangat dan berat untuk berpisah.” Kutipan tersebut menggambarkan hangatnya suasana belajar di SDN Pejaten 1, tempat terbangunnya kedekatan emosional antara mahasiswa, tutor, dan anak-anak. Kehadiran para tutor dan mentor tidak hanya menghadirkan materi pembelajaran, tetapi juga menciptakan rasa aman, perhatian, serta kebahagiaan sederhana yang membuat anak-anak memandang sekolah sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan penuh makna. Sebagai penguatan literasi, kegiatan pengabdian juga menghadirkan Perpustakaan Keliling dari Perpustakaan Provinsi Banten yang disambut dengan rasa penasaran dan kegembiraan. Deretan buku bacaan berwarna, cerita bergambar, serta bacaan edukatif menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Kegiatan ini dilengkapi dengan bedah film edukatif yang mengajak siswa memahami nilai-nilai kehidupan seperti empati, kejujuran, dan kerja sama melalui diskusi ringan yang menyenangkan. Pendampingan membaca yang dilakukan secara berkelanjutan membuat anak-anak semakin berani memilih buku sendiri, berbagi cerita tentang isi bacaan, serta mengaitkan cerita dengan pengalaman sehari-hari. Kehadiran perpustakaan keliling tidak hanya menghadirkan buku, tetapi juga membuka ruang imajinasi dan menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai bagian dari keseharian anak-anak. Sebagai penutup, Dea Marseliana menyampaikan terima kasih kepada 11 Tutor Inspiratif atas dedikasi dan ketulusan selama kegiatan, kepada pihak SDN Pejaten 1 dan Perpustakaan Provinsi Banten atas dukungan dalam proses pembelajaran dan literasi, serta kepada masyarakat Desa Pejaten yang telah menerima dan mendukung pengabdian ini dengan penuh kehangatan. Melalui perannya sebagai Mentor Gerakan Mengajar Desa Provinsi Banten 2025, Dea Marseliana menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA mampu hadir sebagai penggerak perubahan—mengajar dengan hati, membimbing dengan empati, dan menghadirkan pengalaman belajar yang berkesan. Dari Desa Pejaten, pengabdian ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang dijalankan dengan ketulusan mampu meninggalkan dampak yang bermakna. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang — Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Tim debat mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNSERA berhasil meraih Juara Tiga Kompetisi Debat Mahasiswa Tingkat Regional yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu, (20/12), dalam rangkaian Parliamentary Festival 2025. Tim debat UNSERA terdiri atas TB. M. Kasyif Ulul Kaliba, Dina Rosita, dan Fajar Satriama, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum. Kompetisi ini mengangkat tema “Reformasi Kepolisian Republik Indonesia: Transformasi Penegakan Hukum yang Berkeadilan”, dan diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Keikutsertaan dan capaian tim debat UNSERA dalam ajang regional ini menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa UNSERA dalam mengaktualisasikan pengetahuan akademik, khususnya di bidang hukum dan penalaran kritis, ke dalam forum kompetitif tingkat regional. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di UNSERA tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang kritis, kompetitif, dan adaptif terhadap isu-isu strategis nasional. “Prestasi ini menjadi cerminan keberhasilan proses pendidikan di Universitas Serang Raya dalam membentuk mahasiswa yang mampu berpikir kritis, argumentatif, dan berintegritas. Saya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani berprestasi dan membawa nama baik UNSERA di berbagai ajang akademik, baik regional maupun nasional,” ujar Rektor UNSERA. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Serang Raya, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNSERA. Menurutnya, capaian ini mencerminkan semangat mahasiswa UNSERA dalam mengembangkan potensi diri serta menunjukkan efektivitas pembinaan kemahasiswaan yang berkelanjutan. “Prestasi yang diraih oleh tim debat mahasiswa Ilmu Hukum ini merupakan kebanggaan bagi Universitas Serang Raya. Biro Kemahasiswaan senantiasa mendorong dan mendukung mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik sebagai bagian dari pengembangan soft skills, kepemimpinan, serta daya saing mahasiswa di tingkat regional maupun nasional,” ungkapnya. Sementara itu, TB. M. Kasyif Ulul Kaliba selaku ketua tim debat UNSERA mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen tim, meskipun persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas. “Perasaan kami tentu sangat senang, namun ini tidak menjadi akhir perjalanan kami dalam kompetisi debat. Pencapaian ini bagi kami, khususnya dalam perjalanan akademik di Universitas Serang Raya, merupakan bentuk implementasi dari apa yang kami pelajari sebagai mahasiswa Ilmu Hukum dari para dosen di kelas, kemudian kami terapkan secara langsung dalam kompetisi debat,” jelasnya. Lebih lanjut, Kasyif menjelaskan bahwa proses persiapan dilakukan secara mandiri dan penuh tekanan karena keterbatasan waktu. “Persiapan kami bisa dibilang sangat singkat, hanya dilakukan H-1 setelah perkuliahan, tanpa jeda panjang. Kami bertiga, Kasyif, Dina, dan Fajar, mahasiswa Ilmu Hukum semester tiga memiliki tekad yang sama untuk menyatukan gagasan dalam waktu terbatas. Dengan pengalaman debat nasional yang sebelumnya dimiliki Dina, Kasyif, dan Fajar, kami memaksimalkan waktu untuk menyusun argumen yang fokus dan terarah,” ungkapnya. Dalam pembagian peran debat, Dina Rosita bertindak sebagai pembicara pertama yang memaparkan poin justifikasi utama, TB. M. Kasyif Ulul Kaliba sebagai pembicara kedua yang membangun argumentasi serta studi komparatif, dan Fajar Satriama sebagai pembicara ketiga yang berfokus pada beban pembuktian. Seluruh proses ini dilakukan atas inisiatif tim secara mandiri tanpa jeda panjang persiapan. Melalui capaian ini, Kasyif juga menyampaikan harapan agar UNSERA dapat semakin mendorong dan memfasilitasi mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik. “Kami berharap Universitas Serang Raya dapat terus mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam perlombaan, khususnya debat. Mengikuti lomba debat membutuhkan usaha lebih, baik dari sisi biaya pendaftaran yang tidak murah maupun pendampingan sumber daya manusia. Ke depan, kami berharap ada dukungan pendampingan dari universitas, dan kami sendiri akan terus mencoba mengikuti kompetisi debat hingga tingkat nasional,” tambahnya. Keberhasilan tim debat mahasiswa Ilmu Hukum UNSERA dalam ajang ini menegaskan komitmen Universitas Serang Raya dalam menciptakan iklim akademik yang mendorong mahasiswa untuk unggul, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam diskursus hukum dan kebijakan publik. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh sivitas akademika UNSERA untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas akademik, dan membawa nama universitas ke tingkat yang lebih tinggi, baik di kancah regional maupun nasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga (UKM PO) Pencak Silat. Pada ajang Kejuaraan Nasional Super Series Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), atlet Pencak Silat UNSERA berhasil meraih sejumlah podium dan mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Kejuaraan ini berlangsung pada 20–21 Desember 2025 di GOR Tambun Selatan, Kota Bekasi, dan diikuti oleh atlet-atlet pencak silat terbaik dari berbagai perguruan tinggi serta daerah di Indonesia. Melalui persiapan yang matang dan dukungan penuh dari universitas, para atlet UNSERA tampil percaya diri, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas sepanjang pertandingan. Dalam ajang tersebut, Aan Kartini (41124001) dari Program Studi Administrasi Negara berhasil meraih Juara 2 Nasional Kelas Dewasa B, disusul Siti Mahmudoh (41124028) yang juga berasal dari Program Studi Administrasi Negara dengan capaian Juara 2 Nasional Kelas Dewasa C. Sementara itu, dari Program Studi Teknik Informatika Semester 3, Andika Cahya Dewanta (11224008) sukses meraih Juara 2 (Perak) Kelas Dewasa E, Aldhio Duta Narendra (11224005) memperoleh Juara 3 Nasional Kelas Dewasa E, serta Auly Nanda Pratama (11224012) yang turut menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara 3 Nasional Kelas Dewasa A. Salah satu atlet peraih prestasi, udoh menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lainnya. “Harapan saya, jangan pernah takut untuk mencoba dan gagal. Jadikan setiap tantangan sebagai batu loncatan, karena prestasi bukan hanya soal hasil akhir, tapi tentang seberapa jauh kita berani melampaui batas kemampuan diri sendiri.” Ia juga menambahkan bahwa “Lingkungannya kompetitif tapi tetap suportif, jadi kita terdorong buat ikut lomba-lomba atau proyekan bareng teman.” Capaian ini menegaskan komitmen UNSERA sebagai kampus yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga nonakademik. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam membawa nama baik UNSERA di kancah nasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dalam Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya. Dwi Yuniarni, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi (Sarjana) dari Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum, berhasil meraih IPK tertinggi 3,97 dengan NIM 51121038. Sebuah pencapaian yang bukan hanya soal angka, tetapi juga hasil dari proses panjang penuh disiplin dan pengelolaan diri yang matang. Di balik prestasi gemilang tersebut, Dwi mengungkapkan bahwa tantangan terberat selama masa perkuliahan bukan semata-mata materi kuliah yang kompleks. “Tantangan paling berat justru saat harus melawan rasa jenuh dan burnout,” ujarnya. Jadwal yang padat, tugas yang datang bersamaan, serta rutinitas yang monoton berangkat kuliah, mengerjakan tugas dan pekerjaan, lalu beristirahat sebelum mengulang kembali menjadi fase yang cukup menguras energi dan motivasi. Namun, Dwi tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Ia menerapkan manajemen prioritas sebagai strategi utama dalam menghadapi burnout. Tugas dengan tenggat terdekat serta bersifat penting dan mendesak dikerjakan lebih dahulu, kemudian disusul tugas lain dengan jangkauan waktu yang lebih panjang. Dengan cara ini, ia mampu menyelesaikan rangkaian tugas hampir bersamaan tanpa mengorbankan kualitas hasil.Untuk mengatasi rasa jenuh dan monoton, Dwi memilih aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif yang mendukung pengembangan diri. “It works,” ungkapnya, karena dari kegiatan tersebut ia tidak hanya terhindar dari kejenuhan, tetapi juga memperoleh banyak pengalaman dan wawasan baru. Menurut Dwi, menjadi wisudawan terbaik bukan berarti harus belajar 24 jam non-stop. Kunci utamanya terletak pada sistem dan manajemen yang tepat, disertai rasa penasaran yang tinggi untuk terus mengeksplorasi hal-hal baru. Strategi yang paling membantunya menjaga konsistensi dan prestasi akademik adalah self management. Tanpa kemampuan mengatur diri sendiri, konsistensi sulit untuk dibangun. Ia membagikan rumus sederhana yang ia terapkan sejak awal perkuliahan: rajin mengikuti perkuliahan dengan sungguh-sungguh, mengerjakan tugas sesuai tenggat waktu, memanfaatkan rasa ingin tahu untuk memperdalam bidang yang diminati, serta aktif mencari program dan kegiatan yang memberikan insight dan pengalaman. Tak kalah penting, Dwi juga menekankan pentingnya persiapan skripsi sejak dini. Sejak semester 3, setelah mendapatkan mata kuliah metodologi penelitian, ia mulai mencari tahu dan merancang arah skripsinya. Dengan begitu, ketika memasuki semester akhir, proses penyusunan skripsi tidak lagi terasa mengejutkan. Sebagai penutup, Dwi memberikan pesan inspiratif bagi mahasiswa yang masih berjibaku dengan kelas pagi, tugas menumpuk, atau begadang mengerjakan skripsi dan revisian. Menurutnya, masa kuliah adalah ruang untuk mencoba banyak hal positif yang membangun dan membuat diri produktif. Jadikan masa kuliah lebih berwarna, kenali potensi diri, dan temukan arah masa depan. Yang paling penting, jangan pernah berhenti untuk penasaran dan terus mengeksplorasi. Prestasi Dwi Yuniarni menjadi bukti bahwa dengan self management yang baik, konsistensi, dan keberanian untuk berkembang, pencapaian akademik tertinggi bukanlah hal yang mustahil. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Momen Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya (UNSERA) yang digelar pada 22–23 Desember 2025 di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) UNSERA bukan hanya tentang toga dan ijazah. Di balik angka IPK yang tinggi, tersimpan cerita perjuangan, konsistensi, dan manajemen diri yang patut jadi inspirasi. Pada Wisuda ke-18 Gelombang 1, Universitas Serang Raya (UNSERA) memberikan penghargaan kepada para lulusan yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di setiap fakultas. Penetapan wisudawan terbaik tersebut dibacakan oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Serang Raya Nomor 143/UNSERA/S SK/XII/2025 tentang penetapan lulusan dengan IPK tertinggi per fakultas pada Tahun Akademik 2025–2026. Adapun deretan wisudawan terbaik pada Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya adalah sebagai berikut: Sebagai perwakilan wisudawan terbaik, Intan Alya Putri dan Dwi Yuniarni membagikan cerita di balik pencapaian mereka. Bagi Intan Alya, tantangan terbesarnya adalah beradaptasi di lingkungan Teknik Industri yang mayoritas laki-laki, ditambah latar belakang SMA IPA yang membuatnya sempat merasakan jarak antara teori dan praktikum. Namun, ia memilih tidak menyerah. Dengan aktif menjadi Asisten Laboratorium, Intan berhasil menyeimbangkan teori dan praktik. Menurutnya, mengenali karakter dosen, membangun relasi positif dengan kakak tingkat, dan menjaga konsistensi adalah kunci bertahan dan berkembang selama kuliah. Sementara itu, Dwi Yuniarni justru menghadapi tantangan yang lebih “sunyi”, yaitu rasa jenuh dan burnout. Jadwal padat, tugas menumpuk, dan rutinitas yang terasa monoton sempat membuatnya kelelahan. Cara Dwi mengatasinya cukup sederhana namun efektif: manajemen prioritas. Ia mengerjakan tugas yang paling mendesak lebih dulu, sambil tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif di luar kelas. Baginya, menjadi wisudawan terbaik bukan soal belajar 24 jam tanpa henti, melainkan tentang punya sistem, self-management yang baik, dan rasa penasaran untuk terus belajar dan mengeksplorasi diri. Keduanya sepakat bahwa IPK tinggi bukanlah garis finish, melainkan titik awal. Dunia kerja memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan dunia perkuliahan, sehingga pengalaman, keaktifan, dan konsistensi menjadi bekal penting. “IPK tetap dijaga, tapi jangan lupa cari pengalaman dan jangan malas masuk kelas,” pesan Intan. Senada dengan itu, Dwi berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang untuk mencoba banyak hal positif, terus penasaran, dan berani mengeksplorasi potensi diri. Lewat kisah para wisudawan terbaik ini, UNSERA berharap semangat belajar, berkembang, dan berproses tidak berhenti di momen wisuda. Karena pada akhirnya, angka IPK hanyalah bagian kecil dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih besar. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read More