Serang – Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Kementerian PUPR dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) menyelenggarakan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bagi 40 peserta dari mahasiswa dan alumni Teknik Sipil. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/6) di Aula Lantai 3 Gedung A UNSERA ini merupakan upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan dalam menghadapi kebutuhan industri konstruksi.
Ketua Program Studi Teknik Sipil UNSERA, Ratu Thifal Zulfa Amelia, S.T., M.T., menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting bagi lulusan karena memberikan pengakuan atas kemampuan yang telah sesuai dengan standar industri konstruksi.
“Melalui sertifikasi kompetensi, lulusan memiliki bukti pengakuan atas kemampuan yang sesuai dengan standar industri konstruksi. Hal ini meningkatkan kepercayaan dunia kerja terhadap kompetensi lulusan sekaligus memperkuat daya saing mereka, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sarah Annisaa Nurwan, S.Ars., Pembina Jasa Konstruksi Ahli Pertama BJKW III Jakarta Kementerian PUPR, menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia konstruksi yang profesional dan berkualitas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.”
Dengan SDM yang kompeten, pembangunan dapat berjalan lebih aman, berkualitas, dan berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi penting untuk mempersiapkan calon tenaga konstruksi yang siap menghadapi kebutuhan industri,” jelasnya.
Sementara itu, asesor LSP, Ricky Nugraha, menyampaikan bahwa proses sertifikasi dilakukan melalui tahapan validasi dokumen, verifikasi identitas, presentasi kompetensi, dan wawancara sesuai standar kompetensi kerja nasional.
“Mahasiswa Teknik Sipil UNSERA menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang dipresentasikan, mulai dari metode kerja, mutu material, hingga aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta mampu menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik di lapangan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman asesmen profesional, tetapi juga pengakuan kompetensi yang dapat menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja konstruksi yang semakin kompetitif. Kolaborasi antara UNSERA, BJKW III Jakarta Kementerian PUPR, dan LSP diharapkan terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi Indonesia.
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi:
🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id
✉ Email: info@unsera.ac.id
📷 Instagram: @unseracampus
📺 YouTube: Unsera TV
🐦 Twitter: @unseracampus
Editor: Maryam|Humas UNSERA