Serang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan studi lapangan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) di kawasan Ciboleger, Baduy, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan FISIPKUM, yaitu Program Studi Ilmu Hukum (S1) melalui mata kuliah Hukum Adat, Program Studi Ilmu Komunikasi (S1) melalui mata kuliah Komunikasi Antarbudaya, serta Program Studi Administrasi Negara (S1) melalui mata kuliah Pemerintahan Desa. Kolaborasi lintas program studi tersebut menjadi wujud nyata penerapan pembelajaran multidisipliner yang menjadi ciri khas FISIPKUM UNSERA. Bagi mahasiswa Ilmu Hukum semester III, studi lapangan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib yang bertujuan memperdalam pemahaman mengenai hukum adat yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Sementara itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester V dan Administrasi Negara semester VII memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika komunikasi lintas budaya serta praktik pemerintahan desa adat. Kegiatan studi lapangan ini didampingi oleh dosen dari masing-masing program studi. Dari Program Studi Ilmu Hukum, kegiatan didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Hukum Adat, Hikmatullah, S.HI., M.Sy., bersama asisten dosen A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA. Dari Program Studi Administrasi Negara, pendampingan dilakukan oleh Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si. dan Rethorika Berthanila, M.Si. Sementara itu, dari Program Studi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini didampingi oleh Endang Tri Santi, S.Sos., M.I.Kom. Kehadiran para dosen pendamping ini memperkuat proses pembelajaran dan pendampingan akademik selama kegiatan berlangsung. Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi, diskusi, dan refleksi akademik terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Baduy. Asisten dosen mata kuliah Hukum Adat, A. Azzam Fatoni, S.H., C.Med., CIRP, CPLA, menjelaskan bahwa studi lapangan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa mengenai hukum adat. Menurutnya, hukum adat tidak dapat dipahami secara tekstual semata, melainkan harus dipelajari sebagai sistem hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. “Hukum adat itu hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, untuk menghindari pemahaman yang bersifat tekstual semata, diperlukan studi lapangan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih empiris mengenai perkembangan hukum adat,” ujarnya. Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa studi lapangan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berbeda dibandingkan perkuliahan di dalam kelas. “Melalui studi lapangan ini, kami dapat melihat secara langsung bagaimana hukum adat diterapkan dalam kehidupan masyarakat Baduy. Pengalaman ini sangat membantu kami dalam memahami materi perkuliahan secara lebih nyata dan mendalam,” ungkapnya. Dosen Program Studi Administrasi Negara, Rachmi Yulianti, S.Sos., M.Si., selaku salah satu perwakilan dosen pendamping, menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memahami secara langsung kearifan lokal masyarakat Baduy, khususnya nilai-nilai kesederhanaan, kejujuran, dan harmonisasi dengan alam. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengaitkan teori administrasi pemerintahan desa dengan praktik kehidupan sosial masyarakat adat. Hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bahan refleksi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, FISIPKUM UNSERA menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan analisis lapangan, serta pemahaman budaya yang kuat. FISIPKUM UNSERA terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan diri di bidang Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi Negara melalui kurikulum aplikatif, dosen yang kompeten, serta pengalaman belajar langsung di lapangan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Pengabdian bukan sekadar hadir, tetapi tentang membersamai dan memberi makna. Semangat inilah yang dibawa Dea Marseliana, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA), saat berperan sebagai Mentor dalam Gerakan Mengajar Desa Provinsi Banten 2025 yang dilaksanakan selama sepekan, pada 12–18 Januari 2025 di SDN Pejaten 1 Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Dalam kegiatan ini, Dea mendampingi 11 Tutor Inspiratif yang terlibat langsung di lapangan. Para tutor inspiratif memiliki tugas utama mengajar, memotivasi, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan ramah bagi anak-anak sekolah dasar melalui pendekatan kreatif dan komunikatif. Sementara itu, 1 mentor berperan sebagai pendamping utama yang mengoordinasikan kegiatan, memastikan kesiapan tutor, serta menjembatani komunikasi dengan pihak sekolah dan masyarakat agar seluruh program berjalan efektif dan berdampak. Program kerja yang dijalankan berfokus pada pendidikan, literasi, dan penguatan karakter. Kegiatan edukatif dikemas melalui pembuatan mading bertema Literasi Membaca dan Stop Bullying, seminar edukasi interaktif, serta pendampingan belajar yang mendorong anak-anak untuk berani bertanya, berbicara, dan mengekspresikan pendapat. Proses belajar dibangun dalam suasana yang hangat, aman, dan penuh empati, sehingga anak-anak merasa nyaman dan dihargai. Suasana belajar di SDN Pejaten 1 menjadi bagian paling berkesan dalam proses pengabdian ini. Antusiasme anak-anak terasa sejak awal kegiatan hingga akhir pendampingan. Dea membagikan pengalamannya: “Saat pertama kali tiba di sekolah, sebelum sempat masuk kelas, beberapa murid berlari menghampiri sambil bertanya kapan belajar dimulai dan apa yang akan dipelajari hari itu. Dari situ aku menyadari bahwa belajar bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukan hanya bagi mereka, tetapi juga bagiku. Seiring berjalannya waktu, kedekatan itu tumbuh secara alami. Aku semakin mengenal karakter anak-anak, cara mereka berpikir, dan bagaimana mereka mengekspresikan perasaan. Tanpa terasa, kebersamaan ini meninggalkan rasa hangat dan berat untuk berpisah.” Kutipan tersebut menggambarkan hangatnya suasana belajar di SDN Pejaten 1, tempat terbangunnya kedekatan emosional antara mahasiswa, tutor, dan anak-anak. Kehadiran para tutor dan mentor tidak hanya menghadirkan materi pembelajaran, tetapi juga menciptakan rasa aman, perhatian, serta kebahagiaan sederhana yang membuat anak-anak memandang sekolah sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan penuh makna. Sebagai penguatan literasi, kegiatan pengabdian juga menghadirkan Perpustakaan Keliling dari Perpustakaan Provinsi Banten yang disambut dengan rasa penasaran dan kegembiraan. Deretan buku bacaan berwarna, cerita bergambar, serta bacaan edukatif menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Kegiatan ini dilengkapi dengan bedah film edukatif yang mengajak siswa memahami nilai-nilai kehidupan seperti empati, kejujuran, dan kerja sama melalui diskusi ringan yang menyenangkan. Pendampingan membaca yang dilakukan secara berkelanjutan membuat anak-anak semakin berani memilih buku sendiri, berbagi cerita tentang isi bacaan, serta mengaitkan cerita dengan pengalaman sehari-hari. Kehadiran perpustakaan keliling tidak hanya menghadirkan buku, tetapi juga membuka ruang imajinasi dan menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai bagian dari keseharian anak-anak. Sebagai penutup, Dea Marseliana menyampaikan terima kasih kepada 11 Tutor Inspiratif atas dedikasi dan ketulusan selama kegiatan, kepada pihak SDN Pejaten 1 dan Perpustakaan Provinsi Banten atas dukungan dalam proses pembelajaran dan literasi, serta kepada masyarakat Desa Pejaten yang telah menerima dan mendukung pengabdian ini dengan penuh kehangatan. Melalui perannya sebagai Mentor Gerakan Mengajar Desa Provinsi Banten 2025, Dea Marseliana menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA mampu hadir sebagai penggerak perubahan—mengajar dengan hati, membimbing dengan empati, dan menghadirkan pengalaman belajar yang berkesan. Dari Desa Pejaten, pengabdian ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang dijalankan dengan ketulusan mampu meninggalkan dampak yang bermakna. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Komitmen Universitas Serang Raya (UNSERA) dalam mendorong budaya akademik yang berorientasi pada kebermanfaatan diwujudkan melalui penganugerahan Penghargaan Dosen Berdampak kepada Dentik Karyaningsih, M.Kom., dosen Universitas Serang Raya, dalam rangkaian Wisuda ke-18.1 Universitas Serang Raya, pada Selasa (23/12), bertempat di Gedung Rachmatullah Convention Hall, Universitas Serang Raya. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Dentik Karyaningsih, M.Kom. dalam menghadirkan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan akademik yang aplikatif, ia dinilai mampu mengintegrasikan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi secara utuh. Salah satu bentuk kontribusi yang menjadi perhatian adalah keterlibatan Dentik Karyaningsih, M.Kom. dalam pengembangan riset berbasis teknologi informasi yang mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dan institusi. Dalam sejumlah karya akademiknya, ia terlibat dalam penelitian terkait pemanfaatan sistem informasi dan teknologi digital untuk mendukung efektivitas layanan, pengelolaan data, serta proses pembelajaran yang lebih adaptif. Selain riset, Dentik Karyaningsih, M.Kom. juga aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan literasi digital dan pemanfaatan teknologi informasi bagi komunitas pendidikan dan masyarakat. Program-program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memahami dan mengoptimalkan teknologi sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan bahwa riset berdampak merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif dan solutif. “UNSERA mendorong dosen untuk menghasilkan riset yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Budaya berdampak ini menjadi bagian dari arah pengembangan UNSERA,” ujarnya. Menanggapi penghargaan tersebut, Dentik Karyaningsih, M.Kom. menuturkan bahwa apresiasi ini menjadi penguat komitmennya dalam menjaga mutu akademik dan keberlanjutan Tridarma Perguruan Tinggi. “Penghargaan ini saya maknai sebagai bentuk kepercayaan dan apresiasi institusi terhadap upaya dosen dalam menghadirkan riset dan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Bagi saya, riset yang baik adalah riset yang mampu menjawab kebutuhan riil dan berkontribusi secara berkelanjutan,” ujar Dentik Karyaningsih, M.Kom. Ia menambahkan bahwa integritas akademik, konsistensi, serta semangat pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci agar riset yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui penganugerahan ini, Universitas Serang Raya menegaskan keseriusannya dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, relevan, dan berorientasi pada dampak. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen UNSERA untuk terus berinovasi dan berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi yang berdaya saing. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera
Read MoreSerang, 23 Desember 2025 — Universitas Serang Raya (UNSERA) melaksanakan Wisuda Hari Kedua Wisuda ke-18 Gelombang I yang bertepatan dengan peringatan Dies Natalis Universitas Serang Raya ke-17. Momentum ini menjadi ruang refleksi akademik sekaligus peneguhan komitmen UNSERA sebagai perguruan tinggi yang terus bertumbuh dan berdampak bagi masyarakat. Mengusung tema “Rise and Roar”, wisuda dimaknai sebagai simbol kebangkitan dan keberanian lulusan untuk terus tumbuh sebagai pembelajar sepanjang hayat. Tema ini mencerminkan semangat generasi muda yang senantiasa mengisi pikiran dan hati dengan ilmu pengetahuan, nilai, serta kepedulian sosial guna menghilangkan keraguan dalam menghadapi tantangan dunia nyata. Semangat tersebut juga merepresentasikan karakter Generasi Z yang semakin peduli terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Prosesi wisuda secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Serang Raya. Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menegaskan bahwa UNSERA terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang berdampak. “Universitas Serang Raya terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang berdampak, bukan hanya melalui jumlah lulusan, tetapi melalui kontribusi nyata. Proses pendidikan di UNSERA tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlanjut melalui pengabdian kepada masyarakat, riset terapan yang menjawab persoalan lokal dan regional, serta peran alumni di berbagai sektor kehidupan,” ujarnya. Dalam suasana reflektif, UNSERA juga mengajak seluruh hadirin untuk menumbuhkan empati terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia. Pendidikan, menurut Rektor, harus melahirkan kepedulian dan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai wujud tanggung jawab sosial, UNSERA bekerja sama dengan Yayasan Amanah Ridha Sejahtera dalam melakukan penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan. Ketua Yayasan Pendidikan Informatika Serang, Bapak H. Mulya R. Rachmatoelloh, Lc., M.Hum., menekankan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik. “Wisuda bukan sekadar seremoni, tetapi ruang perenungan. Toga yang dikenakan hari ini adalah simbol tanggung jawab intelektual dan kemanusiaan. Ketika kita ingin mengembalikan sisi kemanusiaan, ilmu pengetahuan harus dikembangkan dalam bentuk aktualisasi nyata, hingga akhirnya kita dipertemukan bersama dalam prosesi wisuda ini,” ungkapnya. Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Kepala LLDIKTI Wilayah IV (Jawa Barat dan Banten), menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Serang Raya atas keberhasilan menyelesaikan studi. Ia berharap para lulusan UNSERA mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara bijak dan bertanggung jawab dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman. “Kecerdasan buatan harus dimaknai sebagai alat untuk memperkuat kualitas berpikir manusia, bukan untuk menggantikannya. Perguruan tinggi, termasuk Universitas Serang Raya, memiliki peran strategis dalam memastikan pemanfaatan AI tetap berlandaskan etika, nilai-nilai kemanusiaan, serta memberikan kebermanfaatan nyata bagi kehidupan bermasyarakat,” jelasnya. Sementara itu, Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati Universitas Serang Raya. Ia menegaskan posisi strategis Provinsi Banten sebagai salah satu pusat pertumbuhan nasional yang potensial. “Provinsi Banten memiliki potensi besar, mulai dari sektor pariwisata hingga kualitas sumber daya manusianya. Potensi ini belum sepenuhnya diberdayakan, dan di sinilah peran Universitas Serang Raya hadir menyiapkan generasi yang mampu berpikir global, siap berkolaborasi, serta mampu menghadapi tantangan dunia nyata,” tegasnya. Sebanyak 777 wisudawan dan wisudawati resmi dilantik dalam Wisuda ke-18 Gelombang I. Salah satu wisudawan menyampaikan bahwa wisuda menjadi awal tanggung jawab baru. “Bagi kami, wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk terus belajar, menjaga integritas, dan menghadirkan manfaat nyata. Nilai-nilai yang kami peroleh di UNSERA menjadi bekal untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” ujarnya. Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, Universitas Serang Raya berkomitmen menjaga keseimbangan antara keunggulan akademik, nilai kemanusiaan, dan kontribusi nyata. Dengan semangat Rise and Roar, UNSERA melangkah mantap menuju kampus yang semakin berdampak bagi Banten, Indonesia, dan dunia. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, Senin, 22 Desember 2025 – Universitas Serang Raya (UNSERA) secara resmi menyelenggarakan Soft Launching Climate Action Center (CAC) di sela rangkaian kegiatan Wisuda ke-18 Gelombang I, bertempat di Gedung Rachmatullah Convention Hall (RCH), Universitas Serang Raya, Kota Serang, Banten. Kegiatan ini menandai dimulainya operasional CAC sebagai pusat strategis pengembangan riset, pendidikan, dan aksi kolaboratif dalam merespons tantangan perubahan iklim secara berkelanjutan dengan mengusung semangat “Local Wisdom for Global Sustainability.” Soft launching ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, serta mitra dan pemangku kepentingan lintas sektor yang memiliki perhatian terhadap isu perubahan iklim, ketahanan lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Momentum ini menegaskan peran UNSERA sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen aktif dalam agenda keberlanjutan global melalui pendekatan ilmiah, kolaboratif, dan kontekstual. Climate Action Center (CAC) merupakan pusat inisiatif strategis UNSERA yang dirancang sebagai hub multidisipliner untuk menjembatani pengetahuan akademik dengan praktik nyata di masyarakat. CAC berfokus pada pengembangan solusi perubahan iklim berbasis riset, penguatan literasi lingkungan dan ekososial, komunikasi ekologis yang berakar pada kearifan lokal, serta pemberdayaan masyarakat dalam program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Serang Raya Assoc. Prof. Abdul Malik., M.Si., menegaskan bahwa pembentukan Climate Action Center merupakan wujud komitmen institusi dalam menjawab tantangan krisis iklim secara sistematis dan berkelanjutan. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial melalui riset terapan, inovasi, dan kemitraan lintas sektor. “UNSERA berkomitmen menjadikan Climate Action Center sebagai ruang kolaboratif yang mendorong lahirnya riset dan program aksi iklim yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di tingkat lokal dan regional, serta berkontribusi pada agenda keberlanjutan global,” ujar Rektor UNSERA. Sejalan dengan hal tersebut, Assoc. Prof. Dr. Liza Diniarizky Putri, M.Kesos., M.I.Kom, selaku Director of the Climate Action Center (CAC) dan Head of Public Relations Universitas Serang Raya, menekankan bahwa CAC dibangun dengan pendekatan integratif yang menghubungkan sains, budaya, dan aksi komunitas. “Climate Action Center hadir sebagai ruang integrasi antara pengetahuan akademik, nilai-nilai kearifan lokal, dan praktik masyarakat. Kami meyakini bahwa solusi iklim yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbasis riset, komunikasi ilmiah yang inklusif, serta keterlibatan aktif komunitas. Melalui CAC, UNSERA berupaya menjembatani sains dan kebijakan agar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa CAC akan mengembangkan berbagai program strategis yang mencakup riset adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, aksi iklim berbasis komunitas, pengembangan kampus hijau, diplomasi hijau internasional, serta advokasi kebijakan dan diseminasi pengetahuan berbasis bukti ilmiah. Melalui Climate Action Center, UNSERA mendorong terbentuknya ekosistem akademik yang responsif terhadap isu perubahan iklim sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi dengan pemerintah, industri, komunitas lokal, dan mitra global. Kehadiran CAC diharapkan mampu memperkuat posisi UNSERA sebagai pusat unggulan dalam pengembangan aksi iklim yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada dampak jangka panjang. Soft launching Climate Action Center (CAC) menjadi langkah strategis Universitas Serang Raya dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan di tengah tantangan krisis iklim global. Dengan pendekatan multidisipliner, kolaboratif, dan berbasis kearifan lokal, CAC diharapkan mampu menjadi pusat rujukan pengembangan pengetahuan, inovasi, dan aksi nyata menuju pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang. Untuk Informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera
Read MoreMalaysia, 5 Desember 2025 – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali memperlihatkan perkembangan kapasitas akademiknya di kancah internasional melalui partisipasi sebagai Keynote Speaker dalam Global Conference on Research, Sustainability, and Societal Impact (GlobeCoReS) 2025. Konferensi bergengsi ini mempertemukan 25 pembicara internasional dari sepuluh negara, yaitu Singapura, Amerika Serikat, Malaysia, Indonesia, Australia, Jerman, Austria, Korea, China, dan United Kingdom. Pertemuan lintas negara tersebut menghasilkan berbagai pemikiran strategis mengenai masa depan riset dan keberlanjutan global. Konsistensi UNSERA dalam mengembangkan riset berkelanjutan menjadi salah satu alasan terpilihnya sebagai representasi Indonesia pada Subtheme 4: Aligning Research, Policy, and Practice for Sustainable Health, Society, and Environment. Kepercayaan ini juga sejalan dengan meningkatnya kualitas penelitian, penguatan jejaring akademik, serta keterlibatan aktif UNSERA. UNSERA mempresentasikan hasil kolaborasi berjudul “Multidisciplinary Collaboration Bridging Climate Action & Societal Impact: Healthcare, Communication and Innovation” yang mencerminkan ciri khas pendekatan ilmiah di UNSERA kolaboratif, aplikatif, dan memberi dampak langsung pada masyarakat. Tiga akademisi UNSERA yang menjadi pembicara, yakni Dr. Liza Diniarizky Putri, S.I.P., M.Kesos., M.I.kom., Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., dan Dr. Sheena Ramazanu Guest Asisstant professor lecturer Mereka memaparkan bagaimana integrasi komunikasi, teknik, dan kesehatan menjadi kekuatan riset yang semakin banyak dikembangkan di UNSERA, terutama dalam upaya menghadirkan solusi nyata terhadap isu perubahan iklim dan keberlanjutan. Rektor UNSERA, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M. Si. mengapresiasi pencapaian ini. “Keikutsertaan UNSERA di forum internasional ini menunjukkan relevansi riset kampus kita terhadap tantangan global. Transformasi riset menuju aksi nyata merupakan komitmen UNSERA dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, kesehatan, dan masyarakat,” ujarnya. Ketua LPPM UNSERA, Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc., menambahkan bahwa partisipasi ini mencerminkan berkembangnya budaya riset yang kuat. “Integrasi penelitian lintas bidang adalah fondasi penting agar riset dapat berkontribusi terhadap kebijakan dan praktik berkelanjutan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Climate Action Center UNSERA, Dr. Liza Diniarizky Putri, S.I.P., M.Kesos., M.I.kom., menegaskan pentingnya kolaborasi multidisiplin. “Riset harus mampu diterjemahkan menjadi aksi nyata. Pendekatan lintas bidang yang kami bangun memungkinkan kampus hadir memberikan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Dengan keikutsertaan ini, UNSERA mempertegas komitmennya sebagai kampus yang terus mengembangkan riset terapan, memperluas kolaborasi internasional, dan menghadirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (Unsera) melakukan campus visit ke Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia, pada Rabu (3/9/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jaringan akademik dan riset internasional. Kunjungan tersebut juga melibatkan delegasi dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Kuningan (Uniku). Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Cross Campus Engineering (CCE) 2025, hasil kolaborasi antara Fakultas Teknik Unsera dan Fakultas Ilmu Komputer Uniku. Tujuannya adalah memperluas wawasan serta pengalaman sivitas akademika dalam bidang riset dan pengelolaan laboratorium bertaraf global. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen universitas dalam memperkuat daya saing global. “Kunjungan ini menegaskan komitmen Unsera untuk meningkatkan daya saing global. Kolaborasi internasional seperti dengan UTP adalah kunci untuk memperkaya wawasan akademik dan riset bagi dosen serta mahasiswa kami, mempersiapkan mereka untuk tantangan masa depan,” ungkapnya. Dekan Fakultas Teknik Unsera, Wahyu Oktri Widyarto, S.T., MT. Ph.D, menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan sistem riset di lingkungan fakultas. “Kami melihat langsung bagaimana UTP mengelola laboratorium riset berstandar dunia. Ini memberikan kami inspirasi dan model praktis untuk diterapkan di Fakultas Teknik Unsera. Kami optimis kunjungan ini akan menjadi langkah awal dari berbagai proyek penelitian bersama,” ujarnya. Selama kunjungan, delegasi Unsera berkesempatan mengunjungi tiga fasilitas riset utama: laboratorium Chemical Engineering, Civil Engineering, dan the Centre for Research in Data Science (CeRDaS). Hasil dari kegiatan ini diharapkan segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai penelitian bersama dan program pertukaran mahasiswa. Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Uniku, Tito Sugiharto, M.Eng, menilai kolaborasi ini sangat strategis bagi pengembangan riset dan akademik lintas universitas. “Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antar perguruan tinggi lintas negara. Melalui kerja sama dengan Unsera dan UTP, kami dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat kapasitas riset, dan membuka peluang baru bagi mahasiswa serta dosen untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” jelasnya. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah nyata Fakultas Teknik Unsera untuk terus bertransformasi dan memperluas jejaring kolaborasi global dalam bidang akademik dan riset. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, 21 Oktober 2025 — Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA) memperluas kolaborasi global melalui kegiatan International Community Service bersama Misamis University, Filipina, dengan tema “Development of Sukadiri Regional Leading Products”. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal berbasis ilmu teknik. Fokus utama kegiatan ini adalah diskusi dan praktik pembuatan batik Sukadiri yang mengangkat nilai heritage sebagai identitas budaya daerah. Perwakilan Dosen dari Misamis University, Ms. Rean Angelie B. Cayanpat, CPA, dan Mr. Ariel A. Apao, MBA, turut serta dalam proses pembuatan batik bersama masyarakat, sebagai bentuk pertukaran ilmu dan budaya antarnegara. Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Teknik UNSERA dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Maulana Yusuf Banten. Kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Serang Raya dengan Misamis University dari Filipina. Dekan Fakultas Teknik UNSERA Wahyu Oktri Widyarto, S.T., MT. Ph.D, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat melalui kolaborasi internasional. “Kami ingin menunjukkan bahwa ilmu teknik dapat hadir di tengah masyarakat, memberikan dampak nyata, dan membuka ruang kolaborasi global yang berkelanjutan,” ujarnya. Sementara itu, Eka Indah Yuslistyari, S.T., M.T., selaku Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Batik Khas Sukadiri, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam pemberdayaan potensi lokal. “Melalui kolaborasi ini, kami berharap batik Sukadiri dapat berkembang tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber ekonomi yang berdaya saing,” jelasnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kaprodi, Sekprodi, dan dosen Fakultas Teknik UNSERA, perwakilan Misamis University Filipina, Lurah Sukadiri Neneng Titin Kurnia, S.Pd., M.Si., Ketua Pokdarwis Saepudin, S.E., anggota Pokdarwis, serta masyarakat Desa Sukadiri. Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik UNSERA terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang menghubungkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat melalui kerja sama internasional yang berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreDalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa, Fakultas Teknik Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecturer bertajuk “Engineering Economics” pada Selasa, 21 Oktober 2025, pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di Aula Lt. 6 Gedung A Universitas Serang Raya. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Misamis University, Filipina, yaitu Ms. Rean Angelie B. Cayanpat, CPA dan Mr. Ariel A. Apao, MBA. Pelaksanaan guest lecture ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Serang Raya dan Misamis University sebagai bentuk implementasi kerja sama dalam bidang akademik dan pertukaran pengetahuan. Acara dibuka dengan sambutan oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi Dalam sambutannya, Dr. Deny menekankan pentingnya kegiatan internasional seperti ini sebagai bentuk pembelajaran lintas negara. “Guest Lecturer ini bukan hanya berbicara soal teori, tetapi membuka pemahaman lintas budaya dan lintas ekonomi. Mahasiswa UNSERA harus mampu melihat bagaimana prinsip ekonomi teknik diterapkan secara global agar siap menghadapi tantangan industri masa depan,” ujarnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Wahyu Oktri Widyarto, S.T., MT. Ph.D menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi internasional ini. “Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Teknik terus berkomitmen mengembangkan kurikulum yang adaptif dan berorientasi global. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga memiliki perspektif ekonomi dan sosial dalam setiap pengambilan keputusan teknik,” tuturnya. Dalam sesi kuliah tamu, narasumber menyampaikan materi Pengantar Industri Elektronik di Filipina. Industri elektronik menjadi pilar utama ekonomi Filipina, menyumbang lebih dari 27% total ekspor, berperan penting dalam penciptaan lapangan kerja, dan mendorong inovasi teknologi. Produk utama meliputi semikonduktor, elektronik konsumen, dan peralatan telekomunikasi, penting untuk konsumsi domestik maupun ekspor ke pasar global seperti Amerika Serikat, Jepang, dan China. Selama sesi diskusi, seorang peserta menanyakan strategi Filipina jika PDB kembali turun akibat situasi seperti COVID-19. Narasumber menjelaskan bahwa pemerintah dan industri telah menyiapkan langkah adaptif, termasuk diversifikasi ekonomi melalui sektor digital, layanan virtual assistant, serta ekspor berbasis agrikultur dan produk alami. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNSERA diharapkan mampu memperluas pemahaman tentang hubungan antara ekonomi dan teknik, serta menumbuhkan semangat kolaboratif dan daya saing internasional. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read MoreSerang, 8 Oktober 2025 – Universitas Serang Raya (UNSERA) resmi menjalin kerja sama dengan Universitas La Tansa Mashiro (UNILAM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya institusi. Penandatanganan dilakukan oleh Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si, selaku Rektor Universitas Serang Raya, dan Dr. Soleh, M.M., selaku Rektor Universitas La Tansa Mashiro. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Universitas La Tansa Mashiro. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan akademik, penelitian, dan peningkatan mutu sumber daya manusia. Bentuk kolaborasi yang akan dijalankan meliputi penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta program pengabdian masyarakat lintas institusi. Rektor UNSERA, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si, menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring kerja sama dan mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di tingkat regional maupun nasional. Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang yang saling menguatkan antara kedua universitas di Provinsi Banten. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus
Read More