Kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya lulusan yang dihasilkan, tetapi juga dari seberapa besar kontribusi riset yang mampu diberikan kepada masyarakat. Di Universitas Serang Raya (UNSERA), semangat tersebut terus dibangun melalui berbagai program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu sosok yang konsisten mendorong lahirnya budaya riset adalah Dr. Ing. Farid Wajdi.
Selain aktif sebagai akademisi, Dr. Ing. Farid Wajdi juga mengemban amanah sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNSERA. Peran tersebut membawanya tidak hanya fokus menghasilkan penelitian, tetapi juga membangun ekosistem yang mendorong dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, serta berkompetisi dalam berbagai hibah penelitian tingkat nasional.
Membangun budaya riset bukanlah pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Dibutuhkan komitmen untuk meningkatkan kualitas proposal penelitian, memperkuat kolaborasi lintas disiplin, serta mendampingi para peneliti agar mampu menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Berbagai tantangan tersebut menjadi bagian dari proses yang terus dijalankan demi memperkuat budaya akademik di lingkungan UNSERA.
Perjalanan tersebut mulai menunjukkan hasil. Semakin banyak dosen UNSERA yang berhasil memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat dari berbagai skema nasional. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa budaya riset di lingkungan kampus terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Bagi Dr. Ing. Farid Wajdi, penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah. Lebih dari itu, riset harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, industri, maupun pemerintah. Karena itu, LPPM terus mendorong penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki manfaat nyata dan dapat diimplementasikan.
“Riset yang baik bukan hanya menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ketika dosen dan mahasiswa mampu menjawab persoalan melalui penelitian, di situlah perguruan tinggi menjalankan perannya sebagai agen perubahan.” – Dr. Ing. Farid.
Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, Dr. Ing. Farid Wajdi berharap budaya riset di UNSERA terus tumbuh dan menjadi bagian dari identitas kampus. Ia meyakini bahwa setiap penelitian yang lahir dari kepedulian terhadap persoalan nyata akan memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan sekaligus pembangunan masyarakat.
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi:
🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id
✉️ Email: info@unsera.ac.id
📷 Instagram: @unseracampus
📺 YouTube: Unsera TV
🐦 Twitter: @unseracampus
Editor: Maryam|Humas UNSERA