Serang – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Serang Raya (UNSERA). Rama Aryo Prambudi berhasil memperoleh apresiasi dari Microsoft melalui Microsoft Bug Bounty Program setelah menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan pada salah satu fitur milik Microsoft. Atas temuannya tersebut, Rama mendapatkan apresiasi berupa bounty senilai 6.000 dolar Amerika Serikat, serta pengakuan dalam Microsoft Hall of Fame dan merchandise resmi dari Microsoft. Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSERA mampu menunjukkan kompetensi dan kontribusi nyata dalam bidang keamanan siber (cybersecurity) di tingkat internasional. Rama menjelaskan bahwa pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Dalam prosesnya, ia harus melalui beberapa kali penolakan ketika melaporkan temuan kerentanan sebelum akhirnya mendapatkan apresiasi dari pihak Microsoft. “Dalam prosesnya saya sempat mengalami penolakan sebanyak enam kali karena beberapa kerentanan yang saya laporkan ternyata sudah lebih dulu dilaporkan oleh researcher lain. Ada juga laporan yang dinyatakan valid, tetapi tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan bounty maupun Hall of Fame. Namun saya terus mencoba hingga akhirnya menemukan satu kerentanan yang setelah melalui diskusi dan penjelasan lebih lanjut mengenai dampaknya, pihak Microsoft menaikkan tingkat keparahan bug tersebut sehingga saya mendapatkan apresiasi berupa bounty, Hall of Fame, dan merchandise,” jelas Rama. Ia juga mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap dunia keamanan siber mulai tumbuh sejak menempuh pendidikan di Program Studi Teknik Informatika UNSERA. Awalnya ia mengaku tidak terlalu menyukai pemrograman, namun ketertarikannya mulai berkembang ketika mempelajari dasar-dasar pengembangan web pada perkuliahan. “Ketika mulai mempelajari pengembangan web, saya memahami bagaimana sebuah aplikasi web bekerja dan bagaimana celah keamanan dapat terjadi jika sistem tidak dikembangkan dengan praktik keamanan yang baik. Dari situ saya mulai tertarik mendalami dunia bug hunting, apalagi saat itu isu kebocoran data di Indonesia sedang marak terjadi,” ungkapnya. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. Abdul Malik., M. Si, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih Rama menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSERA memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi di tingkat global. “Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Universitas Serang Raya. Capaian yang diraih oleh Rama Aryo Prambudi menunjukkan bahwa mahasiswa UNSERA memiliki kemampuan dan daya saing dalam bidang teknologi informasi, khususnya keamanan sistem digital. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor. Rama juga memberikan pesan kepada mahasiswa yang tertarik mendalami bidang cybersecurity agar terus belajar dan mengembangkan kemampuan secara konsisten. “Mulailah dari bidang yang paling kalian sukai, seperti web application, network, atau infrastruktur sistem. Pelajari bagaimana sistem bekerja dan pahami berbagai kerentanan yang mungkin terjadi. Saat ini banyak sumber belajar yang dapat diakses sehingga memudahkan siapa pun untuk mempelajari cybersecurity. Kunci utamanya adalah konsisten, tidak mudah menyerah, dan terus belajar hal-hal baru,” pesannya. Prestasi yang diraih oleh Rama Aryo Prambudi menjadi bukti bahwa ketekunan, rasa ingin tahu, serta kemampuan analitis yang kuat dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam ekosistem teknologi global. Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Serang Raya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi, riset, dan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan industri serta tantangan keamanan siber di era transformasi digital. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreApresiasi Mahasiswa Berprestasi: UNSERA Perkuat Komitmen Dukungan Prestasi Akademik dan Non-Akademik
Serang, 13 Februari 2026 — Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Mahasiswa Berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas capaian mahasiswa di bidang akademik maupun non-akademik. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun budaya kompetitif yang sehat dan berkelanjutan di lingkungan kampus. Pada kesempatan tersebut, apresiasi diberikan kepada mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Pencak Silat Super Series 2025 Tingkat Provinsi yang diselenggarakan pada 20–21 Desember 2025 di GOR Tambun Selatan, Bekasi, serta pada Regional Parliamentary Festival 2025. Mahasiswa penerima apresiasi antara lain: Prestasi tersebut menjadi bukti nyata konsistensi mahasiswa UNSERA dalam mengembangkan potensi, baik di bidang olahraga maupun akademik, serta menunjukkan daya saing di tingkat regional dan provinsi. Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik dan Kreatif UNSERA, Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan institusi dalam mendorong penguatan daya saing mahasiswa di berbagai level kompetisi. “Prestasi mahasiswa merupakan indikator penting kualitas pembinaan di perguruan tinggi. UNSERA tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga memastikan adanya dukungan berkelanjutan agar mahasiswa mampu meningkatkan capaian dari tingkat regional, nasional, hingga internasional. Kami ingin membangun ekosistem yang mendorong mahasiswa berani berkompetisi dan terus berkembang.” Selaras dengan hal tersebut, penguatan dukungan kelembagaan tidak hanya diwujudkan dalam bentuk penghargaan simbolik, tetapi juga melalui kebijakan pembinaan dan alokasi sumber daya yang berorientasi pada peningkatan capaian prestasi secara bertahap dan terukur. Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan UNSERA, Drs. Abdul Fatah, SE., MM., menegaskan bahwa apresiasi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung mahasiswa berprestasi. “Terkait dengan apresiasi yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi, ini adalah bentuk support lembaga kepada siapapun yang memperoleh prestasi akademik dan non-akademik. Hal ini sudah lama dilakukan dan menjadi komitmen institusi. Program lanjutan yang dilakukan oleh lembaga adalah selalu memberikan support untuk meningkatkan prestasi, misalnya dari regional ke nasional dan dari nasional ke internasional. Insya Allah lembaga selalu mendukung dengan cara memberikan anggaran untuk mengikuti kegiatan tersebut. Harapan kami ke depan, seluruh organisasi mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengikuti kegiatan maupun turnamen di semua tingkatan.” Melalui kegiatan ini, UNSERA menegaskan bahwa penguatan prestasi mahasiswa merupakan bagian integral dari strategi peningkatan mutu pendidikan tinggi. Dukungan yang sistematis melalui pembinaan, fasilitasi, dan penganggaran yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong terciptanya atmosfer akademik yang produktif, kompetitif, serta berorientasi pada capaian kinerja institusi di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Duta Kampus Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan Grand Final Duta Kampus 2026 pada Rabu (12/2) di Auditorium Lantai 6 UNSERA. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian seleksi mahasiswa yang akan mengemban amanah sebagai representasi kampus dalam mendukung visi dan citra universitas. Mengusung tema “Harmony in Diversity, Excellence in Action”, Grand Final tahun ini menegaskan bahwa keberagaman merupakan fondasi kekuatan, sementara keunggulan lahir dari tindakan nyata yang dibangun bersama dalam semangat kolaborasi. Bersatu tanpa kehilangan identitas, berkompetisi tanpa kehilangan empati, serta berprestasi tanpa meninggalkan nilai kebersamaan menjadi pesan utama dalam ajang ini. Wakil Rektor II sekaligus Pembina Duta Kampus UNSERA, Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Duta Kampus memiliki peran strategis sebagai representasi nilai dan karakter mahasiswa UNSERA. “Saya berharap Duta Kampus yang terpilih dapat menjalankan amanah ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan komunikasi yang baik, serta semangat kolaborasi. Duta Kampus harus mampu menjadi teladan dan membawa nama baik UNSERA dalam setiap kesempatan,” ungkapnya. Sementara itu, Leader Duta Kampus UNSERA 2025, Isnaeni Assyifa, menegaskan bahwa Duta Kampus memiliki kontribusi besar dalam mendukung visi dan citra UNSERA. “Duta Kampus menjadi perwakilan yang membawa nama baik kampus, baik di lingkungan internal maupun masyarakat. Kami berharap yang terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh komitmen, aktif berkontribusi melalui ide, karya, dan kegiatan yang bermanfaat, serta menjadi role model yang profesional dan inspiratif,” tuturnya. Grand Final Duta Kampus 2026 menjadi wujud komitmen Duta Kampus UNSERA dalam mencetak mahasiswa unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Melalui semangat harmoni dalam keberagaman dan keunggulan dalam aksi, Duta Kampus diharapkan mampu memperkuat citra UNSERA sebagai kampus yang aktif, berkualitas, dan inspiratif. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Kabar membanggakan datang dari Universitas Serang Raya (UNSERA). Muhammad Rifqi Rahmatullah, mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris semester 3, berhasil berpartisipasi sebagai presenter dalam Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) 2026. Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh APPBIPA Banten bekerja sama dengan Universitas Buddhi Dharma Tangerang dan menghadirkan akademisi serta praktisi bahasa dari berbagai institusi nasional maupun internasional. Kegiatan dilaksanakan secara bauran (hybrid) pada Sabtu, (17/1), bertempat di Auditorium Vipassi Universitas Buddhi Dharma Tangerang serta melalui platform Zoom Meeting. Mengusung tema “Integrasi Digital dan Kearifan Lokal dalam Pengajaran BIPA: Menjembatani Tradisi dan Inovasi”, konferensi ini menjadi forum akademik internasional yang membahas pengembangan pengajaran bahasa Indonesia dalam konteks global. Partisipasi mahasiswa UNSERA sebagai presenter menunjukkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam forum ilmiah internasional sejak dini. Kehadiran Muhammad Rifqi Rahmatullah sebagai presenter merepresentasikan kontribusi mahasiswa UNSERA dalam diskursus akademik internasional, khususnya di bidang bahasa dan pendidikan. Capaian ini sekaligus mencerminkan komitmen UNSERA dalam mendorong mahasiswa untuk berani tampil, berprestasi, dan berkontribusi di tingkat global. Rektor dan segenap Civitas Akademika Universitas Serang Raya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas partisipasi tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi akademik dan aktif dalam kegiatan ilmiah berskala internasional. UNSERA terus berkomitmen mendukung mahasiswa untuk berprestasi dan berdaya saing global. Tertarik menjadi bagian dari UNSERA? Kunjungi http://www.unsera.ac.id dan temukan program studi unggulan sesuai minat dan bakatmu. Untuk informasi selengkapnya, silahkan kunjungi: 🌐 Website: www.unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter/X: @unseracampus Edito: Maryam | Humas UNSERA
Read MoreSerang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA). TB M Kasyif Ulum Kaliba, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, berhasil lolos sebagai salah satu dari 36 peserta terpilih YILA Academy Special Batch 2026 tingkat Asia Tenggara. YILA Academy Special Batch 2026 merupakan program pengembangan kepemudaan internasional yang berfokus pada isu perdamaian, sosial, dan kerja sama lintas negara di kawasan Asia Tenggara. Program ini diikuti oleh pemuda terpilih dari berbagai negara dan dilaksanakan secara daring (full online) melalui rangkaian diskusi serta forum interaktif. Berbeda dari ajang kompetisi, YILA Academy menitikberatkan pada pengembangan kapasitas dan kontribusi pemikiran peserta. Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan, kualitas gagasan, serta partisipasi dalam diskusi publik internasional. Program ini didukung oleh Rotary Peace International serta Rotary Otto & Fran Walter Peace Center yang berpusat di Bahcesehir University, Turki, dengan jejaring global di bidang perdamaian dan kepemudaan. Rektor dan segenap Civitas Akademika Universitas Serang Raya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSERA mampu berperan aktif dan berkontribusi di forum internasional. UNSERA terus berkomitmen mencetak generasi muda berdaya saing global. Tertarik menjadi bagian dari UNSERA? Kunjungi www.unsera.ac.id dan temukan program studi unggulan sesuai minat dan bakatmu. Untuk informasi selengkapnya, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas UNSERA
Read MoreSerang, UNSERA – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan dan keberlanjutan pendidikan tinggi melalui kegiatan Silaturahmi Beasiswa Asih Asuh UNSERA. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (12/1) di lingkungan Universitas Serang Raya dan diikuti oleh para mahasiswa penerima Beasiswa Asih Asuh UNSERA. Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pimpinan universitas, pengelola beasiswa, dan penerima manfaat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan di UNSERA. Selain sebagai ajang temu dan dialog, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan, motivasi, serta penguatan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam mendukung proses pendidikan yang berkelanjutan. Melalui Beasiswa Asih Asuh, UNSERA menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pendampingan moral dan pembentukan karakter sebagai bagian dari proses pendidikan tinggi yang utuh dan berkelanjutan. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan melalui sesi dialog terbuka antara pimpinan universitas dan mahasiswa penerima beasiswa. Dalam forum tersebut, mahasiswa didorong untuk tetap semangat menjalani perkuliahan, menjaga komitmen akademik, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diberikan untuk mengembangkan potensi diri secara optimal. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Beasiswa Asih Asuh merupakan wujud nyata kepedulian UNSERA dalam memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang setara untuk menyelesaikan pendidikan tinggi. “Beasiswa Asih Asuh ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi merupakan bentuk pendampingan dan perhatian UNSERA kepada mahasiswa agar mereka dapat menyelesaikan studi dengan baik, memiliki semangat juang, serta tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rektor UNSERA. Sementara itu, Penanggung Jawab Beasiswa Asih Asuh UNSERA, Dr. Uus Kusnadi, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Beasiswa Asih Asuh merupakan bentuk kepercayaan dan komitmen UNSERA terhadap masa depan pendidikan mahasiswa. “Beasiswa Asih Asuh bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tetapi juga bentuk kepedulian dan komitmen UNSERA agar mahasiswa dapat fokus menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh, menyelesaikan studi tepat waktu, serta mengembangkan potensi akademik dan karakter secara optimal. Mahasiswa penerima kami tempatkan sebagai subjek pembinaan dan calon agen perubahan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa penerima beasiswa diharapkan mampu menjaga integritas, disiplin, dan etos belajar, serta memanfaatkan pendampingan yang diberikan untuk membangun kemandirian dan daya saing dalam proses pendidikan. “Selain prestasi akademik, UNSERA berharap mahasiswa penerima Beasiswa Asih Asuh memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk memberi kembali kepada masyarakat di masa depan, sehingga kebermanfaatan beasiswa ini dapat dirasakan secara berkelanjutan dan berdampak lebih luas,” tambahnya. Adapun daftar mahasiswa penerima Beasiswa Asih Asuh Universitas Serang Raya adalah sebagai berikut: 1. Aisyah – Ekonomi Syariah 2. Seaful Ulum – Ekonomi Syariah 3. Muhammad Ihsan – Pendidikan Matematika 4. Mahya Mafaza – Tadris Bahasa Inggris 5. Latifatul Asyifah – Pendidikan Agama Islam 6. Zulfatus Zangimah – Pendidikan Agama Islam 7. Ayu Lestari Putri Wahyu – Tadris Bahasa Inggris 8. Fatimah – Pendidikan Agama Islam 9. Chaerunnisa – Pendidikan Matematika 10. Nilam Puspitasari – Pendidikan Matematika 11. Mutoharoh – Pendidikan Agama Islam 12. Nurahmah Aulia Putri – Teknik Kimia Melalui kegiatan Silaturahmi Beasiswa Asih Asuh ini, UNSERA semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan pendidikan tinggi. Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan di lingkungan kampus serta melahirkan lulusan UNSERA yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki kepekaan sosial. Universitas Serang Raya berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperluas program Beasiswa Asih Asuh sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul. Untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam | Humas Unsera
Read MoreSerang — Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Tim debat mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNSERA berhasil meraih Juara Tiga Kompetisi Debat Mahasiswa Tingkat Regional yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu, (20/12), dalam rangkaian Parliamentary Festival 2025. Tim debat UNSERA terdiri atas TB. M. Kasyif Ulul Kaliba, Dina Rosita, dan Fajar Satriama, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum. Kompetisi ini mengangkat tema “Reformasi Kepolisian Republik Indonesia: Transformasi Penegakan Hukum yang Berkeadilan”, dan diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Keikutsertaan dan capaian tim debat UNSERA dalam ajang regional ini menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa UNSERA dalam mengaktualisasikan pengetahuan akademik, khususnya di bidang hukum dan penalaran kritis, ke dalam forum kompetitif tingkat regional. Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di UNSERA tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang kritis, kompetitif, dan adaptif terhadap isu-isu strategis nasional. “Prestasi ini menjadi cerminan keberhasilan proses pendidikan di Universitas Serang Raya dalam membentuk mahasiswa yang mampu berpikir kritis, argumentatif, dan berintegritas. Saya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani berprestasi dan membawa nama baik UNSERA di berbagai ajang akademik, baik regional maupun nasional,” ujar Rektor UNSERA. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Serang Raya, Drs. Abdul Fatah, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNSERA. Menurutnya, capaian ini mencerminkan semangat mahasiswa UNSERA dalam mengembangkan potensi diri serta menunjukkan efektivitas pembinaan kemahasiswaan yang berkelanjutan. “Prestasi yang diraih oleh tim debat mahasiswa Ilmu Hukum ini merupakan kebanggaan bagi Universitas Serang Raya. Biro Kemahasiswaan senantiasa mendorong dan mendukung mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik sebagai bagian dari pengembangan soft skills, kepemimpinan, serta daya saing mahasiswa di tingkat regional maupun nasional,” ungkapnya. Sementara itu, TB. M. Kasyif Ulul Kaliba selaku ketua tim debat UNSERA mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen tim, meskipun persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas. “Perasaan kami tentu sangat senang, namun ini tidak menjadi akhir perjalanan kami dalam kompetisi debat. Pencapaian ini bagi kami, khususnya dalam perjalanan akademik di Universitas Serang Raya, merupakan bentuk implementasi dari apa yang kami pelajari sebagai mahasiswa Ilmu Hukum dari para dosen di kelas, kemudian kami terapkan secara langsung dalam kompetisi debat,” jelasnya. Lebih lanjut, Kasyif menjelaskan bahwa proses persiapan dilakukan secara mandiri dan penuh tekanan karena keterbatasan waktu. “Persiapan kami bisa dibilang sangat singkat, hanya dilakukan H-1 setelah perkuliahan, tanpa jeda panjang. Kami bertiga, Kasyif, Dina, dan Fajar, mahasiswa Ilmu Hukum semester tiga memiliki tekad yang sama untuk menyatukan gagasan dalam waktu terbatas. Dengan pengalaman debat nasional yang sebelumnya dimiliki Dina, Kasyif, dan Fajar, kami memaksimalkan waktu untuk menyusun argumen yang fokus dan terarah,” ungkapnya. Dalam pembagian peran debat, Dina Rosita bertindak sebagai pembicara pertama yang memaparkan poin justifikasi utama, TB. M. Kasyif Ulul Kaliba sebagai pembicara kedua yang membangun argumentasi serta studi komparatif, dan Fajar Satriama sebagai pembicara ketiga yang berfokus pada beban pembuktian. Seluruh proses ini dilakukan atas inisiatif tim secara mandiri tanpa jeda panjang persiapan. Melalui capaian ini, Kasyif juga menyampaikan harapan agar UNSERA dapat semakin mendorong dan memfasilitasi mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik. “Kami berharap Universitas Serang Raya dapat terus mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam perlombaan, khususnya debat. Mengikuti lomba debat membutuhkan usaha lebih, baik dari sisi biaya pendaftaran yang tidak murah maupun pendampingan sumber daya manusia. Ke depan, kami berharap ada dukungan pendampingan dari universitas, dan kami sendiri akan terus mencoba mengikuti kompetisi debat hingga tingkat nasional,” tambahnya. Keberhasilan tim debat mahasiswa Ilmu Hukum UNSERA dalam ajang ini menegaskan komitmen Universitas Serang Raya dalam menciptakan iklim akademik yang mendorong mahasiswa untuk unggul, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam diskursus hukum dan kebijakan publik. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh sivitas akademika UNSERA untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas akademik, dan membawa nama universitas ke tingkat yang lebih tinggi, baik di kancah regional maupun nasional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id ✉ Email: info@unsera.ac.id 📷 Instagram: @unseracampus 📺 YouTube: Unsera TV 🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dalam Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya. Dwi Yuniarni, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi (Sarjana) dari Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum, berhasil meraih IPK tertinggi 3,97 dengan NIM 51121038. Sebuah pencapaian yang bukan hanya soal angka, tetapi juga hasil dari proses panjang penuh disiplin dan pengelolaan diri yang matang. Di balik prestasi gemilang tersebut, Dwi mengungkapkan bahwa tantangan terberat selama masa perkuliahan bukan semata-mata materi kuliah yang kompleks. “Tantangan paling berat justru saat harus melawan rasa jenuh dan burnout,” ujarnya. Jadwal yang padat, tugas yang datang bersamaan, serta rutinitas yang monoton berangkat kuliah, mengerjakan tugas dan pekerjaan, lalu beristirahat sebelum mengulang kembali menjadi fase yang cukup menguras energi dan motivasi. Namun, Dwi tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Ia menerapkan manajemen prioritas sebagai strategi utama dalam menghadapi burnout. Tugas dengan tenggat terdekat serta bersifat penting dan mendesak dikerjakan lebih dahulu, kemudian disusul tugas lain dengan jangkauan waktu yang lebih panjang. Dengan cara ini, ia mampu menyelesaikan rangkaian tugas hampir bersamaan tanpa mengorbankan kualitas hasil.Untuk mengatasi rasa jenuh dan monoton, Dwi memilih aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif yang mendukung pengembangan diri. “It works,” ungkapnya, karena dari kegiatan tersebut ia tidak hanya terhindar dari kejenuhan, tetapi juga memperoleh banyak pengalaman dan wawasan baru. Menurut Dwi, menjadi wisudawan terbaik bukan berarti harus belajar 24 jam non-stop. Kunci utamanya terletak pada sistem dan manajemen yang tepat, disertai rasa penasaran yang tinggi untuk terus mengeksplorasi hal-hal baru. Strategi yang paling membantunya menjaga konsistensi dan prestasi akademik adalah self management. Tanpa kemampuan mengatur diri sendiri, konsistensi sulit untuk dibangun. Ia membagikan rumus sederhana yang ia terapkan sejak awal perkuliahan: rajin mengikuti perkuliahan dengan sungguh-sungguh, mengerjakan tugas sesuai tenggat waktu, memanfaatkan rasa ingin tahu untuk memperdalam bidang yang diminati, serta aktif mencari program dan kegiatan yang memberikan insight dan pengalaman. Tak kalah penting, Dwi juga menekankan pentingnya persiapan skripsi sejak dini. Sejak semester 3, setelah mendapatkan mata kuliah metodologi penelitian, ia mulai mencari tahu dan merancang arah skripsinya. Dengan begitu, ketika memasuki semester akhir, proses penyusunan skripsi tidak lagi terasa mengejutkan. Sebagai penutup, Dwi memberikan pesan inspiratif bagi mahasiswa yang masih berjibaku dengan kelas pagi, tugas menumpuk, atau begadang mengerjakan skripsi dan revisian. Menurutnya, masa kuliah adalah ruang untuk mencoba banyak hal positif yang membangun dan membuat diri produktif. Jadikan masa kuliah lebih berwarna, kenali potensi diri, dan temukan arah masa depan. Yang paling penting, jangan pernah berhenti untuk penasaran dan terus mengeksplorasi. Prestasi Dwi Yuniarni menjadi bukti bahwa dengan self management yang baik, konsistensi, dan keberanian untuk berkembang, pencapaian akademik tertinggi bukanlah hal yang mustahil. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Momen Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya (UNSERA) yang digelar pada 22–23 Desember 2025 di Rachmatoellah Convention Hall (RCH) UNSERA bukan hanya tentang toga dan ijazah. Di balik angka IPK yang tinggi, tersimpan cerita perjuangan, konsistensi, dan manajemen diri yang patut jadi inspirasi. Pada Wisuda ke-18 Gelombang 1, Universitas Serang Raya (UNSERA) memberikan penghargaan kepada para lulusan yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di setiap fakultas. Penetapan wisudawan terbaik tersebut dibacakan oleh Assoc. Prof. Dr. Denny Kurnia, SE., M.M. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Serang Raya Nomor 143/UNSERA/S SK/XII/2025 tentang penetapan lulusan dengan IPK tertinggi per fakultas pada Tahun Akademik 2025–2026. Adapun deretan wisudawan terbaik pada Wisuda ke-18 Gelombang 1 Universitas Serang Raya adalah sebagai berikut: Sebagai perwakilan wisudawan terbaik, Intan Alya Putri dan Dwi Yuniarni membagikan cerita di balik pencapaian mereka. Bagi Intan Alya, tantangan terbesarnya adalah beradaptasi di lingkungan Teknik Industri yang mayoritas laki-laki, ditambah latar belakang SMA IPA yang membuatnya sempat merasakan jarak antara teori dan praktikum. Namun, ia memilih tidak menyerah. Dengan aktif menjadi Asisten Laboratorium, Intan berhasil menyeimbangkan teori dan praktik. Menurutnya, mengenali karakter dosen, membangun relasi positif dengan kakak tingkat, dan menjaga konsistensi adalah kunci bertahan dan berkembang selama kuliah. Sementara itu, Dwi Yuniarni justru menghadapi tantangan yang lebih “sunyi”, yaitu rasa jenuh dan burnout. Jadwal padat, tugas menumpuk, dan rutinitas yang terasa monoton sempat membuatnya kelelahan. Cara Dwi mengatasinya cukup sederhana namun efektif: manajemen prioritas. Ia mengerjakan tugas yang paling mendesak lebih dulu, sambil tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif di luar kelas. Baginya, menjadi wisudawan terbaik bukan soal belajar 24 jam tanpa henti, melainkan tentang punya sistem, self-management yang baik, dan rasa penasaran untuk terus belajar dan mengeksplorasi diri. Keduanya sepakat bahwa IPK tinggi bukanlah garis finish, melainkan titik awal. Dunia kerja memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan dunia perkuliahan, sehingga pengalaman, keaktifan, dan konsistensi menjadi bekal penting. “IPK tetap dijaga, tapi jangan lupa cari pengalaman dan jangan malas masuk kelas,” pesan Intan. Senada dengan itu, Dwi berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang untuk mencoba banyak hal positif, terus penasaran, dan berani mengeksplorasi potensi diri. Lewat kisah para wisudawan terbaik ini, UNSERA berharap semangat belajar, berkembang, dan berproses tidak berhenti di momen wisuda. Karena pada akhirnya, angka IPK hanyalah bagian kecil dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih besar. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Serang Raya (Unsera) melaksanakan studi lapangan ke proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I) Cibaliung pada 20 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Unsera dalam memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) untuk menghasilkan lulusan teknik yang unggul dan siap bersaing. Kunjungan ini difasilitasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWS C3) bersama kontraktor Hansol–Waskita Joint Venture. Lokasi yang dikunjungi meliputi Parungkokosan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, termasuk akses menuju Bendung Cibaliung serta beberapa segmen saluran yang tengah direhabilitasi. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh wawasan teknis terkait proses rehabilitasi jaringan irigasi, mulai dari penerapan modular lining, rehabilitasi saluran primer–sekunder ±45 km, teknologi penanganan longsor Schematic Precast System (SPS), metode pelaksanaan, hingga pemaparan time schedule proyek beserta tantangan lapangan. Andhika, salah satu mahasiswa peserta kegiatan, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman berharga. “Kunjungan ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami peran strategis infrastruktur irigasi dalam peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara Unsera dan BBWS C3 dalam mendukung agenda prioritas pembangunan nasional,” ungkap Andhika, salah satu mahasiswa peserta. Dosen pendamping turut menyampaikan harapannya agar pembelajaran di lapangan dapat menjadi katalis peningkatan kompetensi mahasiswa. “Harapan kami, kegiatan ini menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori dan praktik. Dengan melihat langsung kondisi lapangan, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan sebagai engineer masa depan,” ujar Muhammad Oka Mahendra, ST., M.T. Melalui kegiatan seperti ini, Unsera terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan pendidikan berkualitas, relevan dengan kebutuhan industri, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea Marseliana | Humas Unsera
Read More