Tag: sistemkomputerunsera

Menyiapkan Kompetensi Sistem Komputer di Era Digital

Serang – Perkembangan teknologi digital menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya mampu menggunakan komputer, tetapi juga memahami sistem komputer secara menyeluruh. Program Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya (UNSERA) hadir untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi di bidang hardware, sistem komputer, dan teknologi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa dilatih melakukan perakitan, pengujian, dan analisis sistem komputer. Pendekatan ini membantu mahasiswa mengembangkan skill teknis, logika sistem, dan problem solving, sehingga siap menghadapi tantangan dunia kerja di bidang teknologi. Didukung lingkungan akademik yang kolaboratif serta dosen yang berpengalaman, mahasiswa Sistem Komputer UNSERA diarahkan untuk menjadi lulusan yang adaptif, profesional, dan berdaya saing. Program studi ini berada di bawah Akreditasi Institusi Baik Sekali, sebagai wujud komitmen UNSERA dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada dunia teknologi dan sistem komputer, Program Studi Sistem Komputer UNSERA menjadi pilihan tepat untuk membangun karier di era digital. Daftar sekarang dan mulai langkahmu di bidang teknologi🌐 info-pmb.unsera.ac.id📷 Scan QR Code pada flyer untuk pendaftaran cepat Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA

Read More

Calon Mahasiswa UNSERA Harus Tau! Ini Perbedaan Jurusan Sistem Informasi dan Sistem Komputer di UNSERA

Serang – Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat mendorong meningkatnya kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi digital. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya sesuai kebutuhan masyarakat dan industri. Di Universitas Serang Raya (UNSERA), Program Studi Sistem Informasi dan Sistem Komputer menjadi dua pilihan akademik yang sering menjadi bahan pertimbangan calon mahasiswa, meskipun keduanya memiliki fokus keilmuan yang berbeda. Program Studi Sistem Informasi di UNSERA berorientasi pada pemanfaatan teknologi informasi sebagai pendukung proses bisnis dan pengelolaan organisasi. Mahasiswa dibekali kemampuan dalam analisis kebutuhan sistem, pengelolaan data, perancangan basis data, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengambilan keputusan. Pendekatan ini menjadikan lulusan Sistem Informasi memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan pengguna dengan solusi teknologi yang tepat guna. Sementara itu, Program Studi Sistem Komputer di UNSERA menitikberatkan pada penguasaan aspek teknis dan rekayasa sistem komputer. Fokus pembelajaran mencakup arsitektur komputer, jaringan komputer, sistem tertanam (embedded system), hingga pengembangan teknologi berbasis Internet of Things (IoT). Mahasiswa diarahkan untuk memahami cara kerja sistem komputer secara menyeluruh, baik dari sisi perangkat keras maupun perangkat lunak pendukungnya. Perbedaan pendekatan keilmuan tersebut berimplikasi pada kompetensi dan arah karier lulusan. Lulusan Program Studi Sistem Informasi UNSERA memiliki peluang berkarier sebagai analis sistem, analis data, konsultan teknologi informasi, maupun pengelola sistem informasi di berbagai sektor. Adapun lulusan Program Studi Sistem Komputer UNSERA dipersiapkan untuk berkiprah sebagai teknisi jaringan, system engineer, pengembang sistem tertanam, serta praktisi teknologi berbasis perangkat keras. UNSERA mendukung penyelenggaraan kedua program studi tersebut melalui kurikulum yang adaptif dan relevan dengan perkembangan industri, didukung oleh dosen berpengalaman serta fasilitas laboratorium yang menunjang pembelajaran berbasis praktik. Selain itu, mahasiswa didorong untuk aktif dalam kegiatan riset, magang, dan pengembangan inovasi sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi profesional. Program Studi Sistem Informasi dan Sistem Komputer di UNSERA memiliki karakter keilmuan yang berbeda meskipun berada dalam rumpun teknologi informasi. Sistem Informasi berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses bisnis dan pengambilan keputusan, sedangkan Sistem Komputer menekankan pada penguasaan teknis dan rekayasa sistem komputer. Melalui pendekatan pembelajaran yang terstruktur dan relevan dengan kebutuhan zaman, UNSERA berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap pengembangan pendidikan berbasis teknologi, UNSERA terus menghadirkan lingkungan akademik yang mendukung pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Melalui Program Studi Sistem Informasi dan Sistem Komputer, UNSERA memberikan ruang bagi calon mahasiswa untuk memilih jalur keilmuan yang sesuai dengan minat dan rencana karier di bidang teknologi informasi. Informasi lebih lanjut mengenai program studi dan penerimaan mahasiswa baru dapat diakses melalui laman resmi Universitas Serang Raya. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera

Read More

Mahasiswa Unsera Ciptakan Alat Pendeteksi Heat Stroke untuk Petani: Inovasi Teknologi untuk Lindungi Petani dari Bahaya Cuaca Ekstrem

Serang, unsera.ac.id — Mahasiswa Jurusan Sistem Komputer Universitas Serang Raya (Unsera) kembali membuktikan kontribusinya terhadap masyarakat melalui inovasi teknologi bertajuk “Early Warning System Heat Stroke for Farmers”. Alat ini dirancang sebagai sistem pendeteksi dini cuaca panas ekstrem untuk membantu para petani menghindari risiko heat stroke yang sering terjadi akibat paparan suhu tinggi saat bekerja di lahan. Kegiatan peluncuran dan edukasi alat ini dilaksanakan pada 16 Juni 2025 di Desa Tirtayasa, Kabupaten Serang, dan diikuti oleh 30 petani lokal. Tak sekadar memperkenalkan alat, tim mahasiswa Unsera juga menggelar sesi edukasi kesehatan mental berbasis iklim dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan, menggunakan metode pembelajaran kelompok dan permainan edukatif. Acara ini dipandu langsung oleh dosen Unsera dan didampingi oleh dua fasilitator internasional: Inovasi alat ini berawal dari tantangan yang diberikan oleh dosen pembimbing, Siswanto, M.T., kepada tim mahasiswa untuk menciptakan sebuah teknologi yang bermanfaat. Awalnya, tim belum mengetahui secara pasti siapa yang akan menjadi pengguna alat tersebut. Namun, setelah mendengar keluhan dari para petani yang kerap mengalami sakit kepala akibat terik matahari, mereka pun mulai merancang alat ini sebagai solusi nyata atas permasalahan tersebut. “Kami awalnya hanya diberi tugas membuat alat, belum tahu untuk siapa. Tapi setelah tahu bahwa para petani sering merasa pusing karena suhu yang tinggi, kami sadar alat ini harus kami tujukan untuk mereka,” ujar Vincensius Situmorang. Perjalanan mereka tidak mudah. Tantangan teknis seperti kelebihan tegangan listrik dan komponen speaker yang kurang responsif sempat menghambat proses. Mereka bahkan harus mengganti rancangan alat hingga tiga kali agar bisa berfungsi secara optimal. Namun berkat kerja keras dan bimbingan dosen, alat ini akhirnya berhasil beroperasi dengan baik dan dapat memberikan sinyal peringatan saat suhu mencapai batas berbahaya. Dengan hadirnya sistem ini, para petani kini bisa mengetahui kapan suhu lingkungan sudah cukup tinggi dan disarankan untuk beristirahat sejenak agar terhindar dari gangguan kesehatan serius. Harapannya, alat ini dapat menjadi solusi nyata yang meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya menjaga kesehatan saat bekerja di bawah cuaca ekstrem. Proyek pengembangan alat Early Warning System Heat Stroke merupakan inisiatif dari empat mahasiswa Jurusan Sistem Komputer Unsera: Vincensius Situmorang, Wendi Setiawan Saputra, Dadan Sumindar, dan Alfredo Jati Florentino. Proyek ini dibimbing langsung oleh Bapak Siswanto, M.T., dan saat ini telah memasuki tahap prototipe awal (Tahap 1). Dalam arah pengembangannya, alat ini direncanakan untuk menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan Wireless Sensor Network (WSN). Seperti disampaikan oleh pembimbing, “Kedepan akan dikembangkan berbasis IOT yang dapat memonitoring kondisi secara real time dan menggunakan teknologi WSN (wireless sensor network).” Melalui proyek ini, Unsera terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga peka terhadap permasalahan sosial dan lingkungan di sekitarnya. Inovasi “Early Warning System Heat Stroke for Farmers” menjadi bukti nyata bahwa kontribusi mahasiswa bisa memberi dampak langsung kepada masyarakat. Dari kampus untuk petani, dari Unsera untuk Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus

Read More

Dua Mahasiswa UNSERA Sabet Medali Emas di Ajang Robotik Internasional

Mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi gemilang. Kabar membanggakan datang dari Mohamad Alvin Baist mahasiswa semester 7 dan Fariza Syaqialloh mahasiswa semester 5 Prodi Sistem Komputer UNSERA, di mana keduanya berhasil meraih juara 1 dan menyabet medali emas pada ajang International Modern Robotic Olympiad (IMRO) 2023 kategori lomba Internet of Things (IoT) Umum yang diselenggarakan oleh STKIP Modern dan Pemerintah Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (14/10/23). Tim Robotik UNSERA membuat sistem pemantauan kualitas udara berbasis WSN, MQTT Server, dan Algoritma K-means yang terdiri dari sensor untuk mengukur parameter kualitas udara seperti kepekatan debu, gas (CO²), suhu dan kelembaban. Alvin mengungkapkan bahwa data yang diambil oleh sensor nantinya akan dikirim ke platform Thnger.io melalui jaringan Wi-Fi dan akan di-clustering oleh Algoritma K-means agar parameter yang muncul tidak tercampur satu sama lain. Keistimewaan lainnya dari sistem tersebut adalah pengguna juga dapat memantau kualitas udara secara real-time melalui platform Thnger.io yang terhubung ke server. “Jika tingkat polusi melebihi batas yang ditetapkan, sistem akan memberikan peringatan kepada pengguna dan masyarakat berupa pesan suara,” terang Alvin saat diwawancarai Humas UNSERA, Selasa (17/10/23). Hasil akhir yang memuaskan ini tak luput dari persiapan yang matang dari keduanya. Mulai dari riset mendalam terkait topik kualitas udara dan teknologi IoT, berlatih simulasi presentasi untuk mempersiapkan komunikasi ide secara efektif, sampai observasi ke lapangan turut dilakukan. “Kami juga mengobservasi titik-titik yang memiliki banyak polusi, seperti pusat kota Cilegon dan jalan Lingkar Selatan, serta mencari tau pabrik galian c dan phytochemical yang berpotensi menghasilkan polusi udara,” ungkap Alvin. Lebih lanjut Alvin menuturkan bahwa ajang perlombaan robotik berlevel internasional yang diikuti oleh peserta dari 47 negara ini tentunya menjadi persaingan yang kompetitif. “Saingan terberat kami adalah tim yang juga mengembangkan solusi IoT untuk memantau lingkungan, namun dengan pendekatan dan teknologi yang berbeda. Mereka memiliki pendekatan unik dalam mengintegrasikan sensor dan platform,” katanya. Kendati demikian, Tim Robotik UNSERA mampu menampilkan kinerja yang impresif serta menunjukkan kompetensinya dengan mampu bersaing dan menjadi juara di tingkat internasional. Ke depan, Alvin dan Fariza berencana akan mengembangkan sistem yang telah dibuatnya dengan menambahkan sensor tambahan dan meningkatkan akurasi pengukuran. “Dikarenakan alat yang dibuat masih dalam bentuk prototipe, maka masih butuh banyak evaluasi lagi,” pungkasnya.

Read More

Bilah Aksesibilitas