Serang – Rabu, 18 Oktober 2023 FISIPKUM Universitas Serang Raya (UNSERA) menggelar Seminar Nasional & Call Of Book Chapter dengan mengusung tema “Mengoptimalkan Kebijakan Hukum Pemilu untuk Tata Kelola yang Lebih Baik”. Tema ini diangkat berkaitan dengan fenomena dari generasi millenial yang cenderung kurang berpartisipasi dalam pesta demokrasi rakyat Indonesia. Acara yang diselenggarakan di Auditorium gedung A UNSERA ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa jurusan hukum, administrasi negara, dan ilmu komunikasi serta akademisi. Dalam acara ini, turut mengundang beberapa narasumber, diantaranya Ali Faisal, S.H., M.H., M.E. selaku ketua Bawaslu Provinsi Banten, Aas Satibi Harsa, S.SY. selaku anggota KPU Provinsi Banten, Guru Besar ilmu hukum Universitas Muhammadiyah yaitu Prof. Dr. Ibnu Sina Chandranegara, S.H., M.H., dan juga Dr. A.P. Delly Maulana, S.Sos., M.PA. selaku Dekan FISIPKUM UNSERA. Turut hadir dalam seminar ini Wakil Rektor 1 UNSERA, Deni Kurnia, MM. dalam sambutannya menyatakan tema seminar ini sangat menarik dan relevan karena didaratkan pada pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang. “Kalau kita lihat bahwa kebijakan pemilu itu tentunya peranannya ada, hukumnya, penyelenggaranya juga ada KPU dan juga ada pemilih, rakyat sebagai pemilih yang berdaulat. Tentunya mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga tidak ada lagi generasi millenial itu yang tidak memilih” tuturnya. Beliau menambahkan, “Ini sangat penting sekali untuk pengetahuan kita bagaimana bahwa penyelenggara atau kita rakyat yang berdaulat ini juga bisa melaksanakan pemilu dengan sebaik-baiknya” Wakil dekan Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Hukum (FISIPKUM) Dr. Rahmi Mulyasih, M.Si. dalam sambutannya juga menyoroti fenomena kaum milenial yang kurang berpartisipasi dalam kegiatan pesta demokrasi tersebut. “Insya Allah dengan narasumber yang kami hadirkan, semoga memberikan wawasan dan perspektif baru terkait kebijakan dan tata kelola pemilu sehingga tidak ada fenomena pemilih millenial yang tidak memilih pada pesta demokrasi yang akan dilaksanakan di tahun 2024.” Imbuhnya. Melihat banyak pandangan terkait dengan reduksi demokrasi untuk rakyat, seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman baru mengenai kebijakan hukum dan tata kelola pemilu serta meningkatkan kesadaran secara khusus generasi milenial terhadap haknya dalam pemilu yang akan datang.
Read MorePada hari Selasa, tanggal 17 Oktober, mahasiswa Fakultas Studi Islam dan Pendidikan (FSIP) Universitas Serang Raya (UNSERA) menghadiri China Education Exhibition 2023 (CEE 2023) sebagai respons terhadap undangan yang diberikan oleh Chinese Service Center for Scholarly Exchange (Kementerian Pendidikan Tiongkok). CEE merupakan salah satu wujud kerja sama erat antara Indonesia dan Tiongkok dalam sektor pendidikan. Pameran ini dihadiri oleh 21 perguruan tinggi asal Tiongkok, juga merupakan pameran pendidikan pertama di Indonesia yang secara khusus mengangkat tema pendidikan di Tiongkok. Acara yang berlangsung di Hotel Pullman, Jakarta Barat ini memberikan sejumlah informasi terkait sistem pendidikan di Tiongkok, baik dari segi sekolah bahasa maupun sekolah formal. Informasi ini sangat berguna bagi para mahasiswa FSIP Unsera untuk merencanakan studi lanjutan atau pertukaran pelajar di Tiongkok. Selain itu, para peserta juga diberikan informasi mengenai peluang beasiswa yang tersedia. Hal tersebut memungkinkan mereka untuk berkesempatan mencicipi pendidikan di Tiongkok. Salah satu mahasiswa UNSERA, Miftahujannah, mengungkapkan kesan dan manfaat setelah mengikuti CEE. “ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk dapat info seputar beasiswa dan juga punya relasi universitas di China. Selain itu bisa mengasah kemampuan Bahasa Inggris kita, dan yang terakhir dapat suvenir lucu dari tiap stand universitas yang kita datangi,” katanya antusias. Selain institusi pendidikan yang memamerkan diri melalui stand mereka, pameran ini juga menyediakan layanan konsultasi langsung bagi para pengunjung. Pertunjukan gerak dan tari dalam bahasa Mandarin juga disuguhkan untuk memperkenalkan budaya mandarin pada pengunjung.
Read MoreMahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menorehkan prestasi gemilang. Kabar membanggakan datang dari Mohamad Alvin Baist mahasiswa semester 7 dan Fariza Syaqialloh mahasiswa semester 5 Prodi Sistem Komputer UNSERA, di mana keduanya berhasil meraih juara 1 dan menyabet medali emas pada ajang International Modern Robotic Olympiad (IMRO) 2023 kategori lomba Internet of Things (IoT) Umum yang diselenggarakan oleh STKIP Modern dan Pemerintah Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (14/10/23). Tim Robotik UNSERA membuat sistem pemantauan kualitas udara berbasis WSN, MQTT Server, dan Algoritma K-means yang terdiri dari sensor untuk mengukur parameter kualitas udara seperti kepekatan debu, gas (CO²), suhu dan kelembaban. Alvin mengungkapkan bahwa data yang diambil oleh sensor nantinya akan dikirim ke platform Thnger.io melalui jaringan Wi-Fi dan akan di-clustering oleh Algoritma K-means agar parameter yang muncul tidak tercampur satu sama lain. Keistimewaan lainnya dari sistem tersebut adalah pengguna juga dapat memantau kualitas udara secara real-time melalui platform Thnger.io yang terhubung ke server. “Jika tingkat polusi melebihi batas yang ditetapkan, sistem akan memberikan peringatan kepada pengguna dan masyarakat berupa pesan suara,” terang Alvin saat diwawancarai Humas UNSERA, Selasa (17/10/23). Hasil akhir yang memuaskan ini tak luput dari persiapan yang matang dari keduanya. Mulai dari riset mendalam terkait topik kualitas udara dan teknologi IoT, berlatih simulasi presentasi untuk mempersiapkan komunikasi ide secara efektif, sampai observasi ke lapangan turut dilakukan. “Kami juga mengobservasi titik-titik yang memiliki banyak polusi, seperti pusat kota Cilegon dan jalan Lingkar Selatan, serta mencari tau pabrik galian c dan phytochemical yang berpotensi menghasilkan polusi udara,” ungkap Alvin. Lebih lanjut Alvin menuturkan bahwa ajang perlombaan robotik berlevel internasional yang diikuti oleh peserta dari 47 negara ini tentunya menjadi persaingan yang kompetitif. “Saingan terberat kami adalah tim yang juga mengembangkan solusi IoT untuk memantau lingkungan, namun dengan pendekatan dan teknologi yang berbeda. Mereka memiliki pendekatan unik dalam mengintegrasikan sensor dan platform,” katanya. Kendati demikian, Tim Robotik UNSERA mampu menampilkan kinerja yang impresif serta menunjukkan kompetensinya dengan mampu bersaing dan menjadi juara di tingkat internasional. Ke depan, Alvin dan Fariza berencana akan mengembangkan sistem yang telah dibuatnya dengan menambahkan sensor tambahan dan meningkatkan akurasi pengukuran. “Dikarenakan alat yang dibuat masih dalam bentuk prototipe, maka masih butuh banyak evaluasi lagi,” pungkasnya.
Read MoreTiga dosen bersama dua perwakilan mahasiswa prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Serang Raya (UNSERA) melaksanakan kegiatan pengabdian “Goes to School” dengan tema “Pelatihan Pembuatan Sabun Padat, Sabun Cair, dan Wirausahanya” di SMA Negeri 1 Waringin Kurung, pada Rabu (11/10/2023). Tiga dosen tersebut adalah Apriliana, MT; Dr. Arifina Febriasari, M.Si; dan Ken Ima Damayanti, M.Si. Adapun dua mahasiswa yang turut serta yaitu Sausa dan Rangga. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menerapkan teori ilmu kimia yang sudah dipelajari di kelas agar bisa diimplementasikan ke dalam praktik serta memberikan gambaran modal dan keuntungan yang dapat diraup dari hasil penjualan sabun cair. Peserta yang mengikuti pelatihan adalah siswa-siswi kelas 12 yang berjumlah 40 orang. Ibu Wiwi selaku guru kimia kelas 12 turut membantu dalam mengoordinir dan membagi siswa menjadi 10 kelompok peserta pelatihan. Seluruh alat dan bahan untuk pelatihan pembuatan sabun sudah disediakan tim pengabdian dosen Teknik Kimia UNSERA yang kemudian diberikan kepada masing-masing kelompok. Pelatihan pembuatan sabun diawali dengan pemaparan tim pengabdian terkait materi penyabunan dan jenis-jenis proses penyabunan. Setelah itu dilanjutkan dengan demonstrasi langkah-langkah pembuatan sabun oleh Ibu Apriliana, MT, yang kemudian diikuti peserta dibantu tim dosen pengabdian. Selama pelatihan, tim pengabdian juga menjelaskan masing-masing kegunaan bahan pembuatan sabun serta menghubungkan reaksi yang terjadi. Walau pelatihan dilakukan siang hari saat mendekati jam pulang sekolah, hal tersebut tak menyurutkan antusias peserta. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta yang aktif bertanya saat pelatihan berlangsung. Sejalan dengan program yang diusung Kemendikbudristek, yakni Merdeka Belajar, diharapkan peserta mendapat pengetahuan dalam bentuk teori dan mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya pelatihan, tim dosen juga memperkenalkan prodi teknik kimia UNSERA sambil mempromosikan UNSERA sebagai tempat melanjutkan pendidikan kepada siswa-siswi kelas 12 yang merupakan calon mahasiswa. Beberapa pertanyaan terlontar dari para siswa, salah satunya terkait gambaran kehidupan di kampus UNSERA. Pengabdian dosen Teknik Kimia UNSERA “Goes to School” akan terus berlanjut ke sekolah-sekolah yang lain agar manfaatnya bisa meluas. Dengan melanjutkan program ini UNSERA menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan dan berpotensi untuk membuka pintu bagi lebih banyak individu untuk meraih pendidikan tinggi dalam bidang Teknik Kimia. Langkah ini tentu akan memberikan manfaat yang besar bagi UNSERA dan masyarakat sekitarnya.
Read MoreProgram studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya (UNSERA) menggelar workshop terkait riset sosial berbasis big data, pada Kamis, (12/10/2023). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada kajian baru dalam ranah sosial yang berbasis digital atau internet seperti big data. Acara yang diselenggarakan di Auditorium UNSERA ini berlangsung dari pukul 08.00-16.00 WIB. Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Catur Suratnoaji, M.Si yang merupakan Dekan FISIP UPN Surabaya sekaligus Penulis buku ‘Metode Riset Sosial Berbasis Big Data’ sebagai narasumber. Turut hadir Rektor Unsera Dr.H. Abdul Malik, M.Si, dalam sambutannya menyatakan bahwa pengaplikasian big data dalam ranah sosial dinilai penting untuk bisa berjalan beriringan. “Big data identik dengan ilmu IT, tapi juga bisa dipakai dalam ranah ilmu sosial. Untuk itu perlu adanya kajian terkait big data dan ilmu sosial, agar big data tidak hanya dapat diakses oleh bidang tertentu saja, tetapi juga bidang lainnya, salah satunya adalah bidang ilmu sosial,” tuturnya. “Pak Catur salah satu yang menginisiasi kajian big data di bidang ilmu sosial. Dengan berbagai pengalaman yang dimiliki tentunya akan membuka wawasan baru bagi mahasiswa terkait dengan apa itu big data dan pengaplikasiannya,” imbuhnya. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dr. Catur menyampaikan beberapa materi mencakup peluang, tantangan dan paradigma riset big data, metode riset kuantitatif berbasis big data (Multi-Level Analyst), pengenalan software NodeXL dan teknik import data media sosial berbasis NodeXL, serta teknik analyst data media sosial dan pembuatan laporan riset big data. “biarpun ini (workshop) lama ya durasinya dari pagi sampai sore, tapi ilmu yang dikasih sama pak Catur sebagai narasumber bener-bener mahal, berbobot banget. Dengan big data analitik kita bisa membuat penelitian dengan metode kuantitatif dengan lebih variasi, bisa monitorin sosial media secara detail tanpa harus melakukan survei secara langsung. Ternyata caranya gak susah, karena pak Catur tadi baik banget mau ngarahin kita semua,” ujar Dendha, salah satu peserta Workshop. Big data sudah menjadi mata kuliah bagi prodi Ilmu Komunikasi UNSERA , untuk itu diharapkan kegiatan ini dapat menambah wawasan mahasiswa dalam menganalisis dan memahami fenomena sosial dengan mengaplikasikan big data di dalamnya.
Read MoreSerang – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Banten, Haris H Witharja, bersama dengan lima perguruan tinggi ternama di Banten, yaitu Unsera, Untirta, UIN SMH Banten, Unma Banten, dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Tangerang, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan untuk meningkatkan integritas dan kualitas penyiaran dalam pemilihan umum di Aula Kantor Bappeda, KP3B, Kota Serang, Rabu (11/10/2023). Kerja sama ini mencakup berbagai aspek pendidikan akademik, pedoman perilaku penyiaran, dan standar program siaran. Selain itu, MoU juga mencakup riset penyiaran, pengabdian masyarakat dalam bentuk program “Desa Binaan Cerdas Bermedia,” serta program KPID Mengajar dan Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Haris H Witharja, Ketua KPID Provinsi Banten, mengungkapkan, “KPID memiliki peran penting dalam menciptakan Pemilu berkualitas, salah satunya dengan menyuguhkan informasi yang benar dan sehat” Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan akan ada peningkatan yang signifikan dalam penyiaran pemilu yang lebih informatif, objektif, dan berintegritas. Hal ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Banten dan pemilihan umum yang lebih adil dan transparan.
Read MoreBadan Eksekutif Mahasiswa Universitas Serang Raya (BEM UNSERA) berkolaborasi dengan BEM Nusantara Pulau Jawa menggelar Seminar Nasional di Auditorium UNSERA, pada (7/10). Acara yang rutin dilakukan 2-3 kali dalam setiap periode kepengurusan ini merupakan inisiasi BEM UNSERA yang bertujuan untuk menambah wawasan keilmuan mahasiswa. Mengusung tema “Peluang dan Tantangan Pemekaran Daerah Menuju Pemerataan Kesejahteraan Ekonomi Indonesia”, Seminar Nasional tahun ini menghadirkan Budiyanto S.Pi selaku Ketua Umum BPP Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia sebagai narasumber. Acara ini sukses dihadiri 200 audiens. Menurut Adi Darmawan selaku Presiden Mahasiswa UNSERA, mahasiswa sangat perlu memperkaya wawasan, salah satunya melalui Seminar Nasional yang digelar tahun ini. “Dialektika tentang perekonomian dan pemerataan ekonomi sangat penting diketahui oleh kita semua, untuk itu BEM UNSERA melakukan kegiatan seminar. Selain itu, kami rutin mengadakan dialog skala internal kampus ataupun regional,” ungkapnya. Lebih lanjut Adi menuturkan harapannya terhadap audiens yang sudah menghadiri acara seminar. “Semoga dengan adanya kegiatan seminar ini bisa mengimplementasikan apa yang sudah didapatkan secara wawasan maupun keilmuan, baik memberikan solusi ataupun aksi untuk pemerintah daerah khususnya ataupun untuk Indonesia pada umumnya dan masyarakat juga bisa saling mengingatkan,” sambungnya. Setelah kegiatan Seminar Nasional terlaksana, BEM UNSERA akan terus aktif melakukan diskusi dan membahas isu-isu dari berbagai fenomena yang ada guna memantik pemikiran kritis mahasiswa. “Selanjutnya kami akan melakukan diskusi tentang keperempuanan, dan masih banyak planning kegiatan yang sedang kami persiapkan,” Pungkasnya.
Read MoreDalam rangka merayakan milad ke 5, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Serang Raya (Himatika UNSERA) melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui program Himatika Mengajar di MTS Nurul Ikhlas, Kota Serang, Banten. Himatika Mengajar merupakan program kerja utama yang bertujuan meningkatkan pemahaman matematika di masyarakat. Adapun target kegiatan belajar-mengajar ini adalah anak-anak sekolah, khususnya pada jenjang MTS/SMP. Kegiatan yang berlangsung selama 7 hari, mulai dari 30 September sampai 7 Oktober 2023 ini mengusung tema “Meningkatkan Generasi Muda Matematis yang CERIA (Cerdik, Edukatif, Riang, Inovatif, & Aktif”. Selain kegiatan belajar-mengajar, terdapat pula workshop yang dikhususkan untuk guru-guru di MTS Nurul Ikhlas, Kota Serang dengan tema “Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis IT untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa”. “Selain kegiatan itu ada juga kegiatan perlombaan matematika untuk siswa dan siswinya, perlombaan memperingati Maulid Nabi, yaitu perlombaan kaligrafi. Dan yang terakhir, untuk memperingati milad Himatika, kami mengadakan pemotongan tumpeng bersama Kaprodi Pendidikan Matematika dan makan bersama dengan guru-guru di sekolah tersebut,” Ungkap Sifa Aini selaku ketua pelaksana program Himatika Mengajar. Berlangsungnya kegiatan Himatika mengajar ini diharapkan mampu menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa akan matematika. “Harapannya bahwa apa yang telah diajarkan oleh teman-teman panitia Himatika Mengajar kepada para siswa dan siswi bisa mereka pahami, dari cara penyelesaian soal hitungannya semoga bisa dimengerti dan dipahami,” Pungkasnya.
Read MorePuncak kegiatan Gebyar Akuntansi 2023 digelar Himpunan Akuntansi (HIMAKSI) UNSERA dengan mengadakan lomba Accounting Challenge untuk SMK se-Banten sekaligus pembagian hadiah, pada kamis (5/11) di Auditorium UNSERA. Mengusung tema “Act, Count, Think. Let’s be Excellent Together!”, acara ini diikuti 11 tim yang berasal dari 7 sekolah berbeda di Banten. Leni Nur Aeni dan Wanda Amalia Ramadhani dari tim SMK Tiara Aksara berhasil menyabet juara pertama dan meraih hadiah utama sebesar 1.500.000.Sementara itu, juara kedua diraih oleh Maylisa Dwinuryanti dan Muhammad Firman Sakti dari SMK 3 Cilegon. Adapun juara ketiga ditempati oleh SMK Nurul Huda, yang diwakili oleh Haira Nurhikmah dan Yusuf Saputra. Selain itu, HIMAKSI turut memberikan penghargaan kepada Harapan Terbaik, di antaranya: Fila, salah seorang peserta Accounting Challenge asal SMKN 3 Cilegon berbagi beberapa strategi yang diterapkannya dalam persiapan mengikuti lomba. “Persiapan dimulai dari menghafal materi, memahami siklus, dan mempelajari segala hal yang berkaitan dengan bidang akuntansi,” ujarnya. Muhammad Firman Sakti, yang berhasil meraih juara kedua juga mengungkapkan kepuasannya terhadap persiapannya dalam mengikuti acara ini. “Alhamdulillah, semua persiapan keras yang telah saya lakukan terbayar dengan hasil yang luar biasa,” ungkapnya.
Read MoreHimpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKSI) UNSERA sukses menggelar Gebyar Akuntansi 2023 pada Senin, (2/10). Kegiatan ini merupakan acara tahunan sebagai wadah pembelajaran dan praktik Ilmu Akuntansi untuk diimplementasikan para calon akuntan muda dalam mengembangkan kemampuannya secara kognitif dan afektif. Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium UNSERA ini memiliki 2 rangkaian kegiatan, yaitu Accounting Challenge untuk tingkat SMK se-Banten dan Seminar Nasional. Maudi selaku Ketua Umum HIMAKSI, menuturkan bahwa persiapan Gebyar Akuntansi dilakukan selama 3 bulan. “Persiapan dilakukan selama 3 bulan, mulai dari membuat konsepan, membentuk panitia acara, mencari topik yang sedang krusial dan menentukan tema. Kita juga mendatangi SMK yang ada di Banten,” ungkapnya saat diwawancarai Humas UNSERA (4/10). Lebih lanjut Maudi mengungkapkan hal yang menjadi kendala dalam proses persiapan Gebyar Akuntansi. “Rencana Accounting challenge itu untuk tingkat perguruan tinggi, namun karena kurangnya minat mahasiswa dari tiap univ yang kami undang, akhirnya kami batal mengadakan lomba Accounting Challenge tingkat mahasiswa ini,” tuturnya. Kendati demikian, kegiatan Accounting Challenge tetap terlaksana dan diikuti oleh 11 tim dari 7 SMK se-Banten. HIMAKSI UNSERA juga bekerja sama dengan OJK Provinsi DKI Jakarta dan Banten dalam kegiatan Seminar Nasional yang mengusung tema “How to be Financially Literate an Eye Opener for New Generation” dengan menghadirkan narasumber Ahmad Husain selaku Kepala Bagian Pengawasan Perbankan 2 Kantor Regional 1 OJK Prov. DKI Jakarta dan Banten. Kegiatan ini sukses dihadiri oleh 165 audiens. Terakhir, Maudi turut mengungkapkan harapannya agar kegiatan Gebyar Akuntansi yang telah terlaksana dapat membawa dampak positif. “Harapan saya semoga dengan terlaksananya kegiatan ini ada hal positif untuk para peserta dan juga menjadi branding bagi Universitas Serang Raya, khususnya untuk jurusan Akuntansi,” Pungkasnya.
Read More