Universitas Serang Raya (UNSERA) dengan penuh kehangatan menerima kunjungan dari STKIP Situs Banten dalam rangka silaturahmi dan diskusi penguatan kerja sama pendidikan. Kunjungan ini berlangsung di Ruang Rektorat UNSERA pada Kamis, (5/9/24) dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Rombongan STKIP Situs Banten yang hadir dalam kunjungan ini, di antaranya: Pertemuan tersebut dibuka dengan sambutan hangat dari Rektor UNSERA, Dr. Abdul Malik, M.Si, yang menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran STKIP Situs Banten. “Kami sangat menghargai kesempatan untuk mempererat hubungan silaturahmi ini. Hal ini menjadi momentum yang baik untuk saling bertukar pikiran dan membahas berbagai potensi kerja sama ke depan,” ucapnya. Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketua STKIP Situs Banten, Drs. Asah Iskandar, M.Pd., mengungkapkan harapannya agar pertemuan ini dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih erat. “Kami berharap sinergi antara STKIP Situs Banten dan UNSERA dapat berjalan berkesinambungan, terutama dalam pengembangan akademik di wilayah Banten,” tuturnya. Setelah pertemuan resmi, kedua pihak saling bertukar cenderamata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari lebih banyak kegiatan kolaboratif antara UNSERA dan STKIP Situs Banten, baik dalam bidang pengajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat. Dengan silaturahmi ini, UNSERA kembali menunjukkan keterbukaannya dalam menjalin kemitraan strategis, baik di tingkat regional maupun nasional. (Z)
Read MoreTiga dosen bersama dua perwakilan mahasiswa prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Serang Raya (UNSERA) melaksanakan kegiatan pengabdian “Goes to School” dengan tema “Pelatihan Pembuatan Sabun Padat, Sabun Cair, dan Wirausahanya” di SMA Negeri 1 Waringin Kurung, pada Rabu (11/10/2023). Tiga dosen tersebut adalah Apriliana, MT; Dr. Arifina Febriasari, M.Si; dan Ken Ima Damayanti, M.Si. Adapun dua mahasiswa yang turut serta yaitu Sausa dan Rangga. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menerapkan teori ilmu kimia yang sudah dipelajari di kelas agar bisa diimplementasikan ke dalam praktik serta memberikan gambaran modal dan keuntungan yang dapat diraup dari hasil penjualan sabun cair. Peserta yang mengikuti pelatihan adalah siswa-siswi kelas 12 yang berjumlah 40 orang. Ibu Wiwi selaku guru kimia kelas 12 turut membantu dalam mengoordinir dan membagi siswa menjadi 10 kelompok peserta pelatihan. Seluruh alat dan bahan untuk pelatihan pembuatan sabun sudah disediakan tim pengabdian dosen Teknik Kimia UNSERA yang kemudian diberikan kepada masing-masing kelompok. Pelatihan pembuatan sabun diawali dengan pemaparan tim pengabdian terkait materi penyabunan dan jenis-jenis proses penyabunan. Setelah itu dilanjutkan dengan demonstrasi langkah-langkah pembuatan sabun oleh Ibu Apriliana, MT, yang kemudian diikuti peserta dibantu tim dosen pengabdian. Selama pelatihan, tim pengabdian juga menjelaskan masing-masing kegunaan bahan pembuatan sabun serta menghubungkan reaksi yang terjadi. Walau pelatihan dilakukan siang hari saat mendekati jam pulang sekolah, hal tersebut tak menyurutkan antusias peserta. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta yang aktif bertanya saat pelatihan berlangsung. Sejalan dengan program yang diusung Kemendikbudristek, yakni Merdeka Belajar, diharapkan peserta mendapat pengetahuan dalam bentuk teori dan mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya pelatihan, tim dosen juga memperkenalkan prodi teknik kimia UNSERA sambil mempromosikan UNSERA sebagai tempat melanjutkan pendidikan kepada siswa-siswi kelas 12 yang merupakan calon mahasiswa. Beberapa pertanyaan terlontar dari para siswa, salah satunya terkait gambaran kehidupan di kampus UNSERA. Pengabdian dosen Teknik Kimia UNSERA “Goes to School” akan terus berlanjut ke sekolah-sekolah yang lain agar manfaatnya bisa meluas. Dengan melanjutkan program ini UNSERA menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan dan berpotensi untuk membuka pintu bagi lebih banyak individu untuk meraih pendidikan tinggi dalam bidang Teknik Kimia. Langkah ini tentu akan memberikan manfaat yang besar bagi UNSERA dan masyarakat sekitarnya.
Read More