Serang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menghadirkan kisah inspiratif dari alumninya. Nurdin, lulusan tahun 2017 dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Kimia, kini berkarier di PT. Luhai Industrial sebagai Supervisor (SPV) di bidang Rubber Compounder sejak tahun 2021. Perjalanan karier Nurdin menunjukkan bahwa proses tidak selalu dimulai dari nol. Bahkan, ia telah bekerja sebelum menempuh pendidikan di UNSERA. Namun, setelah lulus, ia merasakan adanya peningkatan signifikan dalam berbagai aspek profesional. “Sebelum kuliah di UNSERA saya sudah bekerja, dan setelah lulus alhamdulillah ada peningkatan dari beberapa aspek,” ungkapnya. Dalam dunia kerja, Nurdin menekankan pentingnya membangun relasi dan menjaga hubungan baik dengan para profesional. Menurutnya, jaringan yang kuat dapat membuka banyak peluang di masa depan. “Jalin hubungan baik dengan para profesional, jangan segan membantu rekan. Ambil kesempatan sekecil apa pun, karena akan berguna di masa depan,” ujarnya. Selain itu, ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan diri di luar perkuliahan, seperti mengikuti seminar dan pelatihan guna meningkatkan soft skill. “Ikut seminar atau pelatihan, tingkatkan soft skill, dan perbanyak relasi agar lebih siap menghadapi dunia kerja,” tambahnya. Kisah Nurdin menjadi bukti bahwa pengalaman, pendidikan, dan relasi yang dibangun sejak dini dapat menjadi kunci dalam meraih kesuksesan di dunia profesional. UNSERA percaya setiap mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkembang dan meraih kesuksesan. Melalui pendidikan berkualitas dan berbagai peluang pengembangan diri, UNSERA berkomitmen mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing. Yuk, jadi bagian dari perjalanan sukses bersama UNSERA! Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menghadirkan kisah inspiratif dari alumninya. Ilham, lulusan tahun 2025 dari Fakultas Ilmu Sosial, Politik dan Ilmu Hukum Program Studi Ilmu Komunikasi (S1), kini tengah menapaki perjalanan sebagai wirausaha setelah sebelumnya bekerja di PT Sopo Lind Real Estat. Perjalanan Ilham menunjukkan bahwa dunia kerja tidak selalu linear dengan jurusan yang diambil. Ia pernah bekerja sebagai drafter & sales kanopi di perusahaan properti, pengalaman yang justru memperkaya keterampilan dan wawasan di luar bidang studinya. “Banyak ilmu yang saya dapatkan di dunia kerja yang tidak saya dapatkan saat kuliah, meskipun pekerjaan saya cukup jauh dari jurusan Ilmu Komunikasi,” ungkapnya. Selama masa kuliah di UNSERA, Ilham aktif dalam berbagai kegiatan yang turut membentuk kemampuan dan pengalamannya, mulai dari magang, KKM, educom, hingga skripsi dan study tour. “Pengalaman magang, KKM, educom, sampai skripsi sangat membantu dalam membentuk cara berpikir dan kesiapan saya menghadapi dunia kerja,” tambahnya. Saat ini, setelah menyelesaikan kontrak kerjanya, Ilham memilih untuk fokus mengembangkan diri dan mencari peluang kerja yang lebih sesuai dengan kemampuan serta minatnya, sembari menjalankan usaha. Ilham juga memberikan pesan sederhana namun bermakna bagi mahasiswa. “Belajar terus, perbanyak koneksi, dan jangan bermalas-malasan,” pesannya. Kisah Ilham menjadi gambaran bahwa perjalanan karier tidak selalu lurus, namun setiap pengalaman akan menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih jauh. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang, 14 Agustus 2025 — Universitas Serang Raya (UNSERA) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan pelatihan batik cap khas Sukadiri di Kampung Sukadiri, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Produktivitas Pokdarwis Maulana Yusuf Melalui Inovasi Teknologi Cap Manual dalam Strategi Branding Produk Batik Khas Sukadiri Banten Lama”. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga menggali nilai historis yang menjadi identitas batik khas Sukadiri. Ketua Pokdarwis Maulana Yusuf, Bapak Saefudin, menjelaskan bahwa inspirasi utama lahirnya motif batik Sukadiri berasal dari peninggalan sejarah yang ditemukan oleh masyarakat setempat. “Awalnya, masyarakat menemukan berbagai artefak gerabah saat menggali sumur. Dari temuan tersebut, muncul inisiatif untuk menjadikan motif gerabah sebagai ciri khas batik Sukadiri,” jelasnya. Lebih lanjut, penamaan motif batik “Lor” dan “Kidul” juga memiliki makna tersendiri. Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian di wilayah Sukadiri, ditemukan perbedaan karakter motif antara wilayah utara (Lor) dan selatan (Kidul). Perbedaan inilah yang kemudian diangkat menjadi identitas visual dalam batik khas Sukadiri. “Motif Lor dan Kidul menjadi representasi wilayah sekaligus kekayaan budaya yang berbeda dalam satu daerah. Dari situlah lahir penamaan batik Lor dan batik Kidul sebagai ciri khas Sukadiri,” tambahnya. Dalam proses pembuatannya, batik tulis memiliki tantangan tersendiri, terutama pada tahap awal pembuatan pola yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi. Proses mencanting dari nol dinilai cukup rumit dan memakan waktu lama. Namun, melalui inovasi teknologi batik cap manual, proses produksi menjadi lebih efisien dan mampu menjawab kebutuhan pasar, terutama dalam pemenuhan pesanan dalam jumlah besar. Melalui kegiatan ini, diharapkan batik khas Sukadiri tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu berkembang sebagai produk unggulan daerah. Batik ini diharapkan dapat memperkuat identitas Banten Lama sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. “Harapan kami, batik Lor dan Kidul ini bisa menjadi ciri khas Sukadiri yang terus berkembang, maju, dan mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga ini menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis budaya,” tutup Bapak Saefudin. Kegiatan PKM ini menjadi wujud nyata kontribusi UNSERA dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui inovasi dan pendekatan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas UNSERA
Read MoreSerang – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Hal ini tercermin dari kiprah para alumni yang telah berhasil berkarier di berbagai sektor, termasuk di tingkat internasional. Azhar Indartanto, salah satu alumni lulusan Program Studi Teknik Kimia UNSERA, yang saat ini bekerja di perusahaan global Qatar Chemical sebagai Lab Tester. Dalam wawancara yang dilakukan, Azhar menyampaikan bahwa pendidikan S1 di UNSERA memberikan peluang yang lebih luas dalam memasuki dunia kerja, terutama untuk menembus pasar kerja global. “Setelah lulus S1 UNSERA, peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, apalagi di luar negeri, semakin terbuka, karena kebanyakan perusahaan mensyaratkan minimal pendidikan S1,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa pengalaman belajar selama masa perkuliahan di UNSERA memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan profesional. Menurutnya, keterlibatan dosen praktisi yang memiliki pengalaman di industri menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran. “Pengalaman dididik oleh dosen praktisi yang bekerja di industri sangat membantu, karena kita jadi tahu bagaimana ilmu yang dipelajari dapat diaplikasikan langsung di dunia kerja,” jelasnya. Lebih lanjut, Azhar turut memberikan saran kepada mahasiswa UNSERA agar lebih siap menghadapi dunia kerja dengan membangun relasi dan meningkatkan kemampuan non-teknis. “Perbanyak koneksi dan tingkatkan soft skill, terutama komunikasi dan leadership, karena itu sangat dibutuhkan di dunia kerja,” pesannya. Kisah Azhar Indartanto menunjukkan bahwa lulusan UNSERA memiliki daya saing yang kuat dalam menghadapi dinamika dunia kerja, termasuk pada level internasional. Bekal pendidikan yang relevan, didukung pengalaman pembelajaran aplikatif serta penguatan soft skill, menjadi faktor penting dalam membentuk kesiapan profesional alumni. Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa UNSERA diharapkan dapat mulai mempersiapkan diri sejak dini dengan mengoptimalkan proses pembelajaran, memperluas jejaring, serta mengembangkan kompetensi diri secara berkelanjutan guna meningkatkan kesiapan dalam memasuki dunia kerja. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Program Jejak Alumni UNSERA kembali menghadirkan cerita perjalanan alumni yang penuh makna. Kali ini datang dari Daniel Natanael, lulusan Ilmu Komunikasi tahun 2024 yang kini menapaki karier di Jepang. Berbeda dari jalur yang banyak dibayangkan, Daniel justru menemukan jalannya di bidang Teknisi Ahli Kelistrikan (電気工事) bersama Nichiyu Internasional Co. Perjalanan tersebut berawal dari fase yang tidak mudah, di mana ia harus menghadapi realita sulitnya mencari pekerjaan setelah lulus di Indonesia. Namun, dari proses itulah Daniel mulai melihat peluang yang lebih luas dan berani mengambil langkah besar untuk bekerja di luar negeri. Pengalaman tersebut membentuk cara pandangnya terhadap pentingnya kesiapan diri di dunia kerja. “Saran saya, lebih baik belajar bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, atau Korea. Kemudian, cari cara supaya bisa bekerja di luar negeri, salah satunya melalui LPK,” ungkap Daniel. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kemampuan public speaking sebagai nilai tambah yang dapat membantu dalam berbagai situasi profesional. Kisah Daniel menjadi refleksi bahwa jalan karier tidak selalu berjalan lurus. Keberanian untuk mencoba dan kesiapan diri menjadi kunci dalam membuka peluang yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat internasional. Sebagai bagian dari UNSERA, kisah ini menunjukkan komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja global. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id – Universitas Serang Raya (UNSERA) kembali menghadirkan kisah inspiratif melalui program Jejak Alumni UNSERA. Kali ini, cerita datang dari Cindy Sulfiah Cristy, alumni Fakultas Ilmu Sosial, Politik dan Ilmu Hukum dari Program Studi Ilmu Komunikasi yang lulus pada tahun 2025. Saat ini, Cindy menjalani perannya di Imigrasi Kelas II TPI Cilegon pada bidang Kehumasan sebagai entry level. Ia membagikan pengalamannya saat pertama kali memasuki dunia kerja yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran. “Saat lulus dan mulai bekerja, saya merasakan ini sebagai pengalaman baru yang cukup menantang. Saya belajar banyak hal, mulai dari beradaptasi dengan lingkungan kerja hingga menjalankan tanggung jawab secara profesional,” ujar Cindy. Dalam perjalanannya, Cindy menyadari bahwa bekal yang didapat selama kuliah memiliki peran penting. Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta adaptasi menjadi kunci utama dalam menghadapi dunia kerja. “Menurut saya, keterampilan komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan beradaptasi sangat membantu saat memasuki dunia kerja,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan diri, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga pengalaman. “Saya menyarankan mahasiswa UNSERA untuk memperbanyak pengalaman selama kuliah, baik melalui organisasi, magang, maupun kegiatan lainnya. Hal tersebut tidak hanya menambah pengalaman, tetapi juga melatih soft skill yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” tambahnya. Melalui kisahnya, Cindy menunjukkan bahwa kesiapan diri, pengalaman, dan kemampuan beradaptasi menjadi bekal penting dalam menapaki dunia profesional. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang – Universitas Serang Raya (UNSERA) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Hal ini tercermin dari kiprah para alumninya yang telah berkontribusi di berbagai sektor industri, salah satunya Anggie Permana, alumni Teknik Kimia yang saat ini berkarier di PT. Amman Mineral sebagai Engineer Control Room. Dalam wawancara yang dilakukan, Anggie Permana membagikan pengalamannya setelah lulus dari UNSERA. Ia mengungkapkan bahwa proses adaptasi di dunia kerja dapat dilalui dengan baik berkat pengalaman selama kuliah. “Saat pertama kali bekerja, saya bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja karena selama kuliah saya juga menjadi asisten laboratorium di UNSERA. Dari situ saya sudah memahami proses di laboratorium, sehingga ketika masuk ke dunia kerja, saya tinggal menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya. Lebih lanjut, Anggie menekankan bahwa pengalaman berorganisasi menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk kemampuan profesionalnya. Ia aktif dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEKA) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT). “Pengalaman berorganisasi sangat membantu, terutama dalam melatih kemampuan komunikasi, keberanian untuk berbicara atau speak up, serta kemampuan problem solving dalam menghadapi permasalahan di pekerjaan,” jelasnya. Menurutnya, kombinasi antara pengalaman sebagai asisten laboratorium dan keaktifan dalam organisasi memberikan bekal yang kuat dalam memahami proses kerja serta membangun keterampilan yang dibutuhkan di dunia profesional. Sebagai alumni, Anggie juga memberikan saran kepada mahasiswa UNSERA yang sedang mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. “Mahasiswa perlu meningkatkan training, baik soft skill maupun hard skill, karena itu sangat dibutuhkan di dunia kerja. Selain itu, penting juga untuk aktif dalam organisasi kampus agar terbiasa berkomunikasi dan bekerja dalam tim,” pesannya. Kisah Anggie Permana menjadi salah satu contoh nyata bahwa UNSERA tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja. Diharapkan, semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk mempersiapkan diri secara optimal sejak di bangku perkuliahan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read Moreinfo-pmb.unsera — Bulan Ramadan merupakan momen yang penuh berkah bagi umat Muslim. Namun, bagi mahasiswa, menjalankan ibadah puasa sekaligus tetap aktif mengikuti perkuliahan tentu menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, dengan manajemen waktu dan pola aktivitas yang tepat, mahasiswa tetap dapat menjalani kegiatan akademik secara produktif. Mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) diharapkan tetap mampu menjaga keseimbangan antara ibadah, kesehatan, dan tanggung jawab akademik selama bulan puasa. Berikut tujuh tips yang dapat membantu mahasiswa tetap produktif saat kuliah di bulan Ramadan: 1. Atur Pola Tidur dengan BaikSelama Ramadan, waktu tidur biasanya berubah karena adanya sahur dan ibadah malam. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mengatur jadwal tidur agar tubuh tetap mendapatkan istirahat yang cukup sehingga tetap fokus saat mengikuti perkuliahan. 2. Susun Jadwal Kegiatan HarianMembuat to-do list atau jadwal kegiatan harian dapat membantu mahasiswa mengatur waktu antara kuliah, mengerjakan tugas, beribadah, dan beristirahat agar lebih terorganisir. 3. Manfaatkan Waktu Pagi untuk Aktivitas PentingSetelah sahur dan salat Subuh, tubuh biasanya masih dalam kondisi segar. Waktu ini dapat dimanfaatkan untuk belajar, membaca materi kuliah, atau mengerjakan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi. 4. Pilih Makanan Sahur yang Sehat dan BergiziKonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta buah dan sayur saat sahur dapat membantu menjaga energi lebih lama sehingga mahasiswa tetap bertenaga selama menjalani aktivitas perkuliahan. 5. Tetap Aktif Namun Jangan BerlebihanMahasiswa tetap dapat mengikuti kegiatan akademik maupun organisasi, tetapi perlu memperhatikan kondisi tubuh. Hindari aktivitas yang terlalu menguras energi agar tetap fit hingga waktu berbuka. 6. Manfaatkan Waktu Menjelang Berbuka untuk Hal ProduktifWaktu menjelang berbuka dapat digunakan untuk kegiatan ringan seperti membaca, merangkum materi kuliah, atau berdiskusi dengan teman mengenai tugas perkuliahan. 7. Jaga Niat dan MotivasiMenjalani kuliah di bulan Ramadan juga dapat menjadi ladang pahala apabila dilakukan dengan niat yang baik. Dengan menjaga motivasi dan semangat belajar, mahasiswa dapat tetap produktif sekaligus menjalankan ibadah dengan maksimal. Melalui penerapan tips tersebut, diharapkan mahasiswa UNSERA mampu menjalani aktivitas perkuliahan dengan lebih efektif selama bulan Ramadan. Momentum ini juga dapat menjadi kesempatan untuk melatih disiplin diri, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat keseimbangan antara akademik dan spiritual. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang, unsera.ac.id — Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk “Dari Industri untuk Negeri” pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 15.00 WIB hingga selesai di Yayasan Panti Asuhan Al-Kahfi, Cilegon. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian sosial mahasiswa kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat berbagi. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Asisten Laboratorium Teknik Industri dengan mahasiswa Teknik Industri semester 5 Tahun Akademik 2025/2026 yang sedang menempuh mata kuliah Proses Manufaktur. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari proses manufaktur secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikannya secara nyata melalui pembuatan alat meja serbaguna yang kemudian didonasikan kepada anak-anak di Yayasan Al-Kahfi. Dalam kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Teknik Industri UNSERA memberikan bantuan berupa donasi alat meja serbaguna yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak di yayasan untuk menunjang kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari, termasuk untuk kegiatan mengaji. Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan sesi kebersamaan, interaksi, serta pemberian motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam belajar dan meraih cita-cita. Pemilihan Yayasan Al-Kahfi sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada peran yayasan tersebut dalam membina serta mendidik anak-anak. Berdasarkan hasil komunikasi dan observasi yang dilakukan sebelumnya, yayasan tersebut juga membutuhkan fasilitas penunjang belajar bagi anak-anak. Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan, sehingga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menebarkan nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat berbagi kepada sesama. Anak-anak di Yayasan Al-Kahfi menunjukkan respon yang sangat positif dan penuh antusias selama kegiatan berlangsung. Mereka terlihat senang dan aktif berinteraksi dengan mahasiswa. Bantuan meja serbaguna yang diberikan juga disambut dengan penuh kebahagiaan karena dapat dimanfaatkan sebagai sarana penunjang kegiatan belajar dan mengaji sehari-hari. “Kami berharap kegiatan sosial ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Yayasan Al Kahfi, khususnya dalam mendukung kegiatan belajar mereka. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Erlan Priadi Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri UNSERA. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial mahasiswa Teknik Industri Universitas Serang Raya (UNSERA) kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan akademik dan sosial, UNSERA terus mendorong mahasiswanya untuk aktif berkontribusi serta menumbuhkan nilai empati, solidaritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Dea|Humas Unsera
Read MoreSerang – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang reflektif dan inspiratif, Universitas Serang Raya (UNSERA) menyelenggarakan kegiatan Dialog Ramadan bertema “Cara Cerdas Meraih Berkah di 10 Terakhir Ramadan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (12/3) pukul 16.00 WIB di Auditorium Lantai 6 Gedung A UNSERA dan diikuti oleh civitas akademika UNSERA. Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Serang Raya, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kampus maupun masyarakat. “Momentum Ramadan ini bukan hanya tentang meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial. Saya mengajak seluruh civitas akademika untuk tidak lupa menunaikan zakat sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya. Dialog Ramadan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si., Nina Arlofa, S.Si., M.T., dan Entis Haryadi, S.E., M.Akt. Ketiganya membahas berbagai perspektif mengenai makna Ramadan, penguatan karakter, serta peran pendidikan dalam membentuk generasi yang berintegritas. Pada sesi pemaparan materi, Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si. menyampaikan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri serta meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial.“Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini penting untuk terus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya. Sementara itu, Nina Arlofa, S.Si., M.T. menilai kegiatan dialog keagamaan seperti ini penting sebagai ruang refleksi bagi civitas akademika dalam memaknai hubungan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kemanusiaan. “Melalui kegiatan ini kita diingatkan kembali bahwa ilmu, etika, dan kepedulian sosial harus berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang berintegritas,” ungkap Nina. Pada kesempatan yang sama, Entis Haryadi, S.E., M.Akt. menyoroti pentingnya peran tenaga pendidik dalam membentuk kualitas dan karakter mahasiswa. “Peran dosen tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing yang membentuk karakter, pola pikir, dan kesiapan mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional,” tuturnya. Melalui kegiatan Dialog Ramadan ini, UNSERA berharap civitas akademika dapat memanfaatkan momentum sepuluh hari terakhir Ramadan sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai spiritual, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun karakter yang berintegritas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UNSERA dalam menghadirkan ruang dialog yang tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menumbuhkan nilai moral dan spiritual bagi civitas akademika dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi: 🌐 Website resmi: www.unsera.ac.id✉ Email: info@unsera.ac.id📷 Instagram: @unseracampus📺 YouTube: Unsera TV🐦 Twitter: @unseracampus Editor: Maryam|Humas UNSERA
Read More