Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi (Ujikom) Batch 4 Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen universitas dalam mencetak lulusan yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja. Kegiatan yang berlangsung pada 6–11 Juli 2026 ini diikuti oleh 210 peserta dari berbagai program studi yang mengikuti proses asesmen sesuai dengan skema sertifikasi profesinya. Pelaksanaan Uji Kompetensi Batch 4 menghadirkan beragam skema sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan kebutuhan dunia industri, di antaranya Supervisor SDM, Junior Web Programmer, Associate Data Analyst, Digital Marketing, Personil Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Network Administrator, Asisten Produser, Analisis Pencegahan dan Penyelesaian Hubungan Industrial, Melaksanakan Penyediaan Informasi Akuntansi Keuangan, Jenjang 4 Bidang Kewirausahaan Industri, hingga Melaksanakan Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan. Seluruh asesmen dilaksanakan oleh asesor kompetensi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Direktur LSP UNSERA, Rt. Erlina Gentari, S.E., M.M., menegaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis untuk memastikan lulusan UNSERA memiliki kompetensi yang terukur sekaligus diakui secara profesional oleh dunia usaha dan dunia industri. “Tujuan utama pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi LSP UNSERA Batch 4 adalah memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) maupun standar yang diakui industri. Kami ingin lulusan UNSERA tidak hanya membawa ijazah akademik, tetapi juga sertifikat kompetensi sebagai bukti nyata kemampuan yang dimiliki. Hal ini menjadi nilai tambah sekaligus meningkatkan daya saing lulusan ketika memasuki dunia kerja,” ungkapnya. Menurutnya, kualitas hasil sertifikasi hanya dapat terwujud melalui proses asesmen yang kredibel, objektif, dan sesuai dengan standar nasional yang telah ditetapkan. “Seluruh proses sertifikasi kami laksanakan berdasarkan pedoman Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), mulai dari pendaftaran, verifikasi persyaratan, pelaksanaan asesmen, hingga penetapan hasil kompetensi. Proses ini didukung oleh asesor yang telah memiliki lisensi resmi BNSP sehingga penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional. Kami juga terus melakukan monitoring, evaluasi, dan pengendalian mutu agar kredibilitas sertifikasi yang diterbitkan LSP UNSERA tetap terjaga,” jelas Rt. Erlina Gentari. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa LSP UNSERA terus melakukan pengembangan skema sertifikasi agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang. “Pada Batch 4 ini kami juga terus melakukan pengembangan skema sertifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan program studi dan perkembangan dunia industri. Selain memperkuat skema yang telah ada, LSP UNSERA akan terus menghadirkan skema kompetensi baru yang relevan dengan transformasi digital, kebutuhan sektor jasa, manufaktur, manajemen, hingga kewirausahaan. Ke depan, kami juga akan memperkuat kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, dan para pemangku kepentingan agar skema sertifikasi yang dimiliki LSP UNSERA selalu selaras dengan kebutuhan pasar kerja,” tambahnya. Salah satu peserta Uji Kompetensi dari Program Studi Teknik Informatika, Wira Atmaja, mengungkapkan bahwa sertifikasi kompetensi memberikan pengalaman berharga sekaligus menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional. “Mengikuti uji kompetensi membuat saya lebih percaya diri karena kemampuan yang kami miliki diuji berdasarkan standar profesi yang berlaku. Selain menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat, sertifikasi ini juga menjadi nilai tambah ketika nantinya memasuki dunia kerja. Saya berharap mahasiswa UNSERA dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi tantangan industri,” ujarnya. Melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Batch 4 Tahun 2026 yang diikuti oleh 210 peserta, Universitas Serang Raya kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang terverifikasi secara profesional. Sinergi antara UNSERA, LSP, dan dunia industri diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang adaptif, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉️ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Mariyam | Humas UNSERA
Read More