Kategori: Cerita Berdampak

Silaturahmi Beasiswa Asih Asuh UNSERA Tegaskan Komitmen Kampus terhadap Keberlanjutan Pendidikan

Serang, unsera.ac.id — Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan dan keberlanjutan pendidikan tinggi melalui kegiatan Silaturahmi Beasiswa Asih Asuh UNSERA. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (12/1) di lingkungan Universitas Serang Raya dan diikuti oleh para mahasiswa penerima Beasiswa Asih Asuh UNSERA. Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pimpinan universitas, pengelola beasiswa, dan penerima manfaat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan di UNSERA. Selain sebagai ajang temu dan dialog, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan, motivasi, serta penguatan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam mendukung proses pendidikan yang berkelanjutan. Melalui Beasiswa Asih Asuh, UNSERA menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pendampingan moral dan pembentukan karakter sebagai bagian dari proses pendidikan tinggi yang utuh dan berkelanjutan. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan melalui sesi dialog terbuka antara pimpinan universitas dan mahasiswa penerima beasiswa. Dalam forum tersebut, mahasiswa didorong untuk tetap semangat menjalani perkuliahan, menjaga komitmen akademik, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diberikan untuk mengembangkan potensi diri secara optimal. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Beasiswa Asih Asuh merupakan wujud nyata kepedulian UNSERA dalam memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang setara untuk menyelesaikan pendidikan tinggi. “Beasiswa Asih Asuh ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi merupakan bentuk pendampingan dan perhatian UNSERA kepada mahasiswa agar mereka dapat menyelesaikan studi dengan baik, memiliki semangat juang, serta tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rektor UNSERA. Sementara itu, Penanggung Jawab Beasiswa Asih Asuh UNSERA, Dr. Uus Kusnadi, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Beasiswa Asih Asuh merupakan bentuk kepercayaan dan komitmen UNSERA terhadap masa depan pendidikan mahasiswa. “Beasiswa Asih Asuh bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tetapi juga bentuk kepedulian dan komitmen UNSERA agar mahasiswa dapat fokus menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh, menyelesaikan studi tepat waktu, serta mengembangkan potensi akademik dan karakter secara optimal. Mahasiswa penerima kami tempatkan sebagai subjek pembinaan dan calon agen perubahan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa penerima beasiswa diharapkan mampu menjaga integritas, disiplin, dan etos belajar, serta memanfaatkan pendampingan yang diberikan untuk membangun kemandirian dan daya saing dalam proses pendidikan. “Selain prestasi akademik, UNSERA berharap mahasiswa penerima Beasiswa Asih Asuh memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk memberi kembali kepada masyarakat di masa depan, sehingga kebermanfaatan beasiswa ini dapat dirasakan secara berkelanjutan dan berdampak lebih luas,” tambahnya. Adapun daftar mahasiswa penerima Beasiswa Asih Asuh Universitas Serang Raya adalah sebagai berikut: 1. Aisyah – Ekonomi Syariah 2. Seaful Ulum – Ekonomi Syariah 3. Muhammad Ihsan – Pendidikan Matematika 4. Mahya Mafaza – Tadris Bahasa Inggris 5. Latifatul Asyifah – Pendidikan Agama Islam 6. Zulfatus Zangimah – Pendidikan Agama Islam 7. Ayu Lestari Putri Wahyu – Tadris Bahasa Inggris 8. Fatimah – Pendidikan Agama Islam 9. Chaerunnisa – Pendidikan Matematika 10. Nilam Puspitasari – Pendidikan Matematika 11. Mutoharoh – Pendidikan Agama Islam 12. Nurahmah Aulia Putri – Teknik Kimia Melalui kegiatan Silaturahmi Beasiswa Asih Asuh ini, UNSERA semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan pendidikan tinggi. Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan di lingkungan kampus serta melahirkan lulusan UNSERA yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki kepekaan sosial. Universitas Serang Raya berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperluas program Beasiswa Asih Asuh sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul. Untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas Unsera

Read More

Mahasiswa UNSERA Raih Juara Tiga Kompetisi Debat Tingkat Regional

Serang — Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Tim debat mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNSERA berhasil meraih Juara Tiga Kompetisi Debat Mahasiswa Tingkat Regional yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu, (20/12), dalam rangkaian Parliamentary Festival 2025. Tim debat UNSERA terdiri atas TB. M. Kasyif Ulul Kaliba, Dina Rosita, dan Fajar Satriama, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum. Kompetisi ini mengangkat tema “Reformasi Kepolisian Republik Indonesia: Transformasi Penegakan Hukum yang Berkeadilan”, dan diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Keikutsertaan dan capaian tim debat UNSERA dalam ajang regional ini menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa UNSERA dalam mengaktualisasikan pengetahuan akademik, khususnya di bidang hukum dan penalaran kritis, ke dalam forum kompetitif tingkat regional. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di UNSERA tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang kritis, kompetitif, dan adaptif terhadap isu-isu strategis nasional. “Prestasi ini menjadi cerminan keberhasilan proses pendidikan di Universitas Serang Raya dalam membentuk mahasiswa yang mampu berpikir kritis, argumentatif, dan berintegritas. Saya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani berprestasi dan membawa nama baik UNSERA di berbagai ajang akademik, baik regional maupun nasional,” ujar Rektor UNSERA. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Serang Raya, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNSERA. Menurutnya, capaian ini mencerminkan semangat mahasiswa UNSERA dalam mengembangkan potensi diri serta menunjukkan efektivitas pembinaan kemahasiswaan yang berkelanjutan. “Prestasi yang diraih oleh tim debat mahasiswa Ilmu Hukum ini merupakan kebanggaan bagi Universitas Serang Raya. Biro Kemahasiswaan senantiasa mendorong dan mendukung mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik sebagai bagian dari pengembangan soft skills, kepemimpinan, serta daya saing mahasiswa di tingkat regional maupun nasional,” ungkapnya. Sementara itu, TB. M. Kasyif Ulul Kaliba selaku ketua tim debat UNSERA mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen tim, meskipun persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas. “Perasaan kami tentu sangat senang, namun ini tidak menjadi akhir perjalanan kami dalam kompetisi debat. Pencapaian ini bagi kami, khususnya dalam perjalanan akademik di Universitas Serang Raya, merupakan bentuk implementasi dari apa yang kami pelajari sebagai mahasiswa Ilmu Hukum dari para dosen di kelas, kemudian kami terapkan secara langsung dalam kompetisi debat,” jelasnya. Lebih lanjut, Kasyif menjelaskan bahwa proses persiapan dilakukan secara mandiri dan penuh tekanan karena keterbatasan waktu. “Persiapan kami bisa dibilang sangat singkat, hanya dilakukan H-1 setelah perkuliahan, tanpa jeda panjang. Kami bertiga, Kasyif, Dina, dan Fajar, mahasiswa Ilmu Hukum semester tiga memiliki tekad yang sama untuk menyatukan gagasan dalam waktu terbatas. Dengan pengalaman debat nasional yang sebelumnya dimiliki Dina, Kasyif, dan Fajar, kami memaksimalkan waktu untuk menyusun argumen yang fokus dan terarah,” ungkapnya. Dalam pembagian peran debat, Dina Rosita bertindak sebagai pembicara pertama yang memaparkan poin justifikasi utama, TB. M. Kasyif Ulul Kaliba sebagai pembicara kedua yang membangun argumentasi serta studi komparatif, dan Fajar Satriama sebagai pembicara ketiga yang berfokus pada beban pembuktian. Seluruh proses ini dilakukan atas inisiatif tim secara mandiri tanpa jeda panjang persiapan. Melalui capaian ini, Kasyif juga menyampaikan harapan agar UNSERA dapat semakin mendorong dan memfasilitasi mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik. “Kami berharap Universitas Serang Raya dapat terus mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam perlombaan, khususnya debat. Mengikuti lomba debat membutuhkan usaha lebih, baik dari sisi biaya pendaftaran yang tidak murah maupun pendampingan sumber daya manusia. Ke depan, kami berharap ada dukungan pendampingan dari universitas, dan kami sendiri akan terus mencoba mengikuti kompetisi debat hingga tingkat nasional,” tambahnya. Keberhasilan tim debat mahasiswa Ilmu Hukum UNSERA dalam ajang ini menegaskan komitmen Universitas Serang Raya dalam menciptakan iklim akademik yang mendorong mahasiswa untuk unggul, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam diskursus hukum dan kebijakan publik. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh sivitas akademika UNSERA untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas akademik, dan membawa nama universitas ke tingkat yang lebih tinggi, baik di kancah regional maupun nasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera

Read More

Prestasi Membanggakan! Pencak Silat UNSERA Tembus Podium Nasional di Super Series Bekasi 2025

Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga (UKM PO) Pencak Silat. Pada ajang Kejuaraan Nasional Super Series Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), atlet Pencak Silat UNSERA berhasil meraih sejumlah podium dan mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Kejuaraan ini berlangsung pada 20–21 Desember 2025 di GOR Tambun Selatan, Kota Bekasi, dan diikuti oleh atlet-atlet pencak silat terbaik dari berbagai perguruan tinggi serta daerah di Indonesia. Melalui persiapan yang matang dan dukungan penuh dari universitas, para atlet UNSERA tampil percaya diri, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas sepanjang pertandingan. Dalam ajang tersebut, Aan Kartini (41124001) dari Program Studi Administrasi Negara berhasil meraih Juara 2 Nasional Kelas Dewasa B, disusul Siti Mahmudoh (41124028) yang juga berasal dari Program Studi Administrasi Negara dengan capaian Juara 2 Nasional Kelas Dewasa C. Sementara itu, dari Program Studi Teknik Informatika Semester 3, Andika Cahya Dewanta (11224008) sukses meraih Juara 2 (Perak) Kelas Dewasa E, Aldhio Duta Narendra (11224005) memperoleh Juara 3 Nasional Kelas Dewasa E, serta Auly Nanda Pratama (11224012) yang turut menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara 3 Nasional Kelas Dewasa A. Salah satu atlet peraih prestasi, udoh menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lainnya. “Harapan saya, jangan pernah takut untuk mencoba dan gagal. Jadikan setiap tantangan sebagai batu loncatan, karena prestasi bukan hanya soal hasil akhir, tapi tentang seberapa jauh kita berani melampaui batas kemampuan diri sendiri.” Ia juga menambahkan bahwa “Lingkungannya kompetitif tapi tetap suportif, jadi kita terdorong buat ikut lomba-lomba atau proyekan bareng teman.” Capaian ini menegaskan komitmen UNSERA sebagai kampus yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga nonakademik. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam membawa nama baik UNSERA di kancah nasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

Dari Burnout ke Puncak Prestasi: Kisah Dwi Yuniarni Menemukan Ritme Terbaiknya

Serang, unsera.ac.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dalam Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya. Dwi Yuniarni, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi (Sarjana) dari Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum, berhasil meraih IPK tertinggi 3,97 dengan NIM 51121038. Sebuah pencapaian yang bukan hanya soal angka, tetapi juga hasil dari proses panjang penuh disiplin dan pengelolaan diri yang matang. Di balik prestasi gemilang tersebut, Dwi mengungkapkan bahwa tantangan terberat selama masa perkuliahan bukan semata-mata materi kuliah yang kompleks. “Tantangan paling berat justru saat harus melawan rasa jenuh dan burnout,” ujarnya. Jadwal yang padat, tugas yang datang bersamaan, serta rutinitas yang monoton berangkat kuliah, mengerjakan tugas dan pekerjaan, lalu beristirahat sebelum mengulang kembali menjadi fase yang cukup menguras energi dan motivasi. Namun, Dwi tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Ia menerapkan manajemen prioritas sebagai strategi utama dalam menghadapi burnout. Tugas dengan tenggat terdekat serta bersifat penting dan mendesak dikerjakan lebih dahulu, kemudian disusul tugas lain dengan jangkauan waktu yang lebih panjang. Dengan cara ini, ia mampu menyelesaikan rangkaian tugas hampir bersamaan tanpa mengorbankan kualitas hasil.Untuk mengatasi rasa jenuh dan monoton, Dwi memilih aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif yang mendukung pengembangan diri. “It works,” ungkapnya, karena dari kegiatan tersebut ia tidak hanya terhindar dari kejenuhan, tetapi juga memperoleh banyak pengalaman dan wawasan baru. Menurut Dwi, menjadi wisudawan terbaik bukan berarti harus belajar 24 jam non-stop. Kunci utamanya terletak pada sistem dan manajemen yang tepat, disertai rasa penasaran yang tinggi untuk terus mengeksplorasi hal-hal baru. Strategi yang paling membantunya menjaga konsistensi dan prestasi akademik adalah self management. Tanpa kemampuan mengatur diri sendiri, konsistensi sulit untuk dibangun. Ia membagikan rumus sederhana yang ia terapkan sejak awal perkuliahan: rajin mengikuti perkuliahan dengan sungguh-sungguh, mengerjakan tugas sesuai tenggat waktu, memanfaatkan rasa ingin tahu untuk memperdalam bidang yang diminati, serta aktif mencari program dan kegiatan yang memberikan insight dan pengalaman. Tak kalah penting, Dwi juga menekankan pentingnya persiapan skripsi sejak dini. Sejak semester 3, setelah mendapatkan mata kuliah metodologi penelitian, ia mulai mencari tahu dan merancang arah skripsinya. Dengan begitu, ketika memasuki semester akhir, proses penyusunan skripsi tidak lagi terasa mengejutkan. Sebagai penutup, Dwi memberikan pesan inspiratif bagi mahasiswa yang masih berjibaku dengan kelas pagi, tugas menumpuk, atau begadang mengerjakan skripsi dan revisian. Menurutnya, masa kuliah adalah ruang untuk mencoba banyak hal positif yang membangun dan membuat diri produktif. Jadikan masa kuliah lebih berwarna, kenali potensi diri, dan temukan arah masa depan. Yang paling penting, jangan pernah berhenti untuk penasaran dan terus mengeksplorasi. Prestasi Dwi Yuniarni menjadi bukti bahwa dengan self management yang baik, konsistensi, dan keberanian untuk berkembang, pencapaian akademik tertinggi bukanlah hal yang mustahil. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

Dari IPK Tinggi hingga Cerita Perjuangan: Wisudawan Terbaik UNSERA Wisuda ke-18 Gelombang 1 2025

Serang, unsera.ac.id – Momen Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya (UNSERA) yang digelar pada 22–23 Desember 2025 di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) UNSERA bukan hanya tentang toga dan ijazah. Di balik angka IPK yang tinggi, tersimpan cerita perjuangan, konsistensi, dan manajemen diri yang patut jadi inspirasi. Pada Wisuda ke-18 Gelombang 1, Universitas Serang Raya (UNSERA) memberikan penghargaan kepada para lulusan yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di setiap fakultas. Penetapan wisudawan terbaik tersebut dibacakan oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Serang Raya Nomor 143/UNSERA/S SK/XII/2025 tentang penetapan lulusan dengan IPK tertinggi per fakultas pada Tahun Akademik 2025–2026. Adapun deretan wisudawan terbaik pada Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya adalah sebagai berikut: Sebagai perwakilan wisudawan terbaik, Intan Alya Putri dan Dwi Yuniarni membagikan cerita di balik pencapaian mereka. Bagi Intan Alya, tantangan terbesarnya adalah beradaptasi di lingkungan Teknik Industri yang mayoritas laki-laki, ditambah latar belakang SMA IPA yang membuatnya sempat merasakan jarak antara teori dan praktikum. Namun, ia memilih tidak menyerah. Dengan aktif menjadi Asisten Laboratorium, Intan berhasil menyeimbangkan teori dan praktik. Menurutnya, mengenali karakter dosen, membangun relasi positif dengan kakak tingkat, dan menjaga konsistensi adalah kunci bertahan dan berkembang selama kuliah. Sementara itu, Dwi Yuniarni justru menghadapi tantangan yang lebih “sunyi”, yaitu rasa jenuh dan burnout. Jadwal padat, tugas menumpuk, dan rutinitas yang terasa monoton sempat membuatnya kelelahan. Cara Dwi mengatasinya cukup sederhana namun efektif: manajemen prioritas. Ia mengerjakan tugas yang paling mendesak lebih dulu, sambil tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif di luar kelas. Baginya, menjadi wisudawan terbaik bukan soal belajar 24 jam tanpa henti, melainkan tentang punya sistem, self-management yang baik, dan rasa penasaran untuk terus belajar dan mengeksplorasi diri. Keduanya sepakat bahwa IPK tinggi bukanlah garis finish, melainkan titik awal. Dunia kerja memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan dunia perkuliahan, sehingga pengalaman, keaktifan, dan konsistensi menjadi bekal penting. “IPK tetap dijaga, tapi jangan lupa cari pengalaman dan jangan malas masuk kelas,” pesan Intan. Senada dengan itu, Dwi berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang untuk mencoba banyak hal positif, terus penasaran, dan berani mengeksplorasi potensi diri. Lewat kisah para wisudawan terbaik ini, UNSERA berharap semangat belajar, berkembang, dan berproses tidak berhenti di momen wisuda. Karena pada akhirnya, angka IPK hanyalah bagian kecil dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih besar. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera

Read More

Bilah Aksesibilitas